Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Mustika Darling Masuk Tasikmalaya, Pekarangan Rumah Kini Bisa Jadi Sumber Penghasilan

Mustika Darling Masuk Tasikmalaya, Pekarangan Rumah Kini Bisa Jadi Sumber Penghasilan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
  • visibility 93
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Program Mustika Darling atau gerakan pemanfaatan pekarangan rumah untuk ketahanan pangan dan ekonomi keluarga menjadi sorotan dalam kunjungan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) ke Kota Tasikmalaya. Program yang juga dikenal sebagai gerakan optimalisasi lahan rumah tangga ini dinilai relevan dengan kebutuhan masyarakat di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan banyak keluarga.

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Agung Kota Tasikmalaya itu dihadiri ribuan anggota Muslimat NU serta sejumlah tokoh daerah, termasuk Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Kang Diky Candranegara (KDC). Selain mengikuti agenda sosialisasi, peserta juga menyaksikan penandatanganan kerja sama antara RSIA Muslimat NU dan BPJS Kesehatan Kota Tasikmalaya.

Pekarangan Rumah Bukan Lagi Ruang Kosong

Dalam pemaparannya, Menteri PPPA mengajak masyarakat untuk memandang pekarangan rumah sebagai aset produktif yang mampu mendukung kebutuhan pangan keluarga sekaligus membuka peluang ekonomi baru.

Melalui konsep Mustika Darling, masyarakat dapat memanfaatkan ruang yang tersedia untuk menanam berbagai kebutuhan sehari-hari seperti cabai, tomat, pakcoy, hingga tanaman herbal keluarga.

Selain membantu menekan pengeluaran rumah tangga, langkah tersebut juga berpotensi menciptakan sumber pendapatan tambahan apabila hasil panen memiliki nilai jual.

Karena itu, program ini tidak hanya berbicara tentang aktivitas bercocok tanam, tetapi juga membangun kemandirian keluarga dari tingkat paling dasar.

KDC: Kreativitas Menjadi Kunci di Tengah Kondisi Fiskal

Wakil Wali Kota Tasikmalaya Kang Diky Candranegara menilai gagasan pemanfaatan pekarangan sangat sesuai dengan kondisi saat ini. Menurutnya, ketika ruang fiskal pemerintah menghadapi berbagai tantangan, masyarakat perlu mengoptimalkan sumber daya yang tersedia di lingkungan masing-masing.

Ia menjelaskan bahwa kreativitas dan kemampuan memanfaatkan potensi lokal menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga.

“Pemanfaatan pekarangan bukan hanya soal menanam, tetapi juga tentang membangun kemandirian, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi keluarga,” ujar KDC.

Menurutnya, gerakan seperti Mustika Darling dapat berkembang menjadi budaya produktif apabila masyarakat menjalankannya secara konsisten dan berkelanjutan.

Selain itu, program tersebut memiliki keunggulan karena tidak memerlukan modal besar namun mampu memberikan manfaat yang langsung dirasakan keluarga.

Muslimat NU Dinilai Punya Peran Strategis

Kehadiran ribuan anggota Muslimat NU dalam kegiatan tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap program berbasis keluarga.

KDC berharap para peserta tidak hanya menerima informasi, tetapi juga menjadi agen perubahan yang menyebarluaskan semangat pemanfaatan pekarangan kepada lingkungan sekitar.

Apalagi, perempuan memiliki peran penting dalam mengelola kebutuhan pangan keluarga serta menjaga kesehatan rumah tangga.

Keberhasilan Mustika Darling bergantung pada peran aktif masyarakat, terutama kaum ibu sebagai penggerak utama keluarga.

Selain menyediakan pangan sehat, pemanfaatan pekarangan juga mempererat kebersamaan warga melalui kegiatan bercocok tanam dan berbagi hasil panen.

Dari Masjid Agung ke Mangkubumi, KDC Lanjut Serap Aspirasi UMKM

Kang Diky melanjutkan kunjungan ke Mangkubumi untuk berdialog dengan pelaku UMKM tahu mengenai berbagai tantangan usaha.

Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara pemerintah dan pelaku usaha kecil yang selama ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari biaya produksi, pemasaran, hingga akses permodalan.

KDC menegaskan bahwa pemerintah daerah harus hadir di tengah masyarakat untuk mendengar langsung kebutuhan dan persoalan yang mereka hadapi.

Menurutnya, penguatan ekonomi keluarga melalui program seperti Mustika Darling perlu berjalan beriringan dengan dukungan terhadap sektor usaha mikro yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

Karena itu, kolaborasi antara pemberdayaan keluarga dan pengembangan UMKM menjadi langkah strategis untuk menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan tangguh.

