Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Pesta Patok Tasik, Saat Domba Jadi Investasi Prestise

Pesta Patok Tasik, Saat Domba Jadi Investasi Prestise

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpoat.com, BERITA DAERAH – Lapangan Upacara Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (27/6/2026), berubah total. Bukan lagi menjadi lokasi upacara, melainkan arena paling bergengsi bagi para peternak domba dan kambing. Ratusan ternak tampil dengan penampilan terbaiknya dalam ajang Pesta Patok Tasik 2026, sebuah kontes yang kini bukan hanya soal gengsi, tetapi juga soal nilai ekonomi.

Pesta Patok Tasik atau kontes domba dan kambing terbesar di Kabupaten Tasikmalaya tahun ini digelar bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya ke-394 dan Hari Bhayangkara ke-80. Selain menjadi ajang pelestarian budaya peternakan, kegiatan tersebut juga bertujuan meningkatkan nilai jual dan kesejahteraan peternak lokal.

Di lapangan, bulu-bulu domba tampak tersisir rapi. Tanduk dipoles hingga mengilap. Para peternak berdiri di samping ternaknya dengan penuh kebanggaan. Bagi mereka, seekor domba juara bukan sekadar hewan ternak, melainkan aset bernilai tinggi.

Ratusan Peternak Berebut Gelar Bergengsi

Antusiasme peserta tahun ini meningkat tajam. Panitia mencatat sebanyak 473 ekor domba dan kambing mendaftar secara daring. Selain itu, ratusan peserta lainnya tetap datang langsung untuk melakukan pendaftaran di lokasi.

Ketua HPDKI Kabupaten Tasikmalaya, Asep Yudha Adikara, menegaskan bahwa Pesta Patok bukan sekadar kontes penampilan.

Menurutnya, kegiatan yang diselenggarakan bersama Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dan Polres Tasikmalaya tersebut bertujuan memperkuat budaya peternakan, meningkatkan populasi ternak, dan mendorong kesejahteraan peternak.

“Kami ingin meningkatkan budaya ternak sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak domba dan kambing di Tasikmalaya,” kata Asep Yudha.

Ia menjelaskan bahwa peternak di Tasikmalaya berkembang dalam dua segmen utama, yakni peternakan konsumsi dan peternakan berbasis seni budaya melalui kontes serta seni ketangkasan domba.

Domba Juara Bisa Bernilai Ratusan Juta

Menurut Asep Yudha, dampak ekonomi dari sebuah kemenangan kontes sangat terasa.

Seekor domba atau kambing yang berhasil menjadi juara dapat mengalami peningkatan harga jual secara signifikan. Selain itu, kontes juga menjadi sarana berbagi pengetahuan antarpeternak.

“Kalau juara, tentu harga jualnya meningkat. Namun, yang lebih penting adalah peternak saling belajar mengenai cara merawat ternak yang baik,” ujarnya.

Pengalaman tersebut dirasakan langsung oleh Abah Yana, peternak asal Cipatujah yang rutin mengikuti berbagai kontes.

Menurutnya, prestasi seekor ternak menghadirkan nilai lebih yang tidak bisa diukur hanya dari bobot atau fisiknya.

“Kalau juara, nilainya bisa puluhan hingga ratusan juta rupiah per ekor. Orang membeli bukan hanya dombanya, tetapi juga prestise dan kepuasannya,” kata Abah Yana.

Tujuh Kategori Diperebutkan

Pesta Patok Tasik 2026 mempertandingkan tujuh kategori bergengsi. Di antaranya Raja Kasep untuk domba jantan terbaik, Ratu Bibit untuk indukan unggul, Kambing Ekstrim, Raja Pedaging Campuran Ekstrim, hingga Raja Petet.

Penilaian dilakukan oleh dewan juri dari HPDKI Jawa Barat dan akademisi Universitas Padjadjaran (Unpad).

Sementara itu, Wakapolres Tasikmalaya, Kompol Asep Muslihat, memastikan keamanan kegiatan, termasuk upaya pencegahan pencurian ternak.

“Kami berkomitmen memberikan perlindungan dan meminimalisasi tindak pencurian ternak,” tegasnya.

Potensi Besar Peternakan Tasikmalaya

Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, mengungkapkan bahwa potensi peternakan domba di Kabupaten Tasikmalaya sangat besar.

