Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Hari Pertama Jadi Plh Wali Kota, Diky Soroti HP Ilegal di Lapas

Hari Pertama Jadi Plh Wali Kota, Diky Soroti HP Ilegal di Lapas

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
  • visibility 139
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana di Lapas Kelas IIB Tasikmalaya, Jumat pagi (8/5/2026), terlihat lebih sibuk dari biasanya. Sejumlah petugas pemasyarakatan tampak bersiaga sejak pagi di halaman dalam lapas. Beberapa pegawai berdiri berjejer mengikuti apel, sementara aktivitas warga binaan tetap berjalan dari balik blok tahanan.

Pagi itu, Diky Candranegara datang untuk pertama kalinya sebagai Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tasikmalaya.

Belum genap sehari menjalankan tugas menggantikan Viman Alfarizi Ramadhan yang sedang menunaikan ibadah haji, Diky langsung memilih mendatangi lapas yang saat ini dihuni lebih dari 400 warga binaan atau melebihi kapasitas normal.

Dalam apel pemasyarakatan bertema pemberantasan Halinar itu, Diky cukup banyak menyoroti persoalan handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba di lingkungan lapas.

“Manusia tanpa aturan pasti berantakan. Jadi aturan harus tetap jalan, termasuk soal kebersihan, kenyamanan, sampai penertiban HP ilegal dan narkoba,” kata Diky di hadapan peserta apel.

Datang Pagi, Langsung Tinjau Kondisi Lapas

Diky tiba saat suasana lapas masih relatif tenang. Setelah mengikuti rangkaian apel, ia terlihat beberapa kali berbincang dengan petugas pemasyarakatan mengenai kondisi lapas dan aktivitas pembinaan warga binaan.

Di beberapa sudut area dalam, petugas tampak mendokumentasikan kegiatan tersebut menggunakan telepon genggam. Sementara sejumlah warga binaan mengikuti kegiatan rutin dari dalam area blok masing-masing.

Kondisi over kapasitas menjadi salah satu hal yang cukup disorot dalam kunjungan itu. Meski jumlah penghuni melebihi daya tampung, Diky menilai suasana lapas masih terlihat tertata.

“Walaupun overload, kebersihan dan kenyamanan di sini masih terjaga. Itu artinya aturan tetap berjalan,” ujarnya.

Menurut informasi dari petugas, jumlah penghuni lapas saat ini sudah melampaui kapasitas ideal. Karena itu, pengawasan dan penertiban menjadi perhatian utama jajaran pemasyarakatan.

Soroti HP Ilegal dan Narkoba

Dalam arahannya, Diky beberapa kali menyinggung pentingnya penegakan aturan di dalam lapas. Ia menilai persoalan handphone ilegal dan narkoba masih menjadi tantangan serius di berbagai lembaga pemasyarakatan.

Karena itu, ia meminta program pemberantasan Halinar berjalan konsisten.

Isu peredaran handphone ilegal di lapas memang beberapa kali menjadi perhatian publik secara nasional. Selain berpotensi memicu pelanggaran aturan, penggunaan HP ilegal juga dinilai bisa membuka celah komunikasi yang tidak terpantau.

Di sisi lain, Diky mengingatkan bahwa kondisi lapas yang penuh justru membutuhkan pengawasan lebih disiplin.

“Kalau aturannya longgar, situasi bisa cepat tidak terkendali,” katanya.

Sebut Pengalaman di Lapas Jadi Momen Berbeda

Di sela sambutan, Diky sempat bercerita bahwa momen menjadi pembina apel di lapas terasa cukup spesial baginya.

Ia mengaku sebelumnya pernah memimpin apel di lingkungan Kejaksaan Kota Tasikmalaya. Namun suasana di lapas menurutnya memiliki pengalaman berbeda.

“Ini kedua kalinya saya diminta jadi pembina apel. Pertama di Kejaksaan, sekarang di lapas,” ujarnya sambil tersenyum.

Selain meninjau kegiatan apel, Diky juga mendengar penjelasan mengenai sejumlah program pembinaan warga binaan, termasuk budidaya lele yang dikelola di lingkungan lapas.

Program tersebut menjadi salah satu aktivitas pembinaan kemandirian yang saat ini masih berjalan.

Pemerintahan Sementara Mulai Berjalan

Sementara itu, roda pemerintahan Kota Tasikmalaya kini sementara berada di bawah kendali Diky Candranegara selama wali kota definitif menjalankan ibadah haji.

