Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Harkitnas 2026 di Ciamis Soroti Ancaman Era Digital terhadap Generasi Muda

Harkitnas 2026 di Ciamis Soroti Ancaman Era Digital terhadap Generasi Muda

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
  • visibility 108
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peringatan Harkitnas Ciamis atau Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Kabupaten Ciamis berlangsung khidmat di halaman Pendopo Kabupaten Ciamis, Rabu (20/05/2026). Namun di balik prosesi upacara bendera dan barisan peserta yang tertib, ada pesan kuat yang menjadi sorotan utama tahun ini: ancaman era digital terhadap generasi muda Indonesia.

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara dalam peringatan nasional tersebut.

Ratusan peserta hadir dari berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, ASN, pelajar, organisasi kepemudaan, hingga tokoh masyarakat.

Momentum itu tidak hanya menjadi seremoni tahunan.

Tetapi juga ruang refleksi tentang arah masa depan bangsa di tengah perubahan zaman yang bergerak semakin cepat.

Kedaulatan Bangsa Kini Tak Hanya Soal Wilayah

Dalam amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid, yang dibacakan Bupati Ciamis, ditegaskan bahwa tantangan bangsa saat ini telah berubah.

Jika dulu perjuangan bangsa berfokus pada kedaulatan wilayah dan kemerdekaan fisik, kini tantangan terbesar mulai bergeser menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital.

“Memasuki tahun 2026 ini, tantangan bangsa telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital,” demikian kutipan amanat yang dibacakan Herdiat.

Pernyataan itu langsung menempatkan literasi digital sebagai isu penting dalam peringatan Harkitnas tahun ini.

Karena perkembangan teknologi tidak hanya membawa kemajuan.

Tetapi juga menghadirkan ancaman baru bagi generasi muda.

Tema “Jaga Tunas Bangsa” Jadi Sorotan

Tema nasional Hari Kebangkitan Nasional tahun ini yakni:

“Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara.”

Tema tersebut dinilai relevan dengan kondisi masyarakat saat ini, terutama ketika anak-anak dan remaja semakin akrab dengan dunia digital sejak usia dini.

Pemerintah menilai generasi muda bukan hanya aset bangsa.

Tetapi juga titik paling rentan terhadap:

  • hoaks,
  • perundungan digital,
  • kecanduan media sosial,
  • hingga paparan konten negatif.

Karena itu, perlindungan anak di ruang digital mulai menjadi perhatian serius pemerintah pusat maupun daerah.

Dalam amanat tersebut, pemerintah juga menyinggung penerapan PP Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau PP TUNAS.

Kebijakan tersebut menjadi langkah untuk menciptakan ruang digital yang lebih sehat dan aman bagi anak-anak Indonesia.

Pemerintah Soroti Program Strategis Nasional

Selain isu digital, pemerintah juga menyoroti berbagai program strategis nasional yang sedang dijalankan di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Beberapa program yang disebut dalam amanat antara lain:

  • Program Makan Bergizi Gratis,
  • pembangunan Sekolah Rakyat,
  • Sekolah Garuda,
  • layanan kesehatan gratis,
  • hingga penguatan ekonomi desa melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Program-program tersebut disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Karena kebangkitan bangsa hari ini tidak cukup hanya lewat pembangunan infrastruktur.

Tetapi juga melalui pembangunan manusia.

Harkitnas Ciamis

Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Kabupaten Ciamis berlangsung khidmat di halaman Pendopo Kabupaten Ciamis, Rabu (20/05/2026).

Suasana Upacara Berlangsung Khidmat

Sejak pagi, suasana halaman Pendopo Kabupaten Ciamis terlihat dipenuhi peserta upacara dengan formasi yang tertib.

Barisan pelajar berdiri tegak mengikuti jalannya prosesi. Lagu Indonesia Raya berkumandang mengiringi pengibaran bendera Merah Putih.

Di tengah upacara, suasana terasa hening saat amanat dibacakan.

Ada pelajar yang berdiri sambil memegang topi di dada. Ada ASN yang tampak serius menyimak isi pidato.

Dan di tengah dunia yang semakin sibuk dengan layar ponsel, suasana seperti itu terasa semakin jarang ditemukan.

Herdiat Ajak Warga Perkuat Solidaritas dan Literasi Digital

Melalui momentum Hari Kebangkitan Nasional, Herdiat Sunarya mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga semangat persatuan dan solidaritas sosial.

Menurutnya, tantangan bangsa hari ini tidak bisa dihadapi sendiri-sendiri.

Karena itu, budaya gotong royong dan kepedulian sosial harus tetap dijaga.

“Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan memastikan bahwa setiap langkah pembangunan yang diambil senantiasa berorientasi pada kemajuan bersama,” demikian kutipan amanat yang dibacakan Herdiat.

Ajakan tersebut dinilai penting di tengah perubahan sosial yang semakin cepat akibat perkembangan teknologi.

