Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Aplikasi Nyari Gawe Permudah Warga Jawa Barat Cari Kerja, Langkah Nyata Digitalisasi Ketenagakerjaan

Aplikasi Nyari Gawe Permudah Warga Jawa Barat Cari Kerja, Langkah Nyata Digitalisasi Ketenagakerjaan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
  • visibility 85
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Aplikasi Nyari Gawe bantu warga Jawa Barat mencari kerja lebih cepat, transparan, dan tanpa biaya tambahan.

albadarpost.com, HUMANIORA – Warga Jawa Barat kini punya harapan baru dalam mencari pekerjaan. Aplikasi Nyari Gawe, inovasi digital besutan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, hadir sebagai solusi konkret untuk mempertemukan pencari kerja dan perusahaan dalam satu platform daring. Dengan sistem yang transparan, efisien, dan mudah digunakan, aplikasi ini menjadi terobosan penting dalam upaya mengatasi pengangguran di daerah.


Inovasi dari Jawa Barat untuk Dunia Kerja Digital

Aplikasi Nyari Gawe resmi diluncurkan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam kunjungannya ke kawasan industri PT Sun Bright Lestari, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Selasa (7/10/2025).
Peluncuran ini menjadi bagian dari agenda besar digitalisasi layanan publik di sektor ketenagakerjaan.

“Selama ini, banyak warga kesulitan mencari kerja karena akses informasi terbatas. Aplikasi Nyari Gawe hadir untuk memangkas kesenjangan itu,” kata Dedi.
Ia menegaskan, platform ini bukan sekadar aplikasi, melainkan jembatan digital yang menghubungkan perusahaan dengan pencari kerja tanpa perantara dan tanpa pungutan apa pun.

“Sudah saatnya pemerintah hadir lewat teknologi. Kita ingin warga Jawa Barat mendapatkan kesempatan kerja yang setara, transparan, dan cepat,” ujarnya.

Melalui aplikasi ini, warga cukup mengunduhnya dari Play Store, lalu membuat akun dan memilih lowongan sesuai minat serta kualifikasi. Seluruh proses pendaftaran hingga pelamaran dapat dilakukan secara daring tanpa perlu datang ke kantor Disnaker.

Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Indramayu, Asep Kurniawan, menjelaskan bahwa Aplikasi Nyari Gawe kini sudah bisa digunakan oleh seluruh masyarakat Jawa Barat.
“Dengan aplikasi ini, proses mencari kerja jadi lebih cepat, murah, dan tidak berbelit. Semua langsung terkoneksi dengan sistem pemerintah daerah,” katanya, Jumat (10/10/2025).


Langkah Praktis Menggunakan Aplikasi Nyari Gawe

Asep menuturkan, pengguna hanya perlu mengisi data diri secara lengkap agar profil mereka dapat dilihat oleh perusahaan. Semakin lengkap data, semakin besar peluang dilirik.

Berikut cara menggunakan Aplikasi Nyari Gawe:

  1. Unduh aplikasi di Play Store.
  2. Pilih menu “Daftar Sekarang”, lalu klik “Pencari Kerja.”
  3. Isi data seperti NIK, nama, tanggal lahir, email, dan nomor HP.
  4. Lengkapi profil dengan latar pendidikan, pengalaman kerja, serta keahlian.
  5. Setelah akun aktif, pencari kerja dapat langsung menelusuri dan melamar lowongan yang tersedia.

“Semakin lengkap profilnya, semakin besar kemungkinan diterima kerja. Data para pelamar juga langsung terkoneksi ke Disnakertrans Jabar dan diteruskan ke perusahaan,” jelas Asep.

Aplikasi ini tidak hanya menampilkan daftar lowongan, tetapi juga menyediakan fitur tambahan seperti pelacakan status lamaran, tes psikologi, hingga perencanaan karier. Dengan fitur ini, pengguna dapat menilai kesiapan dan potensi diri sebelum melamar pekerjaan.


Jembatan Dua Arah antara Dunia Industri dan Tenaga Kerja Lokal

Tidak hanya membantu pelamar, Aplikasi Nyari Gawe juga menjadi sarana efektif bagi perusahaan untuk menemukan tenaga kerja potensial. Setiap perusahaan yang membuka lowongan diwajibkan melaporkannya ke pemerintah agar terdata secara resmi di sistem.

“Aplikasi ini bersifat dua arah. Dari sisi pencari kerja, mereka bisa melamar dengan mudah; dari sisi perusahaan, mereka bisa mencari kandidat yang sesuai dengan kebutuhan,” ujar Asep.

Menurutnya, Disnaker Indramayu juga aktif melakukan jemput bola ke perusahaan-perusahaan yang mempublikasikan lowongan di media sosial.
“Kalau ada loker di medsos, kami langsung datangi perusahaan itu. Kami ajak mereka masukkan informasi lowongan ke Aplikasi Nyari Gawe supaya lebih luas jangkauannya,” katanya.

Upaya ini mendapat sambutan positif dari dunia usaha. Banyak perusahaan menilai sistem digital ini membantu proses rekrutmen menjadi lebih cepat, terukur, dan bebas praktik percaloan.


Aplikasi Nyari Gawe dan Upaya Menekan Pengangguran di Jawa Barat

Data Disnakertrans Jawa Barat mencatat, sejak diluncurkan dua pekan lalu, ribuan warga telah mengunduh Aplikasi Nyari Gawe. Hal ini menandakan tingginya antusiasme masyarakat terhadap digitalisasi pelayanan publik.