Sejumlah agenda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan seperti biasa.

Langkah Diky mendatangi lapas di hari pertama bertugas juga memunculkan kesan bahwa isu ketertiban dan disiplin langsung masuk dalam perhatian awal pemerintah kota.

Di tengah lapas yang penuh sesak dan pengawasan yang terus diperketat, kunjungan pertama Diky Candranegara sebagai Plh Wali Kota Tasikmalaya mengirim pesan sederhana tetapi tegas: aturan tetap harus berdiri, bahkan ketika keadaan sedang tidak mudah. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pidana kerja sosial

    Pidana Kerja Sosial dalam KUHP Baru

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Pidana kerja sosial dalam KUHP baru diuji: solusi kelebihan lapas atau sekadar memindahkan beban ke daerah. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru pada 2026 menandai perubahan arah pemidanaan di Indonesia. Negara mulai membuka ruang lebih luas bagi pidana nonpemenjaraan, salah satunya melalui pidana kerja sosial. Kebijakan ini bukan sekadar teknis hukum, […]

  • Perspektif: Ruang Gagasan, Ruang Perlawanan

    Perspektif: Ruang Gagasan, Ruang Perlawanan

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 260
    • 0Komentar

    albadarpost.com – PERSPEKTIF. Rubrik Perspektif di albadarpost.com adalah ruang terbuka bagi gagasan, kritik, dan refleksi. Kami meyakini bahwa demokrasi dan kemanusiaan tidak akan tumbuh tanpa keberanian untuk berbicara. Karena itu, Perspektif menjadi wadah di mana suara rakyat, pemikir, aktivis, akademisi, maupun warga biasa bisa hadir dan berdialog. Nama “Perspektif” dipilih karena setiap pandangan selalu lahir […]

  • Analisis kritis SK Komdigi 127 2026 dan dampaknya terhadap kebebasan pers serta demokrasi digital di Indonesia

    SK Komdigi 127/2026: Regulasi Cepat, Demokrasi Terhambat?

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 192
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – SK Komdigi 127 2026 kembali membuka perdebatan serius tentang arah regulasi digital, kebebasan berekspresi, dan posisi negara dalam mengontrol ruang publik. Pemerintah menyebut aturan ini sebagai langkah strategis melawan disinformasi. Namun, sejumlah kalangan melihatnya sebagai sinyal kemunduran dalam praktik demokrasi digital. Masalahnya bukan pada niat, melainkan pada desain kebijakan yang berpotensi melampaui […]

  • Guru Bukan Lagi Pengajar Biasa, Ini Peran Baru yang Mengejutkan!

    Guru Bukan Lagi Pengajar Biasa, Ini Peran Baru yang Mengejutkan!

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Peran guru motivator kini semakin penting dalam dunia pendidikan. Guru tidak lagi cukup hanya mengajar, tetapi juga harus menjadi inspirator, pembimbing, dan pendorong semangat belajar. Konsep guru motivator, pengajar inspiratif, dan pendidik yang membangun karakter mulai menjadi sorotan utama di tengah perubahan zaman yang begitu cepat. Perubahan ini tidak muncul tanpa alasan. […]

  • Call Center Polri 110

    Viral! Call Center Polri 110 Antar Perempuan Pulang dengan Aman

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA -– Call Center Polri 110 kembali menjadi perhatian publik setelah pengalaman seorang perempuan yang memanfaatkan layanan Polri 110 untuk meminta bantuan saat pulang kerja pada malam hari viral di media sosial. Kisah tersebut membuka wawasan banyak orang bahwa nomor darurat Polri tidak hanya melayani laporan tindak kriminal, tetapi juga dapat dihubungi ketika masyarakat […]

  • Ilustrasi seorang ayah sedang berdoa.

    Saat Rezeki Seret dan Tagihan Menumpuk, Amalkan Doa Ini

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ada orang yang siangnya masih bisa tersenyum. Masih bercanda dengan tetangga. Masih bekerja seperti biasa. Namun begitu malam datang dan rumah mulai sepi, pikirannya penuh. Cicilan belum selesai. Uang sekolah anak sudah dekat. Besok tagihan datang lagi. Tidak sedikit kepala keluarga yang sekarang menjalani hari-hari seperti itu. Karena itulah doa lunas hutang […]

expand_less