Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Identitas Misterius! Pria Ditemukan Tewas di Selokan Garut

Identitas Misterius! Pria Ditemukan Tewas di Selokan Garut

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
  • visibility 74
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH -Penemuan mayat di selokan Garut menggegerkan warga Kampung Salagedang, Desa Sukalilah, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Jumat pagi, 1 Mei 2026. Sosok pria tanpa identitas awal itu ditemukan tergeletak di dalam saluran air saat warga memeriksa kondisi selokan yang selama ini kerap menjadi tempat pembuangan sampah.

Peristiwa tersebut langsung menarik perhatian warga sekitar. Selain lokasi penemuan yang tidak biasa, polisi juga menemukan kartu identitas berbeda di tubuh korban. Temuan itu membuat proses identifikasi berlangsung lebih mendalam sebelum akhirnya aparat memastikan identitas korban.

Saat ini, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian pria tersebut.

Warga Awalnya Mengira Tumpukan Sampah

Suasana Kampung Salagedang mendadak berubah tegang ketika seorang warga melihat sesuatu mencurigakan di dalam selokan sekitar pukul 06.00 WIB.

Awalnya, saksi mengira benda tersebut hanyalah tumpukan sampah karena lokasi itu memang sering dipenuhi limbah rumah tangga.

Namun setelah diperiksa lebih dekat, warga justru menemukan tubuh seorang pria dalam kondisi tidak bergerak.

Penemuan itu langsung membuat warga panik dan berkerumun di sekitar lokasi.

Kapolsek Cibatu AKP Amirudin Latif membenarkan kejadian tersebut. Polisi kemudian bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Polisi Temukan KTP dan SIM dengan Nama Berbeda

Saat petugas melakukan pemeriksaan awal, korban belum diketahui identitasnya.

Pria tersebut mengenakan:

  • kaos hitam lengan panjang,
  • celana panjang coklat,
  • dan sepatu.

Namun situasi menjadi semakin misterius ketika aparat menemukan dokumen identitas dengan nama berbeda di tubuh korban.

Polisi kemudian melakukan penelusuran lebih lanjut untuk memastikan identitas sebenarnya.

Setelah proses identifikasi berjalan, korban akhirnya diketahui bernama Asep Surahman, 42 tahun, warga Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Temuan identitas berbeda itu kini menjadi salah satu fokus penyelidikan aparat guna mengetahui aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal dunia.

Tidak Ada Tanda Kekerasan

Setelah proses evakuasi selesai, petugas membawa jenazah ke Puskesmas Kersamanah untuk pemeriksaan awal sebelum dirujuk ke RSUD Garut.

Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi belum menemukan tanda kekerasan pada tubuh korban.

Meski demikian, aparat belum bisa menyimpulkan penyebab kematian sebelum hasil pemeriksaan medis keluar sepenuhnya.

Karena itu, polisi masih menunggu hasil lanjutan dari RSUD Garut sambil menelusuri kronologi terakhir korban.

Kapolsek Cibatu menegaskan proses penyelidikan terus berjalan untuk memastikan apakah korban meninggal karena faktor kesehatan, kecelakaan, atau kemungkinan lain.

Lokasi Penemuan Jadi Sorotan Warga

Penemuan jasad pria di dalam selokan membuat warga sekitar merasa khawatir.

Selain karena kejadian berlangsung saat pagi hari, lokasi penemuan juga berada di area yang cukup sering dilalui masyarakat.

Beberapa warga mengaku tidak mengenali korban dan baru mengetahui identitasnya setelah polisi melakukan pemeriksaan.

Sementara itu, aparat meminta masyarakat tidak berspekulasi sebelum hasil penyelidikan selesai.

Polisi juga mengimbau warga yang mengetahui aktivitas korban sebelum kejadian agar segera memberikan informasi kepada petugas.

Misteri Kematian Masih Didalami Polisi

Hingga kini, penyebab kematian Asep Surahman masih menjadi tanda tanya.

Aparat terus mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri jejak perjalanan korban sebelum ditemukan di Kecamatan Cibatu.

Kasus penemuan mayat memang selalu memunculkan perhatian publik, terlebih ketika identitas korban sempat misterius dan ditemukan di lokasi yang tidak biasa.

