Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Muhasabah 2025, Membuka Harapan 2026

Muhasabah 2025, Membuka Harapan 2026

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
  • visibility 222
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Doa akhir tahun 2025 dan doa awal 2026 sebagai refleksi, pengakuan, dan harapan di pergantian tahun.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Pergantian tahun tidak selalu dirayakan dengan kembang api atau hitung mundur. Bagi banyak umat Muslim, momen ini justru diisi dengan jeda. Diam sejenak. Menengok ke belakang. Lalu memandang ke depan dengan doa.

Di ujung 2025 dan awal 2026, dua doa kembali dibaca. Doa akhir tahun dan doa awal tahun. Keduanya bukan sekadar rutinitas, melainkan ruang refleksi yang jujur. Tentang apa yang telah dilakukan. Tentang apa yang luput diperbaiki. Dan tentang harapan agar langkah ke depan lebih terarah.

Doa-doa ini dikutip dari Terjemahan Majmu Syarif karya Ustaz Muiz al Bantani. Isinya sederhana, tetapi dalam. Tidak menghakimi. Tidak menggurui. Ia mengajak siapa pun yang membacanya untuk berdialog dengan dirinya sendiri, di hadapan Allah SWT..


Doa Akhir Tahun: Mengakui, Bukan Menyembunyikan

Doa akhir tahun dibaca sebagai penutup perjalanan satu tahun penuh. Isinya bukan laporan keberhasilan, melainkan pengakuan yang jujur.

Dalam doa tersebut, seorang hamba mengakui bahwa sepanjang tahun telah melakukan hal-hal yang dilarang Allah. Sebagian belum sempat ditaubati. Namun di saat yang sama, doa ini menegaskan satu hal penting: Allah tidak pernah lupa, tetapi tetap bersabar dan membuka pintu taubat.

Kalimat-kalimat dalam doa akhir tahun menempatkan manusia pada posisi yang apa adanya. Tidak merasa suci. Tidak pula putus asa. Ada permohonan ampun atas kesalahan, dan ada harapan agar amal baik yang dilakukan diterima serta dibalas dengan pahala.

Di titik ini, doa akhir tahun bekerja sebagai cermin. Ia tidak meminta pembacanya menjadi sempurna, tetapi berani mengakui kekurangan. Bagi banyak orang, justru kejujuran inilah yang menjadi awal perubahan.


Doa Awal Tahun: Meminta Arah, Bukan Janji Kosong

Jika doa akhir tahun adalah cermin ke belakang, doa awal tahun adalah kompas ke depan.

Baca juga: Kota Tasikmalaya Defisit, DPRD Diuji Menjaga Rasionalitas Fiskal

Doa ini dibaca saat tahun baru benar-benar telah datang. Isinya bukan daftar target duniawi, melainkan permohonan perlindungan dan bimbingan. Perlindungan dari godaan setan dan pengaruh buruk. Pertolongan untuk menundukkan hawa nafsu yang mendorong pada kejahatan.

Menariknya, doa awal tahun tidak meminta hidup yang mudah. Yang diminta adalah kemampuan untuk sibuk dengan amal yang mendekatkan diri kepada Allah SWT.. Sebuah permohonan yang tenang, tetapi tegas tentang arah hidup.

Di tengah budaya resolusi tahunan yang sering berakhir sebagai slogan, doa awal tahun menawarkan pendekatan berbeda. Bukan soal apa yang ingin dicapai, melainkan siapa yang ingin diperbaiki.


Refleksi Pergantian Tahun: Sunyi yang Bermakna

Tradisi membaca doa akhir dan awal tahun hidup di banyak komunitas Muslim. Ia kerap dibaca bersama, di masjid atau rumah. Kadang tanpa seremoni besar. Hanya duduk, membuka teks, lalu melafalkan dengan khusyuk.

Di sanalah maknanya terasa. Pergantian tahun tidak dipahami sebagai pesta, tetapi sebagai peralihan tanggung jawab. Dari satu lembar waktu ke lembar berikutnya.

