Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Shalat Tarawih Ramadan: Ampunan di Setiap Malam

Shalat Tarawih Ramadan: Ampunan di Setiap Malam

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
  • visibility 196
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLEShalat tarawih Ramadan menjadi ibadah khas yang hanya hadir di bulan suci. Ibadah ini termasuk qiyamul lail atau salat malam yang dikerjakan setelah Isya hingga menjelang fajar. Selain dikenal sebagai salat malam Ramadan, tarawih memiliki keutamaan besar karena Allah menjanjikan ampunan bagi siapa saja yang menunaikannya dengan iman dan penuh harap.

Karena itu, setiap Ramadan, umat Islam memadati masjid atau menunaikannya di rumah bersama keluarga. Momentum ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Sebaliknya, tarawih menjadi sarana memperkuat iman, memperbanyak pahala, sekaligus membersihkan dosa.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Barangsiapa yang melaksanakan qiyam Ramadan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menjadi landasan kuat mengapa shalat tarawih Ramadan sangat dianjurkan.

Waktu dan Tata Cara Shalat Tarawih Ramadan

Pertama, waktu pelaksanaan tarawih dimulai setelah shalat Isya. Umumnya umat Islam mengerjakannya secara berjamaah di masjid. Namun demikian, seseorang tetap boleh menunaikannya di rumah secara mandiri.

Baca juga: Birokrasi Pemkot Tasikmalaya Disorot, Ada Apa?

Tata caranya sederhana. Jamaah berniat di dalam hati, kemudian melaksanakan dua rakaat dengan satu salam. Setelah itu, rakaat diulang hingga jumlah yang diinginkan tercapai. Setiap dua rakaat ditutup salam, sehingga ritmenya ringan dan tidak memberatkan.

Biasanya, imam membaca surat-surat pendek setelah Al-Fatihah, terutama dari juz 30. Namun jika seseorang mampu membaca surat lebih panjang, hal itu juga diperbolehkan. Karena itu, tarawih memberi ruang kekhusyukan sesuai kemampuan masing-masing.

Setelah rangkaian tarawih selesai, ibadah ditutup dengan shalat Witir. Jumlahnya bisa satu, tiga, atau sebelas rakaat. Dengan demikian, rangkaian shalat tarawih Ramadan menjadi lengkap sebagai qiyamul lail.

8 atau 20 Rakaat? Ini Penjelasannya

Perbedaan jumlah rakaat sering menjadi perbincangan. Sebagian masjid melaksanakan 8 rakaat, sementara lainnya memilih 20 rakaat. Keduanya memiliki dasar dan telah dipraktikkan sejak masa sahabat.

Pada masa Khalifah Umar bin Khattab, tarawih dilaksanakan 20 rakaat secara berjamaah. Sementara itu, sebagian riwayat menunjukkan Rasulullah ﷺ melaksanakan delapan rakaat qiyam yang panjang.

Karena itu, ulama sepakat bahwa jumlah rakaat dalam shalat tarawih Ramadan bersifat fleksibel. Yang terpenting bukan angka, melainkan kekhusyukan dan konsistensi. Imam Nawawi rahimahullah menjelaskan bahwa tarawih adalah sunnah muakkad yang sangat dianjurkan, sehingga umat Islam hendaknya menjaga semangatnya.

Dengan memahami konteks sejarah dan pendapat ulama, umat Islam tidak perlu memperdebatkan jumlah rakaat. Sebaliknya, fokus utama adalah meningkatkan kualitas ibadah.

Keutamaan dan Spiritualitas Tarawih Ramadan

Shalat tarawih bukan hanya tentang berdiri dan membaca ayat. Lebih dari itu, ibadah ini melatih kesabaran, ketekunan, dan kedekatan dengan Al-Qur’an. Setiap malam Ramadan menjadi kesempatan memperbaiki diri.

Allah SWT berfirman:

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”
(QS. Al-Baqarah: 183)

Ayat ini menegaskan tujuan Ramadan adalah takwa. Tarawih menjadi bagian penting dalam membentuk ketakwaan tersebut. Sebab ketika seorang hamba berdiri lama di hadapan Allah, hatinya akan lebih mudah tersentuh.

Baca juga: Tarawih Wanita: Masjid atau Rumah Lebih Utama?

Selain itu, suasana masjid pada malam Ramadan mempererat ukhuwah. Anak-anak, remaja, hingga orang tua berkumpul dalam satu saf. Kebersamaan ini menghadirkan energi spiritual yang sulit ditemukan di bulan lain.

