Breaking News
light_mode
Beranda » Kolaborasi » Disporabudpar Dorong Pemuda Tasikmalaya Perkuat Daya Saing Ekonomi Digital

Disporabudpar Dorong Pemuda Tasikmalaya Perkuat Daya Saing Ekonomi Digital

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
  • visibility 103
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Disporabudpar dorong pemuda Tasikmalaya perkuat daya saing ekonomi digital demi stabilitas dan peluang baru.

albadarpost.com, PELITA – Pemkot Tasikmalaya melalui Disporabudpar mendorong pemuda Tasikmalaya memperkuat kapasitas ekonomi digital sebagai respons atas meningkatnya tekanan sosial-ekonomi yang menimpa kelompok usia produktif. Dorongan ini penting karena daya saing pemuda menentukan keberlanjutan pertumbuhan kota dan kualitas kesejahteraan warga.

Transformasi ekonomi yang berlangsung cepat membuat pemuda Tasikmalaya berada pada posisi paling rentan sekaligus paling strategis. Perubahan pola kerja, tekanan teknologi, dan meningkatnya risiko ketidakpastian pendapatan membuat isu ini tidak bisa dipandang ringan. Dalam momentum Hari Pahlawan, Disporabudpar menilai perjuangan generasi muda hari ini tidak lagi berada di medan fisik, tetapi bergeser pada kemampuan memanfaatkan peluang ekonomi digital.

Kepala Disporabudpar Kota Tasikmalaya, Dr. H. Deddy Mulyana, S.STP., M.Si., menegaskan bahwa konteks kepahlawanan telah berubah. Nilai keberanian, integritas, dan gotong royong tetap relevan, tetapi harus diterjemahkan dalam kemampuan bertahan di tengah tekanan ekonomi modern. “Hari ini tantangannya bukan bambu runcing, melainkan ketimpangan literasi digital dan rendahnya keterampilan ekonomi produktif. Pemuda harus disiapkan untuk itu,” ujarnya.

Pemuda Tasikmalaya dan Perubahan Medan Ekonomi

Ketika industri bergerak menuju otomatisasi dan kecerdasan buatan, kebutuhan keterampilan kerja pun berubah cepat. Di tingkat nasional, data ketenagakerjaan menunjukkan tingkat pengangguran tertinggi berasal dari kelompok Gen Z akibat ketidaksesuaian kompetensi dengan tuntutan pasar. Fenomena serupa terlihat di Tasikmalaya, terutama di sektor jasa dan industri kreatif.

Baca juga: Bukan Lagi Angkat Senjata: Gen Z Membangun ‘Indonesia Emas’ Lewat Perjuangan Ekonomi

Pemuda Tasikmalaya menghadapi tantangan khas: penetrasi ekonomi gig yang tak stabil, persebaran pekerjaan digital yang tidak merata, serta keterbatasan akses pelatihan teknologi lanjutan. Disporabudpar menilai masalah ini perlu ditangani dari hulu, yakni melalui program peningkatan kapasitas dan literasi ekonomi digital yang terstruktur.

Dalam beberapa tahun terakhir, pelaku usaha muda di Tasikmalaya mulai tumbuh pada sektor kuliner, desain, konten digital, dan pemasaran berbasis platform. Namun, sebagian besar masih berada pada tahap awal dan memerlukan pendampingan. Disporabudpar mencatat hanya sebagian kecil pelaku muda yang telah menguasai pemasaran digital, analitik, atau manajemen pembayaran daring secara optimal.

Perubahan perilaku konsumen yang semakin sadar lingkungan juga membuka pasar baru. Produk ramah lingkungan, desain kreatif, atau konten edukasi mulai banyak diproduksi oleh anak muda. Namun kemampuan memenuhi standar kualitas dan akses pembiayaan tetap menjadi kendala utama.

Kebijakan Disporabudpar untuk Kemandirian Pemuda

Untuk merespons tantangan tersebut, Disporabudpar menyiapkan program penguatan kapasitas pemuda melalui pelatihan digital, kewirausahaan, dan literasi finansial. Program ini diproyeksikan menjadi jembatan antara kreativitas anak muda dengan kebutuhan industri. Kata kunci pemuda Tasikmalaya digunakan Disporabudpar sebagai payung kebijakan untuk memastikan arah pembangunan sektor kepemudaan lebih fokus dan terukur.

Selain peningkatan kompetensi, pemerintah juga diminta menghadirkan regulasi yang melindungi pekerja muda di sektor informal. Pendapatan tidak stabil, risiko penipuan digital, dan jebakan pinjaman daring ilegal menjadi ancaman yang terus meningkat. Disporabudpar menyebut perlunya edukasi sebagai “benteng pertama” agar pemuda memahami risiko dan dapat mengambil keputusan ekonomi secara rasional.