Karena itu, penyelidikan polisi kini menjadi sorotan masyarakat yang menunggu kepastian penyebab kematian korban

Kadang sebuah pagi yang tenang bisa berubah mencekam hanya karena satu penemuan yang menyisakan banyak tanda tanya. (GZ)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • belajar malam di pesantren

    7 Tradisi Santri Belajar Malam di Pesantren

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Banyak orang mengenal pesantren sebagai tempat mengaji dan belajar agama. Namun, tidak banyak yang mengetahui bagaimana suasana belajar malam di pesantren setelah waktu Isya tiba. Tradisi belajar malam di pesantren, kebiasaan santri pada malam hari, dan aktivitas santri setelah mengaji ternyata menyimpan banyak cerita yang jarang terlihat dari luar. Saat sebagian orang […]

  • Aktivis KontraS disiram air keras memicu kekhawatiran publik. Teror terhadap aktivis HAM dinilai menjadi ancaman serius bagi demokrasi.

    Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Demokrasi Terancam?

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Hari itu seharusnya berjalan biasa. Namun dalam hitungan detik, semuanya berubah. Aktivis KontraS disiram air keras oleh orang tak dikenal setelah menjalankan aktivitas advokasi. Serangan mendadak ini langsung memicu kegemparan publik sekaligus memunculkan kekhawatiran besar: apakah teror terhadap aktivis HAM semakin nyata di Indonesia? Peristiwa ini tidak hanya meninggalkan luka fisik bagi […]

  • Ilustrasi ASN bekerja dari rumah dengan laptop untuk kebijakan WFH ASN guna menghemat BBM nasional

    WFH ASN Hemat BBM? Ini Fakta Mengejutkan di Baliknya

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – WFH ASN mendadak jadi perbincangan panas. Banyak yang mengira kebijakan ini sudah resmi dan siap diterapkan. Padahal, wacana WFH ASN atau kerja dari rumah bagi aparatur sipil negara—termasuk istilah lain seperti work from anywhere (WFA ASN)—masih berada di tahap kajian. Namun demikian, isu ini langsung viral karena dikaitkan dengan upaya hemat BBM […]

  • libur sekolah

    Libur Sekolah Dimulai Berbeda Tiap Provinsi, Jawa Barat Paling Panjang

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Jadwal libur sekolah akhir 2025 berbeda antarprovinsi, durasinya memengaruhi rencana keluarga dan aktivitas publik. albadarpost.com, LENSA – Libur sekolah akhir tahun ditetapkan lebih awal oleh sejumlah pemerintah daerah. Kebijakan ini berdampak langsung pada rencana keluarga, aktivitas perjalanan, hingga kesiapan fasilitas publik. Selama Desember 2025, jutaan siswa SD hingga SMA dihentikan sementara kegiatan belajar mengajar. Fakta […]

  • Forum Musda KNPI Tasikmalaya 2026 saat proses pemilihan ketua berlangsung tertib, demokratis, dan penuh sportivitas.

    6 Kandidat Ramaikan Musda KNPI Tasikmalaya, Ini Pesan Penting KNPI Jabar

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana Musda KNPI Kabupaten Tasikmalaya 2026 sempat memanas dalam konteks kompetisi, namun tetap terkendali dan berjalan sesuai aturan organisasi. Forum pemilihan ketua ini langsung menyita perhatian karena menghadirkan enam kandidat yang sama-sama mengklaim siap membawa perubahan bagi organisasi kepemudaan di daerah. Sejak awal sidang dibuka, dinamika sudah terasa. Namun menariknya, suasana […]

  • jalan desa

    Warga Perbaiki Jalan Desa Sendiri: Sindiran untuk Pejabat yang Lupa Janji

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: Warga membangun jalan desa secara mandiri sebagai peringatan moral atas janji politik yang tak ditepati. Ketika Jalan Desa Menjadi Bentuk Perlawanan albadarpost.com, EDITORIAL – Rabu, 3 Desember 2025, warga Desa Purwarahayu dan Kertaraharja, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, membersihkan dan memperbaiki jalan desa mereka dengan gotong royong. Jalan desa yang telah lama menjadi saksi […]

expand_less