Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Dunia » Perebutan Kursi Tertinggi Iran Dimulai, Siapa Pengganti Khamenei?

Perebutan Kursi Tertinggi Iran Dimulai, Siapa Pengganti Khamenei?

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
  • visibility 142
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DUNIA — Proses penentuan pengganti Khamenei mulai menjadi fokus utama elite Iran setelah kematian pemimpin tertinggi negara tersebut. Sejumlah nama kuat muncul sebagai kandidat pemimpin tertinggi Iran baru, termasuk tokoh dari keluarga Khamenei, keturunan pendiri revolusi, dan figur politik berpengaruh. Selain itu, kalangan militer dan ulama konservatif disebut memainkan peran penting dalam menentukan arah suksesi.

Sesuai konstitusi Iran, pemimpin tertinggi baru akan dipilih oleh Assembly of Experts, lembaga ulama yang beranggotakan 88 orang yang memiliki kewenangan penuh dalam menentukan Supreme Leader. Namun demikian, proses ini tidak hanya bersifat religius, tetapi juga sangat politis.

Dewan kepemimpinan sementara saat ini menjalankan fungsi negara untuk menjaga stabilitas. Sementara itu, berbagai faksi mulai memperkuat posisi masing-masing kandidat.

Mojtaba Khamenei Jadi Kandidat Terkuat

Nama yang paling sering disebut sebagai pengganti Khamenei adalah Mojtaba Khamenei, putra dari pemimpin tertinggi yang wafat. Ia dikenal memiliki pengaruh besar di lingkaran kekuasaan meskipun tidak memegang jabatan publik resmi.

Selain itu, ia memiliki hubungan dekat dengan Korps Garda Revolusi Iran, kekuatan militer paling berpengaruh di negara tersebut. Dukungan militer menjadi faktor penting dalam proses suksesi.

Pengamat menilai Mojtaba dapat menjamin kesinambungan kebijakan yang sudah berjalan selama puluhan tahun. Namun demikian, kemungkinan suksesi keluarga juga berpotensi memicu perdebatan politik di dalam negeri.

Hassan Khomeini Punya Legitimasi Kuat

Kandidat lain yang mendapat perhatian besar adalah Hassan Khomeini, cucu pendiri Republik Islam Iran. Nama keluarga Khomeini memiliki pengaruh historis yang sangat kuat di kalangan ulama dan masyarakat.

Selain itu, ia dipandang sebagai figur yang dapat diterima berbagai kelompok. Beberapa analis menilai kehadirannya dapat membantu meredakan tekanan politik domestik.

Namun demikian, dukungan dari kelompok garis keras masih menjadi faktor penentu bagi peluangnya. Tanpa dukungan penuh dari elite keamanan, peluangnya dapat melemah.

Ali Larijani Muncul sebagai Figur Kompromi

Selain dua nama tersebut, Ali Larijani muncul sebagai kandidat kompromi yang kuat. Ia merupakan mantan ketua parlemen dan tokoh berpengalaman dalam politik Iran.

Larijani memiliki hubungan dengan berbagai faksi, termasuk militer, ulama, dan elite politik. Selain itu, perannya dalam masa transisi meningkatkan pengaruhnya di lingkaran kekuasaan.

Beberapa analis menilai Larijani dapat menjadi pilihan kompromi jika elite Iran menginginkan stabilitas tanpa konflik internal.

Faktor Militer dan Ulama Jadi Penentu

Proses pemilihan pemimpin tertinggi Iran tidak hanya bergantung pada faktor religius. Dukungan militer, terutama Garda Revolusi Iran, memiliki pengaruh besar dalam menentukan hasil akhir.

Selain itu, stabilitas nasional menjadi pertimbangan utama. Elite Iran berupaya memastikan transisi berjalan tanpa memicu krisis internal.

Assembly of Experts diperkirakan akan melakukan konsultasi intensif sebelum menentukan keputusan final. Proses ini dapat berlangsung cepat atau memakan waktu, tergantung dinamika politik.

Dampak Besar bagi Masa Depan Iran

Pemilihan pengganti Khamenei akan menentukan arah kebijakan Iran di masa depan. Pemimpin baru akan memegang kendali atas militer, keamanan, dan kebijakan luar negeri.

