Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Tantangan Media Makin Berat, KPID Jabar Ambil Langkah Ini

Tantangan Media Makin Berat, KPID Jabar Ambil Langkah Ini

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • visibility 142
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Upaya penguatan kualitas penyiaran terus digencarkan oleh KPID Jabar. Melalui kolaborasi dengan dunia akademik, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jawa Barat atau KPID Jabar menggelar forum peningkatan kompetensi penyiaran di Universitas Islam Tasikmalaya, Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat literasi media sekaligus menyiapkan SDM penyiaran yang adaptif di tengah perubahan digital yang semakin cepat.

Kolaborasi Kampus dan Jurnalis Jadi Kunci

Ketua KPID Jawa Barat, Dr. Adiyana Slamet, S.IP., M.Si, menegaskan bahwa dunia penyiaran saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Menurutnya, lembaga penyiaran tidak lagi sekadar menjadi penyampai informasi, tetapi juga memegang peran penting sebagai penjaga kualitas konten publik.

“Lembaga penyiaran harus memastikan informasi yang disampaikan akurat, berimbang, serta menjunjung tinggi etika dan norma,” ujarnya dalam forum tersebut.

Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen, mulai dari jurnalis televisi, radio, hingga mahasiswa. Kehadiran lintas profesi ini dinilai penting untuk menciptakan pemahaman yang komprehensif mengenai ekosistem penyiaran modern.

Tantangan Penyiaran di Era Digital Makin Kompleks

Seiring berkembangnya teknologi, lanskap media berubah secara signifikan. Informasi kini menyebar lebih cepat, tetapi di sisi lain juga rentan terhadap distorsi dan pelanggaran etika.

Karena itu, KPID Jabar menilai peningkatan kapasitas SDM menjadi kebutuhan mendesak. Jurnalis dituntut tidak hanya cepat, tetapi juga akurat dan bertanggung jawab. Sementara itu, mahasiswa sebagai calon pelaku industri media perlu dibekali pemahaman yang kuat sejak dini.

Dr. Adiyana menekankan bahwa penguasaan regulasi, etika jurnalistik, serta kemampuan produksi konten menjadi fondasi utama. Tanpa itu, kualitas penyiaran sulit bersaing di tengah arus informasi digital yang masif.

Peran Kampus Dinilai Sangat Strategis

Dalam kesempatan tersebut, KPID Jabar menyoroti pentingnya peran perguruan tinggi sebagai pusat literasi media. Kampus tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar teori, tetapi juga sebagai ruang pengembangan keterampilan praktis.

“Mahasiswa harus memahami dunia penyiaran secara utuh, tidak hanya konsep, tetapi juga realitas di lapangan,” jelas Adiyana.

Melalui forum ini, mahasiswa Universitas Islam Tasikmalaya mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan praktisi media. Interaksi ini memberikan gambaran nyata mengenai dinamika kerja di industri penyiaran.

Antusiasme Peserta Tinggi, Diskusi Berjalan Dinamis

Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari peserta. Mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan terkait perkembangan media digital, sementara jurnalis dari wilayah Priangan Timur berbagi pengalaman lapangan.

Diskusi berjalan interaktif dan membuka ruang pertukaran gagasan yang konstruktif. Selain itu, suasana forum menunjukkan adanya kebutuhan besar akan ruang dialog antara akademisi dan praktisi media.

Momentum ini sekaligus memperkuat kesadaran bahwa kualitas penyiaran tidak dapat dibangun secara parsial. Dibutuhkan keterlibatan semua pihak.

Bangun Ekosistem Penyiaran yang Adaptif dan Berdaya Saing

KPID Jabar terus mendorong sinergi antara regulator, insan pers, dan akademisi. Kolaborasi ini dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem penyiaran yang adaptif, inovatif, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun daerah.

Lebih jauh, Adiyana menegaskan bahwa siaran tidak cukup hanya bersifat informatif. Konten yang disajikan juga harus mampu memberikan nilai edukatif dan inspiratif bagi masyarakat.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menjaga kualitas penyiaran di tengah persaingan media yang semakin ketat.

