Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Dentuman Keras di Dadaha, Polisi Dalami Sumber Ledakan

Dentuman Keras di Dadaha, Polisi Dalami Sumber Ledakan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
  • visibility 40
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAHLedakan Dadaha Tasikmalaya menggegerkan warga pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Dentuman keras terdengar dari kawasan olahraga Dadaha, Kelurahan Nagarawangi, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya. Polisi kini masih menyelidiki penyebab ledakan Dadaha sekaligus mendalami sejumlah barang yang ditemukan di lokasi kejadian.

Beruntung, saat peristiwa berlangsung kawasan tersebut sudah tidak seramai biasanya. Akibatnya, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.

Cekcok Antar Pedagang Berujung Kepanikan

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula dari perselisihan antar pedagang kaki lima di sekitar kawasan Dadaha.

Seorang pedagang tahu gejrot berinisial E diduga berada dalam pengaruh minuman keras ketika terlibat adu mulut dengan keluarga seorang pedagang jagung berinisial S.

Melihat situasi memanas, S berupaya melerai dan membawa E menjauh dari badan jalan agar keributan tidak meluas. Namun, beberapa saat kemudian suasana kembali tegang ketika AS (28), penjual es teh jumbo sekaligus kerabat S, datang ke lokasi.

Saat S berusaha menenangkan keadaan, tiba-tiba terdengar suara ledakan dari arah belakang. Dentuman itu membuat warga yang masih berada di sekitar kawasan Dadaha terkejut dan segera menjauh dari lokasi.

Meski demikian, kondisi yang relatif sepi pada malam hari membuat tidak ada masyarakat yang menjadi korban.

Polisi Amankan Sejumlah Barang untuk Pemeriksaan

Sesaat setelah menerima laporan dari UPTD Dadaha, Polresta Tasikmalaya bersama Tim Brimob langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyisiran.

Dalam proses tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang yang akan diperiksa lebih lanjut, di antaranya pupuk KCL, belerang, bubuk aluminium, baterai, kabel, dan sebuah remote.

Selanjutnya, polisi memasang garis pengaman di sekitar lokasi guna mendukung proses penyelidikan. Garis polisi tampak membatasi area beberapa lapak pedagang di Jalan Dadaha, termasuk gerobak penjual es teh jumbo dan lapak pedagang sosis yang berada tidak jauh dari tiang lampu.

Hingga Minggu (12/7/2026) sore, area tersebut masih menjadi fokus pemeriksaan aparat kepolisian.

Polisi: Penyebab Ledakan Masih Didalami

Kapolresta Tasikmalaya AKBP Andi Purwanto membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, laporan diterima sekitar pukul 23.00 WIB dari pihak UPTD Dadaha.

“Kami mendapat laporan sekitar jam 23.00 malam dari UPTD Dadaha bahwa terjadi permasalahan yang mengakibatkan ledakan. Karena ada unsur ledakan, kami langsung melakukan olah TKP bersama Brimob,” ujar Andi.

Ia menjelaskan, penyidik masih mengumpulkan berbagai keterangan dari saksi, memeriksa barang yang diamankan, serta mencocokkan seluruh temuan di lapangan.

Polisi juga belum menyimpulkan penyebab ledakan maupun motif yang melatarbelakanginya.

“Untuk sementara tiga orang sudah kami amankan untuk dimintai keterangan. Hasilnya nanti akan kami kolaborasikan dengan temuan di lapangan,” katanya.

Warga Diminta Tidak Berspekulasi

Seiring proses penyelidikan yang masih berjalan, kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru menarik kesimpulan ataupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Seluruh barang yang diamankan masih dalam tahap pemeriksaan untuk memastikan apakah memiliki keterkaitan dengan sumber ledakan. Karena itu, polisi menegaskan bahwa penyelidikan dilakukan secara menyeluruh sebelum menyampaikan hasil resmi kepada publik.

Sementara itu, aktivitas di sekitar kawasan Dadaha mulai berangsur normal, meski sebagian titik di sekitar lokasi kejadian masih dipasangi garis polisi sebagai bagian dari kepentingan penyidikan.

