Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Pemkot Tasikmalaya Sidak Display Rokok, Ritel Masih Dievaluasi

Pemkot Tasikmalaya Sidak Display Rokok, Ritel Masih Dievaluasi

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 3
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAHPemerintah Kota Tasikmalaya menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah minimarket pada Selasa (30/6/2026) dengan memfokuskan pengawasan pada larangan display rokok, display produk tembakau, dan penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Melalui kegiatan tersebut, pemerintah mengevaluasi kepatuhan pelaku usaha terhadap ketentuan larangan menampilkan produk tembakau dan rokok elektronik di area penjualan. Selain itu, sidak juga bertujuan memperkuat upaya pengendalian tembakau melalui pembinaan dan pengawasan yang berkelanjutan.

Kegiatan tersebut melibatkan Satuan Tugas Kawasan Tanpa Rokok (KTR), Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, No Tobacco Community (NOTC), serta sejumlah unsur terkait. Sidak berlangsung di beberapa minimarket yang berada di Jalan Yudanegara, Kecamatan Cihideung, Jalan Galunggung, Kecamatan Tawang, dan Jalan dr. Soekardjo, Kecamatan Cipedes.

Sidak Evaluasi Kepatuhan Ritel Modern

Pemerintah Kota Tasikmalaya menggelar sidak untuk mengetahui tingkat kepatuhan ritel modern terhadap ketentuan larangan display produk tembakau. Oleh karena itu, petugas melakukan monitoring secara langsung di sejumlah lokasi penjualan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, dr. H. Asep Hendra Hendriana, M.M., menjelaskan bahwa hasil monitoring menunjukkan tingkat kepatuhan ritel modern masih memerlukan peningkatan. Selanjutnya, pemerintah akan memanfaatkan hasil evaluasi tersebut sebagai dasar untuk memperkuat pembinaan, meningkatkan pengawasan, serta mengoptimalkan penegakan regulasi bersama Satuan Tugas Kawasan Tanpa Rokok dan organisasi perangkat daerah terkait.

Monitoring tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung implementasi Kawasan Tanpa Rokok di Kota Tasikmalaya melalui pengawasan yang lebih terarah.

Monitoring Temukan Display Produk Tembakau Masih Terlihat

Panitia Pelaksana No Tobacco Community (NOTC), Bambang Priyono, menyatakan bahwa sebagian besar pengelola minimarket memahami ketentuan larangan display produk tembakau.

Namun demikian, hasil monitoring memperlihatkan bahwa penerapan aturan tersebut belum berjalan secara konsisten. Dari tiga lokasi yang diperiksa, petugas masih menemukan kondisi yang belum sepenuhnya sesuai dengan ketentuan.

Sebagian besar minimarket telah memasang penutup pada area display rokok. Akan tetapi, ketika petugas melakukan pemeriksaan, penutup tersebut masih dalam keadaan terbuka sehingga produk tembakau tetap terlihat oleh konsumen.

Berdasarkan temuan tersebut, pemerintah perlu meningkatkan pembinaan agar seluruh pelaku usaha menerapkan ketentuan secara konsisten dalam kegiatan operasional sehari-hari.

Kolaborasi Perkuat Pengendalian Tembakau

Selain melakukan pengawasan, Pemerintah Kota Tasikmalaya terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung kebijakan pengendalian tembakau.

Satuan Tugas Kawasan Tanpa Rokok, Dinas Kesehatan, No Tobacco Community, serta instansi terkait berkolaborasi dalam meningkatkan kepatuhan pelaku usaha terhadap regulasi yang berlaku. Dengan demikian, implementasi kebijakan tidak hanya berhenti pada tahap sosialisasi, tetapi juga berlanjut melalui monitoring dan evaluasi secara berkala.

Di samping itu, pemerintah terus memperkuat sinergi antarlembaga untuk meningkatkan efektivitas pengawasan sekaligus mendorong kepatuhan ritel modern terhadap ketentuan larangan display produk tembakau.

Hasil Sidak Menjadi Dasar Evaluasi

Pemerintah Kota Tasikmalaya terus memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan larangan display produk tembakau sebagai bagian dari implementasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Oleh karena itu, pemerintah akan menjadikan hasil monitoring sebagai bahan evaluasi dalam menyusun langkah pembinaan dan pengawasan berikutnya. Selain itu, pemerintah juga mengajak seluruh pelaku usaha ritel untuk menjalankan ketentuan secara konsisten sebagai bentuk dukungan terhadap upaya menciptakan lingkungan yang lebih sehat.