Karena modernisasi kadang membuat hubungan sosial masyarakat semakin renggang.

Padahal kekuatan bangsa Indonesia selama ini lahir dari rasa kebersamaan.

Harkitnas Jadi Pengingat untuk Semua Generasi

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Kabupaten Ciamis tahun ini menjadi pengingat bahwa semangat persatuan tidak boleh berhenti hanya dalam seremoni upacara.

Nilai perjuangan harus terus diwariskan kepada generasi muda.

Apalagi tantangan masa depan kini tidak lagi terlihat dalam bentuk penjajahan fisik.

Tetapi hadir melalui perang informasi, disinformasi, dan perubahan budaya yang bergerak sangat cepat.

Karena itu, menjaga generasi muda hari ini sama pentingnya dengan menjaga masa depan bangsa itu sendiri.

Bendera Merah Putih memang hanya berkibar beberapa jam di halaman Pendopo Ciamis pagi itu.

Tetapi pesan Harkitnas tahun ini jauh lebih panjang: bangsa yang gagal menjaga generasi mudanya… perlahan sedang kehilangan arah masa depannya sendiri. (GZ)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menu sahur praktis 10 menit berupa nasi hangat, telur orak-arik, dan roti isi yang menggugah selera keluarga.

    Bangun Telat? Ini Menu Sahur Praktis 10 Menit yang Bikin Nagih!

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Menu Sahur Praktis selalu jadi penyelamat saat alarm terasa terlalu cepat berbunyi. Menu sahur cepat, resep sahur 10 menit, dan ide sahur sederhana kini makin dibutuhkan karena waktu terasa begitu singkat. Namun, meski serba terburu-buru, Anda tetap bisa menyajikan menu sahur praktis yang hangat, lezat, dan bikin keluarga lahap sejak suapan pertama. […]

  • pengguna narkoba

    Polres Sumedang Tetapkan Kades Jatinangor sebagai Pengguna Narkoba

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Kepala desa di Sumedang ditetapkan sebagai pengguna narkoba dan dinonaktifkan. Dampaknya pada tata kelola pemerintahan desa. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Polres Sumedang menetapkan seorang kepala desa aktif di Kecamatan Jatinangor sebagai tersangka kasus penyalahgunaan narkoba. Meski tidak terindikasi terlibat peredaran, status sebagai pengguna narkoba berdampak langsung pada tata kelola pemerintahan desa, termasuk keputusan penonaktifan jabatan […]

  • Ilustrasi Abu Bakar Ash-Shiddiq mendampingi Rasulullah SAW dalam hijrah, menggambarkan keteguhan iman dan kepemimpinan Islam awal.

    Jejak Abu Bakar: Khalifah Pertama yang Menggetarkan Langit

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Nama Abu Bakar Ash-Shiddiq bukan sekadar sejarah, melainkan gema yang terus memantul di relung umat. Sosok khalifah pertama, sahabat utama Nabi, dan lelaki dewasa pertama yang memeluk Islam ini menghadirkan paradoks sufi: ia pedagang kaya, tetapi hatinya fakir di hadapan Allah. Ia memegang dunia di tangannya, namun menolak menaruhnya di hati. Di […]

  • polisi mengajar santri

    Mengharukan! Polisi Ini Mengajar Santri Diam-Diam Selama 12 Tahun

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Polisi mengajar santri mungkin terdengar tidak biasa, namun kisah ini benar-benar nyata. Sosok polisi jadi guru, pengabdian anggota polisi, dan kisah inspiratif pendidik ini datang dari Aceh. Selama lebih dari satu dekade, seorang perwira polisi tetap konsisten membagi ilmu kepada santri di pesantren tradisional. Oleh karena itu, cerita polisi mengajar santri ini […]

  • perjuangan buruh migran

    Terharu! 5 Perjuangan Buruh Migran demi Masa Depan Anak

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Perjuangan buruh migran sering kali luput dari perhatian publik. Di balik keberhasilan anak-anak mereka, terdapat kisah panjang tentang perjuangan buruh migran, pengorbanan tenaga kerja Indonesia di luar negeri, dan usaha keras orang tua demi pendidikan anak. Tidak hanya soal ekonomi, tetapi juga tentang ketahanan mental, kerinduan, serta harapan yang terus dijaga dari […]

  • Doa Memulai Pekerjaan

    Sebelum Bekerja, Bacalah Doa Ini agar Hati Lebih Tenang

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 134
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang memulai hari dengan terburu-buru. Ada yang langsung membuka laptop, mengecek pesan kantor, atau memikirkan target pekerjaan sejak pagi. Namun di tengah rutinitas itu, doa memulai pekerjaan justru sering terlupakan. Padahal, doa sebelum bekerja bukan sekadar ucapan ringan. Dalam Islam, doa tersebut menjadi bentuk tawakal, permohonan keberkahan rezeki, sekaligus pengingat bahwa […]

expand_less