Breaking News
light_mode
Beranda » Kolaborasi » Disporabudpar Dorong Pemuda Tasikmalaya Perkuat Daya Saing Ekonomi Digital

Disporabudpar Dorong Pemuda Tasikmalaya Perkuat Daya Saing Ekonomi Digital

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
  • visibility 245
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Disporabudpar dorong pemuda Tasikmalaya perkuat daya saing ekonomi digital demi stabilitas dan peluang baru.

albadarpost.com, PELITA – Pemkot Tasikmalaya melalui Disporabudpar mendorong pemuda Tasikmalaya memperkuat kapasitas ekonomi digital sebagai respons atas meningkatnya tekanan sosial-ekonomi yang menimpa kelompok usia produktif. Dorongan ini penting karena daya saing pemuda menentukan keberlanjutan pertumbuhan kota dan kualitas kesejahteraan warga.

Transformasi ekonomi yang berlangsung cepat membuat pemuda Tasikmalaya berada pada posisi paling rentan sekaligus paling strategis. Perubahan pola kerja, tekanan teknologi, dan meningkatnya risiko ketidakpastian pendapatan membuat isu ini tidak bisa dipandang ringan. Dalam momentum Hari Pahlawan, Disporabudpar menilai perjuangan generasi muda hari ini tidak lagi berada di medan fisik, tetapi bergeser pada kemampuan memanfaatkan peluang ekonomi digital.

Kepala Disporabudpar Kota Tasikmalaya, Dr. H. Deddy Mulyana, S.STP., M.Si., menegaskan bahwa konteks kepahlawanan telah berubah. Nilai keberanian, integritas, dan gotong royong tetap relevan, tetapi harus diterjemahkan dalam kemampuan bertahan di tengah tekanan ekonomi modern. “Hari ini tantangannya bukan bambu runcing, melainkan ketimpangan literasi digital dan rendahnya keterampilan ekonomi produktif. Pemuda harus disiapkan untuk itu,” ujarnya.

Pemuda Tasikmalaya dan Perubahan Medan Ekonomi

Ketika industri bergerak menuju otomatisasi dan kecerdasan buatan, kebutuhan keterampilan kerja pun berubah cepat. Di tingkat nasional, data ketenagakerjaan menunjukkan tingkat pengangguran tertinggi berasal dari kelompok Gen Z akibat ketidaksesuaian kompetensi dengan tuntutan pasar. Fenomena serupa terlihat di Tasikmalaya, terutama di sektor jasa dan industri kreatif.

Baca juga: Bukan Lagi Angkat Senjata: Gen Z Membangun ‘Indonesia Emas’ Lewat Perjuangan Ekonomi

Pemuda Tasikmalaya menghadapi tantangan khas: penetrasi ekonomi gig yang tak stabil, persebaran pekerjaan digital yang tidak merata, serta keterbatasan akses pelatihan teknologi lanjutan. Disporabudpar menilai masalah ini perlu ditangani dari hulu, yakni melalui program peningkatan kapasitas dan literasi ekonomi digital yang terstruktur.

Dalam beberapa tahun terakhir, pelaku usaha muda di Tasikmalaya mulai tumbuh pada sektor kuliner, desain, konten digital, dan pemasaran berbasis platform. Namun, sebagian besar masih berada pada tahap awal dan memerlukan pendampingan. Disporabudpar mencatat hanya sebagian kecil pelaku muda yang telah menguasai pemasaran digital, analitik, atau manajemen pembayaran daring secara optimal.

Perubahan perilaku konsumen yang semakin sadar lingkungan juga membuka pasar baru. Produk ramah lingkungan, desain kreatif, atau konten edukasi mulai banyak diproduksi oleh anak muda. Namun kemampuan memenuhi standar kualitas dan akses pembiayaan tetap menjadi kendala utama.

Kebijakan Disporabudpar untuk Kemandirian Pemuda

Untuk merespons tantangan tersebut, Disporabudpar menyiapkan program penguatan kapasitas pemuda melalui pelatihan digital, kewirausahaan, dan literasi finansial. Program ini diproyeksikan menjadi jembatan antara kreativitas anak muda dengan kebutuhan industri. Kata kunci pemuda Tasikmalaya digunakan Disporabudpar sebagai payung kebijakan untuk memastikan arah pembangunan sektor kepemudaan lebih fokus dan terukur.

Selain peningkatan kompetensi, pemerintah juga diminta menghadirkan regulasi yang melindungi pekerja muda di sektor informal. Pendapatan tidak stabil, risiko penipuan digital, dan jebakan pinjaman daring ilegal menjadi ancaman yang terus meningkat. Disporabudpar menyebut perlunya edukasi sebagai “benteng pertama” agar pemuda memahami risiko dan dapat mengambil keputusan ekonomi secara rasional.

