Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Pemkab Bogor Bentuk Dinas Baru

Pemkab Bogor Bentuk Dinas Baru

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • visibility 195
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pemkab Bogor membentuk dua dinas baru untuk memperkuat layanan publik dan penataan tata ruang sejak 2026.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Bogor mengawali tahun 2026 dengan langkah penataan birokrasi. Dua satuan kerja perangkat daerah (SKPD) baru resmi dibentuk dan mulai beroperasi. Kebijakan ini tidak sekadar perubahan struktur organisasi, tetapi diarahkan untuk menjawab persoalan layanan publik yang selama ini dinilai belum optimal, terutama di sektor pertanahan dan kebudayaan.

Dua dinas tersebut adalah Dinas Pertanahan dan Tata Ruang serta Dinas Kebudayaan. Keduanya mulai berkantor di Vivo Mall, Jalan Raya Jakarta–Bogor, Cibinong. Penempatan lokasi kerja di pusat perbelanjaan ini sekaligus menandai pendekatan baru pemerintah daerah dalam mengelola pelayanan publik dan pemanfaatan ruang kota.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan, pembentukan dua dinas baru merupakan bagian dari penataan struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) untuk memperkuat fungsi pelayanan pemerintah daerah.


Dinas Baru Bogor dan Penataan Kelembagaan

Rudy menjelaskan, dari seluruh perubahan SOTK yang dilakukan, hanya dua organisasi perangkat daerah yang benar-benar baru. Selebihnya merupakan penyesuaian nomenklatur serta penambahan fungsi pada dinas yang sudah ada.

Baca juga: Longsor Jatinangor Menimpa Pekerja

“Organisasi perangkat daerah yang benar-benar baru hanya dua, yaitu Dinas Pertanahan dan Tata Ruang serta Dinas Kebudayaan. Selebihnya perubahan nomenklatur dan penambahan fungsi,” ujar Rudy saat pengukuhan SOTK baru di Cibinong.

Pembentukan Dinas Pertanahan dan Tata Ruang difokuskan untuk menangani persoalan pertanahan yang selama ini menjadi isu krusial di Kabupaten Bogor. Kompleksitas sengketa lahan, alih fungsi wilayah, hingga keterlambatan perencanaan tata ruang menjadi pekerjaan rumah yang ingin diselesaikan melalui dinas khusus ini.

Salah satu target utama dinas tersebut adalah percepatan penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di setiap kecamatan. Kabupaten Bogor hingga kini belum memiliki RDTR yang lengkap, kondisi yang kerap memicu konflik pemanfaatan lahan dan ketidakpastian investasi.

“Fokus utama dinas ini adalah menuntaskan RDTR dan mengantisipasi alih fungsi lahan,” kata Rudy.


Dinas Kebudayaan dan Penguatan Identitas Daerah

Selain urusan ruang dan lahan, Pemkab Bogor juga memberi perhatian khusus pada sektor kebudayaan. Dinas Kebudayaan dibentuk sebagai wadah tersendiri untuk mengelola kekayaan budaya daerah yang dinilai belum tertangani secara maksimal.

Kabupaten Bogor memiliki jejak sejarah panjang, mulai dari peninggalan abad ke-5 hingga tradisi budaya yang masih hidup hingga kini. Selama ini, pengelolaan kebudayaan tersebar di beberapa unit kerja sehingga tidak fokus dan kurang terkoordinasi.

“Budaya kita luar biasa banyak. Ini perlu rumah sendiri agar pengelolaannya lebih maksimal,” ujar Rudy.

Baca juga: BPJS Kesehatan Tetapkan 21 Layanan Tak Ditanggung

Pembentukan dinas khusus ini diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai pelindung warisan budaya, tetapi juga mampu mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan sosial dan ekonomi daerah.


Penyesuaian OPD dan Konsep Bekerja dari Mal

Selain membentuk dinas baru, Pemkab Bogor juga melakukan penyesuaian pada sejumlah perangkat daerah lain. Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah berubah menjadi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida). Dinas Pemadam Kebakaran kini ditambah fungsi penyelamatan. Dinas Sosial mengalami penambahan bidang, serta dilakukan penyesuaian nomenklatur pada empat rumah sakit umum daerah.

Penempatan dua dinas baru dan satu unit pelaksana teknis (UPT) Badan Pendapatan Daerah di Vivo Mall bukan tanpa pertimbangan. Menurut Rudy, kebijakan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap investasi yang telah masuk ke Kabupaten Bogor.

