Sekda Naik Haji, Siapa Pengganti Sementara? Clue Viman Bikin ASN Tegang
- account_circle redaktur
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan memberi keterangan soal calon Plh Sekda Tasikmalaya tahun 2026.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH — Jabatan Plh Sekda Tasikmalaya mulai memancing perhatian publik menjelang keberangkatan Sekda definitif, Asep Goparulloh, ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji pada 13 Mei 2026. Posisi strategis pengendali birokrasi itu kini menjadi bahan pembicaraan hangat di lingkungan ASN maupun masyarakat Kota Tasikmalaya.
Spekulasi mengenai calon Pelaksana Harian Sekda Tasikmalaya semakin menguat setelah Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, memberikan sinyal soal arah penunjukan pejabat sementara tersebut. Meski belum menyebut nama secara terang-terangan, Viman memastikan proses penunjukan akan dilakukan secara teknokratis dan struktural.
“Kalau Plh, saya pasti menggunakan pendekatan teknokratis dan struktural. Arahnya jelas dari jajaran Asda,” ujar Viman usai menghadiri kegiatan bersama serikat buruh di salah satu rumah makan di Jalan Letjen Mashudi, Minggu (3/5/2026).
Pernyataan itu langsung memunculkan berbagai spekulasi di internal pemerintahan. Nama-nama Asisten Daerah atau Asda mulai ramai diperbincangkan sebagai kandidat kuat pengisi kursi Plh Sekda selama Asep Goparulloh menjalankan ibadah haji.
Kursi Plh Sekda Dinilai Vital untuk Kendali Birokrasi
Posisi Plh Sekda Tasikmalaya dinilai sangat strategis karena menjadi pusat koordinasi jalannya pemerintahan daerah ketika Sekda definitif tidak berada di tempat.
Selain mengatur ritme birokrasi, Plh Sekda juga berperan menjaga stabilitas administrasi lintas organisasi perangkat daerah atau OPD. Karena itu, penunjukan pejabat pengganti sementara tidak bisa dilakukan sembarangan.
Di lingkungan ASN Kota Tasikmalaya, pembahasan mengenai siapa sosok yang bakal mengisi posisi tersebut mulai berkembang sejak beberapa hari terakhir. Sejumlah pejabat Asda disebut memiliki peluang karena secara struktur berada paling dekat dengan tugas koordinatif Sekda.
Namun demikian, hingga kini Pemkot Tasikmalaya masih belum mengumumkan nama resmi yang akan ditunjuk.
Viman Tegaskan Plh Tidak Bisa Ambil Keputusan Strategis
Di tengah munculnya berbagai asumsi publik, Viman juga menegaskan bahwa jabatan Plh memiliki batas kewenangan yang jelas.
Menurutnya, Pelaksana Harian Sekda tidak memiliki otoritas penuh untuk melakukan perubahan strategis, terutama terkait mutasi atau pergantian jabatan di lingkungan pemerintahan.
“Plh itu bukan jabatan yang bisa langsung melakukan bongkar pasang kebijakan. Semua tetap harus dikoordinasikan dengan pejabat definitif,” tegasnya.
Pernyataan tersebut sekaligus meredam spekulasi liar mengenai kemungkinan adanya perubahan besar di birokrasi selama Sekda definitif menjalankan ibadah haji.
Selain itu, Viman menekankan bahwa roda pemerintahan harus tetap berjalan normal tanpa menimbulkan kegaduhan administratif.
Nama-Nama Asda Mulai Jadi Perbincangan ASN
Meski Wali Kota belum membuka identitas calon Plh secara terbuka, suasana internal birokrasi mulai dipenuhi berbagai prediksi.
Sejumlah ASN menyebut sosok dari jajaran Asda memiliki peluang paling besar karena dianggap memahami pola koordinasi pemerintahan dan ritme kerja lintas OPD.
Selain pengalaman birokrasi, faktor komunikasi dan kemampuan menjaga stabilitas pemerintahan juga disebut menjadi pertimbangan penting dalam menentukan Plh Sekda.
Situasi ini membuat kursi Plh Sekda menjadi perhatian serius, meskipun statusnya hanya sementara.
Di sisi lain, publik juga menaruh perhatian karena posisi Sekda selama ini dikenal sebagai salah satu pusat kendali pemerintahan daerah setelah kepala daerah.
Penunjukan Plh Sekda Dipastikan Tidak Lama Lagi
Dengan jadwal keberangkatan Asep Goparulloh yang semakin dekat, penetapan Plh Sekda diperkirakan akan diumumkan dalam waktu dekat.
Pemkot Tasikmalaya memastikan proses administrasi tetap berjalan normal selama Sekda definitif menjalankan ibadah haji.
Selain menjaga stabilitas pemerintahan, penunjukan Plh juga penting untuk memastikan pelayanan publik tidak terganggu selama masa transisi sementara tersebut.
Karena itu, publik kini menunggu siapa figur yang akhirnya dipercaya Wali Kota untuk memegang kendali sementara birokrasi Kota Tasikmalaya.
Di balik tenangnya kursi birokrasi, selalu ada pertarungan pengaruh yang tak terlihat. Dan kali ini, satu “clue” dari Viman cukup membuat Balai Kota Tasikmalaya mendadak panas. (Red)
- Penulis: redaktur

Saat ini belum ada komentar