Di sisi lain, kolaborasi dengan sektor telekomunikasi dan teknologi dinilai penting untuk memperluas akses internet dan pelatihan. Disporabudpar berpendapat bahwa pembangunan ekonomi digital tidak bisa hanya mengandalkan kemauan pemuda, tetapi perlu didukung infrastruktur yang merata. Tanpa itu, kompetisi di pasar kerja akan timpang sejak awal.

Pemuda yang memiliki keterampilan digital, mulai dari pengelolaan usaha berbasis platform hingga produksi konten kreatif, dinilai akan menjadi motor ekonomi baru Kota Tasikmalaya. Pemerintah berharap kelompok ini dapat menciptakan peluang kerja mandiri, menggerakkan ekonomi lokal, dan memperkuat identitas budaya kota melalui inovasi.

Arah pembangunan ekonomi Tasikmalaya tidak dapat dilepaskan dari kemampuan generasi mudanya. Dengan dukungan kebijakan dan pelatihan yang tepat, pemuda Tasikmalaya dapat menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan.

Penguatan kapasitas pemuda Tasikmalaya menjadi kunci menghadapi tantangan ekonomi digital dan memperkuat pertumbuhan kota. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • peluang usaha retail

    Bisnis Franchise Alfamart 2026, Antara Modal Awal dan Balik Modal

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 106
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Peluang usaha retail kembali menjadi perhatian publik seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap bisnis waralaba minimarket. Di tengah tekanan ekonomi dan persaingan usaha yang kian ketat, franchise Alfamart masih dipandang sebagai salah satu model bisnis ritel yang menawarkan kepastian sistem, meski menuntut modal awal yang tidak kecil. Minimarket waralaba menjadi pilihan karena pola […]

  • brand UMKM

    Rahasia Brand UMKM Cepat Dikenal, Nomor 3 Paling Ampuh

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Membangun brand UMKM yang kuat kini menjadi kunci utama untuk bertahan di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat. Brand UMKM, citra usaha kecil, hingga identitas bisnis lokal harus dikelola secara strategis agar mudah dikenali dan diingat konsumen. Karena itu, pelaku usaha perlu memahami cara memperkuat branding UMKM secara konsisten, relevan, dan adaptif […]

  • Petugas polisi melakukan olah TKP penemuan mayat pria di dalam selokan wilayah Cibatu, Garut, Jawa Barat.

    Identitas Misterius! Pria Ditemukan Tewas di Selokan Garut

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH -Penemuan mayat di selokan Garut menggegerkan warga Kampung Salagedang, Desa Sukalilah, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Jumat pagi, 1 Mei 2026. Sosok pria tanpa identitas awal itu ditemukan tergeletak di dalam saluran air saat warga memeriksa kondisi selokan yang selama ini kerap menjadi tempat pembuangan sampah. Peristiwa tersebut langsung menarik perhatian warga sekitar. […]

  • Kebijakan ASN

    Gubernur Jabar Libatkan Mahasiswa Teknik Sipil Jadi Pengawas Proyek Infrastruktur

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Jabar rekrut Mahasiswa Teknik Sipil jadi pengawas proyek. Honor Rp 300 ribu/hari. Tingkatkan idealisme dan kualitas konstruksi. Dampak Kebijakan Konsultan Mahasiswa albadarpost.com, LENSA – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengambil langkah inovatif untuk memperkuat pengawasan proyek infrastruktur daerah dengan melibatkan kalangan akademisi muda. Kebijakan ini akan merekrut Mahasiswa Teknik Sipil dari berbagai perguruan tinggi di […]

  • daftar negara terkaya

    Negara Kecil Kuasai Daftar Negara Terkaya Dunia 2026

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Negara kecil kembali menguasai daftar negara terkaya dunia tahun 2026. Ukuran wilayah dan jumlah penduduk terbukti tidak lagi menjadi penentu utama kesejahteraan. Data pendapatan per kapita terbaru justru menempatkan negara-negara dengan populasi terbatas sebagai pemimpin ekonomi global. Luksemburg mempertahankan posisi teratas sebagai negara dengan pendapatan per kapita tertinggi di dunia. Negara […]

  • Cinta yang Bukan Asmara

    Tunduk yang Bukan Takut: Menjawab Tuduhan Feodalisme di Dunia Pesantren

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Cinta yang Bukan Asmara menggambarkan adab santri pada kiai atau ajengan sebagai wujud cinta ilmu, bukan feodalisme. Tunduk yang Lahir dari Cinta, Bukan dari Ketakutan albadarpost.com, CENDIKIA – Di tengah arus perdebatan publik tentang modernisasi lembaga pendidikan Islam, pesantren kembali menjadi sorotan. Sebagian kalangan luar menilai pesantren sebagai tempat yang masih memelihara sistem feodal, di […]

expand_less