Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Dishub Tasikmalaya Jaga Ketat Jalan Gunungsari-Cipanas

Dishub Tasikmalaya Jaga Ketat Jalan Gunungsari-Cipanas

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 14 jam yang lalu
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pagi di Perempatan Cipanas Galunggung Sukaratu, Selasa (12/5/2026), terasa sedikit berbeda. Udara masih dingin. Kabut tipis belum sepenuhnya hilang dari sekitar Kampung Nyalindung, Jawa Barat. Namun di sisi jalan, tiga petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Tasikmalaya sudah berdiri sejak pagi sambil memperhatikan kendaraan yang melintas satu per satu.

Sesekali suara rem angin truk terdengar keras dari kejauhan. Lalu kendaraan besar itu melambat. Sopir membuka kaca, berbicara singkat dengan petugas, kemudian memutar arah.

Situasi seperti itu terus berulang sepanjang pagi.

Di titik tersebut kini berdiri papan peringatan cukup mencolok bertuliskan larangan kendaraan besar dengan lebar lebih dari 2,1 meter memasuki Jalur Gunungsari-Cipanas. Jalan yang selama beberapa waktu terakhir dikeluhkan warga karena cepat rusak itu akhirnya mulai dijaga ketat.

Langkah Dishub Kabupaten Tasikmalaya ini langsung menjadi perhatian masyarakat. Sebab sebelumnya, warga berkali-kali menyuarakan keluhan soal aktivitas kendaraan tambang pasir yang melintas hampir setiap hari.

Warga Sempat Pesimistis, Kini Mulai Percaya

Tidak sedikit warga yang awalnya mengaku pesimistis. Mereka sudah terlalu sering mendengar rencana pengawasan, tetapi kondisi jalan tetap rusak.

Aspal yang baru diperbaiki perlahan kembali retak. Di beberapa titik bahkan sempat bergelombang akibat kendaraan bertonase berat yang terus melintas.

Karena itu, suasana audiensi antara warga dan Dishub pada Senin lalu berlangsung cukup tegang. Forum Antasari bersama sejumlah tokoh masyarakat meminta pemerintah bergerak lebih serius.

Dan ternyata, sehari setelah pertemuan itu, petugas benar-benar turun ke lapangan.

“Kami lihat sendiri sekarang ada penjagaan. Ini yang warga tunggu sebenarnya,” kata Kristiawan, Koordinator Forum Antasari.

Menurut dia, masyarakat tidak pernah melarang aktivitas usaha berjalan. Namun warga juga ingin jalan desa tetap aman digunakan anak sekolah, pengendara motor, hingga mobil warga yang setiap hari melintas.

Apalagi jalur tersebut baru selesai dibangun beberapa bulan lalu.

Jalur Desa Tak Mau Lagi Jadi Korban

Kepala Desa Gunungsari, Susandi, tampak beberapa kali ikut memantau kondisi di sekitar lokasi penjagaan

Jalan Gunungsari Cipanas. Ia menyebut pengawasan ini menjadi langkah penting agar pembangunan jalan tidak kembali sia-sia.

Baginya, jalan desa bukan sekadar akses penghubung antarwilayah. Jalan itu dipakai warga untuk bekerja, membawa hasil pertanian, hingga aktivitas ekonomi harian.

“Kalau rusak lagi, yang paling terasa ya masyarakat kecil,” ujarnya.

Ia juga menyinggung kondisi anggaran pemerintah yang saat ini harus digunakan seefisien mungkin. Karena itu, menjaga jalan yang sudah dibangun dianggap jauh lebih penting dibanding terus melakukan perbaikan berulang.

Di sisi lain, suasana di lokasi penjagaan juga mulai berubah. Jika sebelumnya kendaraan besar bebas melintas, kini banyak sopir memilih berhenti lebih dulu sebelum masuk jalur Gunungsari.

Sebagian terlihat berdiskusi singkat dengan petugas. Ada pula yang langsung memutar kendaraan tanpa banyak bicara.

Dishub Mulai Tunjukkan Langkah Nyata

Dishub Kabupaten Tasikmalaya membagi pengawasan menjadi dua sesi, mulai pukul 07.00 hingga 18.00 WIB. Pola itu dilakukan agar kendaraan tambang tidak lagi leluasa masuk pada jam-jam tertentu.

Warga menilai langkah tersebut jauh lebih terasa dibanding pengawasan sebelumnya yang hanya berlangsung sesaat.

Selain penjagaan langsung, muncul pula wacana pemasangan portal permanen sebagai solusi jangka panjang. Rencana itu masih dalam tahap kajian karena harus menyesuaikan aturan dan kebutuhan teknis di lapangan.

