Breaking News
light_mode
Beranda » Hikmah » Salat Idul Adha yang Benar, Ini Tata Cara Lengkap dengan Doanya

Salat Idul Adha yang Benar, Ini Tata Cara Lengkap dengan Doanya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
  • visibility 205
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HIKMAH – Udara pagi Idul Adha biasanya terasa berbeda. Jalanan kampung yang sehari-hari sepi mulai dipenuhi suara sandal jamaah yang terseret pelan di aspal menuju lapangan salat. Dari kejauhan, gema takbir terdengar bercampur suara motor yang datang bergelombang sejak subuh.

Sebagian bapak-bapak tampak tergesa memasang peci hitam yang baru diambil dari lemari. Ada anak kecil yang masih mengucek mata sambil menggenggam tangan ayahnya. Di sudut lapangan, beberapa jamaah lanjut usia bahkan terlihat membawa koran bekas untuk alas karena rumput masih basah oleh embun pagi.

Sajadah tipis warna hijau tua tampak sedikit lembap ketika dibentangkan.

Namun di tengah suasana yang khas itu, ternyata masih banyak umat Muslim yang belum benar-benar memahami tata cara salat Idul Adha secara lengkap. Mulai dari jumlah takbir, niat salat Id, hingga doa dan sunnah yang dianjurkan Rasulullah SAW.

Padahal salat Idul Adha bukan sekadar agenda tahunan. Ada syiar, ketundukan, dan pelajaran tentang keikhlasan Nabi Ibrahim AS di dalamnya.

Hukum dan Dalilnya

Mayoritas ulama menyatakan salat Idul Adha hukumnya sunnah muakkadah atau sangat dianjurkan. Rasulullah SAW bahkan hampir tidak pernah meninggalkannya.

Dalil tentang salat Id terdapat dalam hadis Rasulullah SAW:

“Rasulullah SAW keluar pada hari Idul Fitri dan Idul Adha menuju lapangan, lalu hal pertama yang beliau lakukan adalah salat.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Selain itu, Allah SWT juga berfirman:

“Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah.”
(QS. Al-Kautsar: 2)

Ayat tersebut menjadi salah satu dasar penting dalam pelaksanaan salat Idul Adha dan ibadah kurban.

Tata Cara yang Benar

Salat Idul Adha terdiri dari dua rakaat dan biasanya dilaksanakan berjamaah di masjid atau lapangan terbuka.

Berikut tata caranya:

Rakaat Pertama

  • Membaca niat salat Idul Adha
  • Takbiratul ihram
  • Membaca doa iftitah
  • Bertakbir sebanyak 7 kali
  • Di antara takbir dianjurkan membaca:

“Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar.”

  • Membaca surat Al-Fatihah
  • Membaca surat Al-A’la atau surat lainnya
  • Rukuk, sujud, lalu berdiri untuk rakaat kedua

Rakaat Kedua

  • Bertakbir sebanyak 5 kali sebelum membaca Al-Fatihah
  • Membaca surat Al-Fatihah
  • Membaca surat Al-Ghasyiyah atau surat lainnya
  • Menyempurnakan salat hingga salam

Setelah salat selesai, khatib menyampaikan khutbah Idul Adha.

Kadang ada jamaah yang lupa jumlah takbir karena terlalu fokus mengikuti suara imam. Ada pula anak kecil yang mendadak menangis di tengah saf. Bahkan di beberapa lapangan, suara pengeras suara sesekali terdengar pecah karena volume terlalu tinggi.

Suasananya tidak selalu sempurna.

Dan mungkin memang tidak harus selalu sempurna.

Niat dan Doa Salat Idul Adha

Niat sebagai Makmum

أُصَلِّي سُنَّةً لِعِيْدِ الأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مَأْمُومًا لِلَّهِ تَعَالَى”
“Ushalli sunnatan li ‘iidil adha rak’ataini ma’muuman lillaahi ta’aalaa.”

Artinya:
“Saya niat salat sunnah Idul Adha dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”

Niat Salat sebagai Imam

أُصَلِّيْ سُنَّةً لِعِيْدِ الْأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلّٰهِ تَعَالَى”
“Ushalli sunnatan li ‘iidil adha rak’ataini imaaman lillaahi ta’aalaa.”

Doa Takbir Idul Adha

اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ”
“Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar, Laa ilaaha illallaahu wallaahu Akbar, Allahu Akbar walillaahil hamd.”

Takbir ini dianjurkan diperbanyak sejak malam Idul Adha hingga hari tasyrik.

Di beberapa musala kecil, suara takbir kadang masih terdengar sampai larut malam. Mic masjid sedikit berdengung. Sesekali ada suara batuk dari pengeras suara sebelum takbir kembali dilanjutkan.

Tetapi justru suasana seperti itulah yang sering membuat Idul Adha terasa dekat dan hangat.

Sunnah yang Dianjurkan Sebelum Salat

Rasulullah SAW juga mengajarkan beberapa sunnah sebelum salat Idul Adha, di antaranya:

  • mandi sebelum berangkat salat Id,
  • memakai pakaian terbaik,
  • menggunakan wewangian,
  • berjalan kaki menuju tempat salat jika memungkinkan,
  • serta memperbanyak takbir.

Berbeda dengan Idul Fitri, Rasulullah SAW dianjurkan tidak makan terlebih dahulu sebelum salat Idul Adha.

