Breaking News
light_mode
Beranda » Kolaborasi » KCD XII Tasikmalaya dan SMA Islam Tarbiyatul Ummah Bersinergi Tingkatkan Mutu Pendidikan

KCD XII Tasikmalaya dan SMA Islam Tarbiyatul Ummah Bersinergi Tingkatkan Mutu Pendidikan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
  • visibility 155
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KCD XII Tasikmalaya dan SMA Islam Tarbiyatul Ummah bersinergi membangun mutu pendidikan yang unggul dan berkelanjutan.

albadarpost.com, WARTA MITRA. Dalam upaya memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan dan pemerintah, SMA Islam Tarbiyatul Ummah Sindangwangi menggelar rapat silaturahmi sekaligus koordinasi bersama Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah XII Tasikmalaya, Sabtu (4/10/2025). Pertemuan yang berlangsung di aula sekolah itu menjadi ajang penting untuk membahas arah kebijakan, penetapan kewajiban, dan peningkatan mutu pendidikan secara menyeluruh di lingkungan sekolah.

Kolaborasi Strategis antara Sekolah dan KCD

Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari dunia pendidikan, di antaranya Endang Sutisna, S.E., selaku Pengelola Data pada Seksi Pelayanan Pendidikan KCD XII Tasikmalaya; Dr. H. Krisna Sujaya, M.Pd. dari Universitas Galuh Ciamis; Drs. Otong Koswara, M.Si. selaku Ketua Yayasan SMA Islam Tarbiyatul Ummah; Andi Gumilar, S.Pd. sebagai Kepala Sekolah; serta seluruh guru dan staf tata usaha.

Rapat ini menjadi momentum penting karena, selain mempererat hubungan kelembagaan, juga menegaskan kembali komitmen semua pihak untuk menegakkan prinsip transparansi, profesionalisme, dan akuntabilitas dalam tata kelola sekolah. Tujuan utamanya adalah meningkatkan mutu pendidikan melalui sistem pengawasan, perbaikan data, dan penataan kebijakan yang lebih terarah.

Menurut pantauan redaksi, rapat berjalan dengan khidmat namun dinamis. Diskusi terbuka dan partisipatif menjadi ciri khas pertemuan tersebut. Para peserta saling bertukar gagasan dan berbagi pengalaman dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan.

Pemaparan KCD: Pentingnya Data dan Ketertiban Administrasi

Dalam sambutannya, Endang Sutisna, S.E. menjelaskan bahwa KCD XII Tasikmalaya memiliki tanggung jawab memastikan seluruh sekolah di wilayahnya mematuhi standar administratif serta menjaga kualitas pembelajaran. Ia menekankan bahwa pengelolaan data pendidikan yang rapi dan akurat menjadi pondasi utama dalam membangun mutu pendidikan yang berkelanjutan.

“Data bukan sekadar angka, tetapi dasar pengambilan keputusan. Melalui data yang valid, kita dapat menentukan arah kebijakan yang tepat dan memberikan dukungan sesuai kebutuhan sekolah,” ujar Endang.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya kolaborasi antara sekolah dan KCD agar proses peningkatan mutu tidak hanya berhenti di dokumen, tetapi benar-benar terimplementasi dalam kegiatan belajar-mengajar. Karena itu, lanjutnya, evaluasi rutin dan verifikasi lapangan akan dilakukan agar sistem pendidikan di SMA Islam Tarbiyatul Ummah semakin selaras dengan visi KCD Wilayah XII.

Ketua Yayasan Tekankan Integritas dan Sinergi

Sementara itu, Ketua Yayasan SMA Islam Tarbiyatul Ummah, Drs. Otong Koswara, M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa pendidikan adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan tanggung jawab moral dan spiritual. Ia menilai kerja sama dengan KCD menjadi bagian penting dari proses transformasi sekolah menuju kualitas yang lebih baik.

“Sekolah ini lahir dari cita-cita luhur, yaitu membangun generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak. Maka, peningkatan mutu pendidikan harus menjadi prioritas bersama, bukan hanya slogan,” tegasnya.

Otong juga menyoroti bahwa yayasan berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap setiap program peningkatan mutu, mulai dari pembenahan sarana prasarana hingga peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik. Baginya, mutu sekolah tidak akan pernah lepas dari peran guru dan staf yang bekerja dengan dedikasi tinggi.

Lebih lanjut, ia berharap agar hasil koordinasi ini menjadi langkah awal menuju sistem pendidikan yang lebih adaptif terhadap perubahan zaman dan kebutuhan masyarakat.

Kepala Sekolah Harapkan Implementasi Nyata

Di sisi lain, Kepala Sekolah SMA Islam Tarbiyatul Ummah, Andi Gumilar, S.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan KCD dan yayasan. Menurutnya, rapat koordinasi ini menjadi refleksi penting bagi pihak sekolah untuk meninjau ulang program kerja, pola komunikasi internal, dan strategi peningkatan layanan akademik.

“Kita tidak hanya ingin membicarakan mutu pendidikan di atas kertas, tetapi bagaimana hal itu dirasakan langsung oleh peserta didik dan masyarakat,” ungkap Andi.

Ia juga menegaskan bahwa pihak sekolah siap melaksanakan hasil kesepakatan bersama, baik dalam hal pembenahan manajemen sekolah, penataan administrasi, maupun peningkatan kompetensi guru. Dengan demikian, visi sekolah untuk menjadi lembaga pendidikan unggul dan berdaya saing tinggi bisa segera terwujud.

