AIPDA Dadan Tewas dalam Kecelakaan Lingkar Utara Tasikmalaya
- account_circle redaktur
- calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
- visibility 49
- comment 0 komentar
- print Cetak

Motor milik korban di angkut mobil satlantas Polresta Tasikmalaya, Minggu (19/7/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kecelakaan Lingkar Utara Tasikmalaya kembali memakan korban jiwa. Insiden lalu lintas atau laka maut Lingkar Utara Tasikmalaya yang terjadi pada Minggu (19/7/2026) mengakibatkan seorang anggota aktif Polresta Tasikmalaya, AIPDA Dadan Herviyan, meninggal dunia di lokasi kejadian. Hingga kini, aparat kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Peristiwa itu berlangsung di Jalan Lingkar Utara, Kelurahan Sukamanah, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya. Korban diketahui merupakan personel Satuan Samapta Polresta Tasikmalaya yang bertugas di bidang administrasi.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun di lokasi, kecelakaan melibatkan sepeda motor Kawasaki Ninja RR bernomor polisi BP 6614 GA yang dikendarai korban dengan sebuah mobil pikap pengangkut sandal bernomor polisi Z 8706 WE.
Kronologi Kecelakaan Masih Didalami Polisi
Saat kejadian, korban melaju seorang diri dari arah Lanud Wiriadinata menuju Simpang Tiga Karangresik. Sementara itu, mobil pikap berada di jalur yang sama dan hendak berbelok mengikuti arah yang ditunjukkan rambu lalu lintas.
Seorang warga di lokasi, Asep Hasan, mengatakan benturan terjadi ketika sepeda motor menabrak bagian kanan mobil.
“Mobil hendak berbelok sesuai rambu lalu lintas. Tiba-tiba sepeda motor dari belakang menghantam sisi kanan mobil, tepat di pintu pengemudi,” ujarnya.
Benturan keras membuat pengendara sepeda motor mengalami luka fatal. Korban meninggal dunia di tempat sebelum sempat mendapatkan penanganan medis.
Sesaat setelah tabrakan terjadi, mobil pikap diduga melaju tak terkendali hingga akhirnya masuk ke jurang persawahan di sisi jalan. Polisi masih mendalami penyebab kendaraan tersebut keluar dari badan jalan sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Petugas Evakuasi Korban dan Amankan Lokasi
Tak lama setelah menerima laporan, petugas kepolisian bersama warga segera melakukan evakuasi. Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk proses lebih lanjut.
Di sisi lain, arus lalu lintas di Jalan Lingkar Utara sempat mengalami perlambatan akibat proses penanganan kecelakaan. Namun, petugas segera mengatur kendaraan agar kemacetan tidak berlangsung lama.
Polisi juga mengamankan lokasi kejadian serta memeriksa kondisi kendaraan yang terlibat sebagai bagian dari pengumpulan barang bukti.
Selain itu, penyidik telah meminta keterangan dari pengemudi mobil pikap dan sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi ketika kecelakaan terjadi.
Penyebab Kecelakaan Menunggu Hasil Penyelidikan
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kecelakaan belum dapat disimpulkan. Kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan saksi, serta analisis terhadap kendaraan yang terlibat.
Karena proses penyelidikan masih berlangsung, pihak kepolisian belum menyampaikan dugaan penyebab maupun pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut. Informasi resmi akan disampaikan setelah seluruh tahapan pemeriksaan selesai.
Polresta Tasikmalaya Sampaikan Duka Mendalam
Polresta Tasikmalaya menyampaikan belasungkawa atas wafatnya AIPDA Dadan Herviyan. Di lingkungan Satuan Samapta, almarhum dikenal sebagai personel yang disiplin, berdedikasi, dan memiliki komitmen tinggi dalam menjalankan tugas.
Kepergian almarhum menjadi kehilangan besar bagi keluarga, rekan kerja, dan institusi kepolisian. Ucapan duka juga mengalir dari berbagai pihak yang mengenal sosoknya selama bertugas.
Sementara itu, kepolisian kembali mengingatkan seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas. Pengendara juga diminta menyesuaikan kecepatan kendaraan, menjaga jarak aman, serta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di ruas jalan yang padat aktivitas kendaraan.
Langkah sederhana tersebut menjadi bagian penting dalam menekan risiko kecelakaan sekaligus melindungi keselamatan seluruh pengguna jalan.
Satu nyawa melayang dalam hitungan detik. Keselamatan di jalan bukan sekadar aturan, melainkan tanggung jawab setiap pengendara. (GZ)
- Penulis: redaktur



Saat ini belum ada komentar