Di sisi lain, kolaborasi dengan sektor telekomunikasi dan teknologi dinilai penting untuk memperluas akses internet dan pelatihan. Disporabudpar berpendapat bahwa pembangunan ekonomi digital tidak bisa hanya mengandalkan kemauan pemuda, tetapi perlu didukung infrastruktur yang merata. Tanpa itu, kompetisi di pasar kerja akan timpang sejak awal.

Pemuda yang memiliki keterampilan digital, mulai dari pengelolaan usaha berbasis platform hingga produksi konten kreatif, dinilai akan menjadi motor ekonomi baru Kota Tasikmalaya. Pemerintah berharap kelompok ini dapat menciptakan peluang kerja mandiri, menggerakkan ekonomi lokal, dan memperkuat identitas budaya kota melalui inovasi.

Arah pembangunan ekonomi Tasikmalaya tidak dapat dilepaskan dari kemampuan generasi mudanya. Dengan dukungan kebijakan dan pelatihan yang tepat, pemuda Tasikmalaya dapat menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan.

Penguatan kapasitas pemuda Tasikmalaya menjadi kunci menghadapi tantangan ekonomi digital dan memperkuat pertumbuhan kota. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persiapan haji di Arab Saudi dengan pengaturan jemaah dan sistem keamanan modern

    Jelang Haji 2026, Arab Saudi Perkuat Sistem Demi Jemaah Lebih Aman

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Kesiapan haji Saudi kembali menjadi perhatian menjelang musim haji 2026. Tahun ini, kesiapan haji Saudi tidak hanya soal layanan dasar, tetapi juga menyentuh aspek yang lebih luas, mulai dari penguatan sistem keamanan hingga pemanfaatan teknologi modern. Situasi ini sekaligus menunjukkan bagaimana pemerintah Arab Saudi terus berbenah untuk menghadapi kedatangan jutaan jemaah […]

  • Ilustrasi label sertifikasi halal pada produk makanan sebagai simbol kebijakan sertifikasi halal wajib di Indonesia.

    Sertifikasi Halal Kini Wajib, Negara Diminta Tegas

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Sertifikasi halal wajib kini menjadi perhatian serius setelah pimpinan Majelis Ulama Indonesia menegaskan bahwa kewajiban sertifikasi halal bukan lagi pilihan. Dalam pernyataannya, Ketua MUI menyebut negara harus hadir memastikan jaminan produk halal berjalan optimal. Karena itu, isu kewajiban halal dan perlindungan konsumen Muslim kembali menguat di ruang publik. Penegasan tersebut disampaikan oleh […]

  • SPPG Libur

    SPPG Libur, BGN Fokuskan MBG ke Daerah 3T

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 186
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Saat sebagian besar siswa bersiap menikmati libur sekolah, Badan Gizi Nasional (BGN) justru tengah merapikan arah Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Di tengah penghentian sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pemerintah memilih memperketat sasaran penerima manfaat agar bantuan gizi semakin tepat mengenai kelompok yang paling membutuhkan. Langkah tersebut menjadi bagian […]

  • HUT Kodam Siliwangi

    Suasana Khidmat Warnai Doa Bersama HUT Kodam III/Siliwangi di Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 122
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kodim 0612/Tasikmalaya menggelar doa bersama dalam rangka memperingati HUT Kodam Siliwangi ke-80 di Masjid At-Taqwa Makodim 0612/Tasikmalaya, Jalan Otista No. 11, Kelurahan Empangsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Selasa (19/5/2026). Kegiatan religius tersebut mengusung tema “Manunggal dengan Rakyat, Mengabdi untuk Indonesia Bersatu, Sejahtera, dan Maju.” Tema itu sekaligus menjadi penegasan bahwa hubungan […]

  • pemimpin rumah tangga Islami

    Makna Kepemimpinan yang Bertanggung Jawab

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Pemimpin rumah tangga Islami menuntut tanggung jawab, etika, dan kasih sayang, bukan sekadar otoritas dalam keluarga. albadarpost.com, LIFESTYLE – Peran suami dalam Islam kembali menjadi perhatian publik seiring meningkatnya diskursus tentang kualitas kepemimpinan dalam keluarga. Islam memposisikan suami sebagai pemimpin rumah tangga Islami, namun kepemimpinan tersebut tidak dimaknai sebagai kekuasaan sepihak. Ajaran Islam menekankan tanggung […]

  • PORSADIN Indihiang

    815 Santri Meriahkan PORSADIN XI Indihiang 2026

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 161
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Suasana berbeda terlihat di lingkungan Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) Al Misbah, Kelurahan Sirnagalih, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Minggu (31/5/2026). Sejak pagi, halaman madrasah sudah dipenuhi ratusan santri yang datang untuk mengikuti Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) XI tingkat Kecamatan Indihiang. PORSADIN Indihiang 2026 yang mengusung tema “Mupuk Ukhwah Meraih […]

expand_less