Sebagai penutup sambutannya, Andi menambahkan, “Kami percaya bahwa keberhasilan peningkatan mutu pendidikan tidak datang secara instan. Diperlukan kerja keras, kolaborasi, dan evaluasi berkelanjutan dari semua pihak.”

Mutu Pendidikan Sebagai Kunci Keberlanjutan Sekolah

Dari hasil rapat tersebut, dapat disimpulkan bahwa peningkatan mutu pendidikan di SMA Islam Tarbiyatul Ummah tidak hanya bergantung pada kebijakan dari atas, tetapi juga keterlibatan aktif seluruh elemen sekolah.

Melalui pengawasan berkelanjutan, pembenahan data, dan perencanaan yang terukur, sekolah berharap bisa menjadi contoh bagi lembaga pendidikan lainnya di Tasikmalaya dalam menciptakan sistem pendidikan yang efektif, efisien, dan berdaya saing.

Sebagai tindak lanjut, sekolah dan yayasan merencanakan pembentukan tim kerja khusus yang akan memantau pelaksanaan program peningkatan mutu pendidikan, termasuk evaluasi kinerja guru dan optimalisasi fasilitas pembelajaran.

Rapat juga menghasilkan kesepakatan agar setiap semester diadakan forum evaluasi bersama antara sekolah, yayasan, dan KCD untuk memastikan seluruh kebijakan berjalan sesuai arah yang telah disepakati.

Sinergi KCD XII Tasikmalaya dan SMA Islam Tarbiyatul Ummah memperkuat mutu pendidikan melalui data, koordinasi, dan aksi nyata berkelanjutan. (AlbadarPost/ADen)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • cuaca ekstrem Sumatera Utara

    Cuaca Ekstrem Sumatera Utara Picu Banjir dan Longsor di Empat Kabupaten

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Cuaca ekstrem Sumatera Utara memicu banjir dan longsor di empat kabupaten, ribuan warga terdampak. albadarpost.com, HUMANIORA – Cuaca ekstrem Sumatera Utara pada 24–25 November memicu banjir dan tanah longsor di Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan. Dampaknya bukan hanya korban jiwa, tetapi juga gangguan ekonomi, mobilitas warga, hingga kebutuhan logistik harian. Cuaca ekstrem […]

  • Ilustrasi umat Islam menjalankan ibadah puasa sebagai perintah Allah dalam QS Al-Baqarah ayat 183.

    Puasa: Jalan Sunyi Menuju Takwa

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 187
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Ada ayat yang setiap Ramadhan selalu terdengar, namun sering kita lewati begitu saja. Padahal, ia bukan sekadar pengumuman kewajiban, melainkan undangan penuh cinta dari langit. “Ya ayyuhalladzina amanu kutiba ‘alaikumus shiyam…”wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa. Allah tidak memanggil manusia secara umum. Dia memanggil orang-orang beriman. Panggilan ini istimewa. Ia […]

  • pencurian ART

    Pencurian ART Rugikan Lansia Singapura Rp 1,3 Miliar

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 132
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Kasus pencurian ART di Singapura yang merugikan seorang lansia hingga Rp 1,3 miliar membuka persoalan yang lebih luas dari sekadar kejahatan individual. Peristiwa ini menyoroti lemahnya sistem perlindungan lansia dalam relasi kerja domestik, sekaligus menunjukkan bagaimana kebijakan pengawasan, literasi keuangan, dan penanganan adiksi belum sepenuhnya menjangkau ruang privat rumah tangga. Fakta […]

  • Siluet wanita bersujud menangis di ruang gelap dengan botol minuman keras sebagai simbol kesombongan dalam ibadah dan penyesalan dosa.

    Sombong dalam Ibadah: Dosa yang Terlihat Suci

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Sombong dalam ibadah sering hadir dengan wajah paling sopan. Ia menyamar sebagai kesalehan, bersembunyi dalam kesombongan spiritual, dan tumbuh pelan sebagai ujub dalam amal. Banyak orang takut pada dosa terang-terangan, tetapi sedikit yang waspada pada ilusi kesalehan yang diam-diam menggerogoti hati. Padahal penyakit hati religius justru lebih sulit terdeteksi karena ia memakai […]

  • Kasus korupsi nikel menyeret pejabat tinggi Ombudsman

    Publik Geger! Baru 6 Hari Dilantik, Pejabat Ini Tersandung Korupsi Nikel

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 112
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus korupsi nikel kembali mengguncang publik, namun kali ini skalanya jauh lebih mengejutkan. Dugaan korupsi tambang nikel tersebut menyeret Ketua Ombudsman periode 2026–2031, hanya enam hari setelah resmi dilantik. Situasi ini langsung memicu pertanyaan besar: bagaimana mungkin pejabat pengawas justru terjerat skandal korupsi sektor pertambangan? Momentum ini terasa janggal sekaligus ironis. […]

  • Forum Jurnalis Galuh

    FJG: Oknum Tak Bisa Berlindung di Balik Wartawan

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 26
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Forum Jurnalis Galuh (FJG) menegaskan bahwa siapa pun yang diduga melakukan tindak pidana tidak dapat berlindung di balik identitas atau atribut profesi wartawan. Pernyataan tersebut disampaikan menyusul mencuatnya kasus dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik terhadap seorang guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis. Dalam kesempatan […]

expand_less