Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Istri Korban Tower Banjar Tunggu Tanggung Jawab Proyek

Istri Korban Tower Banjar Tunggu Tanggung Jawab Proyek

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
  • visibility 111
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HUMANIORAKorban Tower Banjar kembali menjadi sorotan setelah keluarga salah satu pekerja yang meninggal dunia mengungkap kisah di balik tragedi robohnya tower di kawasan Purwaharja, Kota Banjar. Selain kehilangan tulang punggung keluarga, mereka mengaku masih menunggu kejelasan mengenai hak pekerja, proses penyelidikan, serta tanggung jawab dari pihak-pihak yang terlibat dalam proyek tersebut.

Tragedi yang menewaskan AK (31) dan EK (46) pada Sabtu (4/7/2026) tidak hanya menyisakan duka mendalam. Di balik peristiwa itu, keluarga korban berharap seluruh proses penyelidikan berjalan secara transparan sehingga penyebab kecelakaan, aspek keselamatan kerja, serta status pelaksanaan proyek dapat terungkap sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Suasana haru masih terasa di rumah duka AK di Desa Cibeureum, Kecamatan Banjar, Kota Banjar. Sang istri, Robiyanti (30), berusaha tegar menghadapi kenyataan bahwa suaminya tidak lagi pulang setelah berangkat bekerja pada Sabtu pagi.

Pesan Terakhir Sebelum Naik Tower

Robiyanti mengaku tidak merasakan firasat apa pun sebelum suaminya berpamitan bekerja.

Menurut penuturannya, AK berangkat sekitar pukul 05.30 WIB agar dapat menyelesaikan pekerjaan sebelum cuaca menjadi terlalu panas.

Sebelum berangkat, almarhum sempat menyampaikan rencana bekerja hingga sekitar pukul 10.00 WIB, kemudian melanjutkan pekerjaan pada sore hari.

Bahkan, setelah turun dari tower, AK berencana menyusul keluarganya untuk menghadiri acara makan bersama (botram) di kawasan Karang Pucung.

Sekitar pukul 07.00 WIB, Robiyanti masih menerima pesan singkat dari suaminya yang mengabarkan bahwa dirinya bersiap naik ke tower untuk menyelesaikan pekerjaan yang tersisa.

Namun, sekitar pukul 08.30 WIB, suasana berubah drastis. Robiyanti menerima telepon dari adiknya yang mengabarkan bahwa suaminya mengalami kecelakaan saat bekerja.

Peristiwa itu menjadi awal dari duka yang kini masih dirasakan keluarga.

Keluarga Mengaku Masih Menunggu Kejelasan Hak Pekerja

Selain kehilangan anggota keluarga, Robiyanti juga mengungkapkan bahwa hingga kini keluarganya masih menunggu kejelasan mengenai hak-hak almarhum.

Menurut keterangan Robiyanti, pekerjaan pembongkaran tower tersebut menggunakan sistem borongan. Ia menyebut almarhum pernah bercerita bahwa setiap pekerja dijanjikan upah sebesar Rp1 juta untuk menyelesaikan pekerjaan selama tiga hari, sedangkan pekerja di bagian bawah memperoleh upah harian sebesar Rp150 ribu.

Robiyanti mengaku hingga suaminya meninggal dunia, keluarga belum menerima pembayaran sebagaimana yang diceritakan almarhum.

Selain itu, ia juga menyampaikan harapan agar pihak yang menurut keterangannya memberikan pekerjaan dapat berkomunikasi dengan keluarga untuk memberikan penjelasan mengenai kelanjutan persoalan tersebut.

Hingga artikel ini diterbitkan, redaksi belum memperoleh keterangan atau klarifikasi dari pihak yang disebut keluarga sebagai pemberi pekerjaan. Redaksi membuka ruang hak jawab apabila pihak terkait ingin memberikan penjelasan sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Pengalaman Kerja dan Harapan Keluarga

Semasa hidup, AK dikenal sebagai pekerja yang telah memiliki pengalaman memanjat tower, termasuk saat bekerja di Jakarta.

Menurut cerita yang disampaikan kepada istrinya, ia sempat menghadapi sejumlah kendala teknis di lapangan pada proyek terakhir tersebut. Namun, informasi itu merupakan penuturan keluarga dan menjadi bagian dari keterangan yang diharapkan dapat ditelusuri lebih lanjut dalam proses penyelidikan.

Karena itu, keluarga berharap aparat penegak hukum dapat mengungkap penyebab pasti robohnya tower, menelusuri penerapan standar keselamatan kerja, serta memastikan seluruh proses berjalan secara objektif sesuai kewenangan yang dimiliki.

Barang Bukti Masih Berada di Kepolisian

Robiyanti menjelaskan bahwa sebagian barang milik almarhum telah dikembalikan oleh penyidik.

