Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Zakat Pertanian Desa Babadan Jadi Contoh Kemandirian Sosial Petani Indramayu

Zakat Pertanian Desa Babadan Jadi Contoh Kemandirian Sosial Petani Indramayu

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
  • visibility 75
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Zakat pertanian Desa Babadan sukses tingkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani Indramayu.

albadarpost.com, HIKMAH. Petani di Desa Babadan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, kini dikenal bukan hanya karena hasil panennya yang melimpah, tetapi juga karena kepedulian sosial mereka yang tinggi. Melalui praktik zakat pertanian, para petani di desa ini menunjukkan bagaimana nilai-nilai agama dan gotong royong dapat menjadi kekuatan ekonomi dan moral bagi masyarakat pedesaan.

Tradisi Zakat Pertanian yang Tumbuh dari Kesadaran Kolektif

Program zakat pertanian di Desa Babadan telah menjadi tradisi yang terus berkembang dan dilaksanakan dengan penuh komitmen. Inisiatif ini dipelopori oleh Kepala Desa Babadan, Sugeng Sari Kusmanto, yang bertekad menjadikan kegiatan zakat sebagai bagian penting dari sistem sosial dan ekonomi desa.

Selama beberapa tahun terakhir, para petani menyalurkan zakat hasil panen mereka, baik dalam bentuk uang tunai maupun beras. Menariknya, kegiatan penyaluran zakat kali ini merupakan yang kedua dalam tahun 2025, dan dilaksanakan di Balai Desa Babadan dengan total 232 mustahik atau penerima manfaat.

“Zakat yang terkumpul mencapai Rp51.118.000 dan 682,5 kilogram beras. Masih ada sekitar Rp36 juta yang akan kami belanjakan untuk beras, dan pendistribusian sisanya akan dilakukan dua bulan ke depan,” kata Sugeng kepada Kompas.com, Jumat (3/10/2025).

Selain itu, Sugeng menegaskan bahwa program zakat pertanian tidak hanya bertujuan memperkuat solidaritas sosial, tetapi juga berfungsi sebagai upaya nyata untuk menjaga keseimbangan ekonomi desa melalui distribusi hasil panen yang lebih merata.

Keyakinan Petani, Zakat Bawa Berkah dan Lindungi Panen

Lebih lanjut, para petani di Babadan memiliki keyakinan kuat bahwa sebagian dari hasil panen mereka merupakan hak kaum dhuafa. Tak hanya itu, mereka juga percaya bahwa zakat membawa perlindungan ilahiah terhadap sawah dan tanaman mereka dari serangan hama.

“Kami yakin bahwa bersedekah adalah pupuk spiritual bagi tanaman kami. Insya Allah, dengan menunaikan zakat, hama seperti tikus dan wereng tidak akan menyerang lahan pertanian di sini,” tutur Sugeng.

Keyakinan tersebut, menurutnya, tumbuh dari pengalaman panjang masyarakat Babadan dalam mengelola sawah. Sebelum rutin berzakat, hasil pertanian kerap stagnan di kisaran 6 ton per hektar. Namun, sejak penerapan zakat pertanian secara konsisten dan penguatan teknologi pertanian, hasil panen meningkat tajam hingga mencapai 9,3 ton per hektar.

“Kami terus berkoordinasi dengan Badan Penyuluh Pertanian (BPP), dan alhamdulillah produktivitas naik signifikan berkat kerja sama yang solid,” tambahnya.

Dengan demikian, jelas terlihat bahwa zakat bukan hanya berdampak spiritual, tetapi juga membawa efek ekonomi yang nyata bagi kesejahteraan petani.

Pemerintah Apresiasi dan Ajak Desa Lain Meniru

Sementara itu, Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, yang turut hadir dalam acara penyaluran zakat tersebut, menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif luar biasa warga Babadan. Ia menilai program zakat pertanian ini sebagai langkah strategis yang mampu menjawab dua tantangan sekaligus: meningkatkan produktivitas sekaligus mengurangi kemiskinan.

“Program ini luar biasa karena membantu masyarakat yang membutuhkan dan pada saat yang sama memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa,” ujar Syaefudin.

Selain itu, ia juga berharap agar konsep zakat pertanian yang diterapkan di Babadan bisa menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di wilayah Indramayu bahkan di seluruh Jawa Barat. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat adalah kunci keberhasilan pembangunan berkelanjutan.

“Jika semua desa bisa menerapkan konsep yang sama, kita bisa menekan angka kemiskinan tanpa harus selalu bergantung pada bantuan pemerintah pusat,” tambahnya.

Dukungan Dinas Pertanian dan Relevansi Zakat bagi Kesejahteraan Buruh Tani

Tak hanya dari pemerintah daerah, dukungan juga datang dari Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu, Sugeng Heriyanto. Ia menyatakan bahwa program zakat pertanian yang digagas Desa Babadan adalah bentuk nyata dari inovasi sosial berbasis nilai keagamaan yang mampu memperkuat sistem pertanian berkeadilan.

“Walaupun Alsintan (alat dan mesin pertanian) memang membantu menaikkan produksi, tapi konsep zakat pertanian ini melibatkan buruh tani, dan sebagian hasilnya dialokasikan untuk masyarakat miskin. Ini konsep yang adil dan manusiawi,” ujarnya.

