Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » BPBD Ciamis Ingatkan Bahaya Tenggelam, Anak-Anak Kelompok Paling Rentan

BPBD Ciamis Ingatkan Bahaya Tenggelam, Anak-Anak Kelompok Paling Rentan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 11 jam yang lalu
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HUMANIORA – Kasus kecelakaan air dan kejadian tenggelam masih menjadi ancaman yang sering luput dari perhatian masyarakat. Karena itu, BPBD Kabupaten Ciamis kembali mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi bahaya di perairan, mulai dari sungai, danau, waduk, hingga saluran irigasi yang berada dekat dengan aktivitas sehari-hari masyarakat.

Banyak orang menganggap risiko tenggelam hanya terjadi saat banjir besar atau ketika berada di laut. Padahal kenyataannya, insiden serupa justru kerap terjadi di lokasi yang terlihat aman dan sudah akrab dengan kehidupan warga. Karena itu, edukasi keselamatan perairan menjadi semakin penting, terutama bagi keluarga yang memiliki anak-anak.

Bahaya yang Sering Berada Dekat dengan Kehidupan Sehari-hari

Di sejumlah wilayah Kabupaten Ciamis, sungai dan saluran irigasi menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sejak lama. Sebagian warga memanfaatkannya untuk mengairi sawah, sebagian lagi menggunakannya untuk aktivitas sehari-hari di sekitar lingkungan tempat tinggal.

Karena terbiasa melihatnya setiap hari, rasa waspada sering kali menurun.

Padahal kondisi perairan dapat berubah dalam waktu singkat.

Arus bisa menjadi lebih deras setelah hujan turun di wilayah hulu. Selain itu, kedalaman air yang tampak dangkal dari permukaan belum tentu aman bagi anak-anak maupun orang dewasa yang tidak memahami karakter aliran air tersebut.

Situasi inilah yang menjadi perhatian BPBD Kabupaten Ciamis dalam imbauan terbarunya kepada masyarakat.

Ketika Sungai Menjadi Tempat Bermain Anak-anak

Di sejumlah kampung, pemandangan anak-anak bermain di sekitar sungai masih mudah ditemukan, terutama pada sore hari saat cuaca cerah. Sebagian duduk di bebatuan pinggir sungai, sebagian lainnya bermain air bersama teman-temannya setelah pulang sekolah.

Aktivitas itu sudah berlangsung turun-temurun dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

Namun kondisi alam tidak selalu sama setiap hari.

Beberapa warga mengaku pernah melihat saluran irigasi yang awalnya tenang berubah lebih deras setelah hujan turun di daerah yang lebih tinggi. Dari kejauhan air terlihat biasa saja, tetapi beberapa saat kemudian debitnya meningkat dan arus menjadi lebih kuat.

Karena itu, pengawasan orang tua dan orang dewasa tetap menjadi faktor yang sangat penting ketika anak-anak berada di sekitar perairan.

Anak-anak Menjadi Kelompok yang Paling Rentan

Salah satu poin utama dalam imbauan BPBD Kabupaten Ciamis adalah pentingnya pengawasan terhadap anak-anak.

Banyak kasus tenggelam berawal dari aktivitas sederhana. Ada yang bermain di bantaran sungai, ada yang mandi di saluran irigasi saat cuaca panas, dan ada pula yang berenang di lokasi yang sebenarnya tidak dirancang untuk aktivitas tersebut.

Pada awalnya semua terlihat aman.

Namun dalam hitungan menit, situasi dapat berubah menjadi darurat.

Karena itu, masyarakat diminta selalu mengawasi anak-anak saat berada di dekat sungai, danau, waduk, saluran irigasi, maupun lokasi perairan lainnya.

Empat Langkah Sederhana yang Bisa Menyelamatkan Nyawa

Dalam imbauannya, BPBD Kabupaten Ciamis menekankan beberapa langkah penting yang perlu diperhatikan masyarakat.

Pertama, selalu menggunakan life jacket atau pelampung keselamatan saat melakukan aktivitas di air.

Kedua, mengawasi anak-anak secara ketat ketika berada di sekitar perairan.

Ketiga, mematuhi rambu larangan berenang yang telah dipasang di lokasi tertentu.

Keempat, memeriksa kondisi cuaca dan tinggi muka air sebelum melakukan aktivitas di area perairan.

Langkah-langkah tersebut terlihat sederhana. Namun dalam banyak kejadian, tindakan kecil justru menjadi faktor yang menentukan keselamatan seseorang.

Kesadaran Bersama Menjadi Benteng Pertama

Pencegahan kecelakaan air tidak hanya bergantung pada petugas atau pemerintah.

Keselamatan juga lahir dari kepedulian masyarakat.

Ketika orang tua mengingatkan anaknya agar tidak bermain terlalu dekat dengan sungai, itu adalah langkah pencegahan.

Ketika warga saling mengingatkan tentang perubahan arus setelah hujan, itu juga bentuk kepedulian.

