Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Stranas PK Terapkan e-Audit PBJ untuk Perketat Pengawasan Pengadaan

Stranas PK Terapkan e-Audit PBJ untuk Perketat Pengawasan Pengadaan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
  • visibility 81
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

e-Audit PBJ di Katalog V.6 diluncurkan untuk memperkuat pengawasan digital dan mencegah korupsi pengadaan.

albadarpost.com, LENSA – Peluncuran fitur e-Audit PBJ di Katalog Elektronik Versi 6 menjadi langkah baru pemerintah untuk menutup celah korupsi dalam pengadaan barang dan jasa. Sistem ini dirilis oleh Stranas PK bersama LKPP dan BPKP pada peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2025 di Balai Kota Yogyakarta, Senin, 8 Desember. Pengembangan tersebut penting karena pengadaan masih menjadi sektor dengan tingkat kerentanan korupsi tertinggi.

Koordinator Stranas PK sekaligus Plt Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Aminudin, menegaskan bahwa pengawasan digital perlu diperkuat karena pelaku korupsi ikut memanfaatkan teknologi. Menurutnya, medan pengadaan barang dan jasa bukan hanya soal prosedur administratif, tetapi arena dengan tekanan besar pada anggaran publik. “Kita harus jujur bahwa sektor pengadaan masih menjadi medan perang pemberantasan korupsi,” ujarnya.

Aminudin menjelaskan bahwa model korupsi saat ini lebih tersembunyi. Praktik manipulasi harga, rekayasa alokasi, atau transaksi yang dipercepat tidak selalu tampak pada dokumen manual. “Kita tidak boleh kalah cepat. Mereka memanfaatkan kelengahan sistem digital. Karena itu pengawasan juga harus berbasis data,” katanya.


Penguatan e-Audit PBJ dalam Katalog Versi 6

Fitur e-Audit PBJ dikembangkan untuk memberi akses langsung kepada Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dalam membaca pola transaksi elektronik. Selama ini, APIP sering bergerak setelah kerugian negara terjadi. Sistem baru diharapkan mengubah pendekatan itu menjadi lebih preventif.

Dalam keterangan resminya, Aminudin menyebut e-Audit memungkinkan APIP melakukan telaah awal tanpa menunggu laporan manual. Seluruh proses pengadaan yang kini berjalan elektronik, mulai dari transaksi hingga persetujuan paket, dapat dipantau melalui satu dashboard terintegrasi.

Peluncuran fitur ini turut dihadiri Pimpinan KPK Agus Joko Pramono, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh, Kepala LKPP Sarah Sadiqa, serta pejabat inspektorat provinsi dan kabupaten/kota. Mereka menjadi bagian dari ekosistem pengawasan yang akan menggunakan sistem tersebut dalam proses audit digital.

Agus menjelaskan bahwa platform itu dikembangkan melalui INAPROC, sesuai mandat digitalisasi pengadaan sebagaimana diatur dalam Perpres 17/2023. Menurutnya, e-Audit PBJ menjadi lompatan penting karena menggabungkan data transaksi dan alat analisis otomatis. “Ini diharapkan memperkuat budaya pengawasan digital dan meningkatkan integritas pengadaan nasional,” ujar Agus.

Beberapa fitur yang disediakan antara lain dashboard transaksi katalognya, deteksi dini anomali harga, analisis penyedia dan produk, serta sistem peringatan dini untuk mempercepat tindak lanjut pengawasan. APIP dapat melihat perubahan harga sebelum atau sesudah transaksi, paket yang diproses tidak wajar cepatnya, hingga pola yang mengarah pada monopoli penyedia.


Peran Stranas PK dalam Pencegahan Korupsi

Stranas PK, berdasarkan Perpres 54/2018, menjadi arah kebijakan nasional dalam pencegahan korupsi. Lembaga ini terdiri dari lima unsur: KPK, Kementerian Dalam Negeri, Bappenas, KemenPAN-RB, dan Kantor Staf Presiden. Fokus utamanya meliputi penguatan tata kelola, pelayanan publik, dan sektor prioritas seperti pengadaan barang dan jasa.

