Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Polres Tasikmalaya Hadirkan Khitanan dan Pengobatan Gratis

Polres Tasikmalaya Hadirkan Khitanan dan Pengobatan Gratis

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HUMANIORA – Bakti Kesehatan Polres Tasikmalaya menjadi salah satu wajah lain peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Tasikmalaya. Selain menghadirkan donor darah dan pengobatan gratis, kegiatan sosial yang berlangsung di Ruang Dokkes Mapolres Tasikmalaya, Rabu (17/6/2026), itu juga menyisakan kisah-kisah kecil yang menghangatkan hati. Mulai dari senyum para lansia yang mendapatkan layanan kesehatan hingga tangis anak-anak peserta khitanan yang kemudian berubah menjadi tawa.

Sejak pagi, suasana di lingkungan Mapolres Tasikmalaya terlihat berbeda. Warga dari Kecamatan Mangunreja dan sekitarnya mulai berdatangan. Sebagian datang untuk memeriksakan kesehatan, sementara sebagian lainnya mendampingi anak mereka mengikuti khitanan massal.

Di sudut lain, petugas medis tampak sibuk melayani masyarakat. Para anggota Polri, TNI, Bhayangkari, hingga relawan PMI Kabupaten Tasikmalaya bekerja berdampingan dalam suasana penuh keakraban.

HUT Bhayangkara ke-80 Menjadi Momentum Berbagi

Kegiatan bakti kesehatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Tasikmalaya, AKBP Dr. Wahyu Pristha Utama, didampingi Wakapolres Tasikmalaya, Kompol Asep Muslihat Sutarwan, serta jajaran Pejabat Utama Polres Tasikmalaya.

Selain personel Polri, kegiatan itu juga melibatkan unsur TNI, Bhayangkari Cabang Tasikmalaya, dan tim Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tasikmalaya.

Karena itu, suasana kebersamaan dan sinergitas begitu terasa sepanjang pelaksanaan kegiatan.

Tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, Polres Tasikmalaya juga berupaya menghadirkan manfaat yang langsung dirasakan masyarakat melalui berbagai layanan kesehatan secara cuma-cuma.

Donor Darah hingga Pengobatan Gratis Diserbu Warga

Salah satu kegiatan yang mendapat perhatian besar adalah aksi donor darah.

Puluhan kantong darah berhasil terkumpul melalui kolaborasi antara personel Polri, anggota TNI, Bhayangkari, dan PMI Kabupaten Tasikmalaya.

Selain itu, layanan pengobatan gratis juga ramai didatangi warga.

Di ruang pemeriksaan, para lansia terlihat sabar menunggu giliran. Beberapa anak kecil duduk di samping orang tua mereka sambil memegang obat dan vitamin yang baru diterima.

Masyarakat mendapatkan pemeriksaan tekanan darah, konsultasi medis, hingga obat-obatan sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing.

Karena itu, kehadiran layanan tersebut disambut antusias oleh warga yang selama ini membutuhkan akses kesehatan yang lebih mudah.

Khitanan Massal Menjadi Momen Paling Mengharukan

Di antara seluruh rangkaian kegiatan, khitanan massal menjadi agenda yang paling menyentuh perhatian.

Suara tangis anak-anak sesekali terdengar dari ruang tindakan. Namun beberapa menit kemudian, suasana berubah menjadi lebih hangat ketika para petugas medis dan panitia berusaha menghibur mereka.

Sebagian anak tampak memegang bingkisan yang diberikan panitia. Ada pula yang mulai tersenyum setelah mendapatkan pendampingan dari tenaga kesehatan.

Momen sederhana tersebut menghadirkan pemandangan yang sulit dilupakan.

Di tengah rasa takut yang mereka alami, hadir banyak tangan yang memberikan dukungan dan semangat.

Polri Ingin Hadir Lebih Dekat dengan Masyarakat

Kapolres Tasikmalaya, AKBP Dr. Wahyu Pristha Utama, mengatakan bahwa bakti kesehatan merupakan salah satu bentuk pengabdian nyata Polri kepada masyarakat dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80.

“Kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian sosial Polri, khususnya Polres Tasikmalaya, terhadap sesama. Di usia Bhayangkara yang ke-80 ini, kami ingin memberikan pengabdian dan kontribusi yang riil. Melalui donor darah, pengobatan gratis, dan khitanan massal ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus meningkatkan derajat kesehatan warga,” ungkapnya.

