Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Mengapa Ulama Kini Bahas Ancaman Nonmiliter?

Mengapa Ulama Kini Bahas Ancaman Nonmiliter?

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 19 jam yang lalu
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AlbadarPost.com, HUMANIORA – Mengapa ulama kini ikut membahas ancaman nonmiliter? Pertanyaan itu mungkin terdengar tidak biasa. Namun, di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan sosial, isu tersebut dinilai semakin relevan untuk dikaji dari perspektif hukum Islam.

Itulah salah satu tema yang akan dibahas dalam forum akademik yang mempertemukan ulama, akademisi, dan peneliti di Pesantren Buntet, Kabupaten Cirebon. Berdasarkan keterangan resmi Kementerian Agama (Kemenag), forum tersebut tidak hanya mengulas fikih keluarga kontemporer, tetapi juga berbagai tantangan baru yang dihadapi masyarakat, termasuk ancaman nonmiliter.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran pesantren sebagai pusat pengembangan pemikiran Islam yang mampu merespons perubahan zaman tanpa meninggalkan pijakan pada khazanah keilmuan klasik (turats).

Fikih Tak Lagi Hanya Membahas Ibadah dan Keluarga

Selama ini, fikih lebih dikenal masyarakat sebagai kajian mengenai ibadah, perkawinan, perceraian, waris, maupun hubungan kemasyarakatan. Seiring berkembangnya kehidupan modern, ruang pembahasannya pun semakin luas.

Menurut Kementerian Agama, forum di Pesantren Buntet akan menjadi ruang dialog bagi para ulama dan akademisi untuk mengkaji berbagai persoalan kontemporer dengan pendekatan keilmuan Islam yang tetap berlandaskan literatur klasik.

Dengan demikian, kajian fikih diharapkan mampu memberikan panduan terhadap persoalan yang muncul akibat perkembangan zaman, tanpa mengabaikan prinsip-prinsip syariat.

Mengapa Ancaman Nonmiliter Menjadi Sorotan?

Dalam keterangan resminya, Kementerian Agama menyebut salah satu isu yang akan dibahas adalah ancaman nonmiliter.

Secara umum, istilah tersebut merujuk pada berbagai tantangan yang tidak berbentuk konflik bersenjata, tetapi dapat memengaruhi kehidupan berbangsa dan bermasyarakat. Pembahasan tema ini menunjukkan bahwa kajian keislaman tidak hanya berorientasi pada persoalan ibadah, tetapi juga berusaha memberikan perspektif terhadap dinamika sosial yang berkembang.

Meski demikian, rincian materi yang akan dibahas dalam forum tersebut akan disampaikan oleh para narasumber selama kegiatan berlangsung.

Pesantren Didorong Tetap Relevan dengan Perubahan Zaman

Kementerian Agama menilai pesantren memiliki posisi strategis dalam menjaga tradisi keilmuan Islam sekaligus menjawab tantangan masa kini.

Melalui forum yang digelar di Pesantren Buntet, para peserta diharapkan dapat menghasilkan gagasan dan rekomendasi yang memperkuat kontribusi pesantren dalam merespons berbagai persoalan kontemporer.

Kolaborasi antara ulama, akademisi, dan peneliti juga diharapkan memperkaya khazanah pemikiran Islam sehingga tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.

Forum ini menjadi salah satu contoh bahwa pengembangan fikih tidak berhenti pada pembahasan hukum-hukum klasik, tetapi terus berkembang mengikuti perubahan zaman dengan tetap berpijak pada sumber-sumber ajaran Islam yang otoritatif. (Red)

Artikel ini disusun berdasarkan informasi resmi yang dipublikasikan Kementerian Agama Republik Indonesia. AlbadarPost tidak menambahkan klaim di luar informasi yang disampaikan dalam rilis resmi tersebut.

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • evaluasi kinerja desa

    Wabup Garut Dorong Evaluasi Kinerja Desa untuk Perkuat Pemberdayaan

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Garut sambut tim evaluasi kinerja desa dan dorong penguatan pemberdayaan serta inovasi masyarakat. albadarpost.com, LENSA – Pemerintah Kabupaten Garut menegaskan kembali pentingnya evaluasi kinerja desa sebagai fondasi pembangunan berbasis masyarakat. Penegasan itu disampaikan saat Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menerima Tim Klarifikasi Lapangan Evaluasi Kinerja Desa Anugerah Gapura Sri Baduga Jawa Barat 2025 di Desa […]

  • Chef Halal Ciamis

    Chef Pesantren dan Siswa SMK Ramaikan Kurasi Chef Halal di Ciamis

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 161
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana Rest Area Karangkamulyan, Kabupaten Ciamis, Selasa (19/5/2026), terlihat berbeda dari biasanya. Aroma masakan khas Nusantara bercampur dengan semangat kompetisi para peserta yang sibuk menata hidangan terbaik mereka. Di lokasi itu, puluhan peserta mengikuti kegiatan kurasi Chef Halal Ciamis yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya sebagai bagian dari penjaringan talenta […]

  • penyelundupan manusia

    Terungkap! Indonesia Jadi Jalur Penyelundupan Manusia ke Australia

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 161
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus penyelundupan manusia kembali mencuat dan langsung memantik perhatian publik. Aparat mengungkap dugaan praktik pengiriman manusia secara ilegal ke Australia dengan memanfaatkan Indonesia sebagai jalur transit. Dalam perkara ini, tiga warga negara Pakistan diduga berperan aktif mengatur pergerakan korban dari awal hingga rencana keberangkatan. Informasi ini muncul setelah Direktorat Jenderal Imigrasi […]

  • Pinunjul Award

    Pinunjul Award 2025 Tegaskan Keberhasilan Pengendalian Inflasi Pangandaran

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Pangandaran raih Pinunjul Award 2025 sebagai wujud keberhasilan pengendalian inflasi dan stabilitas ekonomi daerah. albadarpost.com, LENSA – Pemerintah Kabupaten Pangandaran kembali menegaskan komitmennya dalam pengendalian inflasi Pangandaran dengan meraih Apresiasi Pinunjul Award 2025 Terbaik III untuk kategori Kota/Kabupaten Non IHK Jawa Barat. Penghargaan ini mencerminkan upaya pemerintah daerah menjaga kestabilan harga dan memperkuat ketahanan pangan […]

  • Mabuk Massal Nobar

    26 Motor Diamankan Polisi, Nobar Persib di Galih Pawesti Berakhir Ricuh

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 115
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Nobar Persib Bandung di Gedung Galih Pawesti, Kota Tasikmalaya, berubah menjadi mabuk massal yang memicu kemarahan pemerintah daerah. Euforia pertandingan Persib vs Persijap yang seharusnya berlangsung tertib justru berubah menjadi pesta miras liar dengan puluhan pemuda ditemukan mabuk dan tertidur di sekitar lokasi. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu malam, 23 Mei […]

  • Feradi WPI

    2 Tahun Feradi WPI: Ketika Hukum Masih Jauh, Mereka Justru Mendekat

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 185
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Organisasi Advokat dan Paralegal, Forum Era Adil Warung Paralegal Indonesia (Feradi WPI) genap berusia dua tahun. Namun di balik milad Feradi WPI ini, ada pertanyaan yang lebih besar: mengapa di negeri dengan ribuan advokat, akses keadilan masyarakat masih terasa jauh? Di titik inilah Feradi WPI mengambil posisi yang tidak nyaman: turun langsung […]

expand_less