Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » 429 Warga Ciamis Terdampak Kekeringan, BPBD Bergerak Cepat

429 Warga Ciamis Terdampak Kekeringan, BPBD Bergerak Cepat

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kekeringan Ciamis kembali menguji ketahanan masyarakat di musim kemarau. Sebanyak 429 warga di Desa Kawasen, Kecamatan Banjarsari, kini mengandalkan distribusi air bersih setelah sumur dan sumber air yang biasa mereka gunakan mulai mengering. Menyikapi kondisi tersebut, BPBD Kabupaten Ciamis bergerak menyalurkan bantuan air bersih sekaligus menyiapkan langkah antisipasi agar kebutuhan air warga tetap terpenuhi.

Berdasarkan Laporan Hasil Kaji Cepat Pusdalops PB BPBD Kabupaten Ciamis tertanggal 2 Juli 2026, kekeringan yang terjadi merupakan kekeringan meteorologis akibat tidak turunnya hujan selama beberapa minggu. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian sumur dan aliran sungai yang menjadi sumber air utama warga mengalami kekeringan.

Kemarau Panjang Membuat Sumur dan Sungai Mengering

BPBD Ciamis mencatat, wilayah terdampak berada di Dusun Panamun RT 26 dan RT 27 RW 07, Desa Kawasen, Kecamatan Banjarsari. Sebelum bantuan datang, sebagian warga harus mencari air dari sumur di perbatasan Desa Cibadak dan Desa Kawasen. Namun, sumber air tersebut juga terbatas karena digunakan oleh banyak warga dari beberapa dusun.

Selain itu, terdapat sumber air lain yang berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi terdampak. Meski demikian, kualitas airnya tidak memenuhi kebutuhan konsumsi sehingga warga hanya memanfaatkannya untuk mandi dan keperluan nonpangan.

Jarak pengambilan air dari permukiman berkisar antara 50 hingga 800 meter. Kondisi ini membuat warga harus mengeluarkan tenaga dan waktu lebih banyak untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

BPBD Salurkan 5.000 Liter Air Bersih

Merespons laporan yang diterima, BPBD Kabupaten Ciamis segera berkoordinasi dengan aparat desa untuk melakukan asesmen lapangan. Selanjutnya, petugas mendistribusikan satu tangki air bersih berkapasitas 5.000 liter ke wilayah terdampak.

Air bersih kemudian dipusatkan pada titik distribusi agar masyarakat dapat mengambilnya secara bergiliran. Langkah tersebut dinilai lebih efektif karena memudahkan proses penyaluran sekaligus memastikan seluruh warga memperoleh akses air bersih.

Selain distribusi air, BPBD juga merencanakan pembangunan kolam terpal sebagai tempat penampungan. Dengan cara itu, proses distribusi berikutnya dapat berlangsung lebih efisien dan cadangan air tetap tersedia ketika mobil tangki datang.

Sebanyak 140 KK atau 429 Jiwa Terdampak

Data BPBD menunjukkan kekeringan berdampak pada 140 kepala keluarga (KK) atau 429 jiwa di Dusun Panamun. Rinciannya, RT 26 mencakup 76 KK dengan 242 jiwa, sedangkan RT 27 terdiri atas 64 KK dengan 187 jiwa.

Angka tersebut menggambarkan bahwa persoalan kekeringan bukan hanya berkaitan dengan menurunnya ketersediaan air, tetapi juga menyangkut aktivitas rumah tangga, sanitasi, hingga kesehatan masyarakat apabila kondisi berlangsung lebih lama.

Karena itu, distribusi air bersih menjadi langkah darurat yang penting untuk menjaga kebutuhan dasar warga selama musim kemarau masih berlangsung.

Kesiapsiagaan Menjadi Kunci Menghadapi Musim Kemarau

Fenomena kekeringan meteorologis umumnya terjadi ketika curah hujan menurun dalam periode tertentu. Akibatnya, debit air permukaan dan cadangan air tanah ikut berkurang sehingga masyarakat yang bergantung pada sumur dangkal menjadi kelompok paling rentan.

Di sisi lain, kesiapsiagaan pemerintah daerah melalui pemantauan lapangan, distribusi air bersih, serta penyediaan penampungan sementara menjadi langkah penting untuk meminimalkan dampak kekeringan terhadap masyarakat.

