Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » KH Miftah Fauzi Menunggu Ketegasan Pemkot Tasikmalaya

KH Miftah Fauzi Menunggu Ketegasan Pemkot Tasikmalaya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – KH Miftah Fauzi menyatakan bahwa dirinya bersama ribuan pedagang Pasar Cikurubuk hingga kini masih menunggu ketegasan sikap Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam menyelesaikan persoalan pasar tradisional. Menurutnya, pasar rakyat bukan hanya urusan ekonomi, melainkan juga menyangkut martabat, keadilan, dan keberpihakan negara terhadap masyarakat kecil.

Hal tersebut disampaikan KH Miftah Fauzi saat ditemui di kediamannya, Kamis (29/1/2026). Ia mengungkapkan bahwa komunikasi dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya telah dilakukan secara langsung dan berjalan cukup baik. Namun, hingga kini, para pedagang masih belum melihat langkah konkret yang benar-benar dirasakan di lapangan.

KH Miftah Fauzi menuturkan bahwa keresahan pedagang Pasar Cikurubuk bukanlah persoalan baru. Ia menerima banyak laporan terkait kondisi pasar yang semakin tertekan, mulai dari turunnya daya beli, bertambahnya kios kosong, hingga ketidakpastian pengelolaan pasar. Dalam situasi tersebut, pedagang kecil harus berjuang bertahan di tengah persaingan yang kian berat.

Baca juga: Saat Amal Tak Lagi Dirindukan dan Dosa Tak Lagi Disesali

Salah satu persoalan utama yang disorot adalah praktik grosir dan distributor yang menjual barang secara eceran. Menurutnya, kondisi ini menciptakan persaingan usaha yang tidak seimbang karena pedagang kecil harus berhadapan langsung dengan pelaku usaha bermodal besar yang memiliki akses distribusi dan struktur harga lebih kuat.

KH Miftah Fauzi menilai, jika praktik tersebut dibiarkan, maka pasar rakyat akan semakin kehilangan fungsinya. Pasar yang seharusnya menjadi ruang hidup pedagang kecil justru berubah menjadi arena yang menyingkirkan mereka secara perlahan.

Ia menegaskan bahwa Pemkot Tasikmalaya memiliki peran kunci dalam menjaga keseimbangan tersebut. Pemerintah daerah, kata dia, tidak hanya berperan sebagai regulator, tetapi juga sebagai penjaga keadilan sosial di tingkat lokal. Ketika fungsi usaha tidak dijalankan sesuai perannya, maka negara wajib turun tangan.

Baca juga: Putusan MA Perberat Hukuman Korupsi

Dalam kerangka regulasi perdagangan nasional, negara telah memberikan dasar hukum yang jelas untuk melindungi pelaku usaha kecil dan menciptakan iklim usaha yang adil. Oleh karena itu, KH Miftah Fauzi menilai bahwa persoalan Pasar Cikurubuk bukan kekurangan aturan, melainkan soal keberanian dalam menjalankannya.

Ia menekankan bahwa dirinya tidak sedang mengajak konfrontasi, apalagi menolak keberadaan usaha besar. Yang ia dorong adalah kepemimpinan daerah yang berani mengambil sikap adil dan berpihak, agar pasar rakyat tidak terus menjadi korban dari sistem distribusi yang tidak tertata.

KH Miftah Fauzi menyatakan akan terus berdiri bersama pedagang Pasar Cikurubuk sembari menunggu langkah Pemkot Tasikmalaya. Ia berharap pemerintah daerah segera menunjukkan kebijakan yang jelas, konsisten, dan menyentuh akar persoalan.

Menurutnya, ketika negara hadir dengan sikap tegas dan humanis, pasar rakyat tidak hanya bisa bertahan, tetapi kembali menjadi fondasi ekonomi masyarakat kecil. Untuk saat ini, ribuan pedagang masih menunggu—menunggu Pemkot Tasikmalaya membuktikan keberpihakan tersebut dalam tindakan nyata. (GZ)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMKM menarik pelanggan

    9 Cara Cerdas UMKM Dapat Pelanggan Baru, Nomor 7 Bikin Kaget!

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 23
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – UMKM menarik pelanggan menjadi tantangan utama di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat. Banyak pelaku usaha kecil mencoba berbagai cara, namun belum tentu efektif. Padahal, strategi menarik pelanggan baru bisa dilakukan dengan pendekatan kreatif, berbeda, dan jarang diketahui. Karena itu, memahami teknik unik dalam pemasaran UMKM akan membuka peluang besar untuk meningkatkan […]

  • Ilustrasi meja pejabat dengan dokumen anggaran yang bocor menggambarkan satir kebijakan efisiensi dan kebocoran anggaran negara.

    Kebocoran Anggaran Tetap Nikmat Walau Negara Bicara Hemat

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 18
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Pemerintah semakin sering menggaungkan efisiensi fiskal. Hampir setiap pidato kebijakan anggaran membawa pesan yang sama: belanja negara harus lebih hemat, lebih tepat sasaran, dan lebih disiplin. Namun di balik narasi tersebut, satu persoalan lama masih terus muncul dalam laporan audit dan perkara hukum: kebocoran anggaran. Istilah itu mungkin terdengar teknokratis. Padahal maknanya […]

  • Gedong Duwur

    Syuting Film Merusak Gedong Duwur, Pelestarian Cagar Budaya Diuji

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: Vandalisme saat syuting film merusak Gedong Duwur, ancam nilai sejarah Indramayu. albadarpost.com, EDITORIAL – Bangunan Cagar Budaya Gedong Duwur di Kabupaten Indramayu rusak setelah aktivitas produksi film layar lebar. Coretan, noda, dan tempelan material ditemukan di dinding bangunan kolonial berusia hampir 150 tahun itu. Kerusakan ini bukan sekadar insiden teknis produksi, tetapi bentuk […]

  • principal agent

    Membenahi Relasi Principal–Agent agar Bansos Tidak Terus Menyimpang

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Bantuan sosial selalu hadir dengan narasi niat baik negara. Pemerintah merancang bansos sebagai instrumen korektif untuk mengurangi ketimpangan dan melindungi kelompok rentan. Namun berulang kali, publik menyaksikan bagaimana kebijakan tersebut menyimpang dari tujuan awalnya. Masalah ini tidak dapat lagi dipahami sekadar sebagai kesalahan individu, melainkan sebagai kegagalan sistemik dalam relasi principal–agent. Dalam […]

  • shalat istikharah

    Panduan Lengkap Shalat Istikharah

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Panduan lengkap shalat istikharah: niat, tata cara, waktu pelaksanaan, dan cara memahami jawabannya. Panduan Lengkap Shalat Istikharah albadarpost.com, FOKUS – Dalam hidup, tidak semua persoalan memiliki jawaban hitam-putih. Banyak keputusan berada di wilayah abu-abu: sama-sama boleh, sama-sama masuk akal, tetapi menentukan arah hidup. Di titik inilah Islam mengenalkan satu ibadah yang sederhana namun dalam maknanya: […]

  • karhutla Aceh Barat

    Ketika Angin dan Gambut Memperparah Karhutla di Aceh Barat

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Aceh Barat terus meluas dalam beberapa hari terakhir. Kondisi alam berupa angin kencang, karakter lahan gambut, serta keterbatasan akses menuju lokasi kebakaran menjadi faktor utama yang memperbesar area terbakar dan menyulitkan upaya pemadaman di lapangan. Petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, […]

expand_less