Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Santri Temukan Gudang Miras di Ciamis, Ulama Sebut Darurat

Santri Temukan Gudang Miras di Ciamis, Ulama Sebut Darurat

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus gudang miras Ciamis kembali menghebohkan masyarakat setelah para santri melakukan aksi hisbah atau penegakan amar ma’ruf nahi mungkar dan menemukan sejumlah lokasi penyimpanan minuman keras di wilayah Kabupaten Ciamis. Temuan tersebut langsung memicu sorotan karena salah satu lokasi berada tepat di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, berhadapan dengan Pengadilan Negeri Ciamis.

Aksi razia berlangsung sejak Jumat malam (15/5/2026) pukul 21.00 WIB hingga Sabtu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Kegiatan itu dipimpin langsung oleh KH Wawan Abdul Malik Marwan bersama para santri yang bergerak menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi jalur peredaran minuman keras.

Situasi malam itu berlangsung tegang tetapi terkendali. Sejumlah santri terlihat keluar masuk gang kecil sambil membawa kardus dan botol hasil temuan. Di beberapa titik, warga sekitar tampak keluar rumah untuk melihat langsung jalannya razia.

Sebagian terlihat terkejut. Sebagian lagi hanya menggeleng pelan ketika melihat banyaknya botol minuman keras yang ditemukan.

Dua Gudang Miras Ditemukan di Jalan Sudirman Ciamis

Dalam razia pertama, para santri menemukan dua lokasi yang diduga kuat menjadi tempat penyimpanan minuman keras.

Lokasi pertama berada di sebuah rumah yang posisinya tepat berhadapan dengan Pengadilan Negeri Ciamis. Sementara lokasi kedua ditemukan di sebuah rumah kos yang masih berada di kawasan Jalan Jenderal Sudirman.

Menurut KH Wawan Abdul Malik Marwan, temuan tersebut memperlihatkan bahwa peredaran miras di Kabupaten Ciamis sudah berada pada kondisi yang mengkhawatirkan.

“Kami jelas kaget. Ini menunjukkan bahwa Ciamis sudah dalam kondisi darurat miras,” tegas KH Wawan usai kegiatan.

Ia mengatakan, minuman keras yang ditemukan memiliki berbagai jenis dan merek. Jumlahnya pun tidak sedikit.

Para santri kemudian langsung memusnahkan seluruh botol miras di lokasi penemuan. Pecahan kaca dan aroma menyengat minuman keras sempat memenuhi area razia saat proses pemusnahan berlangsung.

Di tengah suasana itu, beberapa warga terlihat merekam menggunakan telepon genggam. Ada pula pengendara yang sengaja memperlambat laju motor hanya untuk melihat situasi.

Razia Berlanjut ke Cikoneng, Gudang Miras Kembali Ditemukan

Tidak berhenti di kawasan pusat kota, razia kembali berlanjut pada Sabtu malam (16/5/2026) di wilayah Kecamatan Cikoneng.

Dari lokasi tersebut, para santri kembali menemukan gudang penyimpanan minuman keras dengan berbagai merek berbeda. Temuan berulang itu membuat para ulama semakin khawatir terhadap jalur distribusi miras yang dinilai semakin luas.

KH Wawan menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan penelusuran terhadap jaringan peredaran minuman keras di wilayah Ciamis.

“Kami akan terus menyelusuri peredaran miras ini dan membongkar gudang-gudang yang ada di Ciamis,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menyoroti dugaan adanya pihak tertentu yang membekingi peredaran miras di daerah tersebut. Menurutnya, para santri telah mengantongi informasi mengenai dugaan keterlibatan oknum aparat dalam praktik ilegal tersebut.

“Siapa pun yang membekingi peredaran miras, santri Ciamis siap melawannya,” ucap KH Wawan.

Pernyataan itu langsung menjadi perhatian warga yang mengikuti perkembangan razia melalui media sosial. Hingga Minggu pagi, video pemusnahan miras mulai tersebar luas di sejumlah grup percakapan warga.

Ulama dan Santri Dorong Perbup Larangan Miras di Ciamis

Melihat kondisi yang dinilai semakin memprihatinkan, para ulama dan santri berencana melakukan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Ciamis pada Jumat mendatang.

Dalam pertemuan tersebut, mereka akan mendorong lahirnya regulasi tegas berupa Peraturan Bupati tentang pelarangan peredaran minuman keras di wilayah Kabupaten Ciamis.

Selain itu, mereka juga meminta pemerintah menerapkan sanksi berat bagi para pengedar maupun pihak yang terlibat dalam distribusi miras.

“Kami ingin segera ada Peraturan Bupati yang tegas terkait pelarangan miras di Ciamis,” kata KH Wawan.

Dorongan tersebut muncul karena masyarakat mulai merasa resah dengan maraknya peredaran miras di sejumlah wilayah. Terlebih, lokasi gudang yang ditemukan berada cukup dekat dengan pusat aktivitas masyarakat.

