Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Munas XI MUI Tetapkan Ketua Umum MUI Baru Lewat Sistem Formatur

Munas XI MUI Tetapkan Ketua Umum MUI Baru Lewat Sistem Formatur

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
  • visibility 98
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Munas XI MUI menetapkan Ketua Umum MUI periode 2025–2030 melalui sistem formatur 19 anggota.

albadarpost.com, HUMANIORA – Keputusan penting dihasilkan dari Musyawarah Nasional XI Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta setelah forum menetapkan Ketua Umum MUI untuk periode 2025–2030. Forum memilih KH Anwar Iskandar sebagai pimpinan baru melalui mekanisme formatur yang menjadi ciri khas pemilihan di tubuh MUI. Keputusan ini berarti kesinambungan kepemimpinan sekaligus penegasan kembali tata organisasi MUI yang bertumpu pada musyawarah dan perwakilan lintas unsur ormas Islam.

Penetapan ini dibacakan dalam Sidang Pleno ke-12 yang dipimpin Ketua Steering Committee Munas XI, KH Masduki Baidlowi. Tim formatur menyampaikan hasil rapat melalui Buya Amirsyah Tambunan yang juga ditetapkan sebagai Sekretaris Jenderal MUI periode 2025–2030. Forum ini sekaligus memulai penyusunan lengkap kepengurusan Dewan Pimpinan dan Dewan Pertimbangan MUI.

KH Anwar Iskandar bukan figur baru dalam struktur pimpinan MUI. Ia sebelumnya menjabat Ketua Umum sejak 2023 menggantikan KH Miftachul Akhyar. Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Kediri ini kembali mendapatkan amanah melalui sistem musyawarah mufakat, menggunakan mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi yang direpresentasikan melalui 19 anggota tim formatur.


Mekanisme Formatur dan Komposisi Perwakilan

Mekanisme pemilihan Ketua Umum dalam Munas XI MUI diatur melalui Peraturan Organisasi Nomor 01/PO-MUI/VI/2025. Dalam aturan tersebut, pemilihan dilakukan melalui tahapan berjenjang: mulai dari penetapan formatur, pemilihan ketua umum, penyusunan Dewan Pimpinan, hingga penetapan Dewan Pertimbangan.

Komposisi 19 formatur mencerminkan upaya menjaga keseimbangan representasi dari unsur pusat, daerah, pesantren, perguruan tinggi Islam, hingga organisasi kemasyarakatan Islam. Tiga posisi dari Dewan Pimpinan MUI demisioner—Ketua Umum, Sekretaris Jenderal, dan Bendahara Umum—masuk dalam formatur. Unsur Dewan Pertimbangan turut terlibat melalui KH Ma’ruf Amin yang juga pernah menjabat Ketua MUI.

Baca juga: Tekan Mobilitas Pasien, Kemenkes Percepat Reformasi Rujukan BPJS

Perwakilan ormas Islam diberi porsi signifikan, terutama dari Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah sebagai unsur tetap. Selain itu, hadir juga unsur ormas seperti Al Irsyad, KAHMI, Wahdah Islamiyah, dan GUPPI. Unsur perguruan tinggi diwakili oleh Rektor UIN Mataram, sementara unsur pesantren diwakili KH Marsudi Syuhud.

Pada tingkat daerah, tujuh Ketua Umum MUI provinsi turut tergabung dalam tim formatur. Keterlibatan daerah ini penting, mengingat kebijakan MUI sering berkaitan dengan dinamika regional yang beragam. Dengan struktur tersebut, putusan Munas dianggap mewakili spektrum luas pembinaan umat dan orientasi kebijakan lembaga.


Dampak Penetapan Kepengurusan Terhadap Arah Kebijakan MUI

Penetapan KH Anwar Iskandar sebagai Ketua Umum MUI untuk lima tahun mendatang membawa sejumlah catatan penting terkait arah organisasi. Dalam berbagai forum sebelumnya, ia menekankan pentingnya konsistensi MUI dalam penguatan moderasi beragama, peran fatwa dalam kehidupan sosial, serta kemitraan antara ulama dan negara.

Baca juga: PBNU Tegaskan Dinamika Internal Tak Pengaruhi Mandat Gus Yahya sebagai Ketua Umum

Struktur baru ini membuka peluang konsolidasi kebijakan yang lebih teratur. Kehadiran pimpinan ormas besar di jajaran Wakil Ketua Umum—seperti KH Cholil Nafis dan Buya Anwar Abbas—memberi bobot tersendiri dalam penyusunan program. Kedua figur tersebut sering menjadi representasi isu publik terkait keumatan, mulai dari pendidikan hingga kebijakan ekonomi syariah.

