Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » 429 Warga Ciamis Terdampak Kekeringan, BPBD Bergerak Cepat

429 Warga Ciamis Terdampak Kekeringan, BPBD Bergerak Cepat

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
  • visibility 110
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kekeringan Ciamis kembali menguji ketahanan masyarakat di musim kemarau. Sebanyak 429 warga di Desa Kawasen, Kecamatan Banjarsari, kini mengandalkan distribusi air bersih setelah sumur dan sumber air yang biasa mereka gunakan mulai mengering. Menyikapi kondisi tersebut, BPBD Kabupaten Ciamis bergerak menyalurkan bantuan air bersih sekaligus menyiapkan langkah antisipasi agar kebutuhan air warga tetap terpenuhi.

Berdasarkan Laporan Hasil Kaji Cepat Pusdalops PB BPBD Kabupaten Ciamis tertanggal 2 Juli 2026, kekeringan yang terjadi merupakan kekeringan meteorologis akibat tidak turunnya hujan selama beberapa minggu. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian sumur dan aliran sungai yang menjadi sumber air utama warga mengalami kekeringan.

Kemarau Panjang Membuat Sumur dan Sungai Mengering

BPBD Ciamis mencatat, wilayah terdampak berada di Dusun Panamun RT 26 dan RT 27 RW 07, Desa Kawasen, Kecamatan Banjarsari. Sebelum bantuan datang, sebagian warga harus mencari air dari sumur di perbatasan Desa Cibadak dan Desa Kawasen. Namun, sumber air tersebut juga terbatas karena digunakan oleh banyak warga dari beberapa dusun.

Selain itu, terdapat sumber air lain yang berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi terdampak. Meski demikian, kualitas airnya tidak memenuhi kebutuhan konsumsi sehingga warga hanya memanfaatkannya untuk mandi dan keperluan nonpangan.

Jarak pengambilan air dari permukiman berkisar antara 50 hingga 800 meter. Kondisi ini membuat warga harus mengeluarkan tenaga dan waktu lebih banyak untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

BPBD Salurkan 5.000 Liter Air Bersih

Merespons laporan yang diterima, BPBD Kabupaten Ciamis segera berkoordinasi dengan aparat desa untuk melakukan asesmen lapangan. Selanjutnya, petugas mendistribusikan satu tangki air bersih berkapasitas 5.000 liter ke wilayah terdampak.

Air bersih kemudian dipusatkan pada titik distribusi agar masyarakat dapat mengambilnya secara bergiliran. Langkah tersebut dinilai lebih efektif karena memudahkan proses penyaluran sekaligus memastikan seluruh warga memperoleh akses air bersih.

Selain distribusi air, BPBD juga merencanakan pembangunan kolam terpal sebagai tempat penampungan. Dengan cara itu, proses distribusi berikutnya dapat berlangsung lebih efisien dan cadangan air tetap tersedia ketika mobil tangki datang.

Sebanyak 140 KK atau 429 Jiwa Terdampak

Data BPBD menunjukkan kekeringan berdampak pada 140 kepala keluarga (KK) atau 429 jiwa di Dusun Panamun. Rinciannya, RT 26 mencakup 76 KK dengan 242 jiwa, sedangkan RT 27 terdiri atas 64 KK dengan 187 jiwa.

Angka tersebut menggambarkan bahwa persoalan kekeringan bukan hanya berkaitan dengan menurunnya ketersediaan air, tetapi juga menyangkut aktivitas rumah tangga, sanitasi, hingga kesehatan masyarakat apabila kondisi berlangsung lebih lama.

Karena itu, distribusi air bersih menjadi langkah darurat yang penting untuk menjaga kebutuhan dasar warga selama musim kemarau masih berlangsung.

Kesiapsiagaan Menjadi Kunci Menghadapi Musim Kemarau

Fenomena kekeringan meteorologis umumnya terjadi ketika curah hujan menurun dalam periode tertentu. Akibatnya, debit air permukaan dan cadangan air tanah ikut berkurang sehingga masyarakat yang bergantung pada sumur dangkal menjadi kelompok paling rentan.

