Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Wali Kota Banjar Tegaskan Kebijakan Inklusi untuk Disabilitas Berdaya

Wali Kota Banjar Tegaskan Kebijakan Inklusi untuk Disabilitas Berdaya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
  • visibility 52
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025 menegaskan arah Kota Banjar sebagai kota inklusif dan berdaya.

albadarpost.com, HUMANIORA Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025 di Kota Banjar pada Jumat (12/12/2025), menjadi penanda penting arah pembangunan daerah yang semakin menempatkan inklusi sebagai fondasi kebijakan publik. Mengusung tema “Kota Banjar Inklusi, Penyandang Disabilitas Berdaya”, peringatan ini menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan seluruh warga, termasuk penyandang disabilitas, memperoleh akses dan kesempatan yang setara.

Wali Kota Banjar, Ir. H. Sudarsono, menegaskan bahwa inklusi tidak boleh berhenti pada slogan seremonial. Prinsip kota inklusif Banjar, kata dia, harus diterjemahkan secara konkret dalam setiap kebijakan, program pembangunan, hingga layanan publik. Tujuannya jelas: menciptakan ruang aman dan adil bagi penyandang disabilitas untuk berpartisipasi aktif dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan politik.

“Peringatan Hari Disabilitas Internasional bukan hanya soal merayakan capaian. Ini momentum evaluasi dan komitmen bersama untuk membangun lingkungan yang inklusif, aksesibel, dan bebas diskriminasi,” ujar Wali Kota dalam sambutannya di Pendopo Kota Banjar.

Menurut Sudarsono, kota inklusif Banjar hanya dapat terwujud jika seluruh pemangku kepentingan bergerak searah. Pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha harus memastikan bahwa setiap kebijakan pembangunan memperhitungkan kebutuhan penyandang disabilitas sejak tahap perencanaan.

Inklusi sebagai Arah Kebijakan Pembangunan

Wali Kota Banjar menekankan bahwa inklusi bukan kebijakan sektoral, melainkan prinsip lintas sektor. Aksesibilitas fasilitas publik, pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga kesempatan kerja harus dirancang agar ramah bagi semua warga.

Baca juga: Kepala SD Diciduk Usai Cabuli Remaja di Pangandaran, Polisi Telusuri Korban Lain

Ia menilai masih terdapat tantangan struktural yang perlu dibenahi, mulai dari keterbatasan sarana pendukung hingga stigma sosial yang kerap menghambat partisipasi penyandang disabilitas. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen menjadikan prinsip kota inklusif Banjar sebagai rujukan dalam penyusunan program pembangunan ke depan.

“Setiap warga harus merasa diakui, dihargai, dan memiliki ruang berkontribusi. Tidak boleh ada warga yang tertinggal hanya karena keterbatasan fisik atau sensorik,” kata Sudarsono.

Peringatan HDI 2025 ini juga menjadi sarana refleksi atas berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah Kota Banjar. Sejumlah program pemberdayaan telah diarahkan untuk mendorong kemandirian penyandang disabilitas, baik melalui pelatihan keterampilan, penguatan akses pendidikan, maupun dukungan partisipasi sosial.

Disabilitas Berdaya, Kota Lebih Kuat

Tema Disabilitas Berdaya dipilih untuk menegaskan bahwa penyandang disabilitas bukan objek kebijakan, melainkan subjek pembangunan. Dengan dukungan kebijakan yang tepat, kelompok ini memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam berbagai sektor.

Momentum Hari Disabilitas Internasional 2025 juga menjadi pengingat bahwa kota inklusif Banjar tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi dari sejauh mana kebijakan publik mampu menjamin keadilan sosial. Lingkungan yang ramah dan bebas diskriminasi akan menciptakan rasa aman sekaligus memperkuat kohesi sosial masyarakat.