Menurutnya, sinergi antara Polri, TNI, PMI, serta berbagai elemen lainnya menjadi bukti bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak hanya hadir dalam bentuk menjaga keamanan, tetapi juga melalui aksi kemanusiaan.

Hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai, suasana di Mapolres Tasikmalaya berlangsung tertib dan kondusif.

Satu per satu warga meninggalkan lokasi dengan wajah lega.

Sebagian membawa obat dan vitamin. Sebagian lagi menggandeng anak mereka yang baru selesai dikhitan.

Namun lebih dari itu, mereka pulang dengan membawa perasaan bahwa masih ada banyak tangan yang siap hadir ketika masyarakat membutuhkan.

Pengabdian tidak selalu hadir dalam suara sirene dan seragam di jalanan. Kadang, ia datang lewat setetes darah yang didonorkan, obat yang diberikan, dan senyum anak-anak yang pulang dengan keberanian baru. (GZ)

 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aneka usaha kuliner rumahan unik seperti dessert modern, frozen food sehat, dan jajanan tradisional premium

    Sepi Pesaing! Usaha Kuliner Rumahan Ini Diam-Diam Bikin Cuan

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang jualan makanan. Tapi tidak semua benar-benar untung. Menariknya, usaha kuliner rumahan yang terlihat sederhana justru sering menghasilkan lebih cepat—terutama yang masuk kategori kuliner rumahan sepi pesaing. Dengan ide tepat dan eksekusi cerdas, bisnis makanan rumahan bisa langsung dilirik pasar tanpa harus perang harga. Di sinilah peluangnya. Banyak yang belum sadar. […]

  • Elon Musk memprediksi AI dan robot akan menggantikan jutaan pekerjaan manusia dan mengubah relevansi pendidikan tinggi

    Elon Musk: Kuliah Akan Kuno di Era AI dan Robot

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Elon Musk kembali memicu perdebatan global setelah memproyeksikan bahwa pendidikan tinggi berpotensi menjadi “kuno” di era kecerdasan buatan dan robotika. Pendiri Tesla dan SpaceX itu menilai perkembangan teknologi akan mengubah masa depan pekerjaan AI dan robot secara drastis, bahkan menggantikan jutaan pekerja manusia di berbagai sektor. Pernyataan tersebut bukan sekadar spekulasi. […]

  • MK UU Pers 145/PUU-XXIII/2025

    Putusan MK Tegaskan Garis Merah Sengketa Jurnalistik

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan batas tegas antara sengketa jurnalistik dan tindak pidana. Dalam Putusan Nomor 145/PUU-XXIII/2025, MK menyatakan bahwa karya jurnalistik tidak dapat langsung diproses secara pidana atau perdata tanpa melalui mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Putusan tersebut memperjelas posisi Dewan Pers sebagai pintu awal […]

  • Ka’bah

    Ini 3 Mekanisme Prioritas Keberangkatan Haji yang Resmi dan Legal

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 72
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Antrean haji reguler di Indonesia yang terus memanjang membuat informasi soal percepatan porsi haji semakin banyak dicari masyarakat. Tidak sedikit calon jemaah berharap bisa berangkat lebih cepat, terutama mereka yang ingin mendampingi orang tua lanjut usia atau berangkat bersama pasangan. Di sejumlah daerah, masa tunggu haji bahkan sudah mencapai lebih dari […]

  • Petugas kepolisian menjelaskan proses hukum penetapan tersangka kasus penganiayaan Banser Tangerang

    Polisi Tegaskan Proses Penetapan Tersangka Penganiayaan Banser Tangerang

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Penegakan hukum kembali menjadi sorotan publik setelah polisi menetapkan Habib Bahar bin Smith sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan Banser Tangerang. Peristiwa ini menarik perhatian luas karena melibatkan tokoh publik serta organisasi kemasyarakatan. Namun di balik hiruk pikuk pemberitaan, satu hal penting patut dipahami bersama: bagaimana sebenarnya penyidik bekerja dalam menetapkan seseorang […]

  • Audit RSUD dr. Soekardjo

    Temuan Berulang, Ada Apa dengan RSUD dr Soekardjo?

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Audit RSUD dr. Soekardjo tidak banyak warga yang membacanya dari halaman pertama sampai halaman terakhir. Sebagian besar masyarakat mungkin tidak pernah melihat dokumen pemeriksaan sama sekali. Namun publik biasanya memahami satu hal sederhana. Jika sebuah masalah sudah ditemukan, sudah dicatat, bahkan sudah diberi rekomendasi perbaikan, maka masalah yang sama semestinya tidak kembali […]

expand_less