Cara Polsek Cigalontang Jaga Keamanan Desa, Bukan Sekadar Patroli
- account_circle redaktur
- calendar_month 13 jam yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kanit Binmas Polsek Cigalontang berdialog dengan tokoh masyarakat dan warga Desa Sirnaputra dalam kegiatan silaturahmi Kamtibmas, Minggu (7/6/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
AlbadarPost.com, BERITA DAERAH – Kamtibmas Cigalontang kembali menjadi perhatian setelah jajaran Polsek Cigalontang turun langsung ke tengah masyarakat Desa Sirnaputra, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (7/6/2026). Melalui kegiatan silaturahmi warga dan penyampaian pesan keamanan lingkungan, kepolisian menunjukkan bahwa menjaga situasi tetap kondusif tidak cukup hanya mengandalkan patroli, tetapi juga membutuhkan kedekatan dengan masyarakat.
Pagi itu suasana Desa Sirnaputra terlihat tenang. Udara pegunungan masih terasa sejuk. Beberapa warga tampak berbincang di teras rumah, sementara sebagian lainnya baru kembali dari kebun. Di tengah aktivitas sederhana itu, kehadiran anggota kepolisian justru menjadi momen yang menarik perhatian warga.
Kanit Binmas Polsek Cigalontang, Aipda Erwan Novianto, hadir langsung untuk bersilaturahmi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat Kamtibmas Cigalontang melalui komunikasi yang lebih dekat dan terbuka.
Menjaga Keamanan Tidak Bisa Dilakukan Sendiri
Kapolsek Cigalontang, AKP Aan Supyadi, SH, menegaskan bahwa seluruh personel harus terus menjalin hubungan baik dengan masyarakat. Karena itu, pihaknya menginstruksikan jajarannya agar rutin hadir di tengah warga dan mengintensifkan penyampaian pesan-pesan Kamtibmas.
Menurutnya, keamanan wilayah tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada aparat kepolisian.
Sebaliknya, keamanan akan lebih kuat ketika masyarakat ikut terlibat.
Karena itu, sinergi antara polisi, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga menjadi fondasi penting dalam menjaga lingkungan tetap aman dan nyaman.
Pesan tersebut mendapat perhatian dari warga yang hadir. Beberapa tokoh masyarakat terlihat berdiskusi langsung dengan petugas mengenai kondisi lingkungan serta berbagai langkah yang dapat dilakukan bersama untuk mencegah gangguan keamanan.
Silaturahmi Jadi Jembatan Pencegahan Masalah
Di banyak daerah, masyarakat biasanya mengenal polisi ketika terjadi masalah atau peristiwa tertentu. Namun pendekatan yang dilakukan Polsek Cigalontang justru berbeda.
Mereka memilih hadir sebelum masalah muncul.
Aipda Erwan Novianto menjelaskan bahwa silaturahmi bukan sekadar agenda seremonial. Melalui komunikasi langsung, masyarakat dapat menyampaikan berbagai informasi yang berkembang di lingkungan mereka. Selain itu, petugas juga bisa mendengar keluhan, masukan, maupun potensi persoalan yang perlu mendapat perhatian sejak dini.
Pendekatan seperti ini dinilai lebih efektif. Sebab, ketika komunikasi berjalan baik, informasi dapat bergerak lebih cepat. Di sisi lain, langkah pencegahan juga dapat dilakukan sebelum persoalan berkembang menjadi gangguan yang lebih besar.
Ada satu hal menarik yang terlihat selama kegiatan berlangsung. Warga tampak santai saat berbincang dengan petugas. Sesekali terdengar tawa kecil di sela percakapan. Beberapa warga bahkan menyempatkan diri menyampaikan apresiasi atas kehadiran polisi yang rutin menyambangi lingkungan mereka.
Hal-hal sederhana seperti itu sering kali memiliki dampak besar.
Karena rasa aman tidak selalu lahir dari tindakan penegakan hukum. Terkadang rasa aman tumbuh dari kehadiran, komunikasi, dan kepercayaan yang dibangun secara konsisten.
Warga Apresiasi Kehadiran Polisi di Tengah Masyarakat
Respon positif datang dari warga Desa Sirnaputra. Mereka menyambut baik langkah Polsek Cigalontang yang terus aktif menjalin komunikasi dengan masyarakat.
Menurut warga, kehadiran aparat kepolisian secara langsung memberikan rasa tenang dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, masyarakat merasa memiliki ruang untuk menyampaikan berbagai persoalan lingkungan yang mungkin belum diketahui oleh petugas.
Di era ketika informasi bergerak sangat cepat melalui media sosial dan aplikasi percakapan, komunikasi langsung seperti ini justru semakin penting. Sebab tidak semua persoalan dapat dipahami hanya melalui laporan tertulis atau informasi yang beredar di dunia maya.
Karena itu, dialog tatap muka tetap menjadi sarana yang efektif untuk memperkuat hubungan antara aparat dan masyarakat.
Desa Aman Berawal dari Kepedulian Bersama
Polsek Cigalontang menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan program serupa di berbagai wilayah hukum yang menjadi tanggung jawabnya.
Langkah tersebut bukan hanya bertujuan menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga memperkuat budaya gotong royong dalam menjaga lingkungan.
Keamanan bukan sekadar tugas polisi.
Keamanan adalah hasil dari kepedulian bersama.
Ketika warga berani menyampaikan informasi, tokoh masyarakat aktif mengajak masyarakat menjaga lingkungan, dan aparat hadir untuk mendengar serta bertindak, maka ruang bagi gangguan Kamtibmas akan semakin sempit.
Desa Sirnaputra menunjukkan bahwa keamanan yang kuat tidak selalu dibangun dengan cara yang rumit. Kadang semuanya bermula dari sebuah sapaan, obrolan sederhana, dan silaturahmi yang dilakukan dengan tulus.
Ketika polisi dan masyarakat duduk bersama, keamanan tidak lagi menjadi slogan. Ia berubah menjadi kekuatan nyata yang tumbuh dari kepercayaan, kepedulian, dan langkah kecil yang dilakukan bersama setiap hari. (GZ)
- Penulis: redaktur

Saat ini belum ada komentar