Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Jangan Salah! Sunscreen dan Lip Balm saat Puasa Ternyata…

Jangan Salah! Sunscreen dan Lip Balm saat Puasa Ternyata…

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
  • visibility 71
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONALSkincare saat puasa sering menimbulkan kebingungan. Banyak yang mengira perawatan wajah saat puasa dapat membatalkan ibadah. Bahkan, isu tentang sunscreen saat puasa dan lip balm saat puasa kerap memicu perdebatan di media sosial. Lalu, mana yang benar menurut fikih?

Agar tidak terjebak informasi keliru, mari kita kupas mitos dan fakta secara jernih.

Mitos 1: Semua Produk yang Menyentuh Wajah Bisa Membatalkan Puasa

Fakta: Tidak semua yang menyentuh tubuh membatalkan puasa.

Dalam hukum fikih, puasa batal jika ada sesuatu yang masuk ke dalam tubuh melalui jalur terbuka seperti mulut dan hidung dengan sengaja. Sementara itu, skincare saat puasa hanya diaplikasikan di permukaan kulit.

Kulit bukan saluran yang mengarah langsung ke sistem pencernaan. Karena itu, pelembap, serum, toner, dan krim wajah tidak membatalkan puasa.

Selain itu, para ulama kontemporer menjelaskan bahwa penyerapan melalui pori-pori tidak termasuk kategori yang membatalkan. Jadi, Anda tetap boleh merawat kulit tanpa rasa waswas.

Mitos 2: Sunscreen saat Puasa Tidak Sah Karena Diserap Kulit

Fakta: Sunscreen saat puasa tetap sah dan tidak membatalkan.

Sebagian orang mengira karena sunscreen menyerap ke kulit, maka puasa menjadi batal. Padahal, penyerapan kulit berbeda dengan konsumsi makanan atau minuman.

Sunscreen bekerja di lapisan luar untuk melindungi dari sinar UV. Produk tersebut tidak masuk ke saluran pencernaan. Oleh sebab itu, hukumnya sama seperti menggunakan sabun atau lotion.

Bahkan, menjaga kesehatan kulit termasuk bagian dari menjaga diri. Islam mendorong umatnya untuk tidak membahayakan tubuh, apalagi jika aktivitas mengharuskan Anda terpapar matahari.

Mitos 3: Lip Balm saat Puasa Pasti Membatalkan

Fakta: Lip balm saat puasa tidak membatalkan selama tidak tertelan.

Di sinilah banyak orang keliru. Karena berada di bibir, lip balm dianggap berisiko membatalkan puasa. Padahal, hukum dasarnya tetap boleh.

Namun demikian, Anda harus berhati-hati. Jika lip balm masuk ke tenggorokan secara sengaja, maka puasa menjadi batal. Sebaliknya, jika hanya dioleskan dan tidak tertelan, puasa tetap sah.

Oleh karena itu, gunakan secukupnya dan hindari kebiasaan menjilat bibir setelah mengaplikasikannya.

Lalu, Bagaimana dengan Produk Semprot atau Spray?

Pertanyaan ini juga sering muncul. Face mist atau setting spray tidak membatalkan puasa selama cairannya tidak terhirup hingga masuk ke tenggorokan.

Sebagai langkah aman, semprotkan dengan jarak wajar dan tutup mulut saat menggunakannya. Dengan begitu, Anda tetap bisa menjaga kesegaran wajah tanpa rasa khawatir.

Prinsip Penting dalam Fikih Puasa

Agar tidak mudah terpengaruh mitos, pahami prinsip berikut:

Pertama, puasa batal jika ada zat yang masuk ke dalam tubuh melalui jalur terbuka dengan sengaja.
Kedua, sesuatu yang hanya berada di permukaan luar tubuh tidak membatalkan.
Ketiga, keraguan tidak otomatis membatalkan ibadah.

Karena itu, skincare saat puasa tetap diperbolehkan. Sunscreen saat puasa juga sah. Lip balm saat puasa aman selama tidak tertelan.

Dengan memahami dasar ini, Anda tidak perlu meninggalkan rutinitas perawatan diri selama Ramadan.

Mengapa Isu Ini Sering Viral?

Topik ini mudah viral karena banyak orang ingin berhati-hati dalam beribadah. Namun, tanpa pemahaman fikih yang tepat, kehati-hatian bisa berubah menjadi kekhawatiran berlebihan.

Selain itu, media sosial sering menyederhanakan hukum agama tanpa penjelasan menyeluruh. Akibatnya, muncul kesimpulan yang tidak lengkap.

Padahal, Islam memberikan kemudahan dan tidak mempersulit umatnya. Selama tidak ada pelanggaran prinsip dasar, ibadah tetap sah.

