Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Warga Cianjur Tagih Janji Bupati Tolak Geothermal di Kaki Gunung Gede

Warga Cianjur Tagih Janji Bupati Tolak Geothermal di Kaki Gunung Gede

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
  • visibility 247
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Warga Cianjur menagih janji Bupati untuk menolak geothermal di kaki Gunung Gede yang dinilai mengancam lingkungan.

albadarpost.com, LENSA – Ratusan warga dari berbagai kecamatan di lereng Gunung Gede-Pangrango, Cianjur, mendatangi Kantor Bupati Cianjur untuk menagih janji kepala daerah terkait penolakan geothermal Cianjur. Aksi yang berlangsung pada Rabu itu menjadi gelombang tuntutan terbaru atas pembangunan proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi di kawasan Pacet dan Cipanas, proyek yang sejak awal dinilai warga mengancam kondisi lingkungan kaki gunung.

Konvoi kendaraan dari wilayah utara Cianjur mengalir menuju kompleks perkantoran bupati. Setibanya di lokasi, warga langsung menggelar orasi, menegaskan kembali kekhawatiran bahwa pembangunan geothermal akan memicu kerusakan kawasan konservasi Gunung Gede-Pangrango. Mereka menyebut janji kampanye Bupati Mohammad Wahyu Ferdian yang beberapa waktu lalu menyatakan akan menolak dan melawan proyek tersebut secara terbuka.

Menurut Deden Patra, perwakilan warga, kehadiran massa tidak lebih dari usaha menagih komitmen yang disampaikan Bupati di hadapan publik sebelum terpilih. Deden menyatakan bahwa masyarakat yang tinggal di bawah kaki gunung sudah lama mengingatkan risiko lingkungan, mulai dari kerusakan tanah hingga potensi bencana.

“Ini janji yang disampaikan langsung oleh Bupati. Ia berkomitmen menolak pembangunan geothermal bersama masyarakat. Kami datang untuk mengingatkan janji itu,” ujar Deden.

Namun kehadiran warga tidak direspons langsung oleh Bupati. Ketidakhadiran itu memicu kekecewaan tersendiri. Berbagai tokoh masyarakat akhirnya menyampaikan tuntutan mereka melalui mimbar aksi yang dijaga ketat aparat TNI, Polri, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan Cianjur. Kondisi berlangsung tertib, tetapi tekanan massa terus menguat sepanjang aksi.

Baca juga: Bupati Garut Kawal Infrastruktur dan Bantuan Sosial

Warga menilai kawasan Gunung Gede-Pangrango terlalu rawan untuk infrastruktur geothermal. Mereka mengingatkan bahwa Cianjur masih menyimpan trauma gempa magnitudo 5,6 pada 2022 yang menewaskan 600 orang dan merusak belasan desa. Mereka khawatir pembangunan proyek panas bumi menambah kerentanan wilayah.

“Kami kecewa karena Bupati tidak datang menemui masyarakat yang memilihnya,” kata seorang perwakilan warga lainnya. Ia menambahkan, ketidakhadiran itu menandakan kurangnya kepedulian terhadap keresahan warga di bawah kaki gunung.

Kekecewaan tersebut berkembang menjadi tudingan bahwa Cianjur seolah tidak memiliki pemimpin yang berani berdiri di depan masyarakat pada isu penting. Para peserta aksi memastikan gerakan penolakan geothermal Cianjur akan terus berlanjut sampai ada keputusan resmi dari pemerintah daerah.

Gerakan warga juga tidak berhenti di Cianjur. Mereka merencanakan aksi lanjutan menuju Bandung untuk menyampaikan langsung penolakan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Warga berharap Pemprov meninjau ulang rencana pembangunan geothermal serta mempertimbangkan risiko ekologis kawasan konservasi.

Di tengah aksi yang berlangsung, video janji kampanye Bupati Mohammad Wahyu Ferdian kembali beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, ia menyatakan akan melawan pembangunan geothermal dan memilih mengembangkan kawasan Pacet dan Cipanas sebagai destinasi wisata. Ia bahkan menyebut konsep pengembangan kawasan wisata yang meniru kawasan Gunung Bromo.