Menurut Asep, aplikasi ini juga menjadi bagian dari strategi besar pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran pascapandemi.
“Dengan sistem daring seperti ini, perusahaan dan pelamar tidak lagi kesulitan bertemu. Ini efisiensi nyata bagi kedua belah pihak,” ucapnya.

Ia menambahkan, pemerintah berkomitmen memperluas jangkauan aplikasi hingga ke seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat. Sosialisasi terus digencarkan agar masyarakat mengetahui manfaat platform tersebut.
“Tujuan akhirnya adalah menciptakan pasar tenaga kerja yang terbuka dan adil untuk semua,” ujar Asep.

Gubernur Dedi Mulyadi pun menegaskan, Aplikasi Nyari Gawe adalah wujud konkret dari visi Jawa Barat sebagai provinsi digital yang berkeadilan sosial.
“Kita tidak ingin warga Jawa Barat menjadi penonton di tengah laju industri. Lewat digitalisasi tenaga kerja, kita pastikan setiap warga punya akses yang sama terhadap peluang ekonomi,” tegasnya.


Sinergi Pemerintah dan Industri: Menyongsong Masa Depan Kerja yang Adaptif

Ke depan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menggandeng berbagai sektor industri untuk mengoptimalkan fitur-fitur dalam Aplikasi Nyari Gawe. Tak hanya lowongan kerja, sistem ini juga akan menampung pelatihan, sertifikasi, hingga bursa tenaga kerja virtual.

Asep memastikan, kolaborasi antara Disnakertrans Jabar, pemerintah kabupaten/kota, dan pelaku industri akan memperkuat ekosistem kerja berbasis digital di Jawa Barat.
“Kami ingin setiap perusahaan aktif melapor dan meng-update lowongan. Ini akan membuat sistem ketenagakerjaan kita makin adaptif dan terintegrasi,” katanya.


Penutup

Aplikasi Nyari Gawe menjadi langkah maju digitalisasi ketenagakerjaan Jawa Barat, memudahkan pencari kerja sekaligus memperkuat ekonomi lokal. (AlbadarPost/DAS)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • akses Banjar Pangandaran

    Jabar Siapkan Strategi Baru, Pangandaran Lebih Mudah Dijangkau

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 428
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Akses Banjar Pangandaran kini menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Jalur ini selama ini menjadi pintu utama menuju destinasi wisata Pangandaran, namun masih menyisakan sejumlah kendala, terutama saat arus kunjungan meningkat. Karena itu, penguatan aksesibilitas Pangandaran dan integrasi transportasi mulai dipercepat melalui rapat koordinasi lintas sektor yang digelar pada Selasa, […]

  • Kebakaran Cikatomas

    Diduga Korsleting Listrik, Kebakaran Hebohkan Warga Cikatomas

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kebakaran Cikatomas menggegerkan warga Desa Pakemitan, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (4/6/2026) dini hari. Peristiwa yang diduga dipicu korsleting listrik itu menyebabkan bangunan yang digunakan sebagai toko parfum dan Bank Mitra mengalami kerusakan berat. Kebakaran terjadi sekitar pukul 03.00 WIB di Kampung Pakemitan 1 RT 001 RW 001. Saat sebagian besar […]

  • Daging Babi ke Masjid

    Aksi Provokatif ke Masjid Berakhir Penjara, Singapura Bertindak Tegas

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 109
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Kasus kirim daging babi ke masjid di Singapura akhirnya berujung penjara. Kecewa karena kontrak kerjanya tidak diperpanjang, seorang pria warga Singapura berusia 62 tahun, dilaporkan mengirim paket berisi daging babi ke tujuh masjid berbeda. Peristiwa itu langsung memancing perhatian luas karena menyentuh isu sensitif soal agama dan kerukunan sosial di negara […]

  • radikalisme digital

    Eks Kepala Densus 88 Peringatkan Radikalisme Digital yang Bidik Remaja

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Eks Kepala Densus 88 mengingatkan radikalisme digital makin menyasar remaja dan menuntut pengawasan keluarga Radikalisme Digital Kian Masif, Mantan Kepala Densus 88 Ingatkan Ancaman pada Remaja albadarpost.com, HUMANIORA – Peringatan keras kembali muncul dari aparat keamanan mengenai peningkatan radikalisme digital yang kini menyasar kelompok usia paling rentan: remaja awal. Mantan Kepala Detasemen Khusus 88 Antiteror […]

  • Alumni SDN 1 Sukajadi

    Alumni SDN 1 Sukajadi Satukan Generasi Lewat Jalan Sehat

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Alumni SDN 1 Sukajadi kembali menunjukkan bahwa sekolah bukan sekadar tempat belajar, tetapi juga ruang yang mampu menyatukan generasi. Melalui kegiatan jalan sehat yang digelar di Desa Sukajadi, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, para alumni berhasil menghadirkan semangat kebersamaan yang melibatkan siswa, guru, orang tua, dan masyarakat dalam satu momentum yang penuh […]

  • Viral Salat Latsarmil

    Viral Salat Wanita Latsarmil, Ini Penjelasan Fikih Islam

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Sebuah video viral salat Latsarmil yang memperlihatkan sejumlah perempuan melaksanakan salat berjamaah wanita sambil mengenakan seragam Latihan Dasar Militer (Latsarmil) menjadi perbincangan di media sosial. Video yang diunggah akun Instagram news_kurangakurat6 pada 30 Juni 2026 itu telah memperoleh lebih dari 417 tanda suka dan lebih dari 513 komentar saat artikel ini ditulis. […]

expand_less