Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Mutasi Kajari Jawa Barat 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Mutasi Kajari Jawa Barat 2026, Ini Daftar Lengkapnya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AlbadarPost.com, BERITA DAERAH – Mutasi Kajari Jawa Barat 2026 terjadi. Peta kepemimpinan kejaksaan di sejumlah daerah di Jawa Barat berubah. Masyarakat di Ciamis, Kota Banjar, dan Kabupaten Tasikmalaya kini akan menghadapi pergantian Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) setelah Kejaksaan Agung Republik Indonesia menetapkan rotasi pejabat struktural pada 29 Juli 2026.

Mutasi tersebut merupakan bagian dari penyegaran organisasi yang dilakukan melalui Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor 879 Tahun 2026 dan Keputusan Jaksa Agung Nomor KEP-IV-10122/C/07/2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan struktural di lingkungan Kejaksaan RI.

Priangan Timur Ikut Terdampak Rotasi

Di wilayah Priangan Timur, sejumlah kepala kejaksaan negeri memperoleh penugasan baru di luar Jawa Barat.

Nova Fuspitasari, yang sebelumnya menjabat Kajari Ciamis, dipromosikan sebagai Asisten Pembinaan Kejati Kepulauan Bangka Belitung. Posisi Kajari Ciamis selanjutnya dipercayakan kepada Heru Kamarullah, yang sebelumnya memimpin Kejaksaan Negeri Bima.

Perubahan juga terjadi di Kota Banjar. Lukman Hakim mendapat amanah sebagai Asisten Pengawasan Kejati Sulawesi Tenggara. Jabatan Kajari Kota Banjar kemudian diisi Erianto N, yang sebelumnya bertugas sebagai Jaksa Ahli Madya pada Biro Hukum dan Hubungan Luar Negeri Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan.

Sementara itu, Kabupaten Tasikmalaya juga memiliki pimpinan baru. Jemmy Novian Tirayudi dipromosikan menjadi Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Kalimantan Barat, sedangkan posisi Kajari Kabupaten Tasikmalaya kini dijabat Aka Kurniawan, sebelumnya Kepala Kejaksaan Negeri Musi Banyuasin.

Mutasi Kajari Jawa Barat 2026, Kajati Berganti

Rotasi tidak hanya menyentuh tingkat kejaksaan negeri. Pucuk pimpinan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat juga mengalami perubahan.

Dr. Sutikno mendapat promosi menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta. Jabatan yang ditinggalkannya kini diemban Mohammad Teguh Darmawan, yang sebelumnya menjabat Kepala Biro Umum pada Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan Kejaksaan Agung.

Sejumlah Kajari Lain Juga Dimutasi

Selain wilayah Priangan Timur, pergantian kepala kejaksaan negeri juga terjadi di beberapa daerah lain di Jawa Barat.

Denny Achmad, sebelumnya Kajari Kabupaten Bogor, dipromosikan menjadi Asisten Intelijen Kejati Daerah Khusus Jakarta dan digantikan Winro Tumpal Halomoan Haro Munthe.

Di Kejari Cimahi, Banu Laksamana mendapat penugasan baru sebagai Kepala Subdirektorat Pendapat Hukum pada Direktorat Pertimbangan Hukum Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara. Posisi Kajari Cimahi selanjutnya diisi Neneng Rahmadini.

Mutasi juga dilakukan terhadap Yussie Cahaya Hudaya, yang sebelumnya memimpin Kejari Cianjur dan kini dipercaya menjadi Asisten Pembinaan Kejati Kalimantan Selatan. Jabatan Kajari Cianjur kemudian diisi Suci Wijayanti.

Sementara itu, Sukma Djaya Negara meninggalkan Kejari Majalengka setelah mendapat penugasan sebagai Kepala Subdirektorat V.A pada Direktorat V Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen. Posisinya kini ditempati Regie Komara NA.

Ada Promosi ke Jajaran Kejati Jawa Barat

Dalam rotasi yang sama, tiga kepala kejaksaan negeri dipercaya memperkuat jajaran Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

Apsari Dewi, sebelumnya Kajari Purwakarta, diangkat sebagai Asisten Pembinaan Kejati Jawa Barat. Agung Arifianto, yang sebelumnya menjabat Kajari Kota Bogor, dipercaya sebagai Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Jawa Barat.

Sementara Sulvia Triana Hapsari, sebelumnya Kajari Kota Bekasi, mendapat amanah sebagai Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Kejati Jawa Barat.