Dalam hadis disebutkan:

“Rasulullah SAW tidak keluar pada hari Idul Adha hingga beliau salat terlebih dahulu.”
(HR. Tirmidzi)

Karena itu, sebagian ulama menganjurkan makan setelah salat dan setelah penyembelihan kurban selesai dilakukan.

Bukan Sekadar Ritual Tahunan

Banyak orang datang ke salat Id hanya karena kebiasaan tahunan. Padahal ada makna besar yang sering terlupa di balik gema takbir dan lautan jamaah.

Idul Adha mengajarkan:

  • keikhlasan,
  • pengorbanan,
  • dan kepatuhan kepada Allah SWT.

Di beberapa lapangan desa, jamaah kadang duduk berhimpitan di atas tikar tipis sambil menahan panas matahari yang mulai naik. Ada anak kecil yang tertidur di pangkuan ayahnya ketika khutbah berlangsung agak panjang. Sementara pedagang balon dan mainan mulai berdiri di pinggir jalan bahkan sebelum imam selesai berdoa.

Momen itu sederhana.

Namun justru di situlah Idul Adha terasa sangat manusiawi.

Karena salat Id bukan hanya tentang gerakan dan takbir. Melainkan tentang bagaimana manusia kembali belajar tunduk, kecil, dan berserah diri di hadapan Allah SWT.

Kadang yang membuat pagi Idul Adha terasa begitu menyentuh bukan hanya gema takbirnya, tetapi kesadaran kecil bahwa sejauh apa pun manusia berjalan, hatinya selalu mencari jalan untuk kembali pulang kepada Tuhan. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • doa mulai kerja

    Jangan Mulai Kerja Tanpa Doa Ini, Dampaknya Mengejutkan

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Doa mulai kerja menjadi amalan penting yang sering diabaikan, padahal doa ketika memulai pekerjaan bisa membuka pintu rezeki, menghadirkan keberkahan, dan menenangkan hati. Banyak orang fokus pada strategi kerja, namun lupa bahwa keberhasilan juga dipengaruhi oleh doa sebelum bekerja, niat yang benar, serta tawakal kepada Allah. Di tengah tekanan hidup modern, mengawali […]

  • Data perbandingan skor IDSD 2025 Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Tasikmalaya berdasarkan 12 pilar penilaian.

    IDSD 2025 Bicara: Kota Tasikmalaya Unggul, Kabupaten Harus Gaspol

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Rilis IDSD 2025 atau Indeks Desa dan Daerah 2025 langsung memantik perhatian publik Tasikmalaya. Data terbaru itu memperlihatkan jarak yang tidak kecil antara Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Tasikmalaya. Kota membukukan skor 4,05, sementara kabupaten bertahan di angka 3,52. Adapun rata-rata nasional berada di 3,50. Angka tersebut bukan sekadar statistik tahunan. Sebaliknya, […]

  • KPK geledah rumah Ono Surono

    Drama Baru Kasus Bekasi: KPK Datangi Rumah Ono Surono di Bandung

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 124
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus KPK geledah rumah Ono Surono menjadi sorotan publik setelah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi mendatangi kediaman politisi Jawa Barat tersebut. Penggeledahan rumah Ono Surono oleh KPK terkait dugaan korupsi proyek di Kabupaten Bekasi langsung memicu perhatian karena kasus ijon proyek kini berkembang semakin luas. Langkah KPK ini menandai fase baru penyidikan […]

  • miras ilegal

    Pemkot Tasikmalaya Musnahkan Ribuan Miras Ilegal

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Pemkot Tasikmalaya musnahkan ribuan botol miras ilegal demi ketertiban dan perlindungan kesehatan warga. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kota Tasikmalaya memusnahkan ribuan botol minuman keras ilegal hasil pengamanan aparat. Langkah ini menegaskan arah kebijakan daerah dalam menjaga ketertiban umum sekaligus melindungi kesehatan warga dari dampak peredaran miras yang tidak terkendali. Sebanyak 6.489 botol miras ilegal […]

  • pemutihan BPJS Kesehatan

    Pemutihan BPJS Kesehatan Dimulai Akhir 2025, Simak Syarat dan Verifikasinya

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Kabar gembira bagi peserta! Pemutihan BPJS Kesehatan akan dimulai akhir 2025. Cek syarat registrasi ulang, kategorinya, dan penekanan verifikasi data.. Menko PM Umumkan Tunggakan BPJS Kesehatan Dibebaskan albadarpost.com, HUMANIORA – Pemerintah secara resmi memulai langkah signifikan dalam upaya perlindungan sosial dengan rencana pemutihan BPJS Kesehatan, sebuah inisiatif yang bertujuan membebaskan jutaan warga miskin dari belitan […]

  • Ilustrasi refleksi makna zuhud dalam kehidupan modern dengan seseorang merenung di tengah hiruk pikuk dunia

    Zuhud atau Malas Berkedok Agama? Ini yang Jarang Berani Dibahas

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 126
    • 0Komentar

    pi albadarpost.com, OPINI – Makna zuhud sering terdengar mulia. Namun dalam praktik, zuhud dalam Islam kerap berubah arah. Banyak yang menyebut hakikat zuhud sebagai hidup sederhana tanpa ambisi. Bahkan, ada yang menjadikannya alasan untuk tidak bergerak. Pertanyaannya sederhana. Ini benar zuhud… atau sekadar nyaman tidak berusaha? Ketika Zuhud Dijadikan Alasan, Bukan Pilihan Sadar Fenomena ini […]

expand_less