Breaking News
light_mode
Beranda » Editorial » Anggaran Jaringan Kominfo Tasikmalaya Menyisakan Tanda Tanya

Anggaran Jaringan Kominfo Tasikmalaya Menyisakan Tanda Tanya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 15 Des 2025
  • visibility 156
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Redaksi Albadarpost menyoroti belanja fiber optik Kominfo Tasikmalaya yang mengaburkan aset, dan layanan publik.

albadarpost.com, EDITORIAL – Selama empat tahun berturut-turut, Kominfo Kota Tasikmalaya menganggarkan pos bernama belanja fiber optik untuk ratusan site intranet, berdampingan dengan belanja internet dedicated bernilai miliaran rupiah. Secara administratif, anggaran ini sah. Namun secara kebijakan publik, ia bermasalah sejak di tingkat bahasa.

Masalahnya bukan sekadar istilah. Masalahnya adalah dampak sosial dan moral dari penggunaan istilah anggaran yang tidak lazim, tidak umum dipakai daerah lain, dan berpotensi mengaburkan perbedaan mendasar antara aset fisik dan layanan jasa. Di titik ini, belanja fiber optik bukan lagi soal teknis jaringan, melainkan soal akuntabilitas publik.


Fakta Dasar: Anggaran Besar, Nomenklatur Kabur

Fiber optik adalah media fisik. Ia kabel. Ia aset. Ia memiliki umur teknis panjang. Karena itu, dalam praktik umum pengelolaan keuangan daerah, pembiayaan jaringan dilakukan melalui istilah seperti belanja bandwidth, sewa infrastruktur jaringan, atau langganan layanan internet.

Namun Kota Tasikmalaya memilih jalan berbeda. Setiap tahun, pos belanja fiber optik muncul kembali. Jika istilah ini dimaknai secara literal, maka logikanya sederhana: setiap tahun pemerintah membeli kabel baru. Setiap tahun pula aset fisik seharusnya bertambah.

Baca juga: Pemkab Tasikmalaya Lambat Digital, Rakyat Bayar Harga Birokrasi

Konsekuensinya jelas. Harus ada pencatatan Barang Milik Daerah. Harus ada nomor inventaris. Harus ada peta jaringan. Harus ada berita acara pemasangan per titik. Jika tidak ada, maka istilah anggaran itu menjadi problem serius.

Hingga kini, publik belum mendapatkan penjelasan terbuka mengenai status kepemilikan fisik jaringan tersebut.


Analisis Redaksi: Ketika Bahasa Menjadi Tirai

Di sinilah redaksi mengambil posisi. Belanja fiber optik bukan sekadar pilihan kata yang ceroboh. Ia berfungsi sebagai tirai. Tirai yang menutupi apakah uang publik dibelanjakan untuk aset, jasa, atau kombinasi keduanya.

Dalam banyak kasus korupsi pengadaan, pola semacam ini dikenal luas: mencampuradukkan barang dan jasa dalam satu nomenklatur kabur. Tujuannya bukan efisiensi, melainkan fleksibilitas pertanggungjawaban. Ketika audit datang, batasnya menjadi abu-abu.

Kejanggalan bertambah ketika belanja fiber optik tidak menggantikan belanja internet dedicated, tetapi justru berjalan paralel. Dua pos besar. Dua kontrak. Dua vendor potensial. Padahal, secara teknis, intranet berbasis fiber dan bandwidth internet seharusnya dapat diintegrasikan dalam satu backbone.

Jika ini disebut redundansi sistem, maka argumennya rapuh. Sistem jaringan modern tidak dibangun dengan logika beli dua kali, melainkan dengan desain SLA dan pengelolaan risiko yang terukur.


Perbandingan Daerah: Tasikmalaya Menyendiri

Bandingkan dengan daerah lain di Jawa Barat. Banjar hanya mencatat langganan paket internet untuk jaringan intra. Ciamis menyebut sewa infrastruktur jaringan. Garut, Sumedang, Majalengka menulis belanja bandwidth.

Baca juga: Evaluasi Penurunan Stunting Tasikmalaya dan Uji Integrasi Kebijakan Ekonomi

Tidak satu pun menggunakan istilah belanja fiber optik secara berulang setiap tahun. Kota Tasikmalaya sendirian menciptakan nomenklatur eksotis ini. Dalam tata kelola publik, penyimpangan bahasa hampir selalu mendahului penyimpangan praktik.

Perbedaan ini bukan kebetulan administratif. Ia menunjukkan pilihan kebijakan.