Meski demikian, tindak lanjut atas hasil monitoring akan mengikuti mekanisme pembinaan, pengawasan, dan ketentuan yang berlaku. Pemerintah akan terus melakukan evaluasi sesuai perkembangan kondisi di lapangan.

Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tasikmalaya membagikan informasi kegiatan ini melalui Instagram resminya sebagai wujud keterbukaan informasi kepada masyarakat. Langkah sederhana itu juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendukung lingkungan yang lebih sehat dan melindungi generasi muda dari paparan promosi produk tembakau. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Doa Belum Dikabulkan

    Saat Allah Belum Menjawab Doamu

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Pukul dua dini hari. Sebuah lampu kamar masih menyala. Di sudut ruangan, seseorang baru saja menyelesaikan salat tahajud. Tangannya menengadah cukup lama. Air matanya sempat jatuh. Permohonannya juga tidak berubah dari malam-malam sebelumnya. Ia meminta satu hal yang sama. Pekerjaan. Kesembuhan. Jodoh. Atau mungkin jalan keluar dari masalah yang sudah berbulan-bulan menghuni […]

  • Warta Mitra: Jejak Kolaborasi dan Kisah Kebersamaan

    Warta Mitra: Jejak Kolaborasi dan Kisah Kebersamaan

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 75
    • 0Komentar

    albadarpost.com – WARTA MITRA. Rubrik Warta Mitra hadir di albadarpost.com sebagai ruang khusus untuk merekam jejak kolaborasi dan kerja-kerja bersama antara yayasan, komunitas, lembaga sosial, maupun kelompok masyarakat. Di tengah kompleksitas persoalan bangsa, kami percaya bahwa perubahan tidak lahir dari satu pihak saja, melainkan dari semangat gotong royong dan kemitraan yang tulus. Nama “Mitra” dipilih […]

  • Ilustrasi burung elang terbang tinggi lalu turun menyambar daging dan terjebak perangkap sebagai simbol manusia yang kehilangan bebas merdeka karena nafsu dunia.

    Bebas Merdeka atau Budak Duniawi?

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 108
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Di tengah hiruk-pikuk ambisi, istilah Bebas Merdeka terdengar seperti slogan upacara. Padahal, menurut hikmah Syekh ‘Athoillah dalam Al-Hikam, Bebas Merdeka bukan sekadar bebas secara fisik, melainkan merdeka dari keinginan palsu dan harapan semu. Ironisnya, banyak orang merasa merdeka, tetapi justru menjadi budak ambisi. Mereka mengira sedang mengejar impian, padahal nafsu diam-diam mengejar […]

  • usaha minuman kekinian

    Ternyata Ini Peluang Usaha Minuman Kekinian Paling Cepat Balik Modal

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 123
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Usaha minuman kekinian kini menjadi salah satu peluang bisnis paling menjanjikan. Banyak orang mencari ide bisnis minuman modern, peluang jualan minuman viral, hingga usaha minuman modal kecil yang cepat balik modal. Namun, tidak semua menyadari bahwa keberhasilan bisnis ini bukan hanya soal tren, melainkan strategi yang tepat. Selain itu, perubahan gaya […]

  • MMA Tasikmalaya

    Tim Baru, 11 Medali: IBCA MMA Tasikmalaya Bikin Kejutan

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Tidak banyak yang memperhitungkan langkah IBCA MMA Tasikmalaya saat memutuskan menurunkan 11 atlet pada ajang Temu Tarung Garut. Namun, tim mixed martial arts (MMA) yang masih dalam tahap merintis pembinaan itu justru pulang dengan hasil yang mengejutkan: 6 medali emas dan 5 medali perak. Prestasi MMA Tasikmalaya tersebut sekaligus menjadi sinyal […]

  • Kemarau 2026

    Ancaman Kemarau Panjang 2026, Ini Strategi Pemkab Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 115
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kemarau 2026 mulai diantisipasi serius oleh pemerintah. Melalui rapat koordinasi nasional, strategi menghadapi kemarau panjang 2026 dibahas dengan fokus utama pada ketersediaan air dan keberlanjutan produksi pangan. Pertemuan yang digelar di Kantor Pusat Kementerian Pertanian RI, Jakarta Selatan, Senin (20/4/2026), mempertemukan berbagai kepala daerah dari seluruh Indonesia. Agenda utamanya jelas: memastikan […]

expand_less