Lebih jauh, ia menilai pendekatan seperti ini mampu menyeimbangkan antara efisiensi pertanian modern dan kepedulian sosial terhadap kelompok ekonomi lemah. Dengan kata lain, zakat pertanian menjadi solusi holistik yang menyentuh aspek ekonomi, sosial, dan spiritual sekaligus.

Zakat Sebagai Pilar Kemandirian Desa

Di sisi lain, program zakat pertanian di Babadan juga menumbuhkan rasa kebersamaan yang kuat di antara warga. Petani, perangkat desa, dan masyarakat penerima zakat kini memiliki hubungan sosial yang lebih harmonis. Setiap kali masa panen tiba, mereka tak hanya bersyukur atas hasil bumi yang melimpah, tetapi juga berbagi dengan penuh sukacita.

“Kami berharap semangat zakat ini terus hidup di tengah masyarakat, bukan hanya sebagai kewajiban agama, tapi juga sebagai bagian dari identitas sosial Babadan,” ujar Sugeng menutup kegiatan tersebut.

Oleh karena itu, Desa Babadan kini menjadi contoh bagaimana nilai religius dapat berjalan berdampingan dengan pembangunan ekonomi yang produktif dan inklusif. Dengan pendekatan semacam ini, masyarakat desa tidak hanya berdaya secara finansial, tetapi juga tangguh secara moral dan spiritual.

Dengan demikian, zakat pertanian terbukti bukan sekadar ritual ibadah, melainkan juga strategi pembangunan desa berbasis keadilan sosial.

Penutup

Zakat pertanian Babadan tingkatkan hasil panen, kurangi kemiskinan, dan jadi teladan bagi desa lain di Indramayu. (AlbadarPost/DAS)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mobil Wangsit Tasikmalaya melayani warga membeli sembako murah di halaman kantor kelurahan dengan antrean tertib.

    Jadwal Mobil Wangsit Tasikmalaya Mei 2026 Resmi, Ini Lokasi Pasar Murah TPID

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Jadwal Mobil Warung Stabilisasi Inflasi Kota Tasikmalaya (Wangsit) Tasikmalaya untuk Mei 2026 resmi dirilis. Program pasar murah keliling ini menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah yang dijalankan melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Jadwal Mobil Wangsit, lokasi pasar murah Tasikmalaya, serta titik distribusi sembako murah kini menjadi informasi penting yang […]

  • Ilustrasi seseorang menenangkan temannya sebagai simbol kasih sayang Nabi dan empati di tengah kehidupan modern

    Dunia Semakin Keras, Nabi Ajarkan Kasih Sayang

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

     albadarpost.com, LIFESTYLE – Kasih sayang Nabi sering kita dengar, tetapi tidak selalu kita rasakan. Hadis Nabi tentang kasih sayang mengajarkan empati, kelembutan, dan kepedulian—nilai yang justru terasa semakin hilang di tengah kehidupan modern. Hari ini, orang mudah marah, cepat menghakimi, dan lambat memahami. Padahal, satu sikap lembut bisa menyelamatkan banyak hal. Hadis yang Menampar: Tanpa […]

  • Kantor Urusan Agama memberikan layanan konsultasi keluarga, nikah, dan bimbingan keagamaan kepada masyarakat

    Banyak yang Belum Tahu! KUA Ternyata Punya 9 Layanan Penting

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA — Layanan KUA ternyata tidak berhenti di urusan pernikahan. Di balik itu, ada peran yang lebih luas. Bahkan, fungsi KUA saat ini mulai menyentuh banyak sisi kehidupan masyarakat, dari keluarga hingga urusan sosial keagamaan. Tidak semua orang tahu ini. Padahal manfaatnya terasa. Perubahan Pelan, Tapi Dampaknya Nyata Selama ini, banyak orang datang ke KUA […]

  • takbiran di Bali saat Nyepi

    Idul Fitri Bertepatan Nyepi, Begini Cara Takbiran di Bali Penuh Toleransi

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Fenomena takbiran di Bali saat Nyepi kembali menarik perhatian publik. Momen ini menunjukkan bagaimana umat Islam menjalankan malam takbiran dengan tetap menghormati suasana hening Hari Raya Nyepi. Praktik takbiran saat Nyepi di Bali, atau pelaksanaan takbir Idul Fitri yang disesuaikan dengan tradisi Nyepi, sering dipandang sebagai contoh nyata toleransi antarumat beragama di […]

  • tekanan fiskal

    Tekanan Fiskal Menghimpit APBD Jabar 2026, Ini Sikap Pemprov

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Tekanan fiskal menghimpit APBD Jawa Barat 2026. Pemprov Jabar tetap menjaga pembangunan prioritas. APBD Jabar 2026 Tertekan Tekanan Fiskal, Pemprov Tetap Jaga Pembangunan albadarpost.com, BERITA DAERAH – Tekanan fiskal kembali menjadi tantangan utama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026. Ruang fiskal yang semakin menyempit membuat pemerintah daerah harus […]

  • kebiasaan malam

    Rahasia Malam Tenang: 10 Kebiasaan Kecil yang Ubah Hidupmu

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kebiasaan malam sering dianggap sepele, padahal rutinitas ini sangat menentukan kualitas hidup. Dengan membangun kebiasaan malam yang sehat, pikiran menjadi lebih tenang, tidur lebih nyenyak, dan hari esok terasa lebih ringan. Rutinitas malam yang baik juga membantu mengurangi stres, meningkatkan fokus, serta menjaga kesehatan mental secara keseluruhan. 1. Menjauh dari Gadget 1 […]

expand_less