Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Kepala BNPB Kendalikan Penanganan Bencana Sumatera di Tengah Sorotan Publik

Kepala BNPB Kendalikan Penanganan Bencana Sumatera di Tengah Sorotan Publik

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 1 Des 2025
  • visibility 110
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Profil Kepala BNPB Suharyanto: rekam jejak militer, penanganan bencana Sumatera, dan kebijakan publik.


albadarpost.com, PELITA – Rumah-rumah hanyut, jalan tertutup lumpur, dan ribuan warga mengungsi. Di tengah situasi itu, Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto terus muncul di lokasi bencana Sumatera. Pergerakannya menarik perhatian karena publik ingin mengetahui siapa pejabat yang mengambil keputusan operasi penanganan banjir dan longsor yang memukul daerah tersebut.

BNPB berada pada titik krusial: memulihkan kebutuhan dasar warga, memastikan pengungsi aman, dan memulihkan jalur logistik. Di lapangan, Suharyanto memimpin operasi penanganan sesuai amanat undang-undang, termasuk koordinasi lintas lembaga—pemerintah pusat, daerah, hingga unsur militer. Perannya penting karena menyangkut keselamatan warga dan legitimasi kebijakan negara menghadapi bencana.

“Setiap evakuasi harus cepat dan setiap wilayah yang terisolir harus dibuka,” menjadi kalimat yang berulang disampaikan Suharyanto dalam beberapa kunjungan lapangan. Kutipan tersebut mewakili substansi tugasnya: mengurangi korban dan mempercepat pemulihan.


Jejak Militer yang Membentuk Kepala BNPB

Karier panjang Suharyanto menandai bagaimana disiplin operasi militer diterjemahkan ke dalam penanganan sipil. Lahir di Cimahi, 8 September 1967, ia tumbuh dalam kultur militer. Sang ayah merupakan anggota TNI Angkatan Darat. Lingkungan asrama membentuk orientasi jangka panjangnya: masuk Akmil dan menjadi perwira.

Setelah masuk Akademi Militer Magelang pada 1985, ia lulus pada 1989 dan ditempatkan sebagai perwira infanteri di Kalimantan selama sembilan tahun. Pada masa tersebut, ia menjalani operasi di Timor Timur. Selepas itu, ia mengikuti pendidikan lanjutan perwira di Bandung pada 1999 dan ditugaskan ke Pussenif.

Kariernya bergerak cepat ketika ditempatkan di Jawa Timur sejak 2003. Ia memimpin beberapa satuan, seperti Danyonif 516/Caraka Yudha dan Danyonif 500/Raider. Ia juga menjabat Dandim 0832 Surabaya Selatan, lalu Dandim 0817 Gresik. Masuk ke level staf, ia ditarik ke Mabes TNI AD sebagai staf pengamanan.

Jejaknya meluas ke lingkaran pemerintahan pusat. Ia ditempatkan di Sekretariat Militer Presiden sebagai pejabat pembinaan personel, hingga naik menjadi kepala bagian penelitian dan pengamanan khusus. Di fase berikutnya, kariernya masuk domain intelijen melalui Badan Intelijen Negara (BIN) antara 2016—2018.

Posisi strategis lainnya datang saat ia menjabat Kasdam Jaya, kemudian Sekmil Kementerian Sekretariat Negara. Pada 2020—2021, pangkatnya naik menjadi Mayor Jenderal saat dipercaya memimpin Kodam V/Brawijaya. Selanjutnya, Presiden Joko Widodo menunjuknya sebagai Kepala BNPB pada 17 November 2021 sebelum bintang ketiganya terpasang.


Sorotan Publik pada Penanganan Bencana

Momentum bencana di Sumatera menjadi panggung kepemimpinan Kepala BNPB. Setiap operasi evakuasi dan distribusi logistik dilakukan melalui pendekatan komando gabungan. Pola ini tidak asing bagi Suharyanto mengingat latar belakang infanteri yang terbiasa dengan sistem rantai komando.

Baca juga: KAI Terapkan Pemberhentian Luar Biasa di Jatinegara saat Reuni 212

Konsekuensinya jelas. Keputusan yang diambil BNPB memiliki dampak langsung terhadap ribuan warga yang terdampak. Ketika jalur akses putus akibat longsor, BNPB harus menurunkan unit alat berat sesuai skala prioritas. Jika cuaca ekstrem memburuk, operasi udara—helikopter logistik—menjadi instrumen utama. Di sejumlah lokasi, kehadiran Suharyanto menjadi simbol bahwa negara hadir.