Oleh karena itu, shalat tarawih Ramadan bukan sekadar tradisi. Ia adalah momentum perubahan diri. Sebagai ruang pengampunan. Dan ia adalah jalan menuju hati yang lebih bersih.

Mengapa Tarawih Begitu Istimewa?

Pertama, tarawih hanya hadir satu bulan dalam setahun. Kedua, ia memiliki janji ampunan yang tegas dalam hadis sahih. Ketiga, pelaksanaannya fleksibel sehingga dapat diikuti semua kalangan.

Karena itu, para ulama menganjurkan agar umat Islam tidak melewatkannya. Bahkan, meski seseorang tidak mampu berjamaah di masjid, ia tetap bisa meraih pahala dengan melaksanakannya di rumah.

Dengan demikian, shalat tarawih Ramadan menjadi simbol kebangkitan spiritual tahunan. Selama Ramadan masih berkunjung, kesempatan itu selalu terbuka. (GZ)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Judi Bola Menurut Islam

    Prediksi Skor Piala Dunia, Bolehkah Menurut Syariat?

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Judi bola menurut Islam kembali menjadi topik yang ramai diperbincangkan seiring berlangsungnya Piala Dunia 2026. Bersamaan dengan euforia sepak bola terbesar di dunia tersebut, aktivitas taruhan olahraga, prediksi skor berhadiah, hingga permainan fantasy league ikut menjadi bahan obrolan di berbagai tempat. Karena itu, tidak sedikit orang yang bertanya, apakah semua bentuk hiburan […]

  • Pengendalian Inflasi Tasikmalaya

    Pengendalian Inflasi Tasikmalaya Raih Juara Nasional, Stabilitas Harga Terjaga

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Tasikmalaya meraih juara nasional Pengendalian Inflasi Daerah 2025, kebijakan daerah stabilkan harga pangan warga. albadarpost.com, PELITA – Kabupaten Tasikmalaya meraih penghargaan nasional sebagai Juara Satu Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten/Kota Berprestasi 2025. Penghargaan diberikan pada malam puncak Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) di Jakarta, Jumat, 28 November 2025. Pencapaian ini menutup tahun penuh tekanan ekonomi […]

  • DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya

    Pengembalian Rp100 Juta di DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Bukan Penutup Perkara

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 126
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Uang Rp100 juta sudah dikembalikan ke kas daerah. Tetapi pertanyaannya belum selesai. Dalam temuan BPK pada proyek Rekonstruksi Ruas Jalan Desa Sindangjaya–Cigadoan–Cikondang di DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya, pengembalian uang justru membuka pintu baru: mengapa kelebihan pembayaran itu bisa terjadi sejak awal? Dalam LHP BPK atas LKPD Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya Tahun Anggaran 2025, […]

  • Pendidikan ASEAN

    ASEAN Siapkan 145 Program Pendidikan Baru

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 112
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pendidikan ASEAN memasuki fase baru. Negara-negara Asia Tenggara sepakat memperkuat kerja sama pendidikan melalui 145 program hingga 2030, mulai dari pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI), perluasan beasiswa, peningkatan kompetensi guru, hingga penguatan pendidikan inklusif. Kesepakatan tersebut dinilai menjadi langkah penting untuk menyiapkan generasi yang mampu bersaing di tengah perubahan teknologi dan kebutuhan […]

  • kepala ikan kuah kuning dengan bumbu kunyit dan rempah khas Indonesia disajikan hangat di meja makan sederhana

    Cara Masak Kepala Ikan Kuah Kuning Anti Amis, Dijamin Nagih!

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 220
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Resep kepala ikan kuah kuning menjadi salah satu hidangan tradisional yang selalu menggoda selera. Olahan kepala ikan kuah kuning ini terkenal dengan cita rasa gurih, segar, dan kaya rempah. Banyak orang mencari cara memasak kepala ikan kuah kuning agar tidak amis dan tetap nikmat, karena di situlah letak tantangannya. Selain itu, hidangan […]

  • PLTSa Tasikmalaya

    Tasikmalaya Bidik PLTSa Lewat Program PTLS Kemendagri

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – PLTSa Tasikmalaya menjadi salah satu agenda yang dibahas Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam upaya mencari solusi jangka panjang terhadap persoalan sampah. Melalui usulan program PTLS (Pengelolaan Tata Kelola Lingkungan & Sosial), Pemkab Tasikmalaya menyatakan kesiapan menjadi daerah penerima manfaat dengan menyiapkan lahan seluas 17 hektare untuk mendukung […]

expand_less