Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Rumah Terasa Berat dan Tidak Nyaman? Coba Amalkan Doa Ini

Rumah Terasa Berat dan Tidak Nyaman? Coba Amalkan Doa Ini

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
  • visibility 76
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang mencari doa perlindungan rumah ketika suasana rumah mulai terasa berbeda. Ada yang menyebutnya doa penangkal gangguan, ada juga yang mengenalnya sebagai dzikir penjaga rumah. Biasanya pencarian itu muncul saat rumah terasa tidak nyaman, hati gampang gelisah, atau suasana keluarga mendadak sering memanas tanpa alasan yang jelas.

Sebagian orang baru ingat membaca doa ketika rumah mulai terasa tidak nyaman.

Padahal dalam Islam, doa dan dzikir bukan hanya dibaca saat takut. Rasulullah SAW justru mengajarkan agar rumah selalu dihidupkan dengan bacaan Al-Qur’an dan dzikir harian, bahkan ketika keadaan terasa baik-baik saja.

Ada rumah yang megah, tetapi penghuninya justru sulit merasa tenang. Percakapan mudah memanas. Anak-anak cepat gelisah. Suasananya terasa berat, meski sulit dijelaskan.

Hal-hal kecil seperti itu ternyata sering dialami banyak keluarga.

Di beberapa rumah, suara televisi bahkan lebih sering terdengar selepas Magrib dibanding lantunan ayat Al-Qur’an. Ada juga keluarga yang sibuk dengan ponsel masing-masing sampai larut malam, sementara ruang tamu terasa sunyi dan dingin. Tidak ramai. Tapi juga tidak hangat.

Karena itu, sebagian ulama mengingatkan bahwa rumah yang jauh dari dzikir perlahan bisa kehilangan ketenangan batinnya.

Rasulullah SAW Mengajarkan Dzikir Penjaga Rumah

Salah satu amalan yang sangat dianjurkan adalah membaca Surah Al-Baqarah di rumah. Rasulullah SAW bersabda:

“Janganlah kalian menjadikan rumah-rumah kalian seperti kuburan. Sesungguhnya setan lari dari rumah yang dibacakan Surah Al-Baqarah.”
(HR Muslim)

Hadis ini tidak hanya berbicara tentang gangguan, tetapi juga tentang suasana rumah yang hidup dengan ibadah dan dzikir.

Karena itu, banyak keluarga Muslim mulai membiasakan memutar murattal Al-Qur’an selepas Magrib atau sebelum tidur. Sederhana memang. Tetapi beberapa orang mengaku suasana rumah terasa lebih ringan setelah kebiasaan itu rutin dilakukan.

Selain itu, Rasulullah SAW juga mengajarkan doa perlindungan berikut:

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ”
Bismillahil ladzi la yadurru ma’asmihi syai’un fil ardhi wa la fis sama’i wa huwas sami’ul alim.

Artinya:

“Dengan nama Allah yang bersama nama-Nya tidak ada sesuatu pun yang dapat membahayakan di bumi maupun di langit. Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

Dalam hadis riwayat Abu Dawud dan Tirmidzi, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa siapa yang membaca doa tersebut tiga kali pada pagi dan petang, maka tidak akan tertimpa bahaya secara tiba-tiba.

Kebiasaan Kecil yang Sering Terlupakan

Perlindungan rumah dalam Islam ternyata tidak selalu berkaitan dengan doa panjang. Ada kebiasaan-kebiasaan sederhana yang sering dianggap sepele, padahal memiliki hikmah besar.

Misalnya:

  • menutup pintu sambil membaca basmalah,
  • mematikan lampu dan api sebelum tidur,
  • serta tidak membiarkan rumah kosong dari bacaan Al-Qur’an.

Rasulullah SAW bersabda:

“Tutuplah pintu-pintu dan sebutlah nama Allah, karena setan tidak dapat membuka pintu yang tertutup.”
(HR Bukhari dan Muslim)

Di banyak rumah, kebiasaan seperti ini sebenarnya dulu cukup akrab. Anak-anak diminta masuk rumah menjelang Magrib. Pintu ditutup sambil membaca doa. Bahkan suara orang tua membaca ayat kursi sebelum tidur masih sering terdengar dari kamar.

Kini kebiasaan itu mulai jarang terlihat.

Ada yang menganggapnya kuno. Ada juga yang lupa karena terlalu sibuk mengejar rutinitas harian.

Padahal ketenangan rumah sering lahir dari hal-hal kecil yang dilakukan terus-menerus.