Menurutnya, populasi domba di wilayah tersebut mencapai sekitar 164 ribu ekor. Potensi itu didukung oleh sumber daya alam, peternak, organisasi profesi, pelaku usaha, dan pemerintah daerah.

“Tasikmalaya memiliki potensi peternakan yang luar biasa. Ini merupakan kekuatan ekonomi sekaligus budaya yang harus terus dikembangkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pesta Patok tidak hanya berfungsi sebagai ajang pelestarian budaya, tetapi juga memiliki dampak ekonomi dan nilai religius karena berkaitan dengan kebutuhan kurban dan akikah masyarakat.

Di Tasikmalaya, seekor domba juara tidak lagi sekadar dipandang sebagai hewan ternak. Ia telah menjadi simbol prestise, investasi, budaya, dan kebanggaan peternak. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kehidupan santri di pesantren

    Bangun Sebelum Subuh, Tidur Larut Malam: Hidup Seorang Santri

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Jarum jam baru menunjukkan pukul 03.45 pagi ketika suara ketukan pintu asrama terdengar pelan. Bagi sebagian orang, waktu itu masih terlalu dini untuk bangun. Namun bagi santri, inilah awal dari kehidupan santri di pesantren yang penuh disiplin dan makna. Keseharian santri atau rutinitas pesantren dimulai sebelum matahari terbit, saat udara masih dingin […]

  • dana desa Serang

    Dana Desa Raib di Serang: Bendahara Diduga Gelapkan Rp1 Miliar, Sisa Saldo Hanya Rp47 Ribu

    • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Dana desa Serang raib Rp1 miliar, bendahara kabur, saldo kas tersisa Rp47 ribu. Polisi naikkan ke penyidikan. albadarpost.com. LENSA – Polres Serang tengah menyelidiki dugaan penggelapan dana desa di Kabupaten Serang, Banten. Seorang bendahara desa berinisial YL diduga membawa kabur dana desa senilai lebih dari Rp1 miliar, meninggalkan saldo kas desa hanya Rp47 ribu. Kasus […]

  • penebangan ilegal hutan

    Perkara Penebangan Ilegal Hutan: Apa Arti Putusan MA bagi Warga

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Perspektif: Putusan MA soal penebangan ilegal hutan menguji konsistensi negara melindungi lingkungan dan kepentingan publik. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Putusan Mahkamah Agung yang memenjarakan pelaku penebangan ilegal di kawasan hutan lindung kembali menempatkan hukum kehutanan pada titik krusial: seberapa jauh negara konsisten melindungi hutan dari ekspansi perkebunan. Perkara ini penting bukan hanya karena ada vonis pidana, […]

  • cuaca Nataru

    BMKG Ingatkan Risiko Cuaca Pada Nataru

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 122
    • 0Komentar

    BMKG memetakan cuaca Nataru 2025/2026. Hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi perlu diwaspadai. albadarpost.com, FOKUS – Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berlangsung di tengah dinamika cuaca yang tidak sepenuhnya ekstrem, namun menyimpan risiko nyata. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memetakan potensi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi di sejumlah wilayah. […]

  • Nobar Piala Dunia 2026

    Tito Karnavian Minta Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 67
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengajak pemerintah daerah menggelar nobar Piala Dunia 2026 di berbagai ruang publik. Imbauan tersebut membuka peluang lahirnya pesta sepak bola rakyat yang tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memperkuat kebersamaan masyarakat. Selain itu, kegiatan menonton bersama pertandingan Piala Dunia 2026 dinilai dapat menghidupkan kembali […]

  • Kegiatan bersih-bersih Pantai Pangandaran bersama Kapolda Jabar, Bupati, Susi Pudjiastuti, dan masyarakat menjaga kebersihan pesisir.

    Kapolda Jabar Pimpin Aksi Bersih-bersih Pantai Pangandaran

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 113
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Semangat menjaga kelestarian pesisir kembali menggema di kawasan wisata unggulan Jawa Barat. Aksi bersih-bersih Pantai Pangandaran yang melibatkan unsur kepolisian, pemerintah daerah, tokoh nasional, hingga masyarakat menjadi bukti nyata bahwa laut adalah masa depan yang harus dijaga bersama. Kegiatan yang digelar pada Jumat, 6 Februari 2026 ini dipimpin langsung Kapolda Jawa […]

expand_less