Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Keadilan Pajak Daerah: Dedi Mulyadi Janjikan Reformasi Pajak dan Upah di Jawa Barat

Keadilan Pajak Daerah: Dedi Mulyadi Janjikan Reformasi Pajak dan Upah di Jawa Barat

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
  • visibility 70
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dedi Mulyadi dorong keadilan pajak daerah dan perbaikan sistem upah untuk industri di Jawa Barat.

albadarpost.com, LENSA – Keadilan Pajak Daerah kembali menjadi isu utama dalam forum dialog antara Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan para pengusaha yang digelar akhir pekan ini. Dedi menegaskan pentingnya pembenahan sistem pajak dan penataan upah sebagai langkah memperbaiki hubungan negara, industri, dan masyarakat. Ia menilai, pembangunan ekonomi tidak cukup ditopang oleh pertumbuhan industri semata, melainkan harus diiringi keberpihakan yang nyata kepada warga di wilayah sumber produksi dan aktivitas ekonomi.

Dalam forum yang dihimpun dari rilis resmi pemerintah daerah, Dedi menyampaikan rencana reformasi pajak pada 2026 dengan menitikberatkan pada perbaikan distribusi pendapatan daerah. Keadilan Pajak Daerah, menurutnya, bukan sekadar soal besar kecilnya pungutan, tetapi memastikan manfaat pajak kembali ke masyarakat yang terdampak langsung oleh aktivitas industri.

“Saya tidak mau lagi melihat pabrik yang membayar pajak triliunan rupiah setiap tahun, tetapi desa di sekitar pabrik tetap miskin, tidak punya air bersih, rumah warganya kumuh, dan anak-anaknya berhenti sekolah,” ujar Dedi. Pernyataan itu menandai arah baru kebijakan fiskal Provinsi Jawa Barat, yang akan memetakan desa-desa penopang kawasan industri untuk memastikan dana pajak kembali ke akar sosial dan geografisnya.

Dedi menilai reformasi ini mendesak, sebab selama ini sebagian perusahaan besar tetap beroperasi di Jawa Barat, namun membayar pajak di luar wilayah administrasi tempat mereka memanfaatkan sumber daya. Praktik itu, menurutnya, bertentangan dengan prinsip Keadilan Pajak Daerah dan melemahkan kemampuan daerah dalam menyediakan layanan publik dasar.


Keadilan Pajak Daerah dan Adaptasi Kebijakan Industri

Dalam konteks yang lebih luas, Dedi menggarisbawahi perlunya hadirnya negara dalam menyeimbangkan kepentingan ekonomi dan perlindungan rakyat. Ia memberi contoh perusahaan air minum dalam kemasan yang mengambil sumber air lokal, namun kontribusi pembangunan sosial di wilayah tersebut tidak sebanding.

“Negara wajib hadir menyeimbangkan kepentingan investasi dan perlindungan rakyat,” ujar Dedi. Infrastruktur pendukung utama seperti suplai listrik, jaringan gas, dan kualitas jalan di kawasan industri disebut sebagai faktor yang tidak hanya menentukan efisiensi produksi, tetapi juga kualitas hidup masyarakat sekitar.

Dalam dialog tersebut, para pengusaha menyampaikan sejumlah kendala yang dihadapi di lapangan—mulai dari persoalan tata ruang, lahan terlintasi SUTET, hingga perizinan bangunan yang berlarut-larut. Dedi merespons secara langsung. Ia meminta Apindo Jawa Barat menyusun daftar rinci persoalan agar setiap hambatan dapat ditangani melalui mekanisme koordinasi kebijakan.

Keseriusan membangun ekosistem usaha yang sehat menjadi catatan penting. Ketua Apindo Jawa Barat, Ning Wahyu, bahkan menyebut forum itu sebagai ruang perumusan jalan tengah, bukan sekadar pertemuan seremonial. “Forum ini bukan hanya silaturahmi, tetapi langkah menyamakan visi dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif,” ujarnya.

Dalam pandangan Apindo, langkah Gubernur memperkenalkan reformasi birokrasi perizinan dinilai sebagai pembeda. Industrialisasi di Jawa Barat, katanya, akan lebih stabil jika tata kelola risiko sektor industri diperjelas. Industri berisiko rendah seperti garmen tidak semestinya diproses sama dengan industri kimia berbahaya. Jika klasifikasi risiko diperjelas, perizinan dapat dipangkas tanpa mengorbankan aspek keamanan dan lingkungan.


Reformasi UMK Menuju Sistem Upah yang Kompromistis

Selain isu Keadilan Pajak Daerah, Dedi membuka diskursus baru mengenai kebijakan upah. Ia sedang mengkaji penerapan Upah Minimum Provinsi (UMP) tunggal yang disesuaikan berdasarkan sektor industri, sebagai alternatif dari sistem Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) yang berlaku selama ini.

Wacana ini didasarkan pada observasi bahwa UMK sering menimbulkan ketegangan antara pekerja dan pengusaha. Di satu sisi, pekerja menuntut upah yang layak untuk hidup di wilayah perkotaan yang biayanya meningkat. Di sisi lain, pengusaha menghadapi tekanan biaya produksi yang tinggi dan persaingan global yang ketat.

