Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » HUT Bhayangkara ke-80, Wabup Minta Polri Perkuat Kepercayaan Publik

HUT Bhayangkara ke-80, Wabup Minta Polri Perkuat Kepercayaan Publik

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAHHUT Bhayangkara ke-80 bukan sekadar peringatan hari jadi Kepolisian Negara Republik Indonesia. Momentum ini menjadi pengingat bahwa Polri dituntut terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat kepercayaan publik, dan menghadirkan penegakan hukum yang adil bagi seluruh masyarakat.

Pesan tersebut mengemuka dalam Upacara HUT Bhayangkara ke-80 yang berlangsung di Bale Kota Tasikmalaya, Jalan Letnan Harun, Kota Tasikmalaya, Rabu (1/7/2026).

Kapolresta Tasikmalaya AKBP Andi Purwanto bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd. Diky Candranegara, Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi, jajaran Forkopimda, perwakilan Kodim 0612/Tasikmalaya, Lanud Wiriadinata, serta sejumlah tamu undangan.

Kepercayaan Publik Menjadi Tantangan Utama Polri

Usai upacara, Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi menegaskan bahwa usia ke-80 menjadi titik penting bagi Polri untuk terus berbenah. Menurutnya, amanat Presiden menempatkan peningkatan kepercayaan masyarakat sebagai salah satu prioritas yang harus diwujudkan.

“Sesuai amanat Presiden, Polri harus meningkatkan kepercayaan publik. Ini patut diapresiasi dan tetap menjadi garda terdepan,” ujar Asep.

Ia menilai masyarakat memiliki harapan besar terhadap institusi kepolisian. Karena itu, Polri dituntut profesional, humanis, serta konsisten memberikan pelayanan dan penegakan hukum yang berintegritas.

“Harapan masyarakat begitu besar. Semakin dicintai, semakin profesional, dan memberikan teladan dalam penegakan hukum,” katanya.

Profesional, Humanis, dan Dekat dengan Masyarakat

Selain memperkuat profesionalisme, Asep menilai pendekatan humanis harus terus menjadi karakter utama Polri. Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak cukup hanya sebagai penegak hukum, melainkan juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Karena itu, ia berharap kegiatan sosial, pelayanan publik, dan komunikasi dengan warga terus diperkuat demi meningkatkan kepercayaan masyarakat.

“Pendekatan secara humanis dan kegiatan sosial harus terus dikuatkan,” ujarnya.

Pendekatan itu penting karena kepercayaan publik lahir dari penegakan hukum yang adil serta kehadiran polisi yang memberi rasa aman.

Hapus Stigma Hukum Tajam ke Bawah

Dalam kesempatan itu, Asep juga menyampaikan harapan agar Polri terus memperkuat prinsip keadilan dalam setiap proses penegakan hukum.

Menurutnya, stigma mengenai hukum yang dianggap “tajam ke bawah dan tumpul ke atas” harus menjadi evaluasi bersama agar tidak lagi melekat di tengah masyarakat.

“Jangan ada lagi hukum tumpul ke atas dan tajam ke bawah. Stereotip itu ke depan harus kita hilangkan bersama-sama,” tegasnya.

Ia menilai penerapan hukum yang adil kepada seluruh warga tanpa membedakan latar belakang akan menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik.

Momentum Berbenah di Usia Delapan Dekade

Bagi Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, HUT Bhayangkara ke-80 merupakan momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen Polri dalam menjawab harapan masyarakat yang terus berkembang.

Perubahan sosial, kemajuan teknologi, dan meningkatnya ekspektasi publik menuntut institusi kepolisian untuk terus beradaptasi. Profesionalisme, transparansi, akuntabilitas, serta pelayanan yang responsif menjadi faktor penting dalam menjaga legitimasi dan kepercayaan masyarakat.

Asep optimistis Polri mampu menjawab tantangan tersebut melalui pembenahan yang berkelanjutan.

“Ke depan perubahan Polri harus ditingkatkan dari sisi profesionalisme. Jangan ada lagi hukum seperti dulu,” ujarnya.

