Breaking News
light_mode
Beranda » Editorial » Saat Alarm Penegakan Hukum Kembali Berbunyi

Saat Alarm Penegakan Hukum Kembali Berbunyi

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
  • visibility 171
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Editorial Albadarpost: OTT KPK di Kejari Hulu Sungai Utara menguji integritas hukum dan menuntut pembenahan serius.

albadarpost.com, EDITORIAL Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap Kepala Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara dalam operasi tangkap tangan terkait dugaan pemerasan. Peristiwa ini bukan sekadar perkara pidana individual. Ia menyentuh langsung jantung penegakan hukum. Dampaknya merembet ke kepercayaan publik yang selama ini rapuh dan mudah runtuh.

Penangkapan ini penting karena melibatkan pejabat kunci kejaksaan. Lembaga yang diberi mandat menuntut pelaku kejahatan justru kembali diuji integritasnya. Di titik ini, persoalan bukan hanya siapa yang bersalah, tetapi apakah sistem masih mampu menjaga dirinya sendiri.

Fakta Dasar: OTT dan Aktor yang Terlibat

KPK mengonfirmasi penangkapan Kepala Kejari Hulu Sungai Utara Albertinus Parlinggoman Napitupulu. Turut diamankan Kepala Seksi Intelijen Kejari setempat, Asis Budianto. Seorang pihak swasta juga ditangkap dan diduga berperan sebagai perantara.

Operasi tangkap tangan dilakukan pada 18 Desember 2025 di Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan. Total enam orang diamankan untuk pemeriksaan awal. Seluruh pihak kemudian dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta.

Menurut Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, pemeriksaan dilakukan secara intensif. KPK memiliki waktu terbatas untuk menentukan status hukum para pihak. Dalam 1×24 jam, harus diputuskan apakah mereka ditetapkan sebagai tersangka atau dilepaskan.

Hingga kini, KPK belum merinci perkara apa yang diduga menjadi pintu masuk pemerasan. Nilai uang dan pihak yang diduga menjadi korban juga belum diungkap. Publik masih menunggu kejelasan.

Analisis Redaksi: Korupsi yang Bersifat Sistemik

Kasus OTT KPK Kejari ini menyingkap persoalan yang lebih dalam. Dugaan pemerasan yang melibatkan lebih dari satu aparat mengindikasikan masalah sistemik. Ini bukan insiden tunggal. Ini sinyal kegagalan pengawasan internal.

Kejaksaan memegang peran strategis dalam sistem peradilan pidana. Jaksa menentukan arah penuntutan. Jaksa mengawal eksekusi putusan. Ketika posisi ini disalahgunakan, dampaknya luas dan berlapis.

Di sinilah kepercayaan publik dipertaruhkan. Masyarakat akan bertanya sederhana: kepada siapa hukum harus dipercayakan jika penegaknya justru diduga menyalahgunakan kewenangan?

OTT KPK Kejari memang menunjukkan keberanian penindakan. Namun penindakan semata tidak cukup. Tanpa pembenahan struktural, kasus serupa akan berulang. Hukum akan terus sibuk memadamkan api, bukan mencegah kebakaran.

Pola Lama yang Berulang

Kasus ini bukan yang pertama. Dalam satu dekade terakhir, KPK beberapa kali menangkap jaksa, hakim, dan aparat penegak hukum lain. Polanya mirip. Penyalahgunaan kewenangan. Transaksi di balik perkara. Perantara swasta.

Fenomena ini menunjukkan celah yang belum ditutup negara. Pengawasan internal sering kali lemah. Sanksi administratif kerap datang terlambat. Reformasi birokrasi berjalan lambat dan normatif.

Di negara lain, pembenahan aparat penegak hukum dilakukan dengan audit berkala, rotasi jabatan ketat, dan transparansi perkara. Indonesia masih tertatih di tahap penindakan.

Baca juga: KPK Tangkap Kepala Kejari Hulu Sungai Utara

OTT KPK Kejari Hulu Sungai Utara seharusnya dibaca sebagai alarm keras. Bukan hanya bagi kejaksaan, tetapi bagi seluruh sistem penegakan hukum.

Sikap Redaksi: Pembenahan Harus Menyentuh Akar

Albadarpost berpihak pada kepentingan publik. Penegakan hukum harus bersih, adil, dan dapat dipercaya. Penangkapan pejabat kejaksaan tidak boleh berhenti pada proses pidana individual.

Kejaksaan Agung perlu membuka evaluasi menyeluruh. Pengawasan internal harus diperkuat. Mekanisme pencegahan harus berjalan, bukan sekadar dokumen kebijakan.

