Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » KH Miftah Fauzi Menunggu Ketegasan Pemkot Tasikmalaya

KH Miftah Fauzi Menunggu Ketegasan Pemkot Tasikmalaya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
  • visibility 186
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – KH Miftah Fauzi menyatakan bahwa dirinya bersama ribuan pedagang Pasar Cikurubuk hingga kini masih menunggu ketegasan sikap Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam menyelesaikan persoalan pasar tradisional. Menurutnya, pasar rakyat bukan hanya urusan ekonomi, melainkan juga menyangkut martabat, keadilan, dan keberpihakan negara terhadap masyarakat kecil.

Hal tersebut disampaikan KH Miftah Fauzi saat ditemui di kediamannya, Kamis (29/1/2026). Ia mengungkapkan bahwa komunikasi dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya telah dilakukan secara langsung dan berjalan cukup baik. Namun, hingga kini, para pedagang masih belum melihat langkah konkret yang benar-benar dirasakan di lapangan.

KH Miftah Fauzi menuturkan bahwa keresahan pedagang Pasar Cikurubuk bukanlah persoalan baru. Ia menerima banyak laporan terkait kondisi pasar yang semakin tertekan, mulai dari turunnya daya beli, bertambahnya kios kosong, hingga ketidakpastian pengelolaan pasar. Dalam situasi tersebut, pedagang kecil harus berjuang bertahan di tengah persaingan yang kian berat.

Baca juga: Saat Amal Tak Lagi Dirindukan dan Dosa Tak Lagi Disesali

Salah satu persoalan utama yang disorot adalah praktik grosir dan distributor yang menjual barang secara eceran. Menurutnya, kondisi ini menciptakan persaingan usaha yang tidak seimbang karena pedagang kecil harus berhadapan langsung dengan pelaku usaha bermodal besar yang memiliki akses distribusi dan struktur harga lebih kuat.

KH Miftah Fauzi menilai, jika praktik tersebut dibiarkan, maka pasar rakyat akan semakin kehilangan fungsinya. Pasar yang seharusnya menjadi ruang hidup pedagang kecil justru berubah menjadi arena yang menyingkirkan mereka secara perlahan.

Ia menegaskan bahwa Pemkot Tasikmalaya memiliki peran kunci dalam menjaga keseimbangan tersebut. Pemerintah daerah, kata dia, tidak hanya berperan sebagai regulator, tetapi juga sebagai penjaga keadilan sosial di tingkat lokal. Ketika fungsi usaha tidak dijalankan sesuai perannya, maka negara wajib turun tangan.

Baca juga: Putusan MA Perberat Hukuman Korupsi

Dalam kerangka regulasi perdagangan nasional, negara telah memberikan dasar hukum yang jelas untuk melindungi pelaku usaha kecil dan menciptakan iklim usaha yang adil. Oleh karena itu, KH Miftah Fauzi menilai bahwa persoalan Pasar Cikurubuk bukan kekurangan aturan, melainkan soal keberanian dalam menjalankannya.

Ia menekankan bahwa dirinya tidak sedang mengajak konfrontasi, apalagi menolak keberadaan usaha besar. Yang ia dorong adalah kepemimpinan daerah yang berani mengambil sikap adil dan berpihak, agar pasar rakyat tidak terus menjadi korban dari sistem distribusi yang tidak tertata.

KH Miftah Fauzi menyatakan akan terus berdiri bersama pedagang Pasar Cikurubuk sembari menunggu langkah Pemkot Tasikmalaya. Ia berharap pemerintah daerah segera menunjukkan kebijakan yang jelas, konsisten, dan menyentuh akar persoalan.

Menurutnya, ketika negara hadir dengan sikap tegas dan humanis, pasar rakyat tidak hanya bisa bertahan, tetapi kembali menjadi fondasi ekonomi masyarakat kecil. Untuk saat ini, ribuan pedagang masih menunggu—menunggu Pemkot Tasikmalaya membuktikan keberpihakan tersebut dalam tindakan nyata. (GZ)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengawasan Wajib Pajak

    DJP Ubah Cara Awasi Wajib Pajak, Ini Aturan Terbarunya

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pengawasan wajib pajak memasuki babak baru. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) resmi menerapkan pedoman terbaru melalui Surat Edaran (SE) Nomor SE-8/PJ/2026 tentang Pedoman Pengawasan Kepatuhan Wajib Pajak. Aturan ini mengubah pendekatan pengawasan pajak dengan mengombinasikan pengumpulan data di lapangan dan pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung kepatuhan perpajakan. Melalui pedoman tersebut, DJP menjelaskan […]

  • MTQ Jawa Barat 2027

    Resmi! Garut Batal, MTQ Jawa Barat Digelar Awal 2027

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Perubahan besar terjadi pada agenda MTQ Jawa Barat 2027. Kabupaten Garut dipastikan tidak lagi menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Jawa Barat. Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengambil alih penyelenggaraan MTQ Provinsi Jawa Barat yang dijadwalkan berlangsung pada awal Januari 2027. Informasi tersebut mengacu pada Surat Lembaga […]

  • Selawat Kebangsaan

    Monas Jadi Awal Doa Indonesia Menyambut Kemerdekaan

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Bendera Merah Putih mulai berkibar di berbagai sudut Indonesia saat Agustus tiba. Namun, tahun ini masyarakat diajak menyambut Bulan Kemerdekaan dengan cara yang berbeda. Melalui Selawat Kebangsaan dan Zikir dan Doa Kebangsaan, Kementerian Agama mengundang masyarakat berkumpul di Lapangan Monas, Jakarta, untuk memanjatkan doa bersama bagi Indonesia. Kehadiran Habib Syech bin […]

  • Dedi Mulyadi Kampung Naga

    Tak Datang ke Kampung Naga, Pesan Dedi Mulyadi Justru Menggugah

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 184
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Dedi Mulyadi Kampung Naga menjadi sorotan setelah Gubernur Jawa Barat itu menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa hadir langsung ke kawasan adat tersebut. Dalam keterangannya, Dedi menilai akses menuju Kampung Naga terlalu sempit dan berisiko mengganggu mobilitas warga jika kunjungannya memicu kerumunan besar. Berbicara saat menyapa warga di Tasikmalaya, Senin (4/5/2026), Dedi […]

  • kesiapsiagaan bencana

    Pemkot Tasikmalaya Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Jelang Musim Hujan

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Tasikmalaya memperkuat kesiapsiagaan bencana dan pengamanan Nataru 2025/2026 lewat apel terpadu. albadarpost.com, LENSA – Pemerintah Kota Tasikmalaya masuk ke mode waspada. Memasuki musim hujan panjang dan momentum Natal–Tahun Baru, kesiapsiagaan bencana menjadi prioritas daerah. Pemerintah kota menegaskan langkah ini penting untuk melindungi warga dari ancaman hidrometeorologi dan memastikan aktivitas akhir tahun tetap aman. Pemkot Tasikmalaya […]

  • ASN Pangandaran

    Mayoritas ASN Pangandaran Kini Perempuan, Ini Datanya

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 163
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Perempuan kini menjadi wajah birokrasi Kabupaten Pangandaran. Data terbaru dalam Kabupaten Pangandaran Dalam Angka 2026 yang diterbitkan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pangandaran menunjukkan jumlah ASN Pangandaran berjenis kelamin perempuan mencapai 3.474 orang, hampir dua kali lipat dibandingkan ASN laki-laki yang berjumlah 1.950 orang hingga kondisi Desember 2025. Dominasi tersebut tidak […]

expand_less