Breaking News
light_mode
Beranda » Editorial » Dua Nyawa Melayang, Audit K3 Banjar Jangan Ditunda

Dua Nyawa Melayang, Audit K3 Banjar Jangan Ditunda

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
  • visibility 70
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, EDITORIAL – Tragedi robohnya tower saat proses pembongkaran di lingkungan Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Banjar yang merenggut dua nyawa pekerja bukan sekadar kabar duka. Peristiwa ini harus menjadi momentum untuk melakukan audit K3 proyek daerah secara menyeluruh. Di tengah penyelidikan polisi, pemerintah perlu mengevaluasi sistem keselamatan kerja pada seluruh proyek aset publik.

Editorial ini tidak bertujuan menyimpulkan adanya kelalaian karena hal tersebut merupakan kewenangan aparat penegak hukum berdasarkan hasil penyelidikan. Namun, publik berhak mempertanyakan efektivitas sistem pencegahan kecelakaan kerja pada proyek pemerintah.

Regulasi Sudah Lengkap, Mengapa Kecelakaan Masih Terjadi?

Indonesia sebenarnya memiliki kerangka hukum yang relatif memadai. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja mewajibkan setiap tempat kerja menjamin keselamatan tenaga kerja dan mencegah terjadinya kecelakaan. Ketentuan tersebut kemudian diperkuat melalui PP Nomor 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang mengatur penerapan manajemen keselamatan secara sistematis dan berkelanjutan.

Di sektor konstruksi, penguatan tata kelola semakin dipertegas melalui Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi, yang menempatkan aspek keamanan, keselamatan, kesehatan, dan keberlanjutan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari penyelenggaraan jasa konstruksi.

Selanjutnya, PP Nomor 14 Tahun 2021 sebagai perubahan atas PP Nomor 22 Tahun 2020 mengatur pelaksanaan Undang-Undang Jasa Konstruksi, termasuk penguatan tanggung jawab para pihak dalam penyelenggaraan pekerjaan konstruksi. Sementara itu, Peraturan Menteri PUPR Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) memberikan pedoman yang lebih teknis mengenai identifikasi risiko, pengendalian bahaya, kompetensi personel, hingga pengawasan keselamatan selama pekerjaan berlangsung.

Artinya, tantangan terbesar saat ini bukan terletak pada minimnya regulasi. Persoalan utamanya justru berada pada konsistensi implementasi, pengawasan, dan budaya keselamatan di lapangan.

Saatnya Audit Menyeluruh terhadap Proyek Berisiko Tinggi

Peristiwa di Banjar semestinya menjadi alarm bagi seluruh pemerintah daerah. Audit keselamatan tidak boleh hanya dilakukan setelah muncul korban jiwa. Sebaliknya, evaluasi harus menjadi bagian dari tata kelola yang berlangsung secara berkala.

Pemerintah daerah perlu memastikan setiap OPD memiliki SOP yang jelas, disertai identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan langkah pengendalian pada setiap pekerjaan berisiko tinggi.

Pertanyaan lain yang juga penting ialah apakah setiap proyek telah menunjuk personel yang memiliki kompetensi K3 sesuai karakteristik pekerjaan. Di sisi lain, apakah pekerja memperoleh pembekalan keselamatan (toolbox meeting) sebelum memulai aktivitas di lapangan? Apakah seluruh alat pelindung diri telah tersedia dan penggunaannya diawasi secara konsisten?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut bukan untuk mencari siapa yang salah, melainkan untuk memastikan sistem mampu melindungi pekerja sebelum kecelakaan terjadi.

Transparansi Menjadi Kunci Perbaikan

Publik tentu menghormati proses penyelidikan yang sedang dilakukan kepolisian. Namun, setelah proses tersebut selesai, pemerintah juga memiliki tanggung jawab moral untuk menyampaikan hasil evaluasi secara terbuka.

Transparansi bukan berarti membuka ruang saling menyalahkan. Sebaliknya, keterbukaan merupakan fondasi akuntabilitas sekaligus cara paling efektif membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan proyek pemerintah.

Karena itu, hasil investigasi sebaiknya tidak berhenti pada penjelasan mengenai penyebab insiden. Pemerintah juga perlu menyampaikan langkah perbaikan yang akan dilakukan, termasuk audit K3 berkala, inspeksi mendadak terhadap proyek berisiko tinggi, evaluasi penyedia jasa berdasarkan rekam jejak keselamatan, kewajiban menghadirkan petugas K3 sesuai ketentuan, hingga penghentian sementara pekerjaan apabila standar keselamatan belum terpenuhi.

Keselamatan Harus Menjadi Indikator Kinerja Pemerintah

Selama ini keberhasilan proyek pemerintah sering diukur dari serapan anggaran, capaian fisik, atau ketepatan waktu penyelesaian. Ukuran tersebut memang penting. Namun, ada indikator yang jauh lebih mendasar, yakni keselamatan setiap orang yang bekerja di dalamnya.