Kembalinya video tersebut ikut menguatkan tuntutan warga bahwa pemerintah daerah harus konsisten terhadap komitmen yang telah disampaikan. Bagi warga, persoalan geothermal tidak hanya soal energi, tetapi soal keselamatan dan keberlanjutan lingkungan kaki Gunung Gede-Pangrango.

Warga Cianjur menuntut Bupati menepati janji menolak geothermal di kaki Gunung Gede yang dinilai membahayakan lingkungan dan keselamatan warga. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Festival Layang-Layang Garut

    Langit Garut Menyatukan Dunia Lewat Festival Layang-Layang

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 72
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, HUMANIORA — Festival Layang-Layang Garut kembali membuktikan bahwa sebuah tradisi sederhana mampu menarik perhatian dunia. Di bawah langit biru kawasan Agrowisata Tepas Papandayan, Kecamatan Cisurupan, ratusan layang-layang dari berbagai negara menari mengikuti embusan angin pegunungan. Garut International Kite Festival 2026 bukan hanya menghadirkan atraksi udara yang memikat, tetapi juga mempertemukan budaya, memperkenalkan destinasi wisata, […]

  • Pembakaran Masjid Al-Aqsa

    Mengapa Pembakaran Masjid Al-Aqsa Masih Diperingati?

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Sudah lebih dari setengah abad berlalu sejak pembakaran Masjid Al-Aqsa mengguncang dunia Islam. Namun hingga kini, Masjid Al-Aqsa masih menjadi pusat perhatian setiap kali tanggal 21 Agustus mendekat. Mengapa sebuah peristiwa yang terjadi pada 1969 terus diperingati dan dianggap tetap relevan di tengah perubahan zaman? Bagi Majelis Ulama Indonesia (MUI), jawabannya bukan sekadar […]

  • ilustrasi muslim berdoa menunjukkan tingkatan tawakal dalam kehidupan sehari-hari

    Ini 3 Level Tawakal dalam Islam, Banyak yang Baru Tahu!

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 261
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang memahami tingkatan tawakal hanya sebatas berserah diri, padahal konsep ini jauh lebih dalam. Tawakal, atau kepercayaan penuh kepada Allah, memiliki level spiritual yang berbeda. Memahami level tawakal, tahap tawakal, dan derajat tawakal akan membantu seseorang menjalani hidup dengan lebih tenang, terarah, dan penuh keyakinan. Selain itu, konsep ini bukan sekadar […]

  • produk UMKM ekspor seperti kerajinan tangan, kopi, dan fashion lokal untuk pasar internasional

    7 Produk UMKM Ini Laris di Luar Negeri, Nomor 3 Paling Dicari!

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 252
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Produk UMKM ekspor kini semakin dilirik pasar global. Banyak produk UMKM ekspor, barang UMKM go international, hingga produk lokal tembus luar negeri mulai mendominasi marketplace internasional. Tren ini terus meningkat karena kualitas produk Indonesia makin diakui, sementara pelaku usaha semakin adaptif terhadap kebutuhan pasar global. Selain itu, pemerintah dan platform digital […]

  • Pendidikan Karakter

    Pesan Diky untuk Lulusan SD: Akhlak Lebih Berharga dari Nilai

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Tepuk tangan bergema di aula saat satu per satu siswa Kelas 6 melangkah menuju akhir perjalanan mereka di bangku sekolah dasar. Di antara senyum bangga para orang tua, terselip mata yang mulai berkaca-kaca. Momen pelepasan siswa memang selalu menghadirkan perasaan yang sulit dijelaskan dengan kata-kata. Namun dalam acara pelepasan siswa SD […]

  • Persib Bandung

    Persib Bandung Lawan PSM Makassar, Laga Penentu Akhir Tahun

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Persib Bandung hadapi PSM Makassar di GBLA. Laga penutup 2025 berpeluang mengubah peta puncak klasemen Super League. albadarpost.com, FOKUS – Persib Bandung menutup kalender pertandingan 2025 dengan laga krusial. Maung Bandung akan menghadapi PSM Makassar dalam pertandingan tunda pekan kedelapan Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu malam (27/12/2025). Hasil laga […]

expand_less