Di sisi lain, kesiapsiagaan pemerintah daerah melalui pemantauan lapangan, distribusi air bersih, serta penyediaan penampungan sementara menjadi langkah penting untuk meminimalkan dampak kekeringan terhadap masyarakat.

BPBD Kabupaten Ciamis juga mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara bijak dan memanfaatkan distribusi yang tersedia sesuai kebutuhan sehingga pasokan dapat menjangkau seluruh warga terdampak.

Ketika hujan tak kunjung turun, setetes air menjadi harapan. Di tengah kemarau yang mengeringkan sumur dan sungai, kecepatan respons bukan sekadar soal pelayanan publik, melainkan tentang memastikan setiap keluarga tetap memiliki akses terhadap kebutuhan paling mendasar: air bersih. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penghulu Nikah

    Penghulu Nikah, Ini Peran Pentingnya

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 232
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Gedung resepsi bisa dipilih jauh-jauh hari. Dekorasi, katering, hingga gaun pengantin sering menjadi perhatian utama calon mempelai. Namun, di balik semua persiapan itu, masih banyak pasangan yang belum memahami peran penghulu nikah. Padahal, kehadiran penghulu saat akad nikah dan pencatatan nikah menjadi penentu apakah sebuah pernikahan memperoleh pengakuan penuh, baik menurut syariat […]

  • Jum’at Resik Tasik

    Jalan Lingkar Utara Masih Kotor, Pemkot Tasik Disorot

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Program Jum’at Resik Tasik kembali menjadi sorotan setelah Plh Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara, melontarkan kritik tajam terhadap pelaksanaan kegiatan gotong royong di Jalan Lingkar Utara Kota Tasikmalaya. Menurutnya, kegiatan bersih-bersih yang rutin digelar itu masih terlalu fokus pada seremoni dan pencitraan, namun belum benar-benar menyentuh persoalan utama di lapangan. […]

  • Indonesia vs Vietnam

    Mengapa Indonesia Tumbang 0-3? Statistik Mengungkap Faktanya

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 77
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Indonesia vs Vietnam menjadi salah satu pertandingan yang menyita perhatian pecinta sepak bola Asia Tenggara. Hasil akhirnya memang menunjukkan kekalahan telak Tim Garuda dengan skor 0-3, tetapi angka-angka di lapangan justru menghadirkan cerita yang berbeda. Indonesia unggul dalam penguasaan bola dan jumlah tembakan, sementara Vietnam tampil lebih efektif ketika peluang emas […]

  • Iran vs Israel militer

    Militer Iran vs Israel: Siapa Lebih Kuat?

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 201
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Perbandingan Iran vs Israel militer selalu memicu perhatian global. Banyak orang bertanya, apakah kekuatan militer Iran lebih unggul dibanding militer Israel, atau justru sebaliknya. Faktanya, kedua negara memiliki keunggulan yang sangat berbeda, sehingga sulit menentukan pemenang secara sederhana. Di satu sisi, Iran unggul dalam jumlah dan strategi asimetris. Namun di sisi […]

  • TPPO Tasikmalaya

    Polisi Selidiki Dugaan TPPO Warga Tasikmalaya di Kamboja

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Kasus dugaan TPPO Tasikmalaya membuka celah perlindungan migran dan menuntut respons negara yang lebih cepat. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Sebuah video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan sekelompok pria asal Kabupaten dan Kota Tasikmalaya yang mengaku menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kamboja. Rekaman berdurasi sekitar satu menit itu menampilkan para korban […]

  • Bulan Safar

    Benarkah Bulan Safar Membawa Sial? Ini Fakta Islam

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Bulan Safar dalam kalender Hijriah masih sering dikaitkan dengan anggapan sebagai waktu yang membawa kesialan oleh sebagian masyarakat. Namun, bagaimana sebenarnya pandangan Islam tentang bulan Safar? Dalam ajaran Islam, tidak ada dalil sahih yang menyatakan bahwa bulan Safar adalah bulan sial atau membawa musibah tertentu. Sebaliknya, Rasulullah ﷺ mengajarkan umatnya untuk meninggalkan […]

expand_less