Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Rajapolah–Pirusa, Strategi Transportasi Baru Tasikmalaya

Rajapolah–Pirusa, Strategi Transportasi Baru Tasikmalaya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus mendorong penguatan sektor transportasi sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Salah satu langkah strategis yang kini menguat adalah reaktivasi stasiun dan pengembangan perkeretaapian Kabupaten Tasikmalaya, yang mulai mendapat dukungan serius dari pemerintah pusat.

Komitmen tersebut tampak dalam kunjungan kerja Wakil Ketua DPR RI bersama Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI ke Stasiun Kereta Api Rajapolah, Jumat (6/2/2026). Bupati Tasikmalaya H. Cecep Nurul Yakin dan Wakil Bupati H. Asep Sopari Al-Ayubi menyambut langsung agenda tersebut sebagai momentum penting pembangunan daerah.

Kunjungan ini tidak sekadar bersifat seremonial. Pemerintah pusat dan daerah membahas secara langsung pengembangan fungsi Stasiun Rajapolah serta rencana reaktivasi Stasiun Pirusa, yang selama ini belum beroperasi optimal. Dua stasiun ini diproyeksikan menjadi simpul baru mobilitas orang dan barang di wilayah selatan Jawa Barat.

Perkeretaapian sebagai Pilar Ekonomi Daerah

Bupati Cecep menegaskan bahwa pengembangan transportasi telah menjadi prioritas utama dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2024–2044. Pemerintah daerah menempatkan sektor perkeretaapian sebagai instrumen strategis untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal.

Baca juga: Fabiayyi Ala Irobbikuma Tukadziban: Teguran Langit yang Terus Menggema

Menurutnya, kehadiran sistem transportasi kereta api yang efektif mampu menurunkan biaya logistik secara signifikan. Selain itu, akses pasar bagi produk lokal juga akan semakin terbuka, terutama bagi pelaku UMKM dan sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi Tasikmalaya.

Lebih jauh, penguatan perkeretaapian Kabupaten Tasikmalaya diharapkan mendorong konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi hasil produksi, serta meningkatkan daya saing daerah di tingkat regional maupun nasional. Oleh karena itu, pemerintah daerah memandang reaktivasi Stasiun Pirusa dan pengembangan Stasiun Rajapolah sebagai investasi jangka panjang, bukan sekadar proyek fisik.

Rajapolah dan Pirusa, Simpul Transportasi Masa Depan

Stasiun Rajapolah memiliki posisi strategis karena berada di jalur penting perlintasan ekonomi masyarakat. Dengan pengembangan fungsi yang tepat, stasiun ini berpotensi menjadi pusat aktivitas logistik, perdagangan, dan mobilitas harian warga.

Sementara itu, reaktivasi Stasiun Pirusa membuka peluang pemerataan pembangunan di wilayah sekitar. Pemerintah daerah melihat potensi besar wilayah hinterland yang selama ini belum terhubung secara optimal dengan jaringan transportasi massal.

Melalui kolaborasi lintas sektor, pemerintah pusat, DPR RI, BUMN perkeretaapian, dan pemerintah daerah menyusun langkah bertahap agar rencana ini berjalan berkelanjutan. Sinkronisasi kebijakan menjadi kunci agar pembangunan perkeretaapian tidak berhenti pada tahap perencanaan.

Sinergi Pusat dan Daerah Jadi Kunci

Bupati Cecep menyampaikan harapan besar agar kunjungan kerja ini menghasilkan dukungan konkret, baik dalam bentuk kebijakan maupun penganggaran. Ia menilai sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sebagai faktor penentu keberhasilan pembangunan sektor perkeretaapian.

Baca juga: Muktamar NU ke-35 Jadi Titik Balik Kepemimpinan Baru

Selain itu, keterlibatan DPR RI memberi kekuatan politik yang signifikan untuk mengawal program strategis daerah. Dengan dukungan tersebut, Tasikmalaya berpeluang mempercepat realisasi proyek transportasi yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Ke depan, pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berkomitmen menjaga konsistensi arah pembangunan transportasi. Pengembangan perkeretaapian tidak hanya menjawab kebutuhan hari ini, tetapi juga mempersiapkan daerah menghadapi tantangan ekonomi masa depan.

