Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » BMKG Ingatkan Risiko Cuaca Pada Nataru

BMKG Ingatkan Risiko Cuaca Pada Nataru

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
  • visibility 166
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BMKG memetakan cuaca Nataru 2025/2026. Hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi perlu diwaspadai.

albadarpost.com, FOKUS – Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berlangsung di tengah dinamika cuaca yang tidak sepenuhnya ekstrem, namun menyimpan risiko nyata. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memetakan potensi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi di sejumlah wilayah. Situasi ini penting dicermati karena mobilitas masyarakat meningkat tajam, sementara faktor cuaca berpotensi langsung berdampak pada keselamatan warga.

BMKG menegaskan, cuaca Nataru tahun ini bukan sekadar soal hujan musiman. Kombinasi fenomena global dan regional membuat atmosfer Indonesia lebih labil, sehingga kewaspadaan menjadi kebutuhan dasar selama periode liburan.

Pola Cuaca Akhir Tahun

Secara umum, BMKG mencatat kondisi cuaca Indonesia selama libur akhir tahun berada pada kategori berawan hingga hujan ringan dan sedang. Namun, pada wilayah tertentu, hujan berintensitas lebat hingga sangat lebat masih berpeluang terjadi.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menjelaskan, kondisi ini dipengaruhi interaksi beberapa faktor iklim yang bekerja bersamaan. Salah satunya adalah La Niña fase lemah yang meningkatkan suplai uap air ke wilayah Indonesia. Di saat yang sama, Indian Ocean Dipole (IOD) berada pada fase negatif, membuat perairan sekitar Indonesia lebih hangat dan mendukung pembentukan awan hujan.

Baca juga: Persekongkolan Tender dan Rapuhnya Pengawasan APBN

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto menambahkan, aliran angin monsun Asia turut membawa massa udara basah ke wilayah barat dan tengah Indonesia. Aktivitas gelombang atmosfer seperti Madden Julian Oscillation (MJO), gelombang Kelvin, dan Rossby ekuator juga terpantau aktif, memperkuat potensi hujan intensitas tinggi, terutama pada siang hingga malam hari.

“Selama perayaan Natal dan Tahun Baru, masyarakat diminta tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta cermat merencanakan aktivitas,” ujar Teuku Faisal Fathani, Senin (29/12/2025).

Zona Risiko Cuaca Nataru

Direktur Meteorologi Publik BMKG Andri Ramdhani menyebut periode 26–28 Desember 2025 sebagai fase yang perlu diwaspadai. Pada rentang ini, potensi hujan lebat hingga sangat lebat disertai kilat dan angin kencang berpeluang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, sebagian besar Pulau Jawa, NTB, NTT, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, serta Papua Selatan.

Potensi angin kencang juga terpantau di Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, dan Maluku. Kondisi ini berisiko memicu pohon tumbang, gangguan listrik, serta hambatan transportasi darat dan laut.

Memasuki periode 29 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, karakter cuaca diperkirakan masih serupa. BMKG mencatat potensi hujan lebat tetap ada di Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, dan NTB. “Periode ini menjadi fase yang perlu terus kita waspadai,” kata Andri.

Ancaman Gelombang Laut dan Siklon Tropis

Selain hujan dan angin, BMKG juga memantau perkembangan siklon tropis Grant di Samudra Hindia barat daya Lampung. Siklon ini terbentuk pada 23 Desember 2025 sebagai penguatan dari bibit siklon 93S.

Baca juga: Pentingnya Sertifikat Tanah

Pada fase awal, Grant berada pada kategori 1 dengan kecepatan angin maksimum 35 knot dan tekanan pusat 996 hPa. Meski bergerak menjauhi Indonesia, dampak tidak langsung tetap muncul berupa peningkatan tinggi gelombang laut.

BMKG memprakirakan gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Jawa, serta Samudra Hindia barat Bengkulu hingga selatan Jawa. Pelaku pelayaran, nelayan, dan masyarakat pesisir diminta meningkatkan kewaspadaan.

Analisis: Risiko Hidrometeorologi Saat Mobilitas Tinggi

Cuaca Nataru tahun ini menegaskan bahwa risiko hidrometeorologi tidak selalu hadir dalam bentuk ekstrem tunggal. Akumulasi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi dapat berdampak signifikan ketika beriringan dengan lonjakan mobilitas masyarakat.

Insiden kapal wisata yang tenggelam di perairan Pulau Komodo akibat gelombang tinggi menjadi pengingat nyata. Di tingkat global, badai musim dingin di Amerika Serikat juga menunjukkan bagaimana cuaca ekstrem dapat mengganggu perjalanan dan keselamatan publik saat musim liburan.

