Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Tak Cukup Dirazia, Dinsos Karawang Dorong Rehabilitasi Sosial Gepeng

Tak Cukup Dirazia, Dinsos Karawang Dorong Rehabilitasi Sosial Gepeng

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 53 menit yang lalu
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Dinsos Karawang menilai rehabilitasi sosial merupakan langkah yang lebih efektif dibandingkan sekadar razia dalam menangani gelandangan dan pengemis (gepeng). Pandangan itu mengemuka setelah operasi gabungan yang menjaring 52 orang, dengan 18 di antaranya berasal dari luar Kabupaten Karawang. Menurut Dinas Sosial Kabupaten Karawang, penertiban memang diperlukan untuk menjaga ketertiban umum. Namun, solusi jangka panjang harus menyentuh akar persoalan melalui pembinaan, pendampingan, dan pemberdayaan.

Karawang selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Jawa Barat. Aktivitas ekonomi yang tinggi membuat daerah ini menarik banyak pendatang. Di sisi lain, kondisi tersebut juga menjadi salah satu faktor yang mendorong sebagian gelandangan, pengemis, pemulung, dan pengamen dari luar daerah datang untuk mencari penghasilan.

Razia Menjadi Pintu Masuk Penanganan Sosial

Operasi penertiban yang melibatkan Satpol PP dan instansi terkait bukan semata-mata bertujuan mengosongkan ruang publik dari aktivitas mengemis.

Menurut Dinas Sosial Kabupaten Karawang, razia menjadi langkah awal untuk mendata identitas, asal daerah, kondisi sosial, hingga kebutuhan penanganan setiap orang yang terjaring.

Melalui proses tersebut, pemerintah dapat menentukan bentuk layanan yang paling sesuai, baik berupa rehabilitasi sosial, pemulangan ke daerah asal, maupun pendampingan lanjutan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pendekatan ini dinilai lebih komprehensif karena tidak berhenti pada penindakan di lapangan.

Rehabilitasi Sosial Dinilai Menjawab Akar Masalah

Dinas Sosial menegaskan bahwa penanganan gepeng tidak cukup dilakukan melalui operasi rutin.

Setelah proses pendataan selesai, pemerintah perlu melanjutkannya dengan asesmen, pembinaan, konseling, pelatihan keterampilan, hingga menghubungkan mereka dengan berbagai program kesejahteraan sosial.

Melalui pendekatan tersebut, warga yang berada dalam kondisi rentan memiliki kesempatan untuk memperoleh pekerjaan atau sumber penghasilan yang lebih berkelanjutan.

Selain menjaga ketertiban kota, langkah ini juga bertujuan mencegah mereka kembali hidup di jalan.

Pendekatan berbasis rehabilitasi sosial dinilai lebih mampu memberikan perubahan dibandingkan penanganan yang hanya berfokus pada penertiban.

Karawang Menjadi Tujuan Pendatang karena Aktivitas Ekonomi Tinggi

Pertumbuhan sektor industri menjadikan Karawang sebagai salah satu pusat kegiatan ekonomi di Jawa Barat.

Mobilitas masyarakat yang tinggi serta banyaknya kawasan perdagangan dan industri membuat sebagian orang melihat Karawang sebagai tempat yang memberikan peluang memperoleh penghasilan.

Berdasarkan hasil pendataan operasi terbaru, sebagian orang yang terjaring bukan merupakan warga Karawang.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa penanganan persoalan sosial tidak dapat diselesaikan hanya oleh satu pemerintah daerah. Diperlukan koordinasi antardaerah agar upaya pembinaan berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Kolaborasi Menentukan Keberhasilan Program

Dinas Sosial menilai keberhasilan penanganan kelompok rentan bergantung pada kerja sama berbagai pihak.

Satpol PP berperan menjaga ketertiban umum melalui operasi penertiban. Selanjutnya, Dinas Sosial melakukan asesmen dan mengarahkan penerima layanan ke program yang sesuai.

Selain itu, dukungan keluarga, lembaga sosial, dunia usaha, dan masyarakat juga berperan penting dalam membantu proses reintegrasi sosial.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mengurangi jumlah warga yang kembali beraktivitas di jalan setelah mengikuti pembinaan.

Ketertiban dan Kemanusiaan Harus Berjalan Bersama

Penanganan gelandangan dan pengemis merupakan tantangan sosial yang membutuhkan keseimbangan antara penegakan aturan dan pendekatan kemanusiaan.

