Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Pemkab Tasikmalaya Percepat Pemulangan Korban TPPO

Pemkab Tasikmalaya Percepat Pemulangan Korban TPPO

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
  • visibility 97
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pemkab Tasikmalaya ajukan pemulangan tujuh warga diduga korban TPPO di Kamboja dan perkuat pencegahan.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya memastikan tujuh warganya diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kamboja. Pemerintah daerah langsung mengajukan permohonan pemulangan dan berkoordinasi lintas instansi untuk memastikan perlindungan warga berjalan sesuai prosedur.

Langkah cepat ini penting karena menyangkut keselamatan warga dan menjadi cermin lemahnya literasi ketenagakerjaan migran di tingkat akar rumput. Data resmi kasus ini diperoleh dari Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) Kabupaten Tasikmalaya.


Pendataan Awal Korban TPPO

Berdasarkan pendataan sementara DPMPTSPTK, tujuh warga Kabupaten Tasikmalaya yang diduga menjadi korban TPPO berasal dari tiga kecamatan. Empat orang tercatat berasal dari Kecamatan Karangnunggal, dua orang dari Kecamatan Bojongasih, dan satu orang dari Kecamatan Salawu.

Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, membenarkan adanya laporan resmi terkait keberadaan warga tersebut di Kamboja. Pemerintah daerah, kata Cecep, menerima informasi dari dinas teknis dan segera menindaklanjutinya.

“Kami menerima informasi dari dinas ada tujuh orang warga Kabupaten Tasikmalaya yang saat ini berada di Kamboja,” ujar Cecep kepada wartawan, Kamis (25/12/2025).

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa data yang digunakan pemerintah daerah bukan bersifat spekulatif, melainkan berbasis laporan administrasi dan koordinasi antarinstansi.


Koordinasi Pemulangan dan Perlindungan

Menindaklanjuti laporan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya telah melayangkan surat resmi permohonan pemulangan kepada Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Jawa Barat. Surat ini menjadi pintu awal proses pemulangan yang melibatkan pemerintah pusat dan perwakilan Indonesia di luar negeri.

Baca juga: Menu Keluarga: Nasi Goreng Spesial Praktis

Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, menyatakan pemerintah daerah tidak menunggu lama untuk bergerak. Selain BP3MI, koordinasi juga dilakukan dengan Kementerian Luar Negeri, BP2MI, serta Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Barat.

“Begitu kami mendapatkan informasi adanya warga Kabupaten Tasikmalaya yang diduga menjadi korban TPPO di Kamboja, pemerintah daerah langsung bergerak cepat. Kami mengirimkan surat permohonan kepada BP3MI untuk diteruskan ke KBRI Republik Indonesia di Kamboja,” kata Asep Sopari.

Koordinasi lintas lembaga ini bertujuan memastikan proses pemulangan berjalan aman, legal, dan sesuai prosedur internasional perlindungan pekerja migran.


Peringatan bagi Calon Pekerja Migran

Kasus dugaan korban TPPO ini menjadi pengingat serius bagi masyarakat Tasikmalaya, khususnya calon pekerja migran. Asep Sopari menegaskan, tawaran kerja ke luar negeri yang tidak melalui jalur resmi memiliki risiko tinggi.

Menurutnya, peluang kerja di luar negeri memang terbuka luas, namun harus ditempuh melalui mekanisme yang sah, mulai dari pelatihan, kontrak kerja, hingga perlindungan hukum.

Pemerintah daerah mencatat, sebagian besar kasus TPPO berawal dari minimnya pemahaman prosedur ketenagakerjaan serta godaan iming-iming gaji tinggi tanpa kejelasan dokumen.


Upaya Pencegahan Berbasis Edukasi

Sebagai langkah pencegahan, Pemkab Tasikmalaya terus menggencarkan sosialisasi ketenagakerjaan kepada masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan sarasehan ketenagakerjaan yang digelar di Taman Pico.

Baca juga: Polisi Selidiki Dugaan TPPO Warga Tasikmalaya di Kamboja

Kegiatan ini dirancang untuk menjembatani calon tenaga kerja migran yang memiliki keterampilan agar dapat disalurkan ke luar negeri secara legal, aman, dan terdata. Pemerintah daerah menilai pendekatan edukatif menjadi kunci menekan angka korban TPPO di masa depan.

Imbauan juga terus disampaikan agar warga lebih selektif terhadap tawaran kerja ke luar negeri dan memastikan keberangkatan dilakukan melalui lembaga resmi yang terdaftar.


