Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Akses KUR Bekasi Dikeluhkan Rumit, Pemkab Janji Permudah Proses Kredit

Akses KUR Bekasi Dikeluhkan Rumit, Pemkab Janji Permudah Proses Kredit

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
  • visibility 112
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Akses KUR Bekasi dipercepat untuk menekan ketergantungan UMKM pada pinjaman ilegal dan rentenir.

albadarpost.com, HUMANIORA – Pelaku UMKM di Kabupaten Bekasi kembali menyoroti akses KUR Bekasi yang dinilai belum mudah dan cepat. Mereka menyampaikan keluhan soal syarat jaminan, proses verifikasi yang panjang, hingga ketidakpastian persetujuan. Kondisi ini membuat sebagian pengusaha kecil meminjam modal dari rentenir meski beban bunganya jauh lebih tinggi. Situasi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena berdampak langsung pada keberlanjutan usaha warga.

Keluhan itu disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi KUR Perumahan dan KPR FLPP di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Kompleks Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Jumat, 21 November 2025. Pertemuan itu membuka kembali persoalan klasik UMKM: birokrasi lambat dan akses pembiayaan yang tidak selalu berpihak pada pelaku usaha kecil.

Persoalan Akses Modal yang Menghambat UMKM

Bagi Devi, 46 tahun, produsen bumbu rendang yang sudah bertahan satu dekade, pengajuan KUR masih menjadi tembok tebal. Ia menilai persyaratan, terutama jaminan, membuat pelaku UMKM enggan atau bahkan tidak bisa mengakses pembiayaan formal.

“Persyaratannya susah, aksesnya enggak gampang. Terutama soal jaminan. Kami minta dipermudah,” kata Devi. Ia berharap bisa mendapatkan pembiayaan antara Rp100 juta hingga Rp500 juta untuk memperluas produksi dan menutup kebutuhan rumah tangga.

Rini, 37 tahun, pengusaha katering, juga terhalang masalah administratif. Catatan negatif pada Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK akibat kehilangan mobil membuatnya tersandung BI Checking, sehingga pengajuan kredit ke bank ditolak. “Akhirnya saya pakai rentenir karena pinjem ke bank sulit. Ini harusnya jadi jalan keluar,” ujarnya.

Kisah dua pelaku usaha ini menunjukkan masalah yang lebih besar: sistem penilaian kredit belum cukup adaptif terhadap dinamika UMKM, terutama mereka yang pernah mengalami kegagalan finansial namun masih memiliki usaha aktif.

Pemerintah Dorong Percepatan Akses KUR Bekasi

Menteri PKP Mauarar Sirait menilai persoalan tersebut bukan hanya pada regulasi, tetapi juga birokrasi yang lambat. Ia meminta pelayanan kredit untuk masyarakat diperbaiki. “Kita harus bekerja lebih profesional. Jangan sampai ada keterlambatan seperti ini,” ujarnya.

Baca juga: Pesawat GA8 Airvan Alami Loss Power, Pilot Arahkan Pendaratan ke Sawah

Ia menyebut pemerintah pusat menyiapkan anggaran besar untuk memperluas akses modal. Presiden Prabowo, kata dia, telah mengalokasikan Rp130 triliun untuk program KUR Perumahan, mencakup pembangunan, pembelian, dan renovasi rumah yang mendukung kegiatan usaha.

Wakil Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menegaskan pemerintah daerah mendukung penuh percepatan penyaluran KUR. Program ini dinilai dapat membantu pelaku usaha memperoleh modal hingga Rp100 juta tanpa proses yang menyulitkan. “Jangan sampai masyarakat terjerat judi online atau bank emok. Kami mendukung percepatan program ini,” katanya.

Pemerintah berharap akses KUR Bekasi dapat lebih cepat dan tepat sasaran, sehingga pelaku UMKM tidak lagi bergantung pada pinjaman informal berisiko tinggi. Kebijakan ini menjadi penting karena peningkatan akses modal dapat meningkatkan daya saing, stabilitas usaha, dan mengurangi tekanan sosial akibat beban utang informal.