Begitu pula saat masyarakat mematuhi aturan keselamatan yang telah ditetapkan.

Karena itu, meningkatkan kesadaran tentang bahaya tenggelam sebaiknya dilakukan setiap hari, bukan hanya setelah terjadi musibah.

Hubungi Layanan Darurat Saat Terjadi Keadaan Mendesak

BPBD Kabupaten Ciamis juga mengingatkan masyarakat agar segera menghubungi layanan darurat apabila terjadi kondisi yang memerlukan penanganan cepat.

Untuk koordinasi penanganan darurat, masyarakat dapat menghubungi BPBD Kabupaten Ciamis melalui Call Center 08112316567 (Pusdalops PB) atau layanan 112 Ciamis.

Kecepatan pelaporan dapat membantu mempercepat proses penanganan dan meningkatkan peluang keselamatan korban dalam situasi darurat.

Banyak musibah datang tanpa suara dan tanpa peringatan. Karena itu, kewaspadaan bukan sekadar pilihan, melainkan bentuk perlindungan paling sederhana agar setiap anak yang bermain di tepi sungai dapat pulang ke rumah dengan selamat. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • gelang haji 2026

    Gelang Haji 2026 Wajib Dipakai Jemaah Indonesia, Bisa Jadi Penyelamat Saat Tersesat

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Di tengah lautan manusia saat puncak ibadah haji, satu benda kecil ini sering luput dari perhatian. Padahal, fungsinya bisa menentukan keselamatan. Gelang haji 2026 (1447 H.) yang dikenakan jemaah Indonesia bukan sekadar tanda pengenal. Dalam kondisi darurat—tersesat, pingsan, atau terpisah dari rombongan—gelang ini menjadi “jalur cepat” bagi petugas untuk mengenali identitas […]

  • Theodore Kwan, kuliah di NTU, IQ 154

    Kisah Theodore Kwan, Bocah 7 Tahun Kuliah Kimia di NTU dengan IQ 154

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Bocah jenius berusia 7 tahun, Theodore Kwan, kuliah di NTU Singapura dengan IQ 154 dan semangat tinggi belajar kimia. albadarpost.com, PELITA – Di tengah aula kuliah Nanyang Technological University (NTU) Singapura, seorang bocah berusia tujuh tahun duduk di antara mahasiswa dewasa, mencatat dengan serius setiap rumus kimia yang terpampang di layar. Namanya Theodore Kwan, anak […]

  • HPN Ciamis 2026

    HPN 2026 Ciamis Bikin Standar Baru: Pers Tak Lagi Cuma Menulis

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – HPN Ciamis 2026 langsung mematahkan pola lama peringatan Hari Pers Nasional di Ciamis. Tidak ada panggung megah yang dominan. Tidak ada seremoni bertele-tele. Sebaliknya, wartawan justru turun ke lapangan dan menyentuh persoalan nyata. Sejak awal kegiatan, publik langsung melihat perbedaan. Alih-alih duduk rapi mendengar sambutan, Bupati Ciamis H. Herdiat Sunarya dan […]

  • Ilustrasi suasana Panitia kurban mengurus kulit sapi kurban di halaman masjid,

    Banyak Masih Salah Paham, Ini Hukum Menjual Kulit Kurban

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Suara pisau masih terdengar beradu pelan dengan talenan kayu ketika pembagian daging kurban mulai selesai di halaman masjid. Di dekat tempat cuci jeroan, sandal beberapa panitia tampak basah bercampur air dan sisa rumput dari perut sapi. Sementara itu, pengeras suara masjid yang sejak pagi dipakai takbir dan pengumuman mulai terdengar sedikit serak. […]

  • Kisah Salman Al-Farisi

    Dari Bangsawan ke Budak: Perjalanan Gila Salman Al-Farisi

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ia tidak sedang mencari kekayaan. Ia juga tidak mengejar kekuasaan. Kisah Salman Al-Farisi mencari kebenaran justru dimulai dari kegelisahan yang jarang dimiliki banyak orang: keberanian mempertanyakan keyakinan sendiri. Dari Persia hingga Madinah, kisah Salman Al-Farisi menjadi simbol perjalanan iman, pencarian kebenaran sejati, dan pengorbanan tanpa batas. Apa yang membuat kisah ini mengguncang? […]

  • Refleksi makna QS At-Taghabun ayat 15 tentang harta dan anak sebagai ujian keimanan dalam kehidupan modern.

    Menata Cinta agar Tak Salah Arah

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ada pagi tertentu ketika manusia menghitung segalanya dengan angka. Saldo rekening, cicilan rumah, biaya sekolah anak, tabungan masa depan. Di saat seperti itu, cinta terasa nyata dalam bentuk rupiah dan jadwal. Namun Al-Qur’an datang dengan nada lembut sekaligus tegas, mengingatkan bahwa yang paling kita cintai bisa menjadi ujian paling sunyi. “Innama amwalukum […]

expand_less