Konteks dan Dampak

Kasus tujuh korban TPPO asal Tasikmalaya ini menambah daftar panjang persoalan pekerja migran nonprosedural. Pemerintah daerah menilai perlindungan warga tidak cukup berhenti pada pemulangan, tetapi harus diikuti penguatan sistem informasi, edukasi publik, dan pengawasan ketat jalur penempatan tenaga kerja.

Tanpa literasi ketenagakerjaan yang memadai, warga rentan terjebak jaringan perdagangan orang yang terus beradaptasi memanfaatkan celah ekonomi dan informasi.

Kasus TPPO ini menegaskan pentingnya jalur resmi kerja luar negeri demi melindungi warga dari perdagangan orang. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMKM modal kecil

    7 Ide UMKM Modal Kecil 2026, Cocok Dimulai dari Rumah

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – UMKM modal kecil kini menjadi pilihan banyak orang yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan tanpa harus menyewa tempat usaha. Bahkan, usaha rumahan modal kecil semakin diminati karena fleksibel, mudah dijalankan, dan memiliki peluang keuntungan yang menjanjikan. Di tengah perkembangan ekonomi digital, ide UMKM modal kecil dari rumah bisa berkembang cepat jika dikelola […]

  • pengamanan pertandingan

    Polisi Perketat Pengamanan Pertandingan Persib vs Borneo

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Polrestabes Bandung menerjunkan 1.800 personel untuk pengamanan pertandingan Persib vs Borneo di GBLA. albadarpost.com, LENSA – Polrestabes Bandung menerjunkan ribuan personel untuk memastikan pengamanan pertandingan Persib Bandung melawan Borneo FC berjalan terkendali. Pertandingan tunda pekan ke-4 Super League 2025/26 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) malam ini diperlakukan sebagai agenda berisiko tinggi karena potensi […]

  • Harmoni Sastra dan Resiliensi: Kisah Penyair Perempuan Palestina yang Tak Terungkap

    Harmoni Sastra dan Resiliensi: Kisah Penyair Perempuan Palestina yang Tak Terungkap (Fadwa Tuqan)

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Harmoni Sastra dan Resiliensi: Kisah Fadwa Tuqan, penyair perempuan Palestina yang dari keheningan bangkit dengan puisi, harapan, dan identitas. albadarpost.com, PELITA. Di tengah berita konflik dan penderitaan yang sering terdengar dari Palestina, muncul kisah seorang perempuan penyair yang suaranya lembut namun tidak pernah padam. Harmoni Sastra dan Resiliensi: Kisah Penyair Perempuan Palestina yang Tak Terungkap […]

  • Sukwan Kebersihan Tasik

    Suasana Apel Mendadak Tegang, Sukwan Kebersihan Tasik Tuntut Janji Lama

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Sebanyak 116 sukwan kebersihan Tasik berkumpul di Bale Wiwitan, Jalan Noenoeng Tisnasaputra, Kota Tasikmalaya, Senin (19/5/2026). Namun apel pagi dan pelepasan kegiatan pungut sampah yang biasanya berlangsung rutin berubah menjadi momen penagihan janji kepada mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Hanapi. Ratusan petugas kebersihan itu datang memakai seragam kerja lengkap. Sebagian […]

  • doa ilmu bermanfaat

    Hati-Hati! Fitnah Dunia Datang dari Hal yang Kamu Cintai

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 72
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Doa terhindar fitnah dunia kini bukan lagi sekadar anjuran, tetapi kebutuhan yang mendesak. Di era media sosial, tekanan hidup, dan gaya hidup serba cepat, fitnah dunia hadir bukan hanya dalam bentuk musibah—melainkan juga dari harta, jabatan, popularitas, bahkan hal-hal yang kita banggakan. Menariknya, banyak orang tidak sadar. Fitnah itu sering datang dari […]

  • Petugas Satpolairud Polres Garut berpatroli di Pantai Karang Papak saat long weekend untuk mengantisipasi bahaya ombak besar.

    Long Weekend Membludak, Ombak Pantai Karang Papak Bikin Polisi Siaga Penuh

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Pantai Karang Papak di Kecamatan Cikelet, Garut Selatan, mendadak dipenuhi wisatawan selama momentum long weekend, Minggu (3/5/2026). Lonjakan pengunjung yang datang sejak pagi membuat aparat Satpolairud Polres Garut langsung meningkatkan patroli di kawasan pesisir. Situasi di Pantai Karang Papak dan sejumlah titik wisata pantai selatan Garut menjadi perhatian serius aparat. Selain […]

expand_less