Sikap Redaksi: Bahasa Anggaran Harus Jujur

Albadarpost berpihak pada prinsip sederhana: uang publik harus ditulis dengan bahasa yang jujur. Jika itu sewa, tulislah sewa. Jika itu jasa, tulislah jasa. Jika itu aset, maka catat sebagai aset.

Kami menyerukan kepada Inspektorat, BPK, dan aparat penegak hukum untuk tidak berhenti pada angka, tetapi menelusuri makna di balik nomenklatur. Audit anggaran tanpa audit bahasa adalah pengawasan yang pincang.

Transparansi bukan hanya soal membuka dokumen, tetapi menjelaskan maksud dan tujuan.


Reflektif

Dalam anggaran publik, bahasa bukan kosmetik. Ia adalah niat. Ia adalah arah. Dan dalam kasus belanja fiber optik Kominfo Kota Tasikmalaya, bahasa justru menjadi pintu pertama menuju pertanyaan yang lebih besar.

Jika dari pintu pertama saja sudah kabur, publik berhak curiga pada ruangan-ruangan berikutnya.

Dan pertanyaan itu tidak akan berhenti di sini. (Ds)


Nantikan pertanyaan berikutnya di:

  • Editorial investigatif lanjutan (Seri 2–5)
  • Serial perbandingan vendor dan kontrak

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesantren Ndolo Kusumo

    Pesantren Ndolo Kusumo Disetop Sementara, Publik Soroti Keamanan Santri

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 122
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus dugaan kekerasan seksual di pesantren kembali mengguncang dunia pendidikan keagamaan di Indonesia. Kali ini, sorotan tertuju pada Pesantren Ndolo Kusumo di Kediri, Jawa Timur, setelah Kementerian Agama mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara penerimaan santri baru. Keputusan tersebut langsung memicu perhatian publik karena dinilai menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tidak […]

  • Pendidikan Karakter

    Pesan Diky untuk Lulusan SD: Akhlak Lebih Berharga dari Nilai

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Tepuk tangan bergema di aula saat satu per satu siswa Kelas 6 melangkah menuju akhir perjalanan mereka di bangku sekolah dasar. Di antara senyum bangga para orang tua, terselip mata yang mulai berkaca-kaca. Momen pelepasan siswa memang selalu menghadirkan perasaan yang sulit dijelaskan dengan kata-kata. Namun dalam acara pelepasan siswa SD […]

  • Garlic Butter Chicken

    Garlic Butter Chicken Jadi Pilihan Menu Western Hemat di Rumah

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Resep garlic butter chicken praktis dan hemat, solusi menu western sederhana untuk dapur rumah tangga. albadarpost.com, FOKUS – Garlic butter chicken menjadi pilihan menu western yang kian diminati karena praktis, ekonomis, dan mudah dibuat di rumah. Dengan bahan sederhana dan teknik memasak singkat, hidangan ini menawarkan solusi bagi warga yang ingin menyajikan makanan bergaya Barat […]

  • siswi MTs Sukabumi

    Tragedi Siswi MTs Sukabumi: Dugaan Bullying di Balik Surat Wasiat Sebelum Gantung Diri

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Kasus siswi MTs di Sukabumi diduga tewas karena bullying, tinggalkan surat wasiat penuh luka dan penyesalan. albadarpost.com, LENSA – Warga Desa Bojong, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dikejutkan oleh peristiwa tragis pada Selasa malam (28/10/2025). Seorang siswi madrasah tsanawiyah (MTs) berinisial AK (14) ditemukan tewas tergantung di pintu kamar rumahnya dengan sehelai kain sarung. […]

  • Literasi Keuangan Prajurit

    Kodim Tasikmalaya Bangun Ketahanan Ekonomi Prajurit

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 68
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Literasi keuangan prajurit kini tidak lagi dipandang sebagai pelengkap, melainkan bagian penting dari kesiapan seorang prajurit menghadapi masa depan. Kesadaran itulah yang mulai diperkuat Kodim 0612/Tasikmalaya melalui edukasi mengenai tabungan haji dan tabungan emas berbasis syariah bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI). Di tengah meningkatnya tantangan ekonomi keluarga, kemampuan mengelola keuangan […]

  • doa ilmu bermanfaat

    Hati-Hati! Fitnah Dunia Datang dari Hal yang Kamu Cintai

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Doa terhindar fitnah dunia kini bukan lagi sekadar anjuran, tetapi kebutuhan yang mendesak. Di era media sosial, tekanan hidup, dan gaya hidup serba cepat, fitnah dunia hadir bukan hanya dalam bentuk musibah—melainkan juga dari harta, jabatan, popularitas, bahkan hal-hal yang kita banggakan. Menariknya, banyak orang tidak sadar. Fitnah itu sering datang dari […]

expand_less