Baca juga: Warga Cianjur Tagih Janji Bupati Tolak Geothermal di Kaki Gunung Gede

Peluncuran e-Audit PBJ masuk dalam agenda besar digitalisasi pengawasan, di mana proses pencegahan korupsi harus sebanding dengan perkembangan metode pelanggaran. Dengan data yang terkonsolidasi, audit diharapkan berjalan cepat, objektif, dan menghasilkan verifikasi yang lebih kuat.

Konteks peluncuran platform ini menunjukkan bahwa pemerintah semakin menyadari pentingnya pengawasan berbasis data. Selain menyederhanakan audit, sistem ini mendorong transparansi dalam penggunaan anggaran publik.

e-Audit PBJ memperkuat pengawasan pengadaan melalui analisis digital real-time, membantu APIP mencegah korupsi sejak tahap awal. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi suasana tenang menjelang magrib di Hari Jumat saat seorang Muslim berdoa pada waktu mustajab.

    Ada Satu Waktu Rahasia di Hari Jumat, Banyak Orang Justru Lalai

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Hari Jumat selalu punya suasana yang berbeda. Udara terasa lebih tenang. Masjid lebih ramai. Bahkan orang yang biasanya datang mepet waktu salat kadang mendadak berangkat lebih awal sambil membawa sajadah terbaiknya. Namun di balik semua itu, ada satu pembahasan yang terus membuat banyak orang penasaran: tentang waktu mustajab Jumat. Rasulullah SAW pernah […]

  • Curanmor Tamansari

    Curanmor Gagal Saat Magrib di Tamansari, Pelaku Babak Belur Diamuk Warga

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Curanmor Tamansari kembali membuat warga resah. Seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor gagal membawa kabur motor milik warga di Kampung Mulyasari, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, Rabu (20/05/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Aksi itu terbongkar saat pemilik motor memergoki kendaraannya sedang didorong pelaku dari area parkir sebuah tempat pangkas rambut. Korban spontan berteriak […]

  • OJK dan debitur

    OJK Minta Debitur Kooperatif, Hindari Debt Collector dan Tindakan Hukum

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    OJK minta debitur kooperatif hadapi utang, hindari debt collector, dan manfaatkan restrukturisasi. albadarpost.com, HUMANIORA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan pentingnya sikap kooperatif bagi debitur yang tengah menghadapi kesulitan membayar utang. Penghindaran tanggung jawab dengan berpindah alamat atau menghilang justru bisa memicu penagihan lapangan oleh debt collector. Langkah ini, menurut OJK, bukan hanya melanggar etika […]

  • MK UU Pers 145/PUU-XXIII/2025

    Putusan MK Tegaskan Garis Merah Sengketa Jurnalistik

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan batas tegas antara sengketa jurnalistik dan tindak pidana. Dalam Putusan Nomor 145/PUU-XXIII/2025, MK menyatakan bahwa karya jurnalistik tidak dapat langsung diproses secara pidana atau perdata tanpa melalui mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Putusan tersebut memperjelas posisi Dewan Pers sebagai pintu awal […]

  • wakaf produktif

    Dua Kota Perluas Wakaf Produktif demi Kemandirian Fiskal Warga

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sukabumi dan Tasikmalaya sepakat memperkuat wakaf produktif sebagai solusi pendanaan sosial dan kemandirian ekonomi. albadarpost.com, LENSA – Kolaborasi dua pemerintah kota di Jawa Barat kembali menguat, kali ini pada sektor yang dinilai mampu menciptakan kemandirian fiskal daerah. Pemerintah Kota Sukabumi dan Pemerintah Kota Tasikmalaya sepakat memperluas pemanfaatan wakaf produktif, instrumen ekonomi yang dianggap bisa menjawab […]

  • Internet Rakyat

    Pemerintah Dorong Internet Rakyat 5G untuk Perluas Akses Digital Warga

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Internet Rakyat hadir dengan 5G FWA tanpa kabel. Cek cakupan, daftar, dan paket berlangganan Rp100.000 per bulan. albadarpost.com, LENSA – Internet Rakyat mulai tersedia sebagai layanan berbasis 5G Fixed Wireless Access (FWA) di sejumlah wilayah Indonesia. Layanan ini ditujukan untuk mempercepat pemerataan akses digital, khususnya bagi masyarakat yang belum terjangkau kabel fiber optik. Keberadaannya penting […]

expand_less