BMKG menempatkan peringatan dini sebagai panduan kewaspadaan, bukan alarm kepanikan. Dengan memantau informasi cuaca resmi dan menyesuaikan rencana perjalanan, risiko dapat ditekan. Libur akhir tahun tetap berjalan, namun kewaspadaan menjadi kunci agar keselamatan publik tetap terjaga di tengah dinamika cuaca Nataru.

Cuaca Nataru 2025/2026 dipengaruhi banyak faktor iklim. BMKG mengingatkan warga waspada hujan, angin, dan gelombang tinggi. (Red/Asep Chandra).


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • investasi bodong

    IRT Subang Jadi Korban Investasi Bodong

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Modus investasi bodong kembali menjerat korban. IRT di Subang kehilangan miliaran akibat iming-iming untung besar. albadarpost.com, HUMANIORA – Skema investasi bodong kembali menjerat masyarakat. Kali ini, seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kabupaten Subang, Jawa Barat, menjadi korban setelah dana miliaran rupiah yang dikumpulkannya selama bertahun-tahun raib tanpa kejelasan. Kasus ini menegaskan bahwa kejahatan finansial […]

  • Ilustrasi guru madrasah swasta mengajar di kelas terkait polemik guru madrasah PPPK 2026 yang terbentur aturan UU ASN.

    Harapan Jadi PPPK 2026 Pupus: Guru Madrasah Swasta di Persimpangan

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 165
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Isu guru madrasah PPPK 2026 mendadak menjadi perhatian nasional setelah rencana pengangkatan ratusan ribu guru madrasah swasta sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menghadapi hambatan regulasi. Harapan tersebut sebelumnya muncul ketika pemerintah membahas kemungkinan formasi bagi tenaga pendidik madrasah. Namun kini, nasib guru madrasah PPPK 2026 berada di titik yang tidak […]

  • Perbedaan TPS dan TPA

    Masih Buang Sampah Sembarangan? Kenali Perbedaan TPS, TPST, dan TPA

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 108
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Masih banyak masyarakat yang belum memahami perbedaan TPS dan TPA dalam sistem pengelolaan sampah di Indonesia. Bahkan, istilah TPS, TPS 3R, TPST, dan TPA sering dianggap sama, padahal masing-masing memiliki fungsi berbeda dalam perjalanan sampah. Padahal, pemahaman mengenai tempat pengolahan sampah menjadi penting karena volume sampah rumah tangga terus meningkat setiap tahun. […]

  • Perpres Kesehatan 2026 memperkuat sistem layanan kesehatan nasional terpadu dari pusat hingga daerah untuk masyarakat Indonesia

    Langkah Besar Prabowo: Perpres Kesehatan 2026 Siap Ubah Sistem Kesehatan

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 132
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Di tengah tantangan layanan kesehatan yang belum sepenuhnya merata, pemerintah akhirnya mengambil langkah besar. Perpres Kesehatan 2026 resmi ditetapkan sebagai fondasi baru dalam membenahi sistem kesehatan nasional. Regulasi pengelolaan kesehatan ini tidak hanya mengatur, tetapi juga menyatukan arah kebijakan dari pusat hingga desa. Sejak awal, Perpres Kesehatan 2026 dirancang untuk menjawab […]

  • Konvoi Bobotoh Banjar

    Euforia Persib di Banjar Pecah, Ribuan Bobotoh Konvoi Keliling Kota

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Euforia kemenangan Persib Bandung disambut meriah oleh ribuan Bobotoh di Kota Banjar dengan menggelar konvoi keliling kota, Sabtu (23/05/2026). Sejak sore, iring-iringan kendaraan roda dua dan roda empat mulai memenuhi sejumlah ruas jalan utama Kota Banjar. Bendera biru Persib berkibar dari atas motor, kaca mobil, hingga bak terbuka kendaraan pick up […]

  • Suasana muslim berdoa dan membaca Al-Qur'an di masjid pada malam Ramadhan yang penuh ketenangan

    Rahasia Besar di Balik Bulan Ramadhan

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 124
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Bulan suci selalu datang membawa harapan baru bagi umat Islam. Namun di balik euforia ibadah dan tradisi yang meriah, makna Ramadhan sering kali tidak benar-benar dipahami secara mendalam. Banyak orang fokus pada rutinitas puasa, sahur, dan berbuka, tetapi lupa pada hakikat Ramadhan, esensi puasa, serta tujuan spiritual Ramadhan yang sebenarnya. Padahal […]

expand_less