Ledakan Dadaha Tasikmalaya menjadi perhatian masyarakat karena terjadi di salah satu ruang publik yang setiap hari ramai digunakan untuk berolahraga dan beraktivitas ekonomi. Meski demikian, hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari kepolisian yang menyimpulkan penyebab pasti insiden tersebut.

Dentuman itu hanya berlangsung dalam hitungan detik. Namun, jawaban atas penyebabnya kini menjadi fokus penyelidikan. Publik menanti hasil resmi kepolisian agar setiap fakta terungkap berdasarkan bukti, bukan spekulasi. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Tidak Layak Huni

    Pengiriman Pasukan Perdamaian ke Gaza: TNI Tegaskan Kesiapsiagaan Menunggu Instruksi Presiden

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

    TNI menegaskan kesiapan pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza sambil menunggu keputusan Presiden Prabowo. albadarpost.com, HUMANIORA —Rencana pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza kembali mencuat ke ruang publik setelah Presiden Prabowo Subianto dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto disebut telah menjalin komunikasi intensif mengenai upaya tersebut. Informasi ini disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI, Mayjen […]

  • pergerakan Nataru

    Pergerakan Nataru Jabar Capai 21 Juta

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Dishub Jabar memprediksi 21,2 juta pergerakan Nataru, memicu tekanan lalu lintas wisata dan kebijakan pengendalian. albadarpost.com, FOKUS – Dinas Perhubungan Jawa Barat memprediksi lonjakan besar pergerakan Nataru 2025/2026. Sekitar 21,2 juta orang diperkirakan melakukan perjalanan selama libur Natal dan Tahun Baru. Angka ini setara 42 persen penduduk Jawa Barat dan berpotensi menekan sistem transportasi, terutama […]

  • Amal kecil pahala besar

    Jangan Diremehkan! 7 Amal Kecil yang Dicintai Allah

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang mengira bahwa pahala besar hanya datang dari ibadah besar seperti haji, sedekah dalam jumlah besar, atau ibadah berat lainnya. Padahal, amal kecil pahala besar justru sering disebut dalam berbagai hadis Nabi Muhammad SAW. Islam mengajarkan bahwa amal kecil yang bernilai besar dapat berasal dari tindakan sederhana yang dilakukan dengan niat […]

  • arus balik Nataru 2026

    Arus Balik Nataru 2026 Dipantau di GT Kalihurip Utama

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    GT Kalihurip Utama menjadi titik pantau arus balik Nataru 2026. Lalu lintas ramai namun tetap lancar. albadarpost.com, FOKUS – Gerbang Tol (GT) Kalihurip Utama menjadi salah satu titik pantau utama dalam arus balik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Gerbang tol yang menghubungkan arus kendaraan dari Bandung dan sekitarnya menuju wilayah Jabodetabek ini mencerminkan kondisi […]

  • Perempuan memeriksa stok bahan makanan di kulkas untuk menerapkan strategi hemat belanja dapur di dapur yang nyaman dan rapi.

    Trik Hemat Belanja Dapur yang Jarang Disadari

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Hemat belanja dapur sering dianggap sekadar mencari diskon. Padahal, cara menghemat belanja dapur dan strategi belanja hemat rumah tangga jauh lebih luas dari itu. Banyak orang fokus pada harga murah, tetapi lupa mengatur pola belanja, stok makanan, serta kebiasaan kecil yang diam-diam membuat pengeluaran membengkak. Akibatnya, uang belanja cepat habis meskipun […]

  • lagu erika itb

    Kontroversi Lagu Erika ITB, Publik Tak Lagi Diam Soal Etika Kampus

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Jagat media sosial mendadak riuh. Lagu Erika Institut Teknologi Bandung (ITB) viral dan memantik reaksi yang tidak sedikit. Lagu yang juga dikenal sebagai lagu Erika mahasiswa ITB atau lagu Erika viral kampus itu langsung menyebar luas, memunculkan perdebatan yang nyaris tak terbendung. Di satu sisi, ada yang menganggapnya bagian dari tradisi lama. Namun di sisi lain, tidak sedikit […]

expand_less