Selain itu, keputusan ini akan memengaruhi stabilitas kawasan Timur Tengah. Banyak negara memantau perkembangan situasi dengan cermat.

Untuk saat ini, tiga nama utama masih mendominasi bursa calon pemimpin tertinggi Iran. Namun demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan Assembly of Experts.

Transisi kepemimpinan ini menjadi salah satu momen paling penting dalam sejarah modern Iran. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kontroversi Balogun

    Keith Hackett Desak FIFA Selidiki Kontroversi Balogun

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 22
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Kontroversi Balogun kembali menjadi sorotan pada Piala Dunia 2026. Kasus kartu merah penyerang Folarin Balogun memicu perdebatan setelah mantan kepala organisasi wasit Inggris (PGMOL), Keith Hackett, meminta FIFA menyelidiki proses pengambilan keputusan terkait penundaan sanksi terhadap pemain tersebut. Selain itu, Hackett juga memberikan penilaian terhadap performa sejumlah wasit pada laga-laga perempat final […]

  • pesantren vs sekolah

    Bukan Sekadar Tempat Belajar, Ini 5 Hal yang Bikin Pesantren Berbeda

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Pesantren vs sekolah sering menjadi perbincangan menarik. Banyak yang penasaran dengan perbedaan pesantren dan sekolah umum, terutama karena sistem pendidikan keduanya terlihat berbeda. Namun, jika ditelusuri lebih dalam, pesantren tidak hanya menawarkan pendidikan akademik. Sebaliknya, pesantren menghadirkan pola hidup yang membentuk karakter secara menyeluruh. Sistem Pendidikan yang Lebih Menyeluruh Pertama, pesantren tidak […]

  • Sekelompok orang tersenyum dan saling mendukung dalam suasana hangat sebagai gambaran lingkungan positif dan sehat

    9 Tanda Lingkungan Positif yang Sering Tidak Disadari

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pernah merasa lebih tenang hanya karena berada di sekitar orang tertentu? Atau sebaliknya, cepat lelah meski tidak melakukan apa-apa? Hal seperti ini sering dianggap sepele, padahal bisa jadi itu tanda lingkungan positif atau justru sebaliknya. Banyak orang mencari ciri lingkungan positif, pergaulan sehat, atau suasana yang mendukung perkembangan diri, tetapi tidak benar-benar […]

  • doa ilmu bermanfaat

    Kenapa Ilmu Tidak Mengubah Hidup? Ini Doa yang Sering Dilupakan

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 132
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Doa ilmu bermanfaat sering dibaca, tetapi tidak semua orang merasakan dampaknya. Banyak yang rajin belajar, menghafal, bahkan mengikuti berbagai kajian. Namun anehnya, ilmu itu terasa “tidak hidup”. Tidak menenangkan, tidak membimbing, bahkan tidak mengubah perilaku. Di sinilah kita perlu memahami doa agar diberi ilmu bermanfaat, bukan sekadar membacanya, tetapi menjadikannya kunci agar […]

  • pelayanan publik desa

    Fenomena Kades Mundur, Pemerintahan Desa Kuningan Hadapi Ujian

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 164
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Fenomena pengunduran diri sejumlah kepala desa di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, memunculkan tantangan serius bagi keberlangsungan pemerintahan desa. Hingga awal 2026, tercatat puluhan desa tidak memiliki kepala desa definitif setelah para pejabatnya memilih mundur sebelum masa jabatan berakhir. Kondisi ini langsung berdampak pada stabilitas administrasi dan pelayanan publik desa. Dinas Pemberdayaan […]

  • belajar malam di pesantren

    7 Tradisi Santri Belajar Malam di Pesantren

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Banyak orang mengenal pesantren sebagai tempat mengaji dan belajar agama. Namun, tidak banyak yang mengetahui bagaimana suasana belajar malam di pesantren setelah waktu Isya tiba. Tradisi belajar malam di pesantren, kebiasaan santri pada malam hari, dan aktivitas santri setelah mengaji ternyata menyimpan banyak cerita yang jarang terlihat dari luar. Saat sebagian orang […]

expand_less