Dompet milik korban sudah diterima keluarga. Sementara itu, telepon genggam dan sepeda motor masih berada dalam penguasaan kepolisian sebagai barang bukti untuk mendukung proses penyelidikan.

Selain itu, keluarga mengaku masih mencari kartu ATM milik almarhum yang hingga kini belum ditemukan.

Sampai saat ini, belum ada keterangan resmi dari kepolisian mengenai hasil akhir penyelidikan penyebab robohnya tower. Proses penanganan perkara masih berlangsung sehingga keluarga memilih menunggu perkembangan lebih lanjut dari aparat penegak hukum.

Di sisi lain, keluarga berharap seluruh pihak yang berkaitan dengan proyek dapat memberikan penjelasan secara terbuka agar persoalan yang muncul setelah kecelakaan memperoleh kepastian sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

Artikel ini memuat keterangan keluarga korban sebagai narasumber utama. Informasi mengenai dugaan sistem kerja, pembayaran upah, dan pihak pemberi pekerjaan merupakan pernyataan narasumber yang belum dapat dikonfirmasi kepada seluruh pihak terkait hingga artikel ini diterbitkan.

Setiap kecelakaan kerja bukan hanya meninggalkan puing bangunan, tetapi juga menyisakan keluarga yang kehilangan harapan. Karena itu, transparansi penyelidikan, perlindungan pekerja, dan kejelasan tanggung jawab menjadi bagian penting untuk menghadirkan keadilan bagi semua pihak. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PAD Ciamis

    Bupati Herdiat Fokus Genjot PAD Usai APBD Ciamis Disepakati

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – PAD Ciamis menjadi sorotan utama setelah DPRD Kabupaten Ciamis bersama Pemerintah Kabupaten Ciamis menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Selain menyetujui laporan keuangan daerah, rapat paripurna juga menegaskan arah baru Pendapatan Asli Daerah (PAD) Ciamis sebagai fondasi untuk memperkuat keuangan daerah dan menjaga keberlanjutan pembangunan. […]

  • Beasiswa Santri BAZNAS 2026

    Beasiswa Santri BAZNAS 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwal

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Beasiswa Santri BAZNAS 2026 menjadi peluang bagi santri berprestasi dari keluarga duafa yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Program ini ditujukan bagi santri kelas 12 MA atau sederajat sebagai persiapan menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi, dengan 2.500 kuota penerima di seluruh Indonesia. Dilansir dari Beasiswa BAZNAS RI, program tersebut memberikan pendanaan […]

  • fikih keluarga kontemporer

    Mengapa Ulama Kini Bahas Ancaman Nonmiliter?

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, HUMANIORA – Mengapa ulama kini ikut membahas ancaman nonmiliter? Pertanyaan itu mungkin terdengar tidak biasa. Namun, di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan sosial, isu tersebut dinilai semakin relevan untuk dikaji dari perspektif hukum Islam. Itulah salah satu tema yang akan dibahas dalam forum akademik yang mempertemukan ulama, akademisi, dan peneliti di Pesantren Buntet, […]

  • fakta Proklamasi Kemerdekaan

    5 Fakta Proklamasi Kemerdekaan yang Jarang Diketahui

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Ada fakta Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang selama ini mungkin luput dari perhatian. Sejarah Proklamasi 17 Agustus 1945 ternyata berlangsung dalam suasana yang jauh dari kemewahan. Persiapan dilakukan cepat, perlengkapan yang tersedia sangat sederhana, tetapi keberanian para tokoh bangsa tidak ikut terbatas. Di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56 Jakarta, sebuah peristiwa besar berlangsung […]

  • air bersih Cisaga

    Krisis Air Bersih di Cisaga, Polres Ciamis Turun Tangan

    • calendar_month 7 jam yang lalu
    • account_circle redaktur
    • visibility 17
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Air bersih Cisaga menjadi perhatian setelah dampak musim kemarau membuat warga di wilayah tersebut mengalami kesulitan memperoleh pasokan air. Merespons kondisi itu, Polres Ciamis bersama BPBD Kabupaten Ciamis menyalurkan bantuan air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Berdasarkan informasi yang dirilis Polres Ciamis, penyaluran bantuan menyasar Desa Wangunjaya, Kecamatan Cisaga, Kabupaten […]

  • TNI di Pesantren

    TNI Panjat Kubah Masjid, Santri Terharu

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 162
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – TNI di pesantren menjadi pemandangan yang menarik perhatian warga Kota Tasikmalaya menjelang Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Namun kali ini, prajurit Yonif TP 939 Macan Putih tidak datang membawa perlengkapan tempur. Sebaliknya, mereka hadir dengan kuas, cat, sapu, dan semangat gotong royong untuk mempercantik lingkungan Pondok Pesantren Sulalatul Huda di Kecamatan Cihideung. […]

expand_less