KPK juga dituntut konsisten. Transparansi penanganan perkara penting agar publik dapat mengawasi. Kejelasan konstruksi kasus akan menentukan legitimasi proses hukum.

Negara tidak boleh ragu membersihkan institusinya sendiri. Kekuasaan tanpa integritas hanya akan melahirkan ketidakadilan baru.

OTT KPK terhadap Kepala Kejari Hulu Sungai Utara adalah pengingat keras: hukum hanya bermakna jika penegaknya bersih. Tanpa itu, keadilan tinggal slogan.

Hukum kehilangan wibawa bukan karena kurang aturan, tetapi karena penegaknya lupa pada integritas. (Ds)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Pemuda Jabar

    BPS: Pemuda Pangandaran Lebih Cepat Punya Rumah

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Rumah Pemuda Jabar kembali menjadi perhatian setelah data Badan Pusat Statistik (BPS) dalam Profil Pemuda 2025 menunjukkan fakta yang mengejutkan. Pemuda di Kabupaten Pangandaran jauh lebih banyak tinggal di rumah milik sendiri dibandingkan pemuda di Kota Bandung. Selisih keduanya bahkan mencapai 40,29 poin persentase, menggambarkan adanya perbedaan pola hunian yang cukup tajam […]

  • Analisis kritis SK Komdigi 127 2026 dan dampaknya terhadap kebebasan pers serta demokrasi digital di Indonesia

    SK Komdigi 127/2026: Regulasi Cepat, Demokrasi Terhambat?

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 212
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – SK Komdigi 127 2026 kembali membuka perdebatan serius tentang arah regulasi digital, kebebasan berekspresi, dan posisi negara dalam mengontrol ruang publik. Pemerintah menyebut aturan ini sebagai langkah strategis melawan disinformasi. Namun, sejumlah kalangan melihatnya sebagai sinyal kemunduran dalam praktik demokrasi digital. Masalahnya bukan pada niat, melainkan pada desain kebijakan yang berpotensi melampaui […]

  • Entrepreneur Awards

    Entrepreneur Awards Pemkab Tasikmalaya 2025

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Pemkab Tasikmalaya beri apresiasi wirausaha lewat Entrepreneur Awards 2025 untuk dorong ekonomi daerah. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mengapresiasi peran pelaku usaha lokal melalui ajang Tasikmalaya Entrepreneur Awards 2025, yang digelar di Hotel Al Hambra, Rabu (24/12/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi dan penguatan […]

  • Ilustrasi muslim melaksanakan salat

    Rajin Salat Tapi Masih Maksiat? Ini Jawaban Al-Qur’an

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 307
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Banyak orang pernah bertanya, bahkan mungkin bertanya diam-diam kepada dirinya sendiri: mengapa ada orang yang rajin salat, tidak pernah meninggalkan salat lima waktu, tetapi masih melakukan kebohongan, ghibah, fitnah, atau perbuatan maksiat lainnya? Pertanyaan tentang salat mencegah maksiat sebenarnya bukan hal baru. Al-Qur’an telah memberikan jawabannya melalui QS Al-‘Ankabut ayat 45. Ayat […]

  • Seseorang duduk sendirian di tengah kesibukan kota sambil merenung tentang ketenangan hati menurut hadis Nabi.

    Hadis Nabi tentang Sibuk Dunia, Tapi Hati Tidak Pernah Tenang

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 217
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pagi dimulai dengan notifikasi. Siang dipenuhi target. Malam masih sibuk memikirkan pekerjaan yang belum selesai. Banyak orang hari ini terlihat produktif, aktif, bahkan sukses di mata orang lain. Namun diam-diam, hati terasa lelah dan sulit tenang. Dalam Islam, keadaan seperti itu ternyata pernah disinggung Rasulullah SAW melalui hadis tentang sibuk dunia dan […]

  • Suasana muslim berdoa dan membaca Al-Qur'an di masjid pada malam Ramadhan yang penuh ketenangan

    Rahasia Besar di Balik Bulan Ramadhan

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 189
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Bulan suci selalu datang membawa harapan baru bagi umat Islam. Namun di balik euforia ibadah dan tradisi yang meriah, makna Ramadhan sering kali tidak benar-benar dipahami secara mendalam. Banyak orang fokus pada rutinitas puasa, sahur, dan berbuka, tetapi lupa pada hakikat Ramadhan, esensi puasa, serta tujuan spiritual Ramadhan yang sebenarnya. Padahal […]

expand_less