Gas 3 Kg Bocor, Rumah Warga Tasikmalaya Nyaris Terbakar
- account_circle redaktur
- calendar_month 8 jam yang lalu
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

Petugas Damkar bawa keluar Tabung Gas 3 Kg Bocor di Paseh Tuguraja, Minggu(14/6/2026)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Minggu sore yang semula berjalan biasa mendadak berubah menjadi kepanikan di Jl Paseh RT 005 RW 003, Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya. Sebuah tabung gas bocor memicu kebakaran di area dapur rumah warga. Dalam hitungan menit, api merambat ke tumpukan pakaian laundry dan membuat penghuni rumah khawatir kobaran semakin membesar.
Bau gas yang menyengat bercampur asap tebal membuat suasana semakin menegangkan. Beruntung, aksi cepat petugas Damkar Kota Tasikmalaya berhasil menghentikan kebakaran sebelum menjalar ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi.
Kebakaran Bermula dari Area Dapur
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Pemilik rumah bernama Reza segera meminta bantuan setelah mengetahui api muncul di area dapur yang berdekatan dengan ruang laundry.
Menurut keterangan di lokasi, pegawai laundry pertama kali menyadari adanya kebakaran ketika api sudah menyambar tumpukan pakaian yang baru dicuci. Saat itu, bau gas yang cukup kuat sudah memenuhi ruangan.
Karena khawatir api terus membesar, warga segera menghubungi Damkar Kota Tasikmalaya. Keputusan cepat tersebut terbukti menjadi langkah penting untuk mencegah kerugian yang lebih besar.
Api Nyaris Menjalar ke Bagian Rumah Lain
Tidak lama setelah laporan masuk, Regu 3 Damkar Kota Tasikmalaya yang dipimpin Samsudin langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
Setibanya di tempat kejadian, petugas mendapati sumber api berasal dari kebocoran regulator pada tabung gas 3 kilogram. Sementara itu, api sudah membakar sejumlah pakaian yang berada di sekitar area dapur dan laundry.
Situasi sempat membuat warga sekitar waswas. Selain berada di lingkungan permukiman padat, keberadaan tabung gas juga menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya ledakan susulan.
Namun demikian, petugas tetap fokus melakukan pemadaman sekaligus pendinginan pada area yang terdampak. Langkah tersebut bertujuan menghilangkan potensi api kembali menyala setelah proses pemadaman selesai.
Respons Cepat Damkar Cegah Kerugian Lebih Besar
Kecepatan respons menjadi faktor penting dalam insiden ini. Petugas berhasil mengendalikan api dalam waktu relatif singkat sehingga kobaran tidak sempat menjalar ke ruangan lain maupun bangunan di sekitarnya.
Meski beberapa pakaian dan sebagian area dapur mengalami kerusakan akibat terbakar, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Bagi warga sekitar, keberhasilan petugas memadamkan api menjadi kabar yang melegakan. Sebab, jika kebakaran terlambat ditangani, kondisi bisa berkembang jauh lebih berbahaya mengingat lokasi berada di kawasan permukiman.
Kebocoran Gas Masih Menjadi Ancaman di Rumah Tangga
Insiden ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kebocoran gas sering kali berawal dari masalah yang tampak sepele. Regulator yang longgar, selang yang mulai retak, atau pemasangan yang kurang tepat dapat memicu risiko kebakaran.
Karena itu, Damkar Kota Tasikmalaya mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi tabung gas, regulator, serta selang penghubung. Selain itu, warga juga perlu memastikan sirkulasi udara di area dapur berjalan baik.
Apabila tercium bau gas yang tidak biasa, warga sebaiknya segera mematikan sumber api, membuka ventilasi, dan menjauhkan peralatan yang berpotensi memicu percikan.
Langkah sederhana tersebut sering kali menjadi pembeda antara kondisi aman dan bencana yang merugikan.
Kesigapan yang Menyelamatkan
Peristiwa di Tuguraja menunjukkan bahwa kebakaran tidak selalu diawali kobaran besar. Kadang, semuanya bermula dari kebocoran kecil yang luput dari perhatian.
Karena itu, kewaspadaan penghuni rumah dan respons cepat petugas menjadi dua hal yang sama pentingnya. Saat keduanya berjalan beriringan, risiko kerugian yang lebih besar dapat dicegah.
Api memang berhasil dipadamkan sore itu. Namun pesan yang ditinggalkannya jauh lebih besar: satu regulator yang luput diperiksa bisa mengubah rumah yang nyaman menjadi lokasi bencana dalam hitungan menit. (GZ)
- Penulis: redaktur

Saat ini belum ada komentar