Menurutnya, apabila Polri mampu menjaga integritas, memberikan pelayanan terbaik, dan menegakkan hukum secara adil, maka yang bertambah bukan hanya usia institusi, melainkan juga kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian.

Delapan puluh tahun adalah perjalanan panjang. Namun, ukuran keberhasilan Polri bukan sekadar bertambahnya usia, melainkan semakin kuatnya kepercayaan rakyat. Sebab, ketika hukum ditegakkan secara adil dan pelayanan diberikan dengan hati, itulah hadiah terbesar bagi Bhayangkara di usia ke-80. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Iran vs Israel militer

    Militer Iran vs Israel: Siapa Lebih Kuat?

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 123
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Perbandingan Iran vs Israel militer selalu memicu perhatian global. Banyak orang bertanya, apakah kekuatan militer Iran lebih unggul dibanding militer Israel, atau justru sebaliknya. Faktanya, kedua negara memiliki keunggulan yang sangat berbeda, sehingga sulit menentukan pemenang secara sederhana. Di satu sisi, Iran unggul dalam jumlah dan strategi asimetris. Namun di sisi […]

  • Wali Kota Tasikmalaya menyampaikan penjelasan THR ASN melalui media sosial di tengah polemik pembayaran bertahap

    THR ASN Tasikmalaya Dicicil, Realistis atau Tanda Bahaya?

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 111
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kebijakan THR ASN Tasikmalaya yang dibayar bertahap memicu perdebatan publik. Sebagian warga melihatnya sebagai langkah realistis dalam pengelolaan keuangan daerah, sementara yang lain menilai ini sebagai sinyal tekanan fiskal yang serius. Di tengah situasi ini, Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, melalui akun Instagramnya @viman.alfarizi menyampaikan penjelasan resmi yang menegaskan komitmen […]

  • Ilustrasi pelaku UMKM menggunakan smartphone dan laptop untuk memasarkan produk secara online melalui media sosial dan marketplace.

    7 Cara UMKM Bertahan di Era Digital, Nomor 4 Bikin Omzet Melonjak

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 113
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Strategi UMKM era digital menjadi kunci penting bagi pelaku usaha kecil agar mampu bertahan di tengah persaingan bisnis modern. Saat ini, banyak konsumen mencari produk melalui internet, sehingga strategi UMKM bertahan di era digital dan pemanfaatan teknologi menjadi faktor utama kesuksesan bisnis. Selain itu, perkembangan media sosial dan marketplace membuka peluang […]

  • Kota Makkah

    7 Hal di Kota Makkah yang Membuat Hati Merasa Dekat dengan Langit

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 165
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tidak sedikit orang yang menitikkan air mata saat pesawat mulai meninggalkan Kota Makkah. Padahal mereka datang bukan untuk tinggal selamanya. Namun entah mengapa, ketika harus pulang, hati terasa berat. Kota Makkah memang berbeda. Banyak jemaah mengaku sulit menjelaskan perasaan mereka setelah melihat Ka’bah untuk pertama kali. Ada yang diam cukup lama. Ada […]

  • nilai kehidupan santri

    Jarang Disadari, Ini 9 Pelajaran Hidup Santri di Pesantren

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 135
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Nilai kehidupan santri menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter generasi muda. Di pesantren, santri tidak hanya belajar ilmu agama, tetapi juga menyerap nilai kehidupan santri, pendidikan karakter, dan pembentukan akhlak mulia secara menyeluruh. Oleh karena itu, pengalaman di pesantren sering kali melahirkan pribadi yang tangguh, mandiri, dan berintegritas tinggi di tengah tantangan […]

  • Wisuda UMTAS

    Di Balik Wisuda UMTAS Tasikmalaya, Ada Doa dan Air Mata Orang Tua

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 111
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Tangis itu akhirnya pecah ketika nama anak mereka dipanggil satu per satu menuju panggung wisuda. Di antara tepuk tangan yang menggema di ruangan, beberapa orang tua tampak sibuk menyeka air mata. Ada yang tersenyum sambil merekam lewat ponsel. Ada pula yang hanya menatap panggung tanpa banyak bicara, seolah sedang mengingat perjalanan panjang […]

expand_less