Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Stranas PK Terapkan e-Audit PBJ untuk Perketat Pengawasan Pengadaan

Stranas PK Terapkan e-Audit PBJ untuk Perketat Pengawasan Pengadaan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

e-Audit PBJ di Katalog V.6 diluncurkan untuk memperkuat pengawasan digital dan mencegah korupsi pengadaan.

albadarpost.com, LENSA – Peluncuran fitur e-Audit PBJ di Katalog Elektronik Versi 6 menjadi langkah baru pemerintah untuk menutup celah korupsi dalam pengadaan barang dan jasa. Sistem ini dirilis oleh Stranas PK bersama LKPP dan BPKP pada peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2025 di Balai Kota Yogyakarta, Senin, 8 Desember. Pengembangan tersebut penting karena pengadaan masih menjadi sektor dengan tingkat kerentanan korupsi tertinggi.

Koordinator Stranas PK sekaligus Plt Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Aminudin, menegaskan bahwa pengawasan digital perlu diperkuat karena pelaku korupsi ikut memanfaatkan teknologi. Menurutnya, medan pengadaan barang dan jasa bukan hanya soal prosedur administratif, tetapi arena dengan tekanan besar pada anggaran publik. “Kita harus jujur bahwa sektor pengadaan masih menjadi medan perang pemberantasan korupsi,” ujarnya.

Aminudin menjelaskan bahwa model korupsi saat ini lebih tersembunyi. Praktik manipulasi harga, rekayasa alokasi, atau transaksi yang dipercepat tidak selalu tampak pada dokumen manual. “Kita tidak boleh kalah cepat. Mereka memanfaatkan kelengahan sistem digital. Karena itu pengawasan juga harus berbasis data,” katanya.


Penguatan e-Audit PBJ dalam Katalog Versi 6

Fitur e-Audit PBJ dikembangkan untuk memberi akses langsung kepada Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dalam membaca pola transaksi elektronik. Selama ini, APIP sering bergerak setelah kerugian negara terjadi. Sistem baru diharapkan mengubah pendekatan itu menjadi lebih preventif.

Dalam keterangan resminya, Aminudin menyebut e-Audit memungkinkan APIP melakukan telaah awal tanpa menunggu laporan manual. Seluruh proses pengadaan yang kini berjalan elektronik, mulai dari transaksi hingga persetujuan paket, dapat dipantau melalui satu dashboard terintegrasi.

Peluncuran fitur ini turut dihadiri Pimpinan KPK Agus Joko Pramono, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh, Kepala LKPP Sarah Sadiqa, serta pejabat inspektorat provinsi dan kabupaten/kota. Mereka menjadi bagian dari ekosistem pengawasan yang akan menggunakan sistem tersebut dalam proses audit digital.

Agus menjelaskan bahwa platform itu dikembangkan melalui INAPROC, sesuai mandat digitalisasi pengadaan sebagaimana diatur dalam Perpres 17/2023. Menurutnya, e-Audit PBJ menjadi lompatan penting karena menggabungkan data transaksi dan alat analisis otomatis. “Ini diharapkan memperkuat budaya pengawasan digital dan meningkatkan integritas pengadaan nasional,” ujar Agus.

Beberapa fitur yang disediakan antara lain dashboard transaksi katalognya, deteksi dini anomali harga, analisis penyedia dan produk, serta sistem peringatan dini untuk mempercepat tindak lanjut pengawasan. APIP dapat melihat perubahan harga sebelum atau sesudah transaksi, paket yang diproses tidak wajar cepatnya, hingga pola yang mengarah pada monopoli penyedia.


Peran Stranas PK dalam Pencegahan Korupsi

Stranas PK, berdasarkan Perpres 54/2018, menjadi arah kebijakan nasional dalam pencegahan korupsi. Lembaga ini terdiri dari lima unsur: KPK, Kementerian Dalam Negeri, Bappenas, KemenPAN-RB, dan Kantor Staf Presiden. Fokus utamanya meliputi penguatan tata kelola, pelayanan publik, dan sektor prioritas seperti pengadaan barang dan jasa.

Baca juga: Warga Cianjur Tagih Janji Bupati Tolak Geothermal di Kaki Gunung Gede

Peluncuran e-Audit PBJ masuk dalam agenda besar digitalisasi pengawasan, di mana proses pencegahan korupsi harus sebanding dengan perkembangan metode pelanggaran. Dengan data yang terkonsolidasi, audit diharapkan berjalan cepat, objektif, dan menghasilkan verifikasi yang lebih kuat.