Tips Aman agar Tidak Waswas

Agar tetap nyaman selama Ramadan, Anda bisa menerapkan beberapa langkah berikut:

  • Gunakan skincare secukupnya.
  • Hindari produk beraroma kuat yang memicu refleks menjilat bibir.
  • Pilih lip balm yang cepat menyerap.
  • Jangan berlebihan dalam pemakaian.
  • Fokus pada niat dan kualitas ibadah.

Baca juga: Zakat Fitrah Online, Sah atau Sekadar Tren?

Dengan cara ini, Anda bisa tetap percaya diri tanpa mengurangi kekhusyukan puasa.

Jangan Mudah Percaya Mitos

Skincare saat puasa tidak membatalkan ibadah karena hanya digunakan di permukaan kulit. Sunscreen saat puasa tetap sah karena tidak masuk ke sistem pencernaan. Lip balm saat puasa juga diperbolehkan selama tidak tertelan secara sengaja.

Jadi, sebelum membagikan informasi yang belum jelas sumbernya, pastikan Anda memahami dasar hukumnya. Ramadan seharusnya menghadirkan ketenangan, bukan kebingungan.

Rawat diri Anda dengan bijak, dan jalani ibadah dengan penuh keyakinan. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buruh Migran

    Tak Semudah yang Dibayangkan, Ini Perjuangan Buruh Indonesia di Luar Negeri

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Menjadi buruh migran atau pekerja migran di luar negeri sering dianggap jalan cepat mengubah nasib. Banyak orang melihat foto-foto keberhasilan mereka di media sosial, mulai dari rumah baru, kendaraan, hingga kiriman uang untuk keluarga di kampung halaman. Namun, di balik itu semua, ada perjuangan panjang yang jarang benar-benar terlihat. Sebagian buruh migran […]

  • Guru honorer mengajar di kelas sederhana saat ancaman PHK akibat pemangkasan anggaran pendidikan

    PHK Guru Mulai Terjadi, Anggaran Dialihkan ke MBG. Siapa Bertanggung Jawab?

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Fenomena PHK guru kini tidak lagi sebatas kekhawatiran. Dampak pemangkasan dana transfer daerah untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai terasa di lapangan. Guru honorer dirumahkan, jam mengajar dipangkas, dan penghasilan menurun. Situasi ini mempertegas bahwa pemutusan kerja guru bukan sekadar isu, melainkan realitas yang sedang berjalan. Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) […]

  • Ilustrasi suasana santri di pesantren salafi Indonesia sedang mengaji kitab kuning pada malam hari.

    Tradisi Pesantren Ini Dulu Sangat Dijaga, Kini Mulai Hilang

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Malam di pesantren dulu punya suara yang khas. Ada bunyi sandal kayu di lorong asrama. Ada suara santri mengulang hafalan pelan-pelan di bawah lampu redup. Dari kejauhan terdengar lembar kitab dibalik cepat, lalu disusul batuk kecil para santri yang masih bertahan mengaji hingga larut malam. Tradisi pesantren seperti itu pernah menjadi bagian […]

  • Investor BEI

    Saham Media Mulai Dilirik Investor BEI

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Optimisme terhadap sektor media mulai terasa di pasar modal seiring membaiknya prospek ekonomi nasional. Pernyataan Menteri Keuangan RI mengenai arah kebijakan fiskal dan pertumbuhan ekonomi memicu respons positif dari pasar. Sejumlah saham media bergerak menguat dan menarik perhatian Investor BEI, termasuk investor ritel. Situasi ini membuka peluang, namun juga menuntut kehati-hatian. Investor […]

  • Panggilan Haji

    Makna QS Al-Hajj 27, Rahasia Kerinduan Jutaan Orang Menuju Makkah

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Panggilan haji dalam Islam bukan sekadar perjalanan menuju Tanah Suci. Lebih dari itu, haji adalah perjalanan hati, perjalanan spiritual, dan bentuk kepasrahan manusia kepada Allah SWT. Karena itulah, jutaan umat Muslim terus datang memenuhi seruan Nabi Ibrahim AS dari berbagai penjuru dunia hingga hari ini. Allah SWT berfirman: “Dan serulah manusia untuk […]

  • Smelter Freeport Gresik

    Pasokan Tembaga Tersendat, Operasional Smelter Freeport Gresik Terancam Berhenti Akhir Oktober 2025

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Operasional Smelter Freeport Gresik terancam berhenti akhir Oktober 2025 akibat pasokan tembaga tersendat. albadarpost.com, LENSA – Kegiatan operasional Smelter Freeport Gresik di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Jawa Timur, terancam berhenti total pada akhir Oktober 2025. Penghentian ini terjadi karena pasokan konsentrat tembaga dari tambang bawah tanah PT Freeport Indonesia (PTFI) di Tembagapura, Papua Tengah, […]

expand_less