Tidak ada pembangunan yang layak disebut berhasil apabila harus dibayar dengan hilangnya nyawa manusia. Oleh karena itu, budaya keselamatan harus menjadi bagian dari indikator kinerja pemerintah daerah, bukan sekadar kewajiban administratif.

Tragedi di Banjar hendaknya menjadi titik balik lahirnya tata kelola proyek publik yang lebih bertanggung jawab. Publik tidak hanya menunggu hasil penyelidikan kepolisian, tetapi juga menunggu keberanian para pengambil kebijakan melakukan reformasi terhadap sistem pengawasan keselamatan kerja.

Dua pekerja telah kehilangan kesempatan untuk pulang ke rumah. Kini, tanggung jawab pemerintah bukan sekadar menuntaskan penyelidikan, melainkan memastikan tidak ada keluarga lain yang harus menerima kabar duka karena kegagalan sistem melindungi keselamatan pekerja. Sebab, ukuran keberhasilan sebuah proyek bukan hanya apa yang berhasil dibangun, tetapi juga berapa banyak nyawa yang berhasil diselamatkan. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan pesan persatuan saat empat hari besar keagamaan berlangsung berdekatan di Indonesia.

    Fenomena Langka! Empat Hari Besar Keagamaan Datang Beriringan di Indonesia

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 172
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Fenomena hari besar keagamaan beriringan tahun ini menjadi perhatian publik. Perayaan beberapa hari suci dari berbagai agama datang hampir bersamaan, menciptakan momentum yang jarang terjadi. Menteri Agama Nasaruddin Umar menilai situasi hari raya keagamaan yang berdekatan ini justru menjadi kesempatan penting untuk memperkuat persatuan dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia. Momentum empat […]

  • Program sosial

    Kolaborasi Polda Jabar Dorong Perbaikan RTLH

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 201
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Polda Jawa Barat terus memperkuat peran sosial kepolisian dengan mendorong seluruh jajaran Polres untuk terlibat aktif dalam program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Langkah ini menjadi bagian dari program sosial yang menyasar langsung peningkatan kualitas hidup masyarakat kurang mampu di berbagai daerah di Jawa Barat. Kapolda Jawa Barat Irjen Pol […]

  • Polisi Peduli Tasikmalaya

    Polisi Tasikmalaya Beli Al-Qur’an Pakai Gaji Sendiri, Warga Terharu

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Polisi Peduli di Kabupaten Tasikmalaya mendadak jadi perhatian warga setelah seorang anggota Bhabinkamtibmas di Kecamatan Tanjungjaya melakukan aksi yang jarang terjadi di lapangan. Seorang polisi turun langsung membawa kitab dan Al-Qur’an untuk santri, bahkan seluruhnya dibeli menggunakan uang pribadinya. Aksi Polisi Peduli Tasikmalaya yang dilakukan Aipda Arif Rachman ini berlangsung di […]

  • Arti simbol NU memuat nilai sejarah, spiritual, dan budaya yang membentuk identitas umat Islam Indonesia hingga kini.

    Membaca Arti Simbol NU dalam Sejarah Umat Islam Indonesia

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 231
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Lambang Nahdlatul Ulama bukan sekadar gambar organisasi. Di balik bintang sembilan, tali melingkar, dan bola dunia, tersimpan arti simbol NU yang merekam sejarah panjang, nilai spiritual, serta identitas sosial umat Islam Indonesia. Simbol ini lahir bukan dari ruang kosong, melainkan dari pergulatan pemikiran ulama yang ingin menjaga tradisi, iman, dan kebangsaan dalam […]

  • tauhid dan ketenangan hidup

    Rahasia Hidup Tenang Ternyata Bukan Uang, Tapi Tauhid

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 186
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pernah ada fase ketika semua terlihat baik-baik saja, tetapi hati tetap terasa gelisah? Perasaan seperti ini sering muncul tanpa sebab yang jelas. Di tengah kondisi tersebut, tauhid dan ketenangan hidup menjadi jawaban yang sering terlupakan. Banyak orang mengira ketenangan bisa dibeli atau dicapai melalui kesuksesan. Namun, setelah semua itu diraih, kegelisahan tetap […]

  • Putusan MK KPK

    MK Tegaskan Pimpinan KPK Wajib Nonaktif dari Instansi Asal

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Putusan MK KPK menjadi perhatian publik setelah Mahkamah Konstitusi (MK) memberikan tafsir konstitusional terhadap ketentuan dalam UU KPK mengenai syarat pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Melalui Putusan Nomor 70/PUU-XXIV/2026, Mahkamah menyatakan frasa “melepaskan” dan “tidak menjalankan” dalam Pasal 29 huruf i dan huruf j UU KPK bertentangan dengan Undang-Undang Dasar Negara […]

expand_less