Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Pasar Rakyat Tertekan, Pedagang Pasar Cikurubuk Desak Tindakan Cepat

Pasar Rakyat Tertekan, Pedagang Pasar Cikurubuk Desak Tindakan Cepat

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
  • visibility 72
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAHPedagang Pasar Cikurubuk akan melakukan aksi turun ke jalan sebagai bentuk protes terhadap berbagai persoalan yang mereka hadapi di pasar tradisional tersebut. Para pedagang pasar cikurubuk menilai pemerintah daerah belum menunjukkan langkah cepat untuk merespons keluhan yang selama ini mereka sampaikan.

Aksi pedagang pasar tradisional terbesar di Kota Tasikmalaya itu akan berlangsung pada Senin (9/3) dengan melibatkan sejumlah pedagang dari berbagai blok pasar. Mereka akan berkumpul di sekitar kawasan pasar sebelum menyampaikan aspirasi terkait kondisi perdagangan yang semakin tertekan.

Selain itu, para pedagang menyoroti berbagai persoalan yang dinilai memperburuk aktivitas jual beli. Kondisi pasar yang kurang tertata, menurunnya daya beli masyarakat, serta tekanan dari persaingan perdagangan modern menjadi faktor yang sering mereka keluhkan.

Tekanan Ekonomi di Pasar Tradisional

Pasar Cikurubuk dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan rakyat terbesar di wilayah Priangan Timur. Namun dalam beberapa waktu terakhir, para pedagang merasakan perubahan signifikan dalam aktivitas ekonomi pasar tersebut.

Sejumlah pedagang menyebut omzet harian mereka terus menurun. Di sisi lain, biaya operasional usaha tetap berjalan. Situasi itu membuat banyak pedagang kesulitan menjaga stabilitas usaha mereka.

Selain faktor ekonomi, pedagang juga mengeluhkan pengelolaan pasar yang belum mampu menjawab kebutuhan mereka. Infrastruktur pasar dinilai membutuhkan pembenahan agar aktivitas perdagangan kembali bergairah.

Menurut sejumlah pedagang, pasar tradisional memiliki peran penting dalam menopang ekonomi masyarakat kecil. Oleh karena itu, mereka berharap pemerintah daerah memberikan perhatian lebih terhadap kondisi pasar rakyat.

Pedagang Sampaikan Tuntutan

Dalam aksi tersebut, pedagang akan menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah daerah. Mereka meminta pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki berbagai persoalan yang terjadi di Pasar Cikurubuk.

Pedagang berharap pemerintah meningkatkan pengelolaan pasar agar aktivitas perdagangan dapat berjalan lebih tertib dan nyaman. Selain itu, mereka juga meminta adanya kebijakan yang mampu melindungi keberlangsungan pasar tradisional di tengah persaingan dengan sektor ritel modern.

Beberapa pedagang juga menyoroti pentingnya dialog antara pemerintah dan pelaku usaha di pasar tradisional. Komunikasi yang terbuka dinilai dapat membantu menemukan solusi yang lebih efektif bagi persoalan yang mereka hadapi.

Respons Pemerintah Dinanti

Hingga berita ini ditulis, para pedagang masih menunggu respons dari pemerintah daerah. Mereka berharap pemerintah tidak hanya mendengar aspirasi, tetapi juga segera merumuskan kebijakan yang dapat memperbaiki kondisi pasar.

Pengelolaan pasar tradisional sendiri menjadi bagian penting dari kebijakan ekonomi daerah. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan menegaskan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab dalam melindungi dan memberdayakan pasar rakyat.

Baca juga: Rahasia Laporan di LAPOR.go.id Cepat Diproses, Warga Wajib Tahu

Selain itu, Peraturan Presiden Nomor 112 Tahun 2007 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan, dan Toko Modern juga menekankan perlunya keseimbangan antara pasar tradisional dan ritel modern.

Melalui regulasi tersebut, pemerintah daerah diharapkan mampu menjaga keberlangsungan pasar rakyat sebagai pusat ekonomi masyarakat.

