Breaking News
light_mode
Beranda » Editorial » Diamnya Kesbangpol Kabupaten Tasikmalaya Makin Membuat Penasaran

Diamnya Kesbangpol Kabupaten Tasikmalaya Makin Membuat Penasaran

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
  • visibility 205
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, EDITORIAL. Redaksi albadarpost.com telah menyampaikan permohonan wawancara tertulis kepada Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tasikmalaya terkait pelaksanaan kegiatan swakelola Tahun Anggaran 2024–2025. Surat tersebut memuat sejumlah pertanyaan mendasar mengenai perencanaan kegiatan, realisasi anggaran, mekanisme pengendalian internal, hingga aspek transparansi dokumen.

Tenggat waktu telah kami sampaikan secara resmi dan wajar.

Namun hingga batas waktu berlalu, tidak ada respons.
Kami memahami bahwa setiap pejabat publik memiliki kesibukan dan tanggung jawab yang padat. Namun dalam konteks pengelolaan anggaran publik, klarifikasi bukan sekadar urusan komunikasi. Ia adalah bagian dari akuntabilitas.

Transparansi Bukan Ancaman

Kegiatan swakelola memiliki karakter berbeda dengan pengadaan melalui mekanisme tender. Detail pelaksanaannya tidak sepenuhnya terlihat dalam sistem publik sebagaimana pengadaan melalui penyedia. Karena itu, keterbukaan dari pelaksana kegiatan menjadi sangat penting untuk menjaga kepercayaan.

Baca juga: Jejak Abu Bakar: Khalifah Pertama yang Menggetarkan Langit

Pertanyaan yang kami ajukan bukanlah tuduhan.
Ia merupakan upaya konfirmasi atas angka dan data yang tercantum dalam dokumen anggaran.

Dalam tata kelola yang sehat, pertanyaan publik semestinya dipandang sebagai ruang klarifikasi, bukan sebagai ancaman.
Jika tidak ada persoalan, penjelasan resmi justru menjadi sarana terbaik untuk mengakhiri spekulasi.

Hak Publik atas Penjelasan

Pers memiliki kewajiban melakukan konfirmasi dan menyajikan informasi secara berimbang. Kami telah menjalankan kewajiban tersebut.

Di sisi lain, pejabat publik memiliki kesempatan memberikan hak jawab. Kesempatan itu kami berikan.

Ketika kesempatan tersebut tidak dimanfaatkan, ruang ketidakjelasan justru melebar. Diam mungkin dianggap aman dalam jangka pendek, tetapi dalam konteks pengelolaan uang rakyat, diam seringkali menimbulkan pertanyaan baru.

Anggaran tetap tercatat.
Dokumen tetap ada.
Angka tetap bisa dihitung.
Dan publik tetap berhak mengetahui.

Ruang Klarifikasi Tetap Terbuka

Redaksi albadarpost.com tetap membuka ruang konfirmasi kapan pun pihak Badan Kesbangpol Kabupaten Tasikmalaya bersedia memberikan penjelasan resmi. Prinsip akurasi dan keberimbangan tetap kami junjung.

Namun publik juga berhak bertanya:
apakah penjelasan akan disampaikan secara terbuka, atau justru data yang akan berbicara dengan sendirinya?

Karena pada akhirnya, transparansi bukan soal siapa yang lebih dulu berbicara.

Transparansi adalah soal keberanian menjelaskan sebelum fakta-fakta dipaparkan secara utuh.
Dan pertanyaannya sederhana:
perlukah seluruh data yang telah kami himpun disampaikan kepada publik di ruang ini, atau cukup dengan satu penjelasan resmi yang jernih?

Pilihan ada pada mereka yang memegang kewenangan. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rabiul Awal

    5 Kejadian Penting Rabiul Awal, Bukan Sekadar Maulid Nabi

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Rabiul Awal bukan hanya bulan Maulid Nabi. Dalam sejarah Rabiul Awal, bulan ketiga kalender Hijriah ini berkaitan dengan sejumlah kejadian Rabiul Awal yang penting dalam perjalanan Nabi Muhammad SAW, mulai dari kelahiran beliau hingga rangkaian hijrah dan wafatnya Rasulullah. Karena itu, memahami peristiwa Rabiul Awal tidak cukup hanya dengan mengingat tanggal peringatan […]

  • Kembalian Uang

    Kasir Ganti Kembalian dengan Permen, Apa Aturannya?

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Kembalian uang dalam bentuk recehan sering kali dianggap persoalan sepele. Padahal, praktik kembalian diganti permen atau dialihkan menjadi donasi tanpa persetujuan pembeli menyangkut hak konsumen yang dilindungi oleh peraturan perundang-undangan. Karena itu, setiap pelanggan berhak mengetahui pilihan yang tersedia sebelum uang kembaliannya dialihkan ke bentuk lain. Dalam praktik sehari-hari, masih ditemukan kasir […]

  • Kegiatan bersih-bersih Pantai Pangandaran bersama Kapolda Jabar, Bupati, Susi Pudjiastuti, dan masyarakat menjaga kebersihan pesisir.

    Kapolda Jabar Pimpin Aksi Bersih-bersih Pantai Pangandaran

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 190
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Semangat menjaga kelestarian pesisir kembali menggema di kawasan wisata unggulan Jawa Barat. Aksi bersih-bersih Pantai Pangandaran yang melibatkan unsur kepolisian, pemerintah daerah, tokoh nasional, hingga masyarakat menjadi bukti nyata bahwa laut adalah masa depan yang harus dijaga bersama. Kegiatan yang digelar pada Jumat, 6 Februari 2026 ini dipimpin langsung Kapolda Jawa […]

  • Es Krim Rumahan

    Rahasia Es Krim Rumahan yang Lembut dan Bikin Anak Ketagihan

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 167
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ketika cuaca siang mulai terasa terik dan anak-anak menghabiskan waktu libur sekolah di lingkungan rumah, es krim rumahan atau es krim jadul kembali menjadi jajanan yang paling banyak dicari. Rasanya yang sederhana, teksturnya yang lembut, serta harganya yang ramah di kantong membuat es krim rumahan tetap bertahan di tengah maraknya dessert modern […]

  • guru dipolisikan

    Guru Dipolisikan Usai Menegur Murid, Ini Analisis Hukum dan Pendidikan

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 220
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA — Kasus guru dipolisikan setelah menegur murid kembali menjadi sorotan publik. Peristiwa yang terjadi di Pamulang, Tangerang Selatan, itu memunculkan perdebatan tentang batas kewenangan guru dalam mendidik serta perlindungan hukum bagi anak di lingkungan sekolah. Guru sekolah dasar tersebut menegur muridnya saat kegiatan sekolah berlangsung. Teguran itu bertujuan mengingatkan siswa agar bersikap peduli […]

  • Suasana Balai Kota Tasikmalaya dengan spanduk kritik sebagai simbol kekecewaan publik terhadap komunikasi kepemimpinan wali kota.

    Kritik Wali Kota Tasikmalaya dan Ujian Komunikasi Publik

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 189
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kepemimpinan tidak hanya diukur dari kebijakan yang tertulis, tetapi juga dari cara seorang pemimpin hadir dan merespons warganya. Di Tasikmalaya, kritik wali kota Tasikmalaya kembali mengemuka, kali ini melalui sebuah spanduk yang terpasang di area Balai Kota. Spanduk itu sederhana, namun pesannya tajam: “Wapres Datang Wali Kota Terdepan. Giliran Masyarakat Datang […]

expand_less