Pemerintah Kota Banjar berharap semangat HDI tidak berhenti pada peringatan tahunan. Nilai-nilai inklusi harus terus hidup dalam praktik pemerintahan sehari-hari, mulai dari perencanaan anggaran hingga evaluasi program.

“Ketika kita membangun kota yang ramah bagi penyandang disabilitas, sejatinya kita sedang membangun kota yang lebih manusiawi untuk semua,” ujar Sudarsono.

Hari Disabilitas Internasional 2025 menegaskan komitmen Kota Banjar membangun kota inklusif yang memberi ruang setara bagi semua warga. (Red/Asep Chandra)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ujaran kebencian

    Kasus Ujaran Kebencian, Polisi Telusuri Jejak Pelarian Resbob

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Pelarian streamer Resbob usai kasus ujaran kebencian berakhir di Semarang, polisi dalami motif. albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kepolisian Daerah Jawa Barat memburu seorang streamer yang tersandung kasus ujaran kebencian bermuatan penghinaan terhadap Suku Sunda. Upaya melarikan diri itu berakhir di Semarang, Jawa Tengah, setelah polisi melacak pergerakan pelaku lintas kota. Kasus ini menjadi perhatian publik […]

  • UMP dan UMK 2026

    Gubernur Jabar Tetapkan UMP dan UMK 2026

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Penetapan UMP dan UMK Jabar 2026 diteken hari ini, disparitas upah antar daerah masih jadi masalah utama. albadarpost.com, HUMANIORA – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP), Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), serta upah sektoral Jawa Barat 2026 akan ditandatangani pada Rabu, 24 Desember 2025. Keputusan ini menjadi penentu arah kebijakan pengupahan […]

  • Koperasi Merah Putih

    Puluhan Kendaraan KDMP Siap Didistribusikan ke Desa Tasikmalaya

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 24
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Program Koperasi Merah Putih mulai bergerak nyata di Tasikmalaya. Puluhan kendaraan operasional yang dikirim langsung dari Jakarta tiba di halaman Makodim 0612/Tasikmalaya, Rabu (20/05/2026), untuk segera didistribusikan ke desa dan kelurahan di wilayah Kota serta Kabupaten Tasikmalaya. Kedatangan kendaraan tersebut langsung menarik perhatian warga dan aparat yang berada di sekitar Makodim. […]

  • Kota Makkah

    7 Hal di Kota Makkah yang Membuat Hati Merasa Dekat dengan Langit

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tidak sedikit orang yang menitikkan air mata saat pesawat mulai meninggalkan Kota Makkah. Padahal mereka datang bukan untuk tinggal selamanya. Namun entah mengapa, ketika harus pulang, hati terasa berat. Kota Makkah memang berbeda. Banyak jemaah mengaku sulit menjelaskan perasaan mereka setelah melihat Ka’bah untuk pertama kali. Ada yang diam cukup lama. Ada […]

  • Reward Sukwan Tasik

    Reward Sukwan Kebersihan Tasik Masih Digodok, Hanapi: Kita Tidak Tutup Mata

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Plh Sekda Kota Tasikmalaya Hanapi akhirnya angkat bicara terkait tuntutan reward sukwan Tasik yang disampaikan 116 petugas kebersihan berstatus sukwan di Bale Wiwitan, Selasa (19/5/2026). Ia mengakui pernah menyampaikan janji pemberian reward saat masih menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya. Namun hingga kini, janji tersebut belum terealisasi. Menurut […]

  • Transparansi anggaran

    APBD 2026 Kota Cimahi Dibuka ke Publik

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Transparansi anggaran APBD 2026 dibuka ke publik untuk menjelaskan tekanan fiskal akibat pemangkasan dana pusat. albadarpost.com, BERITA DAERAH — Pemerintah daerah mulai memperkuat transparansi anggaran dengan membuka informasi APBD 2026 kepada publik melalui berbagai kanal digital. Langkah ini dilakukan di tengah tekanan fiskal akibat pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat yang memengaruhi struktur pendapatan dan […]

expand_less