Karena itu, kebijakan yang mengedepankan rehabilitasi sosial dinilai dapat memberikan manfaat lebih luas. Tidak hanya menjaga wajah kota tetap tertib, tetapi juga membuka peluang bagi kelompok rentan untuk memperoleh kehidupan yang lebih layak.

Dengan langkah yang berkelanjutan, pemerintah berharap persoalan ini tidak terus berulang dan masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh kesempatan untuk kembali mandiri.

Razia mampu menertibkan jalanan untuk sementara, tetapi rehabilitasi sosial memberi kesempatan bagi seseorang untuk mengubah hidupnya. Ketika ketertiban dipadukan dengan kepedulian, solusi yang lahir bukan hanya menyelesaikan masalah hari ini, tetapi juga mencegah masalah yang sama terulang di masa depan. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • izin perumahan Jabar

    Pemprov Jabar Setop Izin Perumahan untuk Lindungi Lingkungan

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Gubernur Jabar hentikan izin perumahan di seluruh daerah demi mitigasi bencana dan penataan ulang tata ruang. albadarpost.com, FOKUS – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menghentikan sementara penerbitan izin pembangunan perumahan di seluruh wilayah provinsi. Kebijakan ini memperluas aturan sebelumnya yang hanya berlaku di kawasan Bandung Raya. Langkah tersebut diambil menyusul meningkatnya risiko bencana hidrometeorologi yang kini […]

  • Persekongkolan tender

    Persekongkolan Tender dan Etika Pengadaan Negara

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Putusan MA menegaskan persekongkolan tender sebagai ancaman serius bagi integritas pengadaan publik. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Putusan Mahkamah Agung yang menguatkan vonis persekongkolan tender bukan sekadar perkara kalah-menang antara pelaku usaha dan negara. Ia menyentuh inti persoalan pengadaan publik: bagaimana uang negara dikelola, siapa yang diuntungkan, dan sejauh mana negara benar-benar hadir menjaga keadilan persaingan. Di […]

  • Putusan Mahkamah Agung sengketa tindakan pemerintah

    Ketika Gugatan Warga Berhenti di Meja yang Salah

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Putusan Mahkamah Agung menegaskan Pengadilan Negeri tidak berwenang mengadili perbuatan melanggar hukum oleh pejabat pemerintah. Apa dampaknya bagi warga dan pelayanan publik? albadarpost.com, PERSPEKTIF – Putusan Mahkamah Agung yang menegaskan bahwa Pengadilan Negeri tidak berwenang mengadili perbuatan melanggar hukum oleh badan atau pejabat pemerintah bukan sekadar perkara teknis hukum. Ia menyentuh satu soal mendasar: ke […]

  • peradaban Islam Andalusia

    Fakta Tersembunyi Andalusia: Peradaban Islam yang Lebih Maju dari Eropa

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 163
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Peradaban Islam Andalusia, kejayaan Islam di Andalusia, hingga warisan Islam Spanyol sering hanya dikenal dari sisi kemegahan arsitektur. Namun, di balik itu, terdapat lapisan sejarah yang jauh lebih kompleks, dinamis, dan jarang dibahas. Justru dari sisi inilah peradaban Islam Andalusia memberi dampak besar pada dunia modern—baik dalam ilmu pengetahuan, toleransi sosial, maupun […]

  • pemangkasan pohon

    BPBD Tasikmalaya Percepat Pemangkasan Pohon di Jalan Nasional

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 167
    • 0Komentar

    BPBD Kabupaten Tasikmalaya percepat pemangkasan pohon di jalan nasional untuk mengurangi ancaman saat cuaca ekstrem. albadarpost.com, LENSA – Hujan yang kian sering turun dalam beberapa pekan terakhir mendorong BPBD Kabupaten Tasikmalaya mempercepat pemangkasan pohon di sepanjang ruas jalan nasional. Langkah ini diputuskan setelah keluhan warga semakin banyak, terutama mengenai pohon-pohon besar yang dinilai rawan tumbang […]

  • bersih sungai Tasikmalaya

    Tak Sekadar Seremonial, HKB 2026 di Tasikmalaya Diisi Aksi Lapangan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 132
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Bersih sungai Tasikmalaya menjadi aksi nyata dalam peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026. Kegiatan yang juga dikenal sebagai aksi bersih sungai dan pembersihan saluran air ini digelar di Kelurahan Tugujaya, Kecamatan Cihideung, Minggu (26/4/2026), saat ancaman genangan masih kerap muncul di sejumlah titik kota. Sejak pagi, ratusan orang sudah berkumpul di […]

expand_less