Namun penanganan bencana bukan semata operasi di lapangan. Publik berharap BNPB meningkatkan transparansi data, terutama akses bantuan untuk warga miskin yang tidak tercatat dalam sistem. Sorotan lainnya adalah tata kelola anggaran penanggulangan darurat dan koordinasi pemerintah daerah yang sering lambat.

Konteks inilah yang membuat profil sang pejabat penting. Rekam jejak militer Suharyanto menjadi kunci memahami gaya kepemimpinannya. Ia terbiasa bekerja dalam situasi tekanan tinggi, bergerak cepat, dan mengukur hasil bukan melalui narasi, tetapi melalui angka korban yang dapat diselamatkan.

Di tengah bencana yang membebani warga Sumatera, sosok Kepala BNPB memegang tanggung jawab besar. Penanganan bencana bukan sekadar operasi teknis, tetapi kebijakan publik tingkat nasional.

Penanganan bencana Sumatera menempatkan Kepala BNPB di garis depan. Keputusannya menentukan keselamatan warga dan efektivitas kebijakan publik. (Red/Arrian)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melihat Ka’bah

    Doa Sudah Dihapal, Tapi Mendadak Lupa Saat Melihat Ka’bah

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 72
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Banyak jamaah haji ternyata mengalami hal yang sama saat pertama kali melihat Ka’bah: mereka lupa dengan daftar doa yang sebelumnya sudah disiapkan. Padahal sebagian orang datang membawa catatan panjang di ponsel. Ada yang menulis nama keluarga satu per satu. Ada juga yang menyimpan doa-doa khusus sejak masih di tanah air. Namun ketika […]

  • penolakan geothermal Cianjur

    Warga Cianjur Tagih Janji Bupati Tolak Geothermal di Kaki Gunung Gede

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Warga Cianjur menagih janji Bupati untuk menolak geothermal di kaki Gunung Gede yang dinilai mengancam lingkungan. albadarpost.com, LENSA – Ratusan warga dari berbagai kecamatan di lereng Gunung Gede-Pangrango, Cianjur, mendatangi Kantor Bupati Cianjur untuk menagih janji kepala daerah terkait penolakan geothermal Cianjur. Aksi yang berlangsung pada Rabu itu menjadi gelombang tuntutan terbaru atas pembangunan proyek […]

  • Keberkahan finansial

    Keberkahan Finansial Lewat Etika Investasi Ala Rasulullah SAW

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Di tengah tren investasi modern yang kian berkembang, aspek etika finansial kembali mendapat perhatian publik. Masyarakat tidak hanya berbicara soal imbal hasil, tetapi juga mulai mempertanyakan nilai keberkahan di balik pengelolaan harta. Dalam konteks ini, keteladanan Nabi Muhammad SAW menjadi rujukan penting, terutama bagi pengembangan ekonomi syariah. Nabi Muhammad SAW dikenal sebagai […]

  • manajemen sekolah

    Strategi Manajemen Sekolah Efektif di Tengah Anggaran Terbatas

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Sekolah dengan keterbatasan anggaran tetap dapat menjaga mutu pendidikan jika menerapkan manajemen sekolah yang efektif dan terukur. Di tengah tekanan biaya operasional, tuntutan kualitas pembelajaran, serta ekspektasi publik, pengelolaan sekolah tidak lagi bisa bertumpu pada dana semata, melainkan pada ketepatan strategi dan disiplin tata kelola. Fakta ini terlihat dari praktik sejumlah sekolah […]

  • Pertemuan Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya dengan pengelola lapangan padel bahas izin PBG dan SLF

    Izin Lapangan Padel Tasikmalaya Disepakati, Operasional Tetap Jalan

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 72
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Polemik izin lapangan padel Tasikmalaya akhirnya menemukan jalan keluar. Isu perizinan padel atau legalitas operasional lapangan padel yang sempat memicu sidak kini mulai mereda. Pemerintah daerah dan pengelola sepakat menjaga stabilitas usaha sekaligus memastikan seluruh proses izin padel Tasikmalaya berjalan sesuai aturan. Pertemuan yang digelar Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya pada […]

  • Staff Den Legal sedang memeriksa kode KBLI 2025 melalui sistem OSS di laptop

    KBLI 2025 Resmi Jalan, Pelaku UMKM Mulai Bingung Cari Kode Usaha Baru

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Perubahan aturan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia atau KBLI 2025 mulai ramai dibicarakan pelaku usaha sejak pemerintah resmi mengundangkan regulasi baru pada akhir tahun lalu. Banyak pelaku UMKM kini mulai membuka kembali sistem Online Single Submission (OSS) untuk memastikan kode usaha mereka masih sesuai dengan kegiatan bisnis yang dijalankan. Aturan terbaru […]

expand_less