Di sisi lain, aksi hisbah para santri juga memunculkan perdebatan di tengah publik. Sebagian warga mendukung langkah tersebut sebagai bentuk kepedulian sosial. Namun sebagian lainnya berharap penanganan tetap berjalan melalui jalur hukum dan koordinasi dengan aparat resmi.

Meski begitu, satu hal yang kini sulit dibantah: isu peredaran miras di Ciamis kembali menjadi perhatian besar masyarakat.

Dan razia tengah malam itu tampaknya baru menjadi awal.

Ketika botol-botol itu pecah di tengah malam, yang terdengar bukan cuma suara kaca berserakan. Tetapi juga tanda bahwa keresahan masyarakat soal miras di Ciamis sudah mencapai titik yang sulit lagi diabaikan. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MyASN BKN

    Literasi Digital ASN, Masalah Lama dalam Sistem Baru

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 70
    • 0Komentar

    MyASN BKN mempermudah pengelolaan data ASN sekaligus menguji kesiapan disiplin administrasi digital. albadarpost.com, FOKUS – Digitalisasi birokrasi terus didorong negara. Badan Kepegawaian Negara (BKN) menghadirkan MyASN sebagai platform tunggal pengelolaan data aparatur sipil negara. Sistem ini menjanjikan transparansi, efisiensi, dan integrasi nasional. Namun di balik kemajuan teknologi itu, muncul persoalan klasik yang belum tuntas: literasi […]

  • Teknisi Dishub Kabupaten Tasikmalaya memasang lampu PJU LED Cobana 90 watt di Pondok Pesantren Almuniroh Sukahurip.

    Setelah 7 Tahun Gelap, Dishub Tasikmalaya Terangi Halaman Pesantren Sukahurip

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Suasana malam di Pondok Pesantren Almuniroh Sukahurip, Desa Sinagar, Kecamatan Sukaratu, kini berubah jauh lebih terang. Setelah sekitar tujuh tahun mengalami kondisi gelap akibat lampu Penerangan Jalan Umum atau PJU mati, area halaman masjid jami dan lapangan pesantren akhirnya kembali bercahaya usai pemasangan lampu PJU LED baru dari Dishub Kabupaten Tasikmalaya. Penerangan […]

  • kasus penganiayaan Grabag

    Polsek Grabag Telusuri Kasus Penganiayaan Grabag yang Libatkan Anak di Bawah Umur

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Polsek Grabag menyelidiki kasus penganiayaan Grabag yang melibatkan dua anak di bawah umur dan memicu perhatian publik. albadarpost.com, HUMANIORA – Keluarga seorang pelajar SMP di Kecamatan Grabag, Purworejo, meminta penanganan tegas atas kasus penganiayaan Grabag yang melibatkan anak di bawah umur. Mereka menilai tindakan pelaku sudah melewati batas dan harus diproses sesuai aturan. Permintaan itu […]

  • Kasus Pembunuhan Istri

    Kasus Pembunuhan Istri di Singapura, Warga Indonesia Salehuddin Jalani Proses Hukum Ketat

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Warga Indonesia didakwa dalam kasus pembunuhan istri di Singapura. Proses hukum berlangsung ketat dan masih tahap awal. albadarpost.com, LENSA – Kasus Pembunuhan Istri yang melibatkan warga negara Indonesia kembali menyita perhatian publik setelah seorang pria bernama Salehuddin harus berhadapan dengan aparat hukum di Singapura. Peristiwa ini mencuat setelah istrinya ditemukan tidak bernyawa di sebuah kamar […]

  • Bom bunker-buster dijatuhkan dari pesawat stealth untuk menghancurkan bunker dan fasilitas militer strategis di Iran.

    Pesawat Stealth dan Bom Bunker-Buster Tembus Pertahanan Iran

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Serangan udara yang menghantam target strategis di Iran diduga menggunakan bom bunker-buster, pesawat stealth, dan rudal jelajah presisi tinggi. Penggunaan bom penembus bunker memungkinkan serangan mencapai fasilitas yang dilindungi beton tebal dan struktur bawah tanah. Selain itu, kombinasi teknologi modern membantu operasi militer menembus sistem pertahanan udara berlapis. Ledakan yang terjadi […]

  • Deklarasi SWAKKA di Tasikmalaya memperkuat kolaborasi media lokal Priangan Timur bersama stakeholder daerah

    Kolaborasi Media Online Lokal, Kunci Dampak Sosial yang Lebih Nyata

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Perubahan lanskap digital mendorong media untuk beradaptasi dengan cepat. Namun, di tengah derasnya arus informasi, media lokal justru menghadapi tantangan yang lebih kompleks. Persaingan ketat, distribusi konten yang timpang, serta dominasi platform besar membuat ruang gerak media daerah semakin sempit. Karena itu, kolaborasi media online lokal menjadi strategi yang relevan sekaligus […]

expand_less