Selain itu, masuknya unsur pesantren dan perguruan tinggi Islam memperluas basis pertimbangan akademis dan kajian keilmuan dalam kerja-kerja komisi fatwa maupun rekomendasi kebijakan sosial. Pada level institusional, komposisi ini diharapkan mampu memperbaiki respons MUI terhadap isu kontemporer seperti literasi digital, radikalisme, ketahanan keluarga, hingga dinamika ekonomi halal.

Munas XI juga memberi ruang bagi penyusunan Dewan Pertimbangan yang berfungsi mengarahkan kebijakan strategis. Dengan posisi KH Ma’ruf Amin kembali terlibat dalam formatur, lembaga ini memiliki jalur konsultatif yang lebih kuat untuk menjaga kehati-hatian perumusan fatwa dan panduan publik.

Munas XI MUI menetapkan kepengurusan baru lewat sistem formatur 19 anggota, memperkuat representasi ormas dan arah kebijakan keumatan lima tahun ke depan. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • modus judi online

    Terungkap! Modus Judi Online Rp96 Miliar Dibongkar Polisi

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Modus judi online terus berkembang seiring kemajuan teknologi. Hal itu tergambar dalam pengungkapan dugaan jaringan judi online beromzet sekitar Rp96 miliar yang ditangani Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat. Selain mengamankan sejumlah terduga pelaku, penyidik juga masih memburu seorang daftar pencarian orang (DPO) yang diduga berada di luar negeri. Menurut keterangan […]

  • Musda KNPI molor

    Musda KNPI Tasikmalaya Molor, Kritik Halus yang Menyentil Keras

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pelaksanaan Musda KNPI Kabupaten Tasikmalaya molor menjadi perbincangan dalam agenda Musyawarah Daerah XVI Komite Nasional Pemuda Indonesia. Keterlambatan pembukaan forum ini memicu kritik dari peserta yang menilai disiplin waktu menjadi cerminan profesionalisme organisasi. Musda KNPI yang terlambat, atau keterlambatan forum pemuda ini, langsung memunculkan pertanyaan soal kesiapan panitia dan manajemen acara. […]

  • perlindungan perempuan

    Pemkab Tasikmalaya Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Pemkab Tasikmalaya menegaskan komitmen perlindungan perempuan dan anak pada peringatan Hari Ibu dan Bela Negara. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menegaskan komitmennya dalam perlindungan perempuan dan anak bertepatan dengan peringatan Hari Ibu ke-97 yang dirangkaikan dengan Hari Bela Negara ke-77. Penegasan ini penting karena menyangkut arah kebijakan daerah dalam menjamin kelompok rentan sekaligus […]

  • Karyawan bekerja lembur di kantor saat hari libur nasional dengan ilustrasi perhitungan upah lembur sesuai aturan pemerintah.

    Tanggal Merah Tetap Kerja? Jangan Sampai Upah Lembur Anda Hilang

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 175
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Masih banyak pekerja yang belum memahami aturan upah lembur libur nasional. Padahal, pekerja yang tetap masuk saat hari libur nasional berhak menerima bayaran lembur dengan nilai lebih besar dibanding hari kerja biasa. Ketentuan upah kerja lembur itu sudah diatur pemerintah melalui PP Nomor 35 Tahun 2021 tentang Ketenagakerjaan. Informasi tersebut kembali ramai […]

  • Peneliti menelusuri database flora digital Singapore Herbarium yang membuka akses global ilmu botani Asia Tenggara

    Ribuan Data Flora Asia Tenggara Kini Terbuka di Singapura

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Selama bertahun-tahun, pengetahuan tentang flora Asia Tenggara tersimpan rapi di balik lemari arsip. Hanya peneliti tertentu yang mampu mengaksesnya. Namun kini, sebuah perubahan besar sedang berlangsung. Digitalisasi herbarium Singapura perlahan menghapus batas antara ilmu pengetahuan dan dunia luar. Singapore Herbarium tidak sekadar memindahkan koleksi ke layar digital. Mereka sedang membangun masa […]

  • Penyelamatan Nyawa

    Detik Penyelamatan Dramatis di Kawalu Tasikmalaya

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suara panik di ujung telepon siang itu menjadi awal dari sebuah penyelamatan yang tidak akan mudah dilupakan. Sebuah laporan darurat mengenai kondisi seorang perempuan muda di Kecamatan Kawalu membuat petugas Damkar Kota Tasikmalaya bergerak cepat untuk melakukan penyelamatan nyawa. Respons cepat tersebut akhirnya berhasil mencegah sebuah tragedi yang berpotensi merenggut masa […]

expand_less