Pasar Rakyat Jadi Penopang Ekonomi Lokal

Pasar tradisional tidak hanya berfungsi sebagai tempat transaksi jual beli. Ia juga menjadi ruang ekonomi yang menghidupi ribuan keluarga pedagang kecil.

Ketika kondisi pasar melemah, dampaknya tidak hanya dirasakan pedagang, tetapi juga masyarakat yang bergantung pada ekosistem perdagangan tersebut. Oleh karena itu, perhatian terhadap pasar tradisional menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas ekonomi lokal.

Rencana aksi pedagang pasar cikurubuk menjadi pengingat bahwa pasar rakyat masih membutuhkan perhatian serius dari pemerintah. Tanpa langkah yang cepat dan tepat, tekanan terhadap pedagang kecil dikhawatirkan akan terus meningkat. (GZ)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • car free night Puncak

    Car Free Night Puncak Diterapkan Polisi, Akses Wisata Ditutup

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Polisi menutup Jalur Puncak lewat car free night saat Tahun Baru demi tekan kepadatan lalu lintas. albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kepolisian memberlakukan car free night Puncak pada malam pergantian Tahun Baru 2025 menuju 2026. Kebijakan ini menutup total akses kendaraan dari arah Jakarta menuju kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor. Penutupan dilakukan untuk mengendalikan kepadatan lalu […]

  • Disdukcapil Garut

    Disdukcapil Garut Jemput Bola, Warga Mekarmulya Antusias Urus KTP

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil atau Disdukcapil Garut membuka layanan administrasi kependudukan langsung di Desa Mekarmulya, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Senin (18/5/2026). Kehadiran layanan jemput bola tersebut menjadi bagian dari Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahun 2026 yang bertujuan mendekatkan pelayanan publik ke wilayah pedesaan. Melalui layanan ini, warga tidak […]

  • hidangan opor ayam kampung asli dengan kuah santan kental dan bumbu rempah tradisional khas Indonesia

    Rahasia Opor Ayam Kampung Asli, Resep Legendaris

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ada satu aroma yang sering membuat banyak orang tiba-tiba rindu rumah: opor ayam kampung yang dimasak perlahan di dapur. Bagi banyak keluarga Indonesia, resep opor ayam kampung bukan sekadar hidangan. Resep ini merupakan bagian dari kenangan masa kecil, tradisi keluarga, sekaligus warisan rasa yang terus dijaga dari generasi ke generasi. Karena itu, […]

  • Bandros Tradisional

    Bandros, Jajanan Tradisional Bernilai Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Bandros tradisional diolah UMKM sebagai jajanan rumahan bernilai ekonomi, mudah dibuat dan diminati pasar lokal. albadarpost.com, LIFESTYLE – Bandros tradisional kembali mendapat perhatian pelaku usaha kuliner rumahan. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap makanan sederhana berbasis bahan lokal, jajanan berbahan dasar tepung beras dan kelapa ini dinilai memiliki peluang ekonomi yang relevan, terutama bagi pelaku […]

  • Petugas Satpol PP Klaten membongkar warung soto berkedok prostitusi dengan paket Rp120 ribu di Kebonarum

    Terungkap Modus “Paket Soto” di Balik Harga Tak Masuk Akal

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Fenomena harga makanan yang tidak masuk akal akhirnya terungkap di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Sebuah warung soto yang mematok harga hingga Rp120 ribu sampai Rp150 ribu per porsi mendadak menjadi perhatian publik. Namun, mahalnya harga itu bukan karena kualitas rasa atau bahan premium, melainkan karena adanya dugaan praktik prostitusi terselubung. Kasus […]

  • batas RI Malaysia

    BNPP Tetapkan Batas RI–Malaysia, Ini Dampaknya

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pemerintah Indonesia melalui Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) menetapkan perubahan batas RI Malaysia di wilayah Kalimantan Utara. Dampaknya, tiga desa di Kabupaten Nunukan kini tercatat sebagian masuk wilayah Malaysia. Keputusan ini bukan klaim sepihak, melainkan hasil kesepakatan bilateral kedua negara yang telah melalui proses panjang. Penegasan tersebut disampaikan BNPP dalam rapat […]

expand_less