Meski begitu, masyarakat berharap pengawasan tidak berhenti setelah perhatian publik mereda.

Sebab bagi warga Gunungsari dan Tawangbanteng, persoalan ini bukan hanya soal jalan rusak. Ada rasa lelah karena bertahun-tahun melihat infrastruktur desa cepat hancur sementara aktivitas kendaraan besar terus berjalan.

Kini setidaknya ada tanda bahwa suara warga mulai benar-benar didengar.

Dan pagi itu, ketika satu per satu truk besar diminta putar balik di simpang Cipanas, banyak warga hanya berdiri memperhatikan dari pinggir jalan. Tidak bersorak. Tidak juga bertepuk tangan.

Tetapi dari wajah mereka, tampak ada rasa lega yang pelan-pelan kembali tumbuh.

Kadang warga desa tidak menuntut banyak. Mereka hanya ingin jalan yang dibangun dengan uang rakyat bisa bertahan lebih lama daripada debu dan roda truk yang setiap hari melindasnya. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • santet dalam Islam

    Hukum Santet dalam Islam dan Risikonya bagi Tauhid

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kepercayaan terhadap santet masih hidup di sebagian masyarakat. Namun, para ulama menegaskan bahwa santet dalam Islam hukumnya haram dan termasuk perbuatan syirik. Keyakinan ini bukan sekadar persoalan mistik, tetapi menyentuh inti keimanan umat. Islam mengakui adanya sihir sebagai ujian, tetapi melarang umat menggantungkan nasib kepada kekuatan selain Allah Swt.. Dampaknya tidak hanya […]

  • Prediksi Persija vs Persebaya

    Duel Panas Persija vs Persebaya, Ini Skor yang Paling Masuk Akal

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pertandingan Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya pada 11 April 2026 menjadi salah satu laga paling dinanti di Liga 1. Prediksi Persija vs Persebaya langsung menarik perhatian karena mempertemukan dua tim besar dengan karakter berbeda. Selain itu, banyak penggemar juga mencari prediksi skor Persija vs Persebaya serta analisis kekuatan kedua tim jelang […]

  • Nabi Ayub AS

    Refleksi Harian dari Kisah Nabi Ayub AS

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Kisah Nabi Ayub AS mengajarkan keteguhan iman saat kehilangan harta, keluarga, dan kesehatan. albadarpost.com, OPINI – Hidup modern bergerak cepat, tetapi rapuh. Krisis kesehatan, tekanan ekonomi, dan permasalahan sosial bisa datang tanpa aba-aba. Dalam situasi seperti ini, kisah Nabi Ayub AS tidak berhenti sebagai cerita masa lalu. Ia hadir sebagai cermin harian tentang bagaimana manusia […]

  • lokal kereta

    Tampilan Beda Kereta pada Nataru 2025–2026

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Kolaborasi Kementerian Ekraf dan KAI hadirkan IP lokal di kereta Nataru untuk perkuat ekonomi kreatif nasional. albadarpost.com, HUMANIORA – Libur Natal dan Tahun Baru biasanya identik dengan koper besar, jadwal padat, dan kursi kereta yang penuh. Namun bagi sebagian penumpang kereta api pada Nataru 2025–2026, perjalanan kali ini menghadirkan kejutan kecil yang menyenangkan: rangkaian kereta […]

  • radikalisme digital

    Eks Kepala Densus 88 Peringatkan Radikalisme Digital yang Bidik Remaja

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Eks Kepala Densus 88 mengingatkan radikalisme digital makin menyasar remaja dan menuntut pengawasan keluarga Radikalisme Digital Kian Masif, Mantan Kepala Densus 88 Ingatkan Ancaman pada Remaja albadarpost.com, HUMANIORA – Peringatan keras kembali muncul dari aparat keamanan mengenai peningkatan radikalisme digital yang kini menyasar kelompok usia paling rentan: remaja awal. Mantan Kepala Detasemen Khusus 88 Antiteror […]

  • Cendekia: Ruang Ilmu, Ruang Pencerahan

    Cendekia: Ruang Ilmu, Ruang Pencerahan

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 33
    • 0Komentar

    albadarpost.com – CENDEKIA. Rubrik Cendekia di albadarpost.com hadir sebagai ruang yang menyalakan api pengetahuan dan semangat literasi bagi seluruh lapisan masyarakat. Nama “Cendekia” dipilih bukan sekadar sebagai simbol kaum terpelajar, tetapi juga sebagai pengingat bahwa setiap manusia memiliki hak untuk belajar, berpikir, dan berkembang tanpa dibatasi oleh keadaan sosial maupun ekonomi. Dalam konteks perjuangan sosial, […]

expand_less