Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Muhammadiyah Gunakan Kalender Global, Hari Raya Bisa Serentak

Muhammadiyah Gunakan Kalender Global, Hari Raya Bisa Serentak

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
  • visibility 31
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONALKalender hijriah global kini menjadi pendekatan baru yang digunakan oleh Muhammadiyah dalam menetapkan hari raya Islam. Sistem ini, yang juga dikenal sebagai Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), membawa perubahan besar dari metode lokal ke sistem global yang berlaku untuk seluruh dunia.

Selain itu, metode ini tidak lagi bergantung pada batas negara. Penentuan awal bulan Hijriah kini mengacu pada satu standar global, sehingga potensi perbedaan hari raya bisa ditekan secara signifikan.

Dari Lokal ke Global: Perubahan Besar dalam Penentuan Hari Raya

Selama ini, penentuan hari raya Islam sering berbeda antarnegara. Hal ini terjadi karena setiap wilayah menggunakan metode masing-masing, baik hisab maupun rukyat.

Namun, melalui kalender hijriah global, Muhammadiyah mengubah pendekatan tersebut. Sistem ini menegaskan bahwa jika hilal sudah terlihat di satu titik di dunia, maka hasilnya berlaku secara global.

Sebagai contoh, jika hilal muncul di wilayah seperti Alaska, maka seluruh dunia dapat mengikuti penetapan tersebut tanpa harus menunggu observasi lokal.

Dengan demikian, konsep ini menghadirkan keseragaman yang sebelumnya sulit dicapai.

Bagaimana Sistem Ini Bekerja?

Kalender Hijriah Global Tunggal menggunakan prinsip ilmiah berbasis astronomi. Penentuan awal bulan tidak lagi bergantung pada pengamatan lokal semata, melainkan pada kriteria global yang terukur.

Selain itu, sistem ini mengusung konsep “satu hari, satu tanggal” untuk seluruh dunia. Artinya, umat Islam di berbagai negara bisa merayakan hari besar pada waktu yang sama.

Pendekatan ini juga didukung oleh kajian ilmiah dan ijtihad modern. Oleh karena itu, Muhammadiyah melihatnya sebagai langkah maju dalam pembaruan sistem penanggalan Islam.

Mengapa Metode Ini Dianggap Penting?

Perbedaan hari raya sering menjadi perdebatan di masyarakat. Bahkan, dalam satu negara, perbedaan bisa terjadi setiap tahun.

Dengan adanya kalender hijriah global, potensi perbedaan tersebut dapat diminimalkan. Selain itu, sistem ini juga dianggap mampu memperkuat persatuan umat Islam di seluruh dunia.

Lebih jauh lagi, pendekatan ini menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan dan agama dapat berjalan beriringan. Oleh sebab itu, banyak pihak mulai melihat metode ini sebagai solusi jangka panjang.

Perbedaan Tetap Ada, Tapi Tidak Perlu Dipertajam

Meski demikian, Muhammadiyah menegaskan bahwa perbedaan metode tetap wajar. Setiap pendekatan memiliki dasar argumentasi masing-masing.

Oleh karena itu, perbedaan dalam penentuan hari raya tidak seharusnya menjadi sumber konflik. Sebaliknya, hal tersebut perlu disikapi dengan bijak.

Selain itu, ijtihad dalam Islam memang membuka ruang bagi berbagai pandangan. Dengan demikian, keberagaman justru menjadi bagian dari dinamika keilmuan.

Menuju Sistem Waktu Islam yang Lebih Modern

Langkah Muhammadiyah ini tidak hanya bersifat lokal, tetapi juga memiliki visi global. Bahkan, sistem ini telah mendapatkan dukungan dari sejumlah negara.

Dengan pendekatan yang lebih terstandar, kalender hijriah global berpotensi menjadi rujukan internasional di masa depan. Selain itu, sistem ini juga dinilai lebih konsisten dan mudah diterapkan.

Oleh karena itu, perubahan ini bisa menjadi titik awal menuju penyatuan kalender Islam secara global.


Awal Era Baru Penentuan Hari Raya?