Menurut Ning Wahyu, penyesuaian upah berdasarkan kesepakatan bipartit—antara pekerja dan pengusaha—dapat memberi ruang dialog yang lebih manusiawi. Sistem ini memungkinkan tiap sektor menyepakati formula upah yang sesuai kemampuan dan struktur industrinya, bukan sekadar mengikuti angka rata-rata yang dipukul sama.

Pendekatan ini, jika diterapkan secara konsisten, membuka ruang pembentukan tata kelola upah yang lebih adaptif dan inklusif. Ia juga dapat menumbuhkan relasi industrial yang tidak lagi hanya berdasarkan tuntutan, tetapi pemahaman bersama mengenai kesinambungan usaha.

Reformasi pajak dan upah diusulkan untuk memastikan industri tumbuh tanpa meninggalkan masyarakat di sekitarnya. Keadilan fiskal adalah fondasi keberlanjutan. (DAS)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suasana rumah Muslim yang tenang pada malam hari dengan bacaan doa perlindungan rumah dan nuansa Islami hangat.

    Rumah Terasa Berat dan Tidak Nyaman? Coba Amalkan Doa Ini

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang mencari doa perlindungan rumah ketika suasana rumah mulai terasa berbeda. Ada yang menyebutnya doa penangkal gangguan, ada juga yang mengenalnya sebagai dzikir penjaga rumah. Biasanya pencarian itu muncul saat rumah terasa tidak nyaman, hati gampang gelisah, atau suasana keluarga mendadak sering memanas tanpa alasan yang jelas. Sebagian orang baru ingat […]

  • kota inklusif Banjar

    Wali Kota Banjar Tegaskan Kebijakan Inklusi untuk Disabilitas Berdaya

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025 menegaskan arah Kota Banjar sebagai kota inklusif dan berdaya. albadarpost.com, HUMANIORA — Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025 di Kota Banjar pada Jumat (12/12/2025), menjadi penanda penting arah pembangunan daerah yang semakin menempatkan inklusi sebagai fondasi kebijakan publik. Mengusung tema “Kota Banjar Inklusi, Penyandang Disabilitas Berdaya”, peringatan ini menegaskan komitmen […]

  • Ilustrasi guru madrasah swasta mengajar di kelas terkait polemik guru madrasah PPPK 2026 yang terbentur aturan UU ASN.

    Harapan Jadi PPPK 2026 Pupus: Guru Madrasah Swasta di Persimpangan

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 68
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Isu guru madrasah PPPK 2026 mendadak menjadi perhatian nasional setelah rencana pengangkatan ratusan ribu guru madrasah swasta sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menghadapi hambatan regulasi. Harapan tersebut sebelumnya muncul ketika pemerintah membahas kemungkinan formasi bagi tenaga pendidik madrasah. Namun kini, nasib guru madrasah PPPK 2026 berada di titik yang tidak […]

  • Canva dan ChatGPT

    Cloudflare Tumbang, Layanan Global Canva dan ChatGPT Ikut Lumpuh

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Gangguan server Cloudflare global menyebabkan layanan Canva dan ChatGPT (OpenAI) lumpuh total. Dampaknya terasa luas bagi pengguna. albadarpost.com, LENSA — Pengguna global dua platform digital krusial, Canva dan ChatGPT, pada hari ini, 18 November 2025, mengalami kelumpuhan layanan yang signifikan. Gangguan meluas ini bukan disebabkan oleh masalah internal masing-masing perusahaan, melainkan akibat adanya pemadaman infrastruktur […]

  • Karyawan bekerja lembur di kantor saat hari libur nasional dengan ilustrasi perhitungan upah lembur sesuai aturan pemerintah.

    Tanggal Merah Tetap Kerja? Jangan Sampai Upah Lembur Anda Hilang

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Masih banyak pekerja yang belum memahami aturan upah lembur libur nasional. Padahal, pekerja yang tetap masuk saat hari libur nasional berhak menerima bayaran lembur dengan nilai lebih besar dibanding hari kerja biasa. Ketentuan upah kerja lembur itu sudah diatur pemerintah melalui PP Nomor 35 Tahun 2021 tentang Ketenagakerjaan. Informasi tersebut kembali ramai […]

  • kosmetik menyesatkan BPOM

    BPOM Cabut Izin 13 Kosmetik Menyesatkan BPOM Berklaim Medis

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    BPOM menindak 13 kosmetik menyesatkan BPOM yang mengklaim tingkatkan fungsi vital pria. albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Badan Pengawas Obat dan Makanan menemukan kosmetik menyesatkan BPOM yang dipasarkan luas melalui platform digital. Sebanyak 13 produk teridentifikasi menggunakan klaim vulgar yang menyalahi aturan dan berpotensi merugikan konsumen. Temuan ini penting karena maraknya penjualan kosmetik ilegal yang memanfaatkan […]

expand_less