Melalui reaktivasi stasiun dan penguatan sistem perkeretaapian Kabupaten Tasikmalaya, daerah ini menatap babak baru pembangunan. Transportasi bukan lagi sekadar sarana, melainkan motor penggerak ekonomi yang membawa Tasikmalaya melaju lebih cepat dan berdaya saing. (GZ)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tahun Baru 2026

    Menyambut Tahun Baru 2026

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Umat Islam menyambut Tahun Baru 2026 dengan doa dan muhasabah sebagai fondasi spiritual dan sikap sosial. albadarpost.com, FOKUS – Pergantian Tahun Baru 2026 menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk menata ulang niat, memperbaiki sikap, dan menguatkan ikatan spiritual. Di tengah arus perayaan yang sering menonjolkan euforia, sebagian umat memilih jalur yang lebih sunyi: berdoa, […]

  • Ilustrasi pecel lele goreng renyah dengan sambal pedas dan lalapan kemangi khas warung kaki lima.

    Bikin Pecel Lele Seenak Abang Warung? Ini Rahasianya

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 17
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Rahasia pecel lele sering menjadi perbincangan di kalangan pecinta kuliner kaki lima. Banyak orang mencoba membuat pecel lele enak atau pecel lele gurih renyah di rumah, namun rasanya tetap berbeda dibandingkan dengan hidangan di warung pinggir jalan. Padahal, di balik sepiring pecel lele yang sederhana, terdapat beberapa teknik memasak yang jarang diketahui […]

  • toko Sen Sen Tasikmalaya

    Pedagang Cikurubuk Terjepit, Toko Sen Sen Tasikmalaya Jadi Sorotan

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Polemik mengenai toko Sen Sen Tasikmalaya kembali menjadi sorotan setelah pedagang Pasar Cikurubuk menyuarakan protes pada Senin (9/3/2026). Mereka menilai aktivitas usaha toko tersebut memicu persaingan yang tidak seimbang. Selain dikenal sebagai toko grosir, sejumlah pedagang juga menilai toko tersebut ikut menjual barang secara eceran, sehingga membuat pedagang kecil kehilangan pelanggan. […]

  • Rusa Cagar Alam Pangandaran

    Rusa Cagar Alam Pangandaran Kian Sering Masuk Permukiman, BKSDA Pangandaran Lakukan Patroli Ketat

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Rusa Cagar Alam Pangandaran sering masuk ke permukiman warga, BKSDA tingkatkan patroli untuk jaga ekosistem. Rusa Cagar Alam Pangandaran Kian Dekat dengan Warga albadarpost.com, HUMANIORA – Fenomena unik kembali terjadi di kawasan Pantai Pangandaran, Jawa Barat. Sejumlah rusa dari Taman Wisata Alam (TWA) Cagar Alam Pangandaran kerap terlihat keluar dari area konservasi dan berkeliaran hingga […]

  • OSS RBA

    Aturan OSS RBA Perketat UMKM dalam Sistem Perizinan

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Aturan OSS RBA 2025 menuntut UMKM lebih patuh izin dan pelaporan LKPM. Aturan Baru, Ujian Serius bagi UMKM albadarpost.com, FOKUS – Perubahan regulasi OSS RBA pada 2025 membawa konsekuensi langsung bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sistem perizinan berbasis risiko kini disertai pengawasan lebih ketat, termasuk kewajiban pelaporan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM). […]

  • reformasi Polri

    Kapolri Pilih ‘Jadi Petani’, Apa Maknanya bagi Reformasi Polri

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI menyita perhatian publik. Di hadapan wakil rakyat, Kapolri menolak wacana penempatan Polri di bawah kementerian, termasuk gagasan pembentukan Menteri Kepolisian. Ia menyatakan lebih baik dicopot dari jabatannya dan menjadi petani daripada menerima skema tersebut. Sikap itu disampaikan […]

expand_less