Melalui kegiatan ini, KPID Jabar menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas SDM penyiaran. Kolaborasi dengan kampus menjadi langkah strategis untuk menjawab tantangan zaman.

Ke depan, sinergi semacam ini diharapkan terus berlanjut, sehingga dunia penyiaran tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang secara berkelanjutan. (Red)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PM AAS Tasikmalaya

    PM AAS Masuk Tasikmalaya, Hasil Panen Jadi Ujian Berikutnya

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – PM AAS Tasikmalaya mulai diterapkan di lahan pertanian Kelompok Tani Gunung Golong, Kampung Ujungsari RW 17, Kelurahan Nagarasari, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya. Penerapan sistem pertanian modern itu menjadi bagian dari dorongan pemerintah daerah terhadap penggunaan teknologi di sektor pertanian. Namun, ada satu pertanyaan yang lebih penting daripada sekadar bagaimana teknologi tersebut […]

  • Ilustrasi seorang muslim melaksanakan salat tahajud di sepertiga malam dengan suasana tenang dan cahaya lembut yang melambangkan kekhusyukan ibadah malam.

    Salat Tahajud Disebut Kunci Langit, Ini Rahasianya

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 219
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Salat tahajud atau salat malam merupakan ibadah sunyi yang memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Banyak ulama menjelaskan bahwa tahajud di sepertiga malam mampu membuka pintu doa, membersihkan hati, dan mendekatkan seorang hamba kepada Allah. Karena itu, keutamaan salat tahajud sering disebut sebagai jalan spiritual yang mengubah kehidupan seseorang. Namun sayangnya, tidak semua […]

  • peredaran miras

    Pemkot Tasikmalaya Gagalkan Peredaran Miras Jelang Tahun Baru

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Pemkot Tasikmalaya menggagalkan peredaran miras jelang Tahun Baru demi melindungi warga dan ketertiban publik. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kota Tasikmalaya menggagalkan peredaran miras skala besar menjelang malam pergantian Tahun Baru 2026. Aparat Satpol PP menemukan ribuan botol minuman beralkohol yang disimpan di sebuah gudang di Jalan Letjen Mashudi, Kecamatan Kawalu, Senin, 22 Desember 2025. […]

  • Ono Surono

    Ono Surono di Kasus Korupsi Bekasi

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 189
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan penyidikan kasus korupsi proyek pemerintahan Kabupaten Bekasi dengan menelusuri dugaan aliran uang ke Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono. Pendalaman ini bukan sekadar pemeriksaan saksi, tetapi mengarah pada pengujian unsur pidana yang dapat berujung sanksi hukum dan politik bagi pejabat publik. Langkah KPK menjadi penting […]

  • Ilustrasi keluarga menonton film box office terbaru 2026 bersama dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan

    7 Film Box Office 2026 yang Bikin Suasana Rumah Lebih Hangat

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 199
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Di tengah rumah yang semakin ramai oleh suara notifikasi dan layar gadget, banyak keluarga mulai kehilangan satu hal sederhana: waktu untuk benar-benar hadir satu sama lain. Karena itu, pencarian tentang film keluarga 2026, tontonan keluarga terbaru, dan film box office hangat terus meningkat menjelang pertengahan tahun ini. Menariknya, film kini bukan cuma […]

  • Dokter Lapas Tasikmalaya

    Lapas Tasikmalaya Krisis Dokter, 435 Warga Binaan Bergantung pada Rujukan RS

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Dokter Lapas Tasikmalaya kini menjadi kebutuhan mendesak yang belum terpenuhi. Di balik tembok Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tasikmalaya, sebanyak 435 warga binaan menjalani aktivitas sehari-hari tanpa dukungan dokter umum maupun dokter gigi. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran terhadap kualitas layanan kesehatan sekaligus meningkatkan risiko keterlambatan penanganan medis bagi para penghuni lapas. […]

expand_less