Gerakan Kecil yang Bisa Memberi Dampak Besar

Program Mustika Darling menunjukkan bahwa perubahan besar sering kali berawal dari langkah sederhana. Sebidang pekarangan yang sebelumnya kosong dapat berubah menjadi sumber pangan sehat, ruang edukasi keluarga, bahkan peluang usaha baru.

Di tengah tantangan ekonomi yang terus bergerak dinamis, masyarakat membutuhkan solusi yang mudah diterapkan, murah, dan berdampak langsung. Pemanfaatan pekarangan menjadi salah satu jawaban yang realistis sekaligus berkelanjutan.

Ketika keluarga mampu menghasilkan sebagian kebutuhan pangannya sendiri, maka ketahanan ekonomi rumah tangga akan semakin kuat dan kualitas hidup masyarakat pun meningkat.

Ketahanan ekonomi tidak selalu lahir dari proyek besar. Terkadang, ia tumbuh dari sebutir benih yang ditanam di halaman rumah dan dirawat dengan semangat kemandirian. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi mushaf Al-Qur’an terbuka pada Surat Yasin dengan cahaya lembut sebagai simbol keutamaan Surat Yasin.

    Surat Yasin: Jawaban Langit atas Keraguan Manusia

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 188
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Keutamaan Surat Yasin selalu dikaitkan dengan sebutan hati Al-Qur’an, sebuah istilah yang membuat banyak orang penasaran. Fadilah Yasin, keistimewaan Surah Yasin, dan sebab turun Surat Yasin menjadi pembahasan yang terus dicari setiap waktu. Surat ini bukan sekadar rangkaian ayat, melainkan jawaban tegas atas keraguan yang pernah diarahkan kepada Nabi Muhammad SAW. Surat […]

  • adab tidur Islam

    Mendidik Anak Lewat Adab Tidur

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Adab tidur Islam menjadi fondasi pendidikan iman dan disiplin spiritual dalam keluarga Muslim. Pendidikan Iman Dimulai dari Rutinitas Malam albadarpost.com, LIFESTYLE – Dalam keluarga Muslim, pendidikan iman tidak hanya berlangsung melalui pengajian atau sekolah formal. Ia tumbuh dari kebiasaan harian yang konsisten, termasuk cara keluarga menutup hari sebelum tidur. Adab tidur Islam menjadi salah satu […]

  • Perbedaan malam Lailatul Qadr antara NU dan Muhammadiyah

    Malam 27 atau 28? Perbedaan Hitungan Lailatul Qadr, Ini Penjelasannya

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Perbincangan mengenai Lailatul Qadr yang berbeda kembali muncul di tengah masyarakat. Tahun ini, sebagian umat Islam menyebut malam ini sebagai malam 27 Ramadan menurut pemerintah dan Nahdlatul Ulama, sementara bagi Muhammadiyah malam yang sama justru dihitung sebagai malam ke-28 Ramadan. Perbedaan ini membuat sebagian orang bertanya-tanya: apakah Lailatul Qadr berbeda bagi masing-masing […]

  • Kebakaran Kios Ciamis

    Tujuh Kios Warga Terbakar di Panumbangan Ciamis

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Tujuh kios warga terbakar di Panumbangan Ciamis. Dugaan korsleting listrik, Damkar kerahkan satu unit armada. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kebakaran melanda deretan kios warga di Dusun Cipetir, Desa Banjarangsana, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, Senin (15/12/2025) dini hari. Tujuh kios hangus terbakar, memicu kepanikan warga yang tengah terlelap tidur dan menimbulkan kerugian ekonomi bagi pelaku usaha […]

  • Ribuan warga menyambut pelari QRIS Unsil Tasik Half Marathon 2026 di Jalan Mashudi Tasikmalaya.

    QRIS Unsil Tasik Half Marathon 2026: Pelari Berdasi Bikin Warga Pecah

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pagi di Kota Tasikmalaya biasanya dimulai dengan suara kendaraan dan aktivitas pasar. Namun Minggu, 10 Mei 2026, suasananya berubah total. Sejak pukul 05.30 WIB, ribuan warga sudah berdiri di sepanjang jalur QRIS Unsil Tasik Half Marathon 2026. Jalanan dipenuhi lautan manusia. Anak-anak duduk di pinggir trotoar. Ibu-ibu membawa botol air mineral. […]

  • Fiqih kuota internet

    Kuota Hangus dalam Islam, Begini Kajian Fiqihnya

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Fiqih kuota internet, hukum paket internet dalam Islam, dan jual beli kuota internet menjadi pembahasan yang semakin menarik seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan digital. Di satu sisi, paket data memudahkan berbagai aktivitas. Di sisi lain, sistem kuota hangus setelah masa aktif berakhir memunculkan pertanyaan mengenai kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip fikih muamalah. Kajian […]

expand_less