BPBD Kabupaten Ciamis juga mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara bijak dan memanfaatkan distribusi yang tersedia sesuai kebutuhan sehingga pasokan dapat menjangkau seluruh warga terdampak.

Ketika hujan tak kunjung turun, setetes air menjadi harapan. Di tengah kemarau yang mengeringkan sumur dan sungai, kecepatan respons bukan sekadar soal pelayanan publik, melainkan tentang memastikan setiap keluarga tetap memiliki akses terhadap kebutuhan paling mendasar: air bersih. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Top Skor Piala Dunia 2026

    Mbappe Belum Aman, Messi Siap Rebut Golden Boot

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Top Skor Piala Dunia 2026 memasuki babak paling menegangkan. Meski Kylian Mbappe masih berada di puncak daftar pencetak gol Piala Dunia, persaingan Golden Boot Piala Dunia 2026 sama sekali belum selesai. Lionel Messi terus membayangi dengan jumlah gol yang sama, sementara Erling Haaland tetap menjaga peluang meski harus melewati jalur yang […]

  • Patroli Cikatomas

    Patroli Cikatomas Diperketat, Polisi Turun Saat Warga Mulai Lengah

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Patroli Cikatomas kembali diperketat saat aktivitas warga mulai menurun pada malam hari. Patroli Cikatomas atau pengawasan mobilitas aparat kepolisian ini digelar Polsek Cikatomas untuk menutup ruang gerak potensi kejahatan yang biasanya muncul di jam-jam rawan, terutama saat suasana lingkungan mulai sepi. Di beberapa titik wilayah hukum Cikatomas, suasana malam tampak lebih […]

  • Pelantikan enam lembaga GP Ansor Kota Tasikmalaya dipimpin Aj. Bubung Nizar bersama kader Banser dan Ansor.

    Aj. Bubung Nizar Resmi Lantik 6 Lembaga GP Ansor, Kader Siap Bergerak

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Semangat kaderisasi dan penguatan organisasi kembali ditunjukkan Gerakan Pemuda Ansor Kota Tasikmalaya. Melalui pelantikan enam lembaga baru, organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama itu menegaskan kesiapan menghadapi tantangan zaman, mulai dari dakwah digital hingga penguatan ekonomi umat. Pelantikan yang berlangsung penuh semangat tersebut dipimpin langsung oleh Aj. Bubung Nizar. Di hadapan ratusan kader […]

  • Kisah Nabi Adam

    Dari Surga ke Bumi, Makna Kisah Nabi Adam bagi Manusia

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Kisah Nabi Adam menegaskan tanggung jawab manusia, pilihan moral, dan makna taubat sepanjang zaman. Awal Manusia dan Ujian Pilihan albadarpost.com, HUMANIORA – Kisah Nabi Adam bukan sekadar cerita tentang manusia pertama. Ia adalah fondasi moral tentang pilihan, tanggung jawab, dan konsekuensi yang terus relevan hingga hari ini. Dari peristiwa penciptaan Adam AS hingga turunnya manusia […]

  • investasi bodong

    IRT Subang Jadi Korban Investasi Bodong

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Modus investasi bodong kembali menjerat korban. IRT di Subang kehilangan miliaran akibat iming-iming untung besar. albadarpost.com, HUMANIORA – Skema investasi bodong kembali menjerat masyarakat. Kali ini, seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kabupaten Subang, Jawa Barat, menjadi korban setelah dana miliaran rupiah yang dikumpulkannya selama bertahun-tahun raib tanpa kejelasan. Kasus ini menegaskan bahwa kejahatan finansial […]

  • suasana ulama dan santri berdoa bersama

    Penuh Makna, Ini Doa Hari Lahir Pancasila yang Diamalkan Para Ulama

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Setiap tanggal 1 Juni, masyarakat Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebagian mengikuti upacara bendera, sebagian mengunggah ucapan di media sosial, dan sebagian lainnya menjalani hari seperti biasa. Namun di banyak pesantren, majelis taklim, dan lingkungan ulama Nusantara, doa Hari Lahir Pancasila tetap menjadi tradisi yang hidup hingga hari ini. Pada pagi 1 […]

expand_less