Akhirnya, penerapan kalender hijriah global menandai babak baru dalam sejarah penentuan hari raya Islam. Ini bukan sekadar perubahan teknis, tetapi juga perubahan cara pandang.

Dari sistem lokal yang terpisah, kini menuju sistem global yang terintegrasi.

Pertanyaannya sekarang:
Apakah dunia Islam siap bersatu dalam satu waktu yang sama? (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polemik paspor pemain Timnas Indonesia

    Drama Paspor Pemain Timnas Meledak di Liga Belanda, Karier Pemain Terancam

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Polemik paspor pemain Timnas Indonesia kini menjadi sorotan besar di Eropa. Kasus yang dikenal sebagai polemik paspor Timnas Indonesia atau “paspoortgate” memicu keputusan mengejutkan setelah sejumlah klub Belanda menghentikan sementara aktivitas pemain diaspora Indonesia. Kontroversi status kewarganegaraan ini langsung berdampak pada karier pemain serta memunculkan pertanyaan baru tentang efek naturalisasi di […]

  • Hidangan takjil Uzbekistan berupa non, plov, dan shurpa tersaji di meja berbuka puasa khas Jalur Sutra.

    Takjil Uzbekistan, Warisan Jalur Sutra yang Unik

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Takjil Uzbekistan memiliki daya tarik tersendiri karena lahir dari pertemuan budaya di Jalur Sutra. Tradisi buka puasa Uzbekistan atau hidangan takjil khas Uzbekistan tidak hanya menghadirkan kurma dan roti, tetapi juga mencerminkan jejak perdagangan lintas benua. Sejak abad ke-2 SM, Jalur Sutra menghubungkan Asia Timur, Asia Tengah, hingga Timur Tengah, sehingga […]

  • WNI ilegal

    Kemlu Tangani WNI Ilegal Masuk Singapura via Laut

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Kemlu dan KBRI Singapura menangani enam WNI ilegal yang ditangkap di perairan Tanah Merah. albadarpost.com, BERITA DUNIA – Kementerian Luar Negeri memastikan langkah perlindungan terhadap WNI ilegal yang ditangkap otoritas Singapura setelah diduga masuk ke wilayah negara tersebut melalui jalur laut. Kasus ini penting karena menyangkut keselamatan warga negara Indonesia di luar negeri sekaligus menegaskan […]

  • doa ilmu bermanfaat

    Jangan Lewatkan! Doa Ini Bisa Menjadikan Anak Saleh Sejak Dini

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tidak ada yang lebih menenangkan hati orang tua selain melihat anak tumbuh dalam kebaikan. Di tengah kekhawatiran zaman yang semakin kompleks, banyak orang tua mulai menyadari bahwa usaha saja tidak cukup. Karena itu, doa anak shalih menjadi pegangan penting. Doa agar anak menjadi saleh, doa untuk anak sholeh, hingga harapan agar keturunan […]

  • layanan inklusif BSI

    BSI Dorong Layanan Inklusif bagi Disabilitas di Seluruh Outlet

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 18
    • 0Komentar

    BSI memperluas layanan inklusif bagi disabilitas melalui rekrutmen, fasilitas ramah akses, dan pembinaan UMKM. albadarpost.com, HUMANIORA – PT Bank Syariah Indonesia Tbk terus memperluas layanan inklusif BSI bagi penyandang disabilitas. Kebijakan ini penting karena akses layanan keuangan masih belum sepenuhnya ramah bagi kelompok rentan. Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menegaskan bahwa perseroan membuka kesempatan […]

  • Ribuan pengunjung memadati Singapore Airshow 2026 dengan latar pesawat tempur dan komersial, mencerminkan kebangkitan industri penerbangan Asia.

    Tiket Singapore Airshow Sold Out, Sinyal Bangkitnya Aviasi Asia

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Singapore Airshow 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pameran kedirgantaraan paling berpengaruh di dunia. Antusiasme publik yang tinggi terlihat jelas sejak hari pertama pembukaan untuk umum. Tiket kunjungan bahkan dilaporkan sold out, mencerminkan besarnya minat masyarakat sekaligus kepercayaan industri terhadap masa depan penerbangan Asia. Fenomena ini tidak berdiri sendiri. Singapore […]

expand_less