Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Muhasabah 2025, Membuka Harapan 2026

Muhasabah 2025, Membuka Harapan 2026

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Doa akhir tahun 2025 dan doa awal 2026 sebagai refleksi, pengakuan, dan harapan di pergantian tahun.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Pergantian tahun tidak selalu dirayakan dengan kembang api atau hitung mundur. Bagi banyak umat Muslim, momen ini justru diisi dengan jeda. Diam sejenak. Menengok ke belakang. Lalu memandang ke depan dengan doa.

Di ujung 2025 dan awal 2026, dua doa kembali dibaca. Doa akhir tahun dan doa awal tahun. Keduanya bukan sekadar rutinitas, melainkan ruang refleksi yang jujur. Tentang apa yang telah dilakukan. Tentang apa yang luput diperbaiki. Dan tentang harapan agar langkah ke depan lebih terarah.

Doa-doa ini dikutip dari Terjemahan Majmu Syarif karya Ustaz Muiz al Bantani. Isinya sederhana, tetapi dalam. Tidak menghakimi. Tidak menggurui. Ia mengajak siapa pun yang membacanya untuk berdialog dengan dirinya sendiri, di hadapan Allah SWT..


Doa Akhir Tahun: Mengakui, Bukan Menyembunyikan

Doa akhir tahun dibaca sebagai penutup perjalanan satu tahun penuh. Isinya bukan laporan keberhasilan, melainkan pengakuan yang jujur.

Dalam doa tersebut, seorang hamba mengakui bahwa sepanjang tahun telah melakukan hal-hal yang dilarang Allah. Sebagian belum sempat ditaubati. Namun di saat yang sama, doa ini menegaskan satu hal penting: Allah tidak pernah lupa, tetapi tetap bersabar dan membuka pintu taubat.

Kalimat-kalimat dalam doa akhir tahun menempatkan manusia pada posisi yang apa adanya. Tidak merasa suci. Tidak pula putus asa. Ada permohonan ampun atas kesalahan, dan ada harapan agar amal baik yang dilakukan diterima serta dibalas dengan pahala.

Di titik ini, doa akhir tahun bekerja sebagai cermin. Ia tidak meminta pembacanya menjadi sempurna, tetapi berani mengakui kekurangan. Bagi banyak orang, justru kejujuran inilah yang menjadi awal perubahan.


Doa Awal Tahun: Meminta Arah, Bukan Janji Kosong

Jika doa akhir tahun adalah cermin ke belakang, doa awal tahun adalah kompas ke depan.

Baca juga: Kota Tasikmalaya Defisit, DPRD Diuji Menjaga Rasionalitas Fiskal

Doa ini dibaca saat tahun baru benar-benar telah datang. Isinya bukan daftar target duniawi, melainkan permohonan perlindungan dan bimbingan. Perlindungan dari godaan setan dan pengaruh buruk. Pertolongan untuk menundukkan hawa nafsu yang mendorong pada kejahatan.

Menariknya, doa awal tahun tidak meminta hidup yang mudah. Yang diminta adalah kemampuan untuk sibuk dengan amal yang mendekatkan diri kepada Allah SWT.. Sebuah permohonan yang tenang, tetapi tegas tentang arah hidup.

Di tengah budaya resolusi tahunan yang sering berakhir sebagai slogan, doa awal tahun menawarkan pendekatan berbeda. Bukan soal apa yang ingin dicapai, melainkan siapa yang ingin diperbaiki.


Refleksi Pergantian Tahun: Sunyi yang Bermakna

Tradisi membaca doa akhir dan awal tahun hidup di banyak komunitas Muslim. Ia kerap dibaca bersama, di masjid atau rumah. Kadang tanpa seremoni besar. Hanya duduk, membuka teks, lalu melafalkan dengan khusyuk.

Di sanalah maknanya terasa. Pergantian tahun tidak dipahami sebagai pesta, tetapi sebagai peralihan tanggung jawab. Dari satu lembar waktu ke lembar berikutnya.

Baca juga: Perbandingan Telur Ayam dan Telur Bebek bagi Kesehatan

Doa akhir tahun dan doa awal tahun mengikat dua dimensi sekaligus: evaluasi dan harapan. Yang satu mengajak berdamai dengan masa lalu. Yang lain menuntun agar masa depan tidak berjalan tanpa arah.