Baca juga: Perbandingan Telur Ayam dan Telur Bebek bagi Kesehatan

Doa akhir tahun dan doa awal tahun mengikat dua dimensi sekaligus: evaluasi dan harapan. Yang satu mengajak berdamai dengan masa lalu. Yang lain menuntun agar masa depan tidak berjalan tanpa arah.


Pergantian 2025 ke 2026 akhirnya tiba. Waktu terus berjalan, dengan atau tanpa kita. Namun doa memberi makna pada langkah-langkah kecil yang sering luput disadari.

Doa akhir tahun mengajarkan kejujuran pada diri sendiri. Doa awal tahun mengingatkan agar harapan selalu disertai bimbingan Ilahi. Di antara keduanya, manusia belajar menjadi lebih rendah hati, sekaligus lebih berani berharap. (Red/Arrian)



  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jerman vs Kurakao

    Jerman vs Kurakao, Misi Debutan Bikin Kejutan

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 128
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Jerman vs Kurakao menjadi salah satu laga paling menarik di Grup E Piala Dunia 2026. Duel ini bukan hanya mempertemukan tim unggulan melawan debutan, tetapi juga menghadirkan cerita unik karena kedua negara belum pernah bertemu sebelumnya di level internasional senior. Pertandingan Jerman vs Kurakao dijadwalkan berlangsung di Houston, Minggu (15/6/2026) pukul […]

  • karhutla Aceh Barat

    Ketika Angin dan Gambut Memperparah Karhutla di Aceh Barat

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 193
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Aceh Barat terus meluas dalam beberapa hari terakhir. Kondisi alam berupa angin kencang, karakter lahan gambut, serta keterbatasan akses menuju lokasi kebakaran menjadi faktor utama yang memperbesar area terbakar dan menyulitkan upaya pemadaman di lapangan. Petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, […]

  • ilustrasi zakat fitrah umat Islam saat Ramadan

    Jarang Diketahui, Ini Sejarah Zakat Fitrah Sejak Zaman Nabi

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 192
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak umat Islam menunaikan zakat setiap Ramadan. Namun tidak semua orang mengetahui sejarah zakat fitrah dalam Islam. Padahal sejarah zakat fitrah menunjukkan bahwa ibadah ini sudah ada sejak masa Rasulullah SAW dan menjadi bagian penting dari sistem sosial umat Islam. Sejak awal Islam berkembang, zakat fitrah atau zakat Idul Fitri berfungsi bukan […]

  • IPSKA Garut

    Tak Perlu ke Bandung, UMKM Garut Kini Lebih Mudah Ekspor

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 117
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – IPSKA Garut resmi beroperasi dan membawa kabar baik bagi pelaku usaha di Kabupaten Garut. Kini, Instansi Penerbit Surat Keterangan Asal (IPSKA) hadir sebagai layanan penerbitan dokumen ekspor yang memudahkan eksportir dan UMKM mengurus Surat Keterangan Asal (SKA) tanpa harus pergi ke Tasikmalaya atau Bandung. Bagi sebagian pelaku usaha, perubahan ini bukan sekadar […]

  • Zakat Pertanian Desa Babadan Jadi Contoh Kemandirian Sosial Petani Indramayu

    Zakat Pertanian Desa Babadan Jadi Contoh Kemandirian Sosial Petani Indramayu

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Zakat pertanian Desa Babadan sukses tingkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani Indramayu. albadarpost.com, HIKMAH. Petani di Desa Babadan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, kini dikenal bukan hanya karena hasil panennya yang melimpah, tetapi juga karena kepedulian sosial mereka yang tinggi. Melalui praktik zakat pertanian, para petani di desa ini menunjukkan bagaimana nilai-nilai agama dan […]

  • moratorium hutan

    Moratorium Penebangan Hutan: Strategi Jawa Barat Jaga Penyangga Ekologi

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Jawa Barat akan menerapkan moratorium penebangan hutan untuk menekan risiko bencana dan kerusakan ekologis. albadarpost.com, HUMANIORA – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menerapkan moratorium penebangan hutan di kawasan rawan bencana. Kebijakan ini disiapkan untuk menahan laju kerusakan lingkungan dan meminimalkan potensi banjir, longsor, serta krisis ekologis. Moratorium hutan disebut […]

expand_less