Konteks & Dampak

Perbaikan akses pembiayaan menjadi kunci pemberdayaan UMKM di wilayah industri seperti Bekasi. Ketika prosedur kredit terlalu rumit, pelaku usaha memilih jalan pintas berbiaya tinggi. Akibatnya, modal usaha tergerus dan tekanan ekonomi rumah tangga meningkat. Kebijakan percepatan KUR dinilai dapat memotong rantai pinjaman ilegal yang selama ini memicu kerentanan sosial, termasuk risiko terjerat praktik rentenir ataupun godaan pinjaman dari bank emok.

Dengan percepatan akses, pemerintah menargetkan pertumbuhan UMKM lebih stabil, terutama bagi sektor kuliner, jasa, dan produksi rumahan yang menjadi penopang ekonomi keluarga di Bekasi.

Percepatan akses KUR Bekasi diharapkan mengurangi ketergantungan UMKM pada pinjaman ilegal dan memperkuat keberlanjutan usaha warga. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • apel ASN Tasikmalaya

    Wali Kota Tasikmalaya Tegas: Pelayanan Publik Tak Boleh Ikut Libur

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 171
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Momentum apel ASN Tasikmalaya pasca Idulfitri 1447 H menjadi pengingat keras bagi aparatur sipil negara untuk kembali fokus bekerja. Setelah libur panjang, ASN Kota Tasikmalaya dituntut segera mengembalikan ritme kerja, meningkatkan disiplin, serta memastikan pelayanan publik tidak melambat. Wali Kota: Jangan Sampai Pelayanan Ikut “Libur” Apel gabungan di Bale Kota Tasikmalaya, […]

  • Fiqih kuota internet

    Kuota Hangus dalam Islam, Begini Kajian Fiqihnya

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Fiqih kuota internet, hukum paket internet dalam Islam, dan jual beli kuota internet menjadi pembahasan yang semakin menarik seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan digital. Di satu sisi, paket data memudahkan berbagai aktivitas. Di sisi lain, sistem kuota hangus setelah masa aktif berakhir memunculkan pertanyaan mengenai kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip fikih muamalah. Kajian […]

  • Gateball Tasikmalaya

    Rumput Kering Hambat Gateball Tasikmalaya, Atlet Tetap Berjuang

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

      albadarpost.com, BERITA DAERAH – Gateball Tasikmalaya kembali menjadi perhatian publik saat menggelar latihan tanding bersama Durma Gateball Bandung, Sabtu (18/7/2026). Di balik hangatnya silaturahmi antarkomunitas, kondisi lapangan Gateball Tasikmalaya yang dipenuhi rumput kering justru mencuri perhatian. Kondisi tersebut dinilai menghambat kualitas latihan sekaligus menjadi tantangan bagi pembinaan atlet di daerah. Kegiatan berlangsung di kawasan Balekota […]

  • Harga BBM Nelayan

    Prabowo Turunkan Harga BBM Nelayan Jadi Rp15 Ribu

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Biaya melaut yang selama ini menjadi beban terbesar bagi pengusaha perikanan akhirnya mendapat perhatian pemerintah. Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan pemberlakuan harga BBM nelayan khusus sebesar Rp15.000 per liter bagi kapal berukuran 30 hingga 200 gross ton (GT). Kebijakan ini diharapkan mampu menekan biaya melaut, meningkatkan efisiensi operasional kapal ikan, sekaligus menjaga […]

  • begal anak

    Begal Anak di Sukabumi: Respons Polisi Cepat, Pencegahan Masih Lemah

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: Pembegalan anak di Sukabumi menunjukkan erosi rasa aman publik dan kegagalan pencegahan kriminal. Ketika Rasa Aman Publik Runtuh di Jalanan albadarpost.com, EDITORIAL – Kasus begal anak di Kampung Pasir Muncang, Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, mengguncang nurani publik. Seorang bocah berusia 11 tahun terseret 200 meter di aspal saat mempertahankan ponselnya. Luka pada perut dan […]

  • pungli Jembatan Cirahong

    Viral! 5 Hal di Balik Dugaan Pungli Jembatan Cirahong Tasikmalaya

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 169
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus pungli Jembatan Cirahong mendadak viral dan ramai dibicarakan di media sosial. Dugaan pungutan liar di Jembatan Cirahong, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya itu memicu kemarahan banyak warga. Selain itu, sejumlah netizen mengaku pernah mengalami hal serupa ketika melintas di jembatan penghubung Tasikmalaya dan Ciamis tersebut. Video yang beredar memperlihatkan beberapa pengendara […]

expand_less