“Vivo Mall sudah berinvestasi dan membangun, tetapi operasionalnya belum maksimal. Maka kami operasikan OPD di sini agar pelayanan berjalan sekaligus menghidupkan kembali aktivitas mal,” jelasnya.

Kebijakan berkantor di pusat perbelanjaan ini juga sejalan dengan arahan pemerintah pusat terkait konsep work from mall. Pemkab Bogor mengklaim telah menyiapkan skema tersebut sejak 2025 sebagai bagian dari adaptasi birokrasi terhadap perubahan pola kerja dan pelayanan publik.

Pembentukan dinas baru di Bogor menandai upaya pembenahan layanan publik, sekaligus uji efektivitas birokrasi yang lebih adaptif. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • radikalisme digital

    Kesbangpol Jabar Perketat Pencegahan Radikalisme Digital di Lingkungan Remaja

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Kesbangpol Jabar memperketat pencegahan radikalisme digital yang menyasar anak muda melalui game dan algoritma media sosial. albadarpost.com, PELITA – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jawa Barat memperketat langkah pencegahan radikalisme digital yang kini menyasar anak muda melalui pola penyusupan baru, termasuk konten video gim dan algoritma media sosial. Perubahan strategi ini penting karena kanal […]

  • Seblak Sultan Anak

    Seblak Sultan Creamy Ini Jadi Favorit Anak Saat Libur

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 130
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Seblak Sultan Anak, seblak creamy, dan resep seblak rumahan menjadi salah satu kata kunci kuliner yang banyak dicari selama musim libur sekolah. Bukan tanpa alasan. Selain memiliki cita rasa gurih dan creamy, seblak versi “Sultan” juga menghadirkan pengalaman makan yang lebih menyenangkan bagi anak-anak karena dipenuhi aneka topping favorit mereka. Menjelang sore […]

  • Ilustrasi arsip dokumen hukum kasus Jeffrey Epstein yang menyinggung tokoh global dalam Epstein Files 2026

    Epstein Files 2026: Nama Elite Global Mulai Terbuka

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 254
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Rilis Epstein files 2026 kembali mengguncang dunia. Sekitar tiga juta halaman dokumen yang berkaitan dengan kasus Jeffrey Epstein mulai dibuka ke publik. Meski sebagian besar arsip bersifat administratif dan hukum, sorotan global langsung mengarah pada satu pertanyaan kunci: siapa saja yang disebut di dalamnya? Bagi publik internasional, pembukaan dokumen ini bukan […]

  • caregiver Indonesia

    Beban Caregiver Kian Berat di Tengah Minimnya Kebijakan Negara

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Caregiver Indonesia memikul beban perawatan lansia tanpa perlindungan negara di tengah tekanan keluarga. albadarpost.com, LIFESTYLE – Di banyak rumah, aktivitas dimulai jauh sebelum subuh. Ada warga yang bangun bukan untuk bekerja, melainkan mengganti popok orang tua, menyiapkan obat, atau memastikan alat bantu napas berfungsi. Mereka bukan tenaga kesehatan, tetapi menjadi penopang utama perawatan harian. Peran […]

  • Aktivis KontraS disiram air keras memicu kekhawatiran publik. Teror terhadap aktivis HAM dinilai menjadi ancaman serius bagi demokrasi.

    Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Demokrasi Terancam?

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 187
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Hari itu seharusnya berjalan biasa. Namun dalam hitungan detik, semuanya berubah. Aktivis KontraS disiram air keras oleh orang tak dikenal setelah menjalankan aktivitas advokasi. Serangan mendadak ini langsung memicu kegemparan publik sekaligus memunculkan kekhawatiran besar: apakah teror terhadap aktivis HAM semakin nyata di Indonesia? Peristiwa ini tidak hanya meninggalkan luka fisik bagi […]

  • Learning Loss

    Nilai TKA Rendah: Learning Loss dan Kesenjangan Sekolah

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Nilai TKA rendah mencerminkan learning loss dan kesenjangan struktural pendidikan yang belum tertangani secara sistemik. albadarpost.com, HUMANIORA – Nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang rendah di berbagai daerah tidak dapat dipahami sekadar sebagai kegagalan siswa dalam menjawab soal. Data hasil TKA justru membuka persoalan yang lebih dalam: masalah struktural pendidikan nasional yang belum tertangani secara […]

expand_less