Pergantian 2025 ke 2026 akhirnya tiba. Waktu terus berjalan, dengan atau tanpa kita. Namun doa memberi makna pada langkah-langkah kecil yang sering luput disadari.

Doa akhir tahun mengajarkan kejujuran pada diri sendiri. Doa awal tahun mengingatkan agar harapan selalu disertai bimbingan Ilahi. Di antara keduanya, manusia belajar menjadi lebih rendah hati, sekaligus lebih berani berharap. (Red/Arrian)



  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • cinta dunia

    Cinta Dunia, Sumber Berbagai Dosa

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Umat Islam kembali diingatkan agar tidak terjebak pada cinta dunia yang berlebihan karena berpotensi merusak amal dan membuka pintu dosa. Peringatan ini merujuk pada Al-Qur’an dan hadis Nabi Muhammad SAW yang secara tegas menyebut dunia sebagai ujian, bukan tujuan utama kehidupan manusia. Pesan tersebut relevan di tengah kehidupan modern yang menempatkan harta, […]

  • Ilustrasi reflektif tadabbur alam untuk Gen Z dengan latar langit, air, dan cahaya sebagai simbol kekuasaan Allah dalam Surah Al-Waqi’ah.

    Tadabbur Alam: Gen Z Terlalu Pede?

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tadabbur Alam bukan sekadar istilah kajian yang terdengar religius. Tadabbur alam, merenungi kekuasaan Allah, dan membaca tanda-tanda kebesaran-Nya justru menjadi tamparan keras bagi generasi digital. Di era ketika semua bisa dicari lewat mesin pencari, banyak orang merasa paling tahu. Namun ironisnya, semakin luas akses informasi, semakin tipis rasa tunduk kepada Sang Pencipta. […]

  • Ahli Ibadah Masuk Neraka

    Empat Golongan Ahli Ibadah yang Masuk Neraka, Waspadai Bahayanya

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Empat golongan ahli ibadah masuk neraka karena kesombongan, riya, dan menyakiti sesama. Pelajaran moral penting bagi umat Islam. Ibadah Tak Selalu Jadi Jalan ke Surga albadarpost.com, HIKMAH – Ibadah dalam Islam sejatinya bukan sekadar rutinitas, melainkan bukti penghambaan dan ketundukan manusia kepada Allah SWT. Melalui shalat, puasa, zakat, dan amal saleh, seorang Muslim berharap mendapat […]

  • Ilustrasi pemeriksaan KPK terhadap dugaan aktivitas mantan Gubernur Jawa Barat dalam kasus Bank BJB

    Pemeriksaan Ridwan Kamil dan Peran Asisten Pribadi

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa asisten pribadi Ridwan Kamil memunculkan berbagai tafsir di ruang publik. Namun jika ditarik ke konteks hukum dan tata kelola kekuasaan, langkah tersebut justru menunjukkan pola penyidikan yang lazim dalam perkara korupsi berskala besar. Pemeriksaan Ridwan Kamil tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari upaya menelusuri […]

  • Bahaya Judi Online

    Bahaya Judi Online Mengintai Anak dan Petani, Kejaksaan RI Tingkatkan Edukasi Publik

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Kejaksaan RI soroti bahaya judi online pada anak dan petani, edukasi publik digencarkan. albadarpost.com, LENSA – Bahaya Judi Online kembali menjadi sorotan serius setelah Kejaksaan Agung mengungkap bahwa dampak praktik perjudian digital ini telah menjangkau lapisan masyarakat paling rentan, termasuk anak-anak sekolah dasar hingga petani di pedesaan. Fakta tersebut disampaikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana […]

  • ATCS Tasikmalaya

    Teknologi Ini Diam-Diam Mengatur Jalanan Tasikmalaya Setiap Hari

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Area Traffic Control System (ATCS) Kota Tasikmalaya kini menjadi teknologi yang bekerja hampir di setiap perjalanan warga, meski banyak orang belum menyadarinya. Sistem lalu lintas pintar ini mengatur ritme kendaraan melalui jaringan CCTV dan kontrol lampu otomatis sehingga arus kendaraan tetap bergerak stabil di berbagai persimpangan utama. Dalam konsep sistem lalu […]

expand_less