Rumah Tenang Tidak Selalu Datang dari Kemewahan

Sebagian orang mengira kenyamanan rumah hanya soal desain interior atau isi perabotan. Padahal tidak selalu begitu.

Ada rumah sederhana yang terasa hangat dan damai. Sebaliknya, ada juga rumah besar yang justru membuat penghuninya sulit betah berlama-lama.

Al-Qur’an mengingatkan:

“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.”
(QS Ar-Ra’d: 28)

Karena itu, menghadirkan dzikir dan doa di dalam rumah sebenarnya bukan sekadar ritual. Itu bagian dari cara menjaga ketenangan hati seluruh penghuninya.

Mungkin memang tidak langsung mengubah semuanya dalam semalam. Tetapi rumah yang mulai hidup dengan doa biasanya menghadirkan suasana yang berbeda. Lebih lembut. Lebih hangat. Dan entah kenapa, hati terasa lebih ringan ketika pulang.

Kadang rumah tidak membutuhkan sesuatu yang mewah untuk terasa nyaman. Cukup doa-doa kecil yang tetap hidup di dalamnya, bahkan saat semua orang mulai sibuk melupakan. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • tata kelola masjid

    Muhammad Jazir dan Warisan Tata Kelola Masjid

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Muhammad Jazir wafat, meninggalkan warisan tata kelola masjid terbuka yang berpihak pada pelayanan dan pemberdayaan umat. albadarpost.com, HUMANIORA – Tokoh pembaru tata kelola masjid, Muhammad Jazir, wafat di Yogyakarta pada Senin, 22 Desember 2025. Kepergiannya meninggalkan jejak penting dalam perubahan cara masjid berfungsi, dari ruang ibadah tertutup menjadi pusat layanan umat yang inklusif dan berorientasi […]

  • Ilustrasi refleksi spiritual seorang muslim memahami makna ayat taubat dalam Al-Qur’an dengan suasana tenang dan penuh harapan.

    Kenapa Allah Selalu Membuka Pintu Taubat? Ini Jawabannya

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tidak sedikit orang merasa terlalu jauh dari Tuhan. Mereka menganggap dosa sudah terlalu banyak, hidup sudah terlalu rusak, dan kesempatan sudah habis. Padahal, ayat taubat dalam Al-Qur’an justru berbicara sebaliknya. Makna ayat taubat, pesan kembali kepada Allah, serta konsep ampunan Ilahi sebenarnya menghadirkan harapan yang sering luput dipahami. Menariknya, Al-Qur’an tidak menggambarkan […]

  • sosialisasi pengaduan publik

    Pemda Tasikmalaya Gandeng Publik untuk Arah Pembangunan

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: Sosialisasi pengaduan publik di Tasikmalaya menentukan arah transparansi dan kualitas layanan. albadarpost.com, EDITORIAL – Sosialisasi pengaduan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya kembali menegaskan satu hal mendasar: transparansi bukan lagi jargon, melainkan ukuran mutu pelayanan publik. Acara yang dibuka Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Nana Heryana, di Op.room Setda Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (09/12/2025), […]

  • reformasi Polri

    Kapolri Pilih ‘Jadi Petani’, Apa Maknanya bagi Reformasi Polri

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI menyita perhatian publik. Di hadapan wakil rakyat, Kapolri menolak wacana penempatan Polri di bawah kementerian, termasuk gagasan pembentukan Menteri Kepolisian. Ia menyatakan lebih baik dicopot dari jabatannya dan menjadi petani daripada menerima skema tersebut. Sikap itu disampaikan […]

  • perlindungan wartawan

    Putusan MK Tegaskan Perlindungan Wartawan

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Putusan Mahkamah Konstitusi tidak selalu berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari warga. Namun, ketika putusan itu menyangkut kerja pers, dampaknya merambat jauh: pada hak publik untuk tahu, pada keberanian membongkar fakta, dan pada kualitas demokrasi itu sendiri. Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 145/PUU-XXIII/2025, yang dibacakan Januari 2026, hadir di tengah menguatnya kecenderungan membawa sengketa […]

  • Ayam goreng kampung berbumbu tradisional berwarna keemasan dengan tekstur renyah di luar dan daging lembut di dalam.

    Resep Ayam Goreng Kampung Gurihnya Bikin Nagih

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Resep Ayam Goreng Kampung selalu menjadi pilihan favorit karena cita rasanya yang khas, gurih, dan lebih tahan lama. Ayam goreng bumbu kampung menghadirkan aroma rempah yang kuat serta tekstur daging yang padat dan lezat. Tak heran jika resep ayam goreng tradisional ini sering dicari sebagai lauk andalan keluarga maupun stok makanan di […]

expand_less