Konteks peluncuran platform ini menunjukkan bahwa pemerintah semakin menyadari pentingnya pengawasan berbasis data. Selain menyederhanakan audit, sistem ini mendorong transparansi dalam penggunaan anggaran publik.

e-Audit PBJ memperkuat pengawasan pengadaan melalui analisis digital real-time, membantu APIP mencegah korupsi sejak tahap awal. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi Abdurrahman bin Auf sahabat Nabi yang kaya dan dermawan sedang bersedekah kepada masyarakat

    Rahasia Sukses Abdurrahman bin Auf, Sahabat Nabi yang Super Kaya

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESSTYLE – Abdurrahman bin Auf dikenal sebagai sahabat Nabi yang kaya raya sekaligus dermawan luar biasa. Sosok ini sering disebut sebagai contoh ideal bagaimana kekayaan dapat membawa manfaat besar. Kisah Abdurrahman bin Auf dan kemurahan hatinya, serta gaya hidup sederhana di tengah limpahan harta, menjadi inspirasi sepanjang masa. Awal Perjalanan: Dari Nol hingga Sukses […]

  • Data perbandingan skor IDSD 2025 Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Tasikmalaya berdasarkan 12 pilar penilaian.

    IDSD 2025 Bicara: Kota Tasikmalaya Unggul, Kabupaten Harus Gaspol

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Rilis IDSD 2025 atau Indeks Desa dan Daerah 2025 langsung memantik perhatian publik Tasikmalaya. Data terbaru itu memperlihatkan jarak yang tidak kecil antara Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Tasikmalaya. Kota membukukan skor 4,05, sementara kabupaten bertahan di angka 3,52. Adapun rata-rata nasional berada di 3,50. Angka tersebut bukan sekadar statistik tahunan. Sebaliknya, […]

  • dinamika internal PBNU

    PBNU Tegaskan Dinamika Internal Tak Pengaruhi Mandat Gus Yahya sebagai Ketua Umum

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Gus Yahya menegaskan tetap menjalankan amanah Muktamar di tengah dinamika internal PBNU yang berkembang. albadarpost.com, HUMANIORA — Di tengah menguatnya dinamika internal PBNU, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf memastikan mandat hasil Muktamar Ke-34 tetap dijalankan hingga akhir masa jabatan. Pernyataan ini menjadi garis tegas bahwa isu desakan mundur tidak memengaruhi […]

  • negosiasi damai Iran Amerika

    Terungkap! 5 Fakta Kenapa Negosiasi Iran-AS Gagal Total

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 22
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Negosiasi damai Iran Amerika kembali menemui jalan buntu. Upaya perundingan antara Iran dan Amerika Serikat yang diharapkan mampu meredakan ketegangan justru berakhir tanpa hasil. Kegagalan negosiasi Iran-AS ini bukan hanya soal nuklir, tetapi juga melibatkan kepentingan politik, ekonomi, hingga strategi kawasan yang saling bertabrakan. Sejak awal, kedua pihak membawa agenda besar. […]

  • Nabi Ayub AS

    Kisah Keteladanan Nabi Ayub AS

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Kisah Nabi Ayub AS mengajarkan keteguhan iman saat kehilangan harta, keluarga, dan kesehatan. albadarpost.com, LIFESTYLE – Kisah Nabi Ayub AS kembali relevan dibaca di tengah kehidupan modern yang rentan guncangan. Dalam sejarah kenabian, Nabi Ayub AS dikenal sebagai simbol keteguhan iman ketika kehilangan harta, keluarga, dan kesehatan secara berlapis. Cerita ini penting bukan sebagai romantisasi […]

  • kisah Nabi Ibrahim

    Kisah Nabi Ibrahim yang Jarang Dibahas

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 5
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kisah Nabi Ibrahim dikenal sebagai salah satu kisah paling inspiratif dalam sejarah Islam. Namun tidak banyak yang benar-benar memahami bagaimana hikayat ini yang mengajarkan keikhlasan menghadirkan pelajaran iman yang begitu mendalam. Dalam perjalanan hidupnya, hikayat ini memperlihatkan bagaimana seorang nabi mampu menghadapi ujian berat dengan hati yang penuh ketundukan kepada Allah SWT. […]

expand_less