Perubahan tersebut diikuti pengisian jabatan baru, yakni Yudhi Kurniawan sebagai Kajari Purwakarta, Agus Wirawan Eko Saputro sebagai Kajari Kota Bogor, dan Diana Wahyu Widiyanti sebagai Kajari Kota Bekasi.

Dalam keputusan yang sama, Agus Chandra juga ditunjuk sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon.

Rotasi pejabat struktural merupakan bagian dari mekanisme pembinaan karier dan penyegaran organisasi di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia. Melalui kebijakan tersebut, Kejaksaan Agung melakukan penyesuaian kebutuhan organisasi sekaligus pengisian jabatan strategis di tingkat Kejaksaan Tinggi maupun Kejaksaan Negeri di berbagai daerah. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi seseorang merenung dan berdoa untuk menghindari penyakit hati seperti iri, dengki, dan gelisah

    Doa Memohon Ampunan: Diam-Diam Mengubah Hidup

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pernah merasa hidup terasa berat, hati gelisah, dan doa seperti belum menemukan jawaban? Bisa jadi, ada satu amalan yang sering terlewat: doa ampunan. Doa memohon ampunan, istighfar, dan permohonan penghapus dosa bukan sekadar ritual, melainkan kunci untuk membuka ketenangan dan keberkahan hidup. Banyak orang mencari doa ampunan dosa saat menghadapi masalah. Namun, […]

  • 7 Tradisi Unik di Pondok Pesantren, Nomor 5 Bikin Kaget Orang Luar

    7 Tradisi Unik di Pondok Pesantren, Nomor 5 Bikin Kaget Orang Luar

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 174
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Tradisi unik di pondok pesantren sering membuat banyak orang penasaran. Kehidupan santri ternyata tidak hanya diisi dengan belajar agama, tetapi juga dipenuhi kebiasaan khas pesantren yang memiliki makna mendalam. Selain membentuk kedisiplinan, tradisi pesantren juga melatih kebersamaan, kesederhanaan, serta rasa hormat kepada guru. Karena itu, banyak kebiasaan santri tetap bertahan meskipun zaman […]

  • Ilustrasi suasana Ramadan dengan umat Muslim beribadah dan merenungi makna puasa menurut Al-Qur’an dan hadis.

    Makna Ramadan dan Tiga Tingkatan Puasa

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 182
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Makna Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga. Ramadan berasal dari kata ar-romadh yang berarti membakar. Artinya, bulan suci ini diharapkan mampu membakar dosa dan menyucikan jiwa. Pemahaman tentang hakikat puasa Ramadan atau makna puasa dalam Islam menjadi penting agar ibadah tidak berhenti pada rutinitas tahunan semata. Allah SWT berfirman dalam […]

  • kota inklusif Banjar

    Wali Kota Banjar Tegaskan Kebijakan Inklusi untuk Disabilitas Berdaya

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025 menegaskan arah Kota Banjar sebagai kota inklusif dan berdaya. albadarpost.com, HUMANIORA — Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025 di Kota Banjar pada Jumat (12/12/2025), menjadi penanda penting arah pembangunan daerah yang semakin menempatkan inklusi sebagai fondasi kebijakan publik. Mengusung tema “Kota Banjar Inklusi, Penyandang Disabilitas Berdaya”, peringatan ini menegaskan komitmen […]

  • Ilustrasi simbol kebebasan pers di Hong Kong dengan sorotan global terhadap vonis Jimmy Lai dan dampaknya bagi media independen

    Dunia Bereaksi, Kebebasan Pers Hong Kong Terancam

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 164
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Vonis 20 tahun penjara terhadap pengusaha media Jimmy Lai langsung menggema ke berbagai penjuru dunia. Sejak putusan itu dibacakan, perhatian internasional tertuju pada satu isu utama: kebebasan pers Hong Kong. Banyak pihak menilai kasus ini bukan sekadar perkara hukum individu, melainkan simbol perubahan besar dalam lanskap kebebasan berekspresi di wilayah tersebut. […]

  • Al Insan Mahallul Khatha Wan Nisyan

    Al-Insanu Mahallul Khatha’ Wan Nisyan, Apa Maknanya?

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Al Insan Mahallul Khatha Wan Nisyan merupakan ungkapan yang sangat sering terdengar dalam ceramah, kajian Islam, hingga unggahan di media sosial. Tidak sedikit pula yang mengutipnya sebagai hadis Nabi Muhammad SAW. Padahal, benarkah demikian? Memahami asal-usul ungkapan Al Insan Mahallul Khatha Wan Nisyan penting